
Dan ternyata pemuda yang kini dilihat oleh Sang Kaisar Dewa dan bawahan setia nya itu adalah Wu Chang. Seorang pemuda yang merupakan salah satu anggota pasukan rahasia milik Permaisuri Hua yang saat ini dipimpin oleh Yun Yi Juan.
Dan orang yang sama yang telah membuat Yun Yi Jia tertarik untuk berteman dengannya. Karena dia memiliki granat dan juga losion ajaib yang membuat para binatang buas menghindarinya.
"Hemnh...Memang tidak salah jika Dia terpilih menjadi seorang Pelindung Wanita Takdir. Meskipun usianya masih begitu muda, Namun bocah lelaki ini benar-benar memiliki kemampuan dan juga kekuatan mental dan jiwa yang jauh lebih matang dibanding usianya yang seharusnya. Setidaknya ini merupakan sebuah jaminan bagi ku, agar akau bisa merasa sedikit lebih tenang menyerahkan perlindungan gadis kecil yang menggemaskan itu pada pemuda ini. Namun aku tidak begitu berharap bahwa bocah ini memiliki wajah yang begitu tampan dan rupawan." gumam Sang Kaisar Dewa dengan penilaian penuh terhadap sosok Wu Chang.
"Akankah gadis itu justru akan tertarik dan memiliki perasaan pada pemuda ini jika mereka terlalu sering bersama?" batin Sang Kaisar Dewa yang kini justru tumbuh semacam tumbuhan sulur yang merambat dengan cepat dan memberikan rasa masam yang begitu banyak.
Yang menandakan bahwa saat ini Sang Kaisar Dewa Di Zhao Ren tengah mengalami apa yang dinamakan cemburu. Hanya saja dirinya tidak menyadarinya. dan bahkan tidak mengerti akan perasaaan seperti itu sebelumnya.
Namun meskipun demikian, Sang Kaisar Dewa itu masih tampak begitu tenang di permukaan. Sehingga Zu Chu yang saat ini di sisinya bahkan tidak dapat menyadari betapa masamnya raut wajah dan juga hati dari majikannya tersebut.
Sehingga tanpa mempertimbangkan apapun Zu Chu segera menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan pemuda yang ada di hadapan mereka saat ini.
"Yang Mulia, akankah kita akan membantunya untuk melepaskan Segel Memori yang tertanam dalam otak anak itu? Ataukah kita akan memicunya agar dirinya bisa segera menyadari akan keberadaan segel yang tertanam pada dirinya itu?" tanya Zu Chu yang saat ini hanya berfokus dengan pemuda yang kini tengah berkultivasi itu.
"Huuufffft... lebih baik biarkan dia seperti ini dulu untuk sementara waktu. Sampai saatnya tiba maka akan ada hal-hal yang masuk akal yang akan memicu kesadarannya sendiri. Sementara itu kau cukup mengawasinya sampai dia bisa menemukan jati dirinya yang sesungguhnya, baru setelah itu kau bisa kembali," tegas Di Zhao Ren yang saat ini seolah menyarankan hal yang terbaik bagi Wu Chang agar tidak mengalami bahaya ketika segelnya tiba terpicu tanpa sebab.
Namun sebenarnya alasan Di Zhao Ren melakukan itu adalah. Dirinya tidak ingin jika pemuda yang ada di hadapannya ini akan segera menjadi jauh lebih dekat dan juga selalu berada di sisi gadis kecil nya itu.
Hanya saja Sang Kaisar Dewa sangat malu untuk mengakui semua itu dihadapan bawahannya yang cerewet dan juga sering mempertanyakan keputusannya itu.
Namun hal yang tidak diketahui oleh Sang Kaisar Dewa dan juga yang lainnya adalah. suatu saat jika pemuda yang bernama Wu Chang itu benar-benar mengetahui siapa sebenarnya Yun Yi Jia itu.
Maka dirinya akan jauh lebih tertarik untuk menjadi seorang kakak atau bahkan Ayah bagi Yun Yi Jia. Dibandingkan jika dirinya harus menjalin hubungan asmara dengan gadis kecil itu.
Karena sejatinya keduanya memang benar-benar telah saling mengenal semenjak mereka masih berada di dunianya terdahulu.
Yang mana Jiwa yang saat inu menempati tubuh Wu Chang itu bukanlah jiwa aslinya. Melainkan jiwa seorang profesor yang berusia hampir setengah abad yang juga sangat terkenal dari dunia yang sama dengan Jiwa Anaya yang saat ini menempati tubuh Yun Yi Jia.
Bahkan mereka berdua memiliki beberapa hal-hal dan juga bisnis bersama yang membuat mereka saling mengenal karakter mereka masing-masing dan saling bertukar kisah pengalaman hidup. Dan karena hal itu juga Sang profesor tua itu sangat berminat untuk menjadikan Anaya sebagai Putri angkatnya.
Hanya saja semua gagasan besar itu belum pernah tercapai sebelum kematian mendadak Sang profesor yang mengalami kecelakaan kerja.
__ADS_1
Dan hingga pada akhirnya kini takdir mempertemukan mereka kembali di dunia yang aneh ini. Dan lebih dari itu , mereka juga belum saling mengenali satu sama lain dengan begitu jelas.
Sehingga mereka berdua belum mengetahui jika mereka merupakan seorang jiwa yang mengalami transmigrasi dari dunia dan juga periode yang sama.
"Baik Yang Mulia, hamba mengerti," balas Zu Chu dengan sigap.
"Emn.. lakukan tugasmu dengan baik, Aku tidak ingin ada hal-hal yang buruk terjadi padanya sebelum pemuda itu berhasil memecahkan segel ingatannya itu," tutur Sang Kaisar Dewa Di Zhao Ren sebelum dirinya menghilang meninggalkan tempat itu.
Setelah itu pun Zu Chu yang telah mendapatkan perintah A gera kembali ke tempatnya untuk menjalankan tugasnya sebagai pengawal bayangan tanpa ada rasa enggan dan protes sedikitpun.
Sedangkan Wu Chang saat ini masih sangat fokus dengan kultivasi nya, sehingga dia tidak dapat merasakan adanya seseorang yang berada di sekitarnya.
Di sisi lain Sang Kaisar Dewa saat ini belum juga kembali ke Alam Atas, melainkan kembali menyelinap dan mengamati apa yang dilakukan Yun Yi Jia yang digadang-gadang sebagai Wanita Takdir olehnya itu.
Dan saat ini, Yun Yi Jia pun masih bersama dengan Sang Gege Yun Yi Juan. Untuk membahas