Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 29 Wanita Takdir Sang Kaisar Dewa


__ADS_3

Seolah mengetahui apa yang di rasakan oleh adiknya itu Yun Yi Juan pun semakin mengeratkan dekapannya yang seolah ingin menenangkan perasaan Yun Yi Jia yang tiba-tiba tak terbaca.


"Jangan pernah berterima kasih Jia'er, Karena aku pasti akan melakukan apapun yang aku inginkan, Bahkan jika suatu saat nanti aku menemukan hal lain pada dirimu, dan entah itu kau adalah adik ku atau bukan, Namun bagiku, kau adalah satu-satunya gadis kecil yang hidup dan juga dilahirkan bersama-sama dengan ku sejak dalam kandungan Ibunda kita. Maka aku akan selalu menjadi Gege mu untuk sekamanya," ucap Yun Yi Juan yang entah tanpa sadar dirinya ingin mengucapakan kata-kata itu.


Namun jauh dalam lubuk hatinya Yun Yi Juan merasa sangat ingin menjadi sosok Kakak yang sempurna di mata adiknya yang kini bersandar dalam dekapannya itu.


Dan kata-kata yang diucapkan oleh Yun Yi Juan itu sangat menenagkan hati dan perasaan Yun Yi Jia yang tiba-tiba saja bergejolak hebat, ketika teringat, akan identitas aslinya.


Yang mana dirinya bukanlah adik dari Yun Yi Juan. Dan bahkan mereka berdua juga tidak memiliki hubungan dan juga ikatan apapun, yang sempat membuat Yun Yi Jia merasa takut jika harus krhilangan sosok kakak dan saudara yang sangat berarti bagi dirinya saat ini dan selamanya.


"Gege maukah kau berjanji pada ku. Bahkan jika seandainya Aku berubah menjadi orang lain yang tak dikenal oleh mu lagi, kau tidak akan pernah membenci dan meninggalkan diriku sendiri?" tanya Yun Yi Jia penuh akan pengharapan.


"Apa yang kau bicarakan? Dasar gadis bodoh, mana mungkin aku akan berbuat seperti seorang pengecut seperti itu. Aku ini adalah Yun Yi Juan, Putra dari Ibunda Hua Lian Mei, dan juga Kakak kandung dari Yun Yi Jia dan yaitu Kamu si gadis kesayangan ku, dan merupakan seorang Adik yang dianugerahkan takdir kepada ku. Apakah kau tahu, betapa beruntungnya diriku ketika adanya kehadiran dirimu dalam hidup Gege mu ini," Ucap Yun Yi Juan sambil mencubit hidung adiknya itu.


Namun dirinya juga menunjukan keseriusan dalam kata-kata nya yang baru saja dia ucapkan. Dan itu berhasil menenangkan hati Yun Yi Jia, dan bahkan kini Yun Yi jia tak akan pernah berpikir yang tidak- tidak seperti sebelumnya.


Karena baginya saat ini, tidak penting siapa dirinya di kehidupan terdahulu. Namun saat ini diriku adalah Yun Yi Jia, dan selamanya akan selalu menjadi gadis kecil kesayangan Gege nya yang baik hati itu.


"Baiklah, aku anggap bahwa Gege sudah berjanji pada ku. Kau tidak bisa lagi mengingkari kata-kata mu sendiri dikemudian hari. Kau tahu itu Gege!" seru Yun Yi Jia yang kini mulai melepaskan pelukannya pada Yun Yi Juan Sang Gege yang dianugerahkan oleh Dewa kepada dirinya.


Setelah Yun Yi Jia kembali merasakan jika dirinya jauh lebih tanang dalam hatinya. Ia juga merasa jika saat ini dirinya menjadi jauh lebih rileks, karena ikrar yang diucapkan Gege nya itu benar-benar mengena dalam sanubarinya.


"Baiklah Jia'er, karena rencana kita sudah ditentukan maka kita akan segera melakukannya setelah ada kesempatan yang tepat. Dan kita akan kembali dan memasuki Istana Kekaisara besok lusa. Tepat saat acara itu terselenggara, bagaimana menurut mu?" tanya Yun Yi Juan menanyakan pendapat sang adik.


Sambil dirinya melepaskan pekukannya pada tubuh gadis manja yang ada dalam dekapannya beberapa saat lalu.


"Baik, aku setuju dengan mu Gege. Dengan begitu kita tidak akan membuat orang-orang itu merasa waspada dengan kehadiran kita jika saat ini kita kembali. Hanya saja Gege, sepertinya malam ini aku ingin berjalan-jalan santai di tempat yang mereka sebut Istana Kekaisaran yang damai dan tentram itu. Sekalian melihat-lihat kemeriahan suasana di sana, setelah mereka menerima hadiah besar yang telah kau kirimkan kemarin," timpal Yun Yi Jia dengan tatapan menyipitnya yang mengisyaratkan jika akan ada kejadian lain yang akan menimpa Keluarga Kekaisaran, setelah kunjungannya malam ini.


Apalagi seluruh bukti kejahatan Sang Selir Agung Han selama beberapa tahun lalu yang berhasil ditemukan oleh pengawal bayangan Gege nya di dalam kediaman Sang Selir Agung Han juga sudah diketahui seluruhnya oleh Yun Yi Jia.


Jadi setiap dirinya mengingat memua itu, membuat Jiwa nya tidak tahan lagi untuk segera membalaskan dendam dari pemilik asli dari tubuh yang dirinya tempati saat ini. Selain itu dirinya juga akan mencari seluruh bukti kejahatan yang telah dilakukan oleh orang-orang yang melajukan perbuatan keji pada Ibunda mereka dan juga mereka selama ini.

__ADS_1


Dengan begitu akan sangat mudah baginya ketika akan menjatuhkan para musuh-musuhnya itu.


Hanya saja sebelum benar-benar menjatuhjak mereka semua, Yun Yi Jia bertekad akan membuat mereka semua mengalami pembalasan darinya secara perlahan. Sehingga mereka akan tahu bagaimana rasanya penderitaan yang berkepanjangan.


Dan secara tidak langsung akan melemahkan mereka hingga mengalami keputusasaan yang membuat mereka memohon untuk kematian mereka sendiri.


Yun Yi Juan yang mengetahui jika adiknya itu merasa sangat bosan dan ingin membuat sebuah keramaian di dalam Istana Kekaisaran pun Ia segera menyetujuinya.


"Baiklah, kalau begitu Gege akan pergi bersama mu bagaimana?" tanya Yun Yi Juan pada adiknya itu.


"Tentu saja, kita suah sepakat kalau begitu," balas Yun Yi Jia dengan semangat dan dengan aksi menggemaskannya itu.


Yah sertelah dirinya mengungkapakan wujud aslinya, dihadapan Gege dan juga para bawahannya yang setia, Yun Yi Jia memang tidak bersikap seperti sebelumnya ketika dirinya dalam penyamaran.


Namun dirinya justru memperlihatkan sikap asli dari seorang Anaya yang periang sepeti saat dirinya belum mengalami penghianatan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri.


Apalagi dengan keberadaan Yun Yi Juan yang begitu baik dan pengertian membuat Yun Yi Jia bersikap semakin manis dan juga manja.


"Kalau begitu, lebih baik kita keluar dan jalan- jalan sambil melihat keadaan di sekitar sini bagaimana? Lagi pula hari masih terang. Jadi kita juga bisa mencari informasi lebih lanjut mengenai Keluarga Shangguan," usul Yun Yi Juan yang ingin mengajak adiknya untuk keluar dan melihat-lihat suasana di Ibukota Kekaisaran Bulan Perak ini.


"Yah kau benar Jia'er, gara-gara Kaisar brengsek itu, hidup kita menjadi begitu sia-sia dalam harapan kosong selama ini. Dan saat ini sudah waktunya bagi kita untuk meminta penjelasan yang masuk akal dan juga menagih hutang pada mereka semua dengan setimpal," sahut Yun Yi Juan yang kini juga telab mengepalkan tinjunya sangat erat. yang menunjukan kemarahannya.


Namun setelah beberapa saat meteka menenangkan diri dan juga merasa jika perasaan meteka telah membaik, mereka pun segera pergi ke luar dengan penyamaran.


Di saat mereka berdua sedang asyik menikmati suasana keramaian di jalanan Ibukota yang terdapat banyak para pedagang yang menjajakan barang dagangan mereka di pinggir Jalan.


Saat ini di suatu temoat yang sangat jauh dari keberadaan mereka berdua, terlihat dua sosok yang sangat kuat.


"Bagaimana keadaan gadis itu sekarang?" tanya seseorang yang terlihat begitu agung dan berwibawa itu pada seseorang yanf saat ini tengah berlutut di hadapannya.


"Menjawab Yang Mulia Kaisar, Nona itu telah berhasil melalui penderitaan Petir surgawi itu dengan baik. Dan bahkan Nona itu kini juguga telah bertemu dengan Kakak kandungnya. Tapi tampaknya keduanya memiliki status yang tidak biasa, Yang Mulia. Jika hamba tidak salah maka kedua saudara kembar itu merupakan keturunan dari salah satu dari anggota Keluarga Klan Legendaris di Daratan Misterius yang telah lama menghilang Yang Mulia. Jawab orang yang berlurut itu yang merupakan seseorang pengawal kepercayaan dari Sang Kaisar Dewa Di Zhao Ren.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan identitas nya di dunia fana? Lalu apakah hubungannya dengan Keluarga nya baik-baik saja?" tanya Sosok Yang sangat agung tersebut.


Karena Orang yang berkuasa itu dapat merasakan kebangkitan gadis yang memiliki ikatan takdir dengan dirinya itu terasa sangat tidak bisa.


Karena dirinya dapat merasakan ada sesuatu hal yang tidak biasa dari aura yang terpancar ketika proses kebangkitan itu dipengaruhi oleh faktor yang tidak menyenangkan.


Dia juga dapat merasakan suatu energi yang terasa sangat aneh dan juga berbeda dari dalam tubuhnya, setelah dirinya merasakan sebuah ikatan takdir telah tersimpul erat dalam hatinya. Selain itu dirinya juga dapat melihat kejanggalan yang terjadi pada auranya yang mengalami henturan dan juga tarikan yang tak menentu dan itu menandakan jika kebangkitan Sang pembawa takdir itu disebabkan oleh rasa dendam dan penyesalan yang mendalam.


Namun dirinya juga tidak bisa mengetahuinya secara pasti akan apa yang terjadi sebenarnya. Akan tetapi, apapun yang terjadi dirinya tentu saja akan terus melakukan yang terbaik untuk mempertahamkan ikatan takdir yang ada di antara mereka.


Karena Sosok itu sudah sangat lama memimpikan akan tibanya hari ini. Karena selama inu tanpa diketahui oleh siapapun. Semenjak dirinya masih kecil dirinya telah mengetahui jika benang takdir telah diatur oleh Penguasa Surgawi yang Abadi.


Oleh karenanya selama ini dirinya tidak pernah sekalipun berniat untuk mengenal seorang wanita pun selain ibundanya yang telah melahirkan dirinya dengan penuh perjuangan dan juga pengorbanan.


Namun setiap kali dirinya mendapatkan mimpi akan pembawa takdir nya itu dirinya dapat merasakan sesuatu yang asing dan aneh. Karena jantungnya akan merasa bedebar dengan sangat kencang. Sehingga dirinya terkadang merasa sabgat menantikan saat kebangkitan dan juga kedatangan pemilik takdir yang terikat erat dengannya selama ini.


Karena selam ini dirinya hanya bisa merasakan perasaan tak menentu dan terkadang merasakan kerinduan yang tak dapat dirinya jelaskan, ketika jantungnya berdetak sangat kencang hanya karrna memikirkan wanita takdir nya yang belum pernah dirinya jumpai sama sekali.


Oleh Karena itu seketika tepat kebangkitan gadis pembawa takdir nya itu, sosok itu segera mengutus para bawahannya untuk turun ke Dunia Fana. Demi mencari tahu keberadaannya dan juga situasi wanita takdirnya itu secara diam-diam.


Di saat sosok penguasa itu tengah terjebak dalM renungan dan juga pemikirannya sendiri. Tiba-tiba Zuge, Sang pengawal yang kini verada di hadapannya itu kembali melanjutkan laporannya.


"Yang Mulia, Nona itu merupakan keturunan resmi dari Sang Kaisar dengan Permaisurinya dari Kekaisaran Bulan Perak yang berada di daratan terkecil di Dunia Fana, Dan daratan itu bernama Daratan Yuan Ying. Nona itu bernama Yun Yi Jia yang memiliki saudara kembar laki-laki yang bernama Yun Yi Juan, dan dia sangat baik dan juga pengertian terhadap Nona itu. Hanya saja.... hubungan mereka berdua dengan Keluarga Kekaisaran Bulan Perak itu tampak sangat tidak akur, dan sepertinya ada dendam yang besar yang mereka miliki pada Keluarga dari Kekaisaran Bulan Perak mereka," ucap pengawal bayangan itu yang bernama Zuge


" Hemm... Baiklah, Cari informasi sedetail mungkin mengenai gadis pembawa takdir itu, dan segera kirimkan laporan hasil penyelidikan mu mengenai gadis itu, pada ku sesegera mungkin. Dan untuk saat ini kau pergilah dan lindungi gadis itu dari kejauhan. Dan jangan pernah tunjukan dirimu jika tidak ada hal yang mengancam nyawanya!" perintah orang itu yang merupakan Sang Kaisar Dewa.


"Baik Yang Mulia, Hamba pamit undur diri," ucap pengawal bayangan kepercayaan Sang Kaisar Dewa itu, yang kemudian menghilang dari tempatnya.


Setelah kepergian orang kepercayaan nya itu, Sang Kaisar Dewa Di Zhao Ren juga masih belum merasa tenang akan sesuatu hal. Dan itu juga masih berkaitan dengan gadis yang memiliki takdir yang berkaitan dengan dirinya itu.


"Zu Chu, apakah Zu Yan masih belum kembali juga dari tempat itu?" tanya Sang Kaisar Dewa pada salah seorang pengawa kepercayaan nya yang selalu berada di sisinya itu.

__ADS_1


"Belum, Yang Mulia. Hanya saja Zu Yan telah mengirimkan hasil kerjanya, Namun dirinya saat ini masih perlu untuk melihat lebih jauh ke dalam temoat itu, untuk memastikan jika semuanya tidak ada yang salah. Dan tidak pernah di terobos oleh siapapun sebelumnya." jawab Zu Chu dengan penuh hormat.


"Baik berikan pada ku. Dan bagaimana menurut mu saat ini? Apakah gadis itu layak untuk mengalami pelatihan itu dalam waktu dekat ini? Apalagi kau juga sudah mendengarnya sendiri jika gadis itu benar-benar telah berhasil melampaui kemampuan kebanyakan orang hebat, yang pernah menghadapi penyiksaan Petir Surgawi? Dan kau tahu jika dia tidak hanya menghadpai satu Petir Surgawi saja. Melainkan dirinya berhasil menakhlukkan tiga Petir Surgawi secara berturut-turut tanpa henti." ucap Sang Kaisar Dewa dengan datar dan dingin seperti biasanya.


__ADS_2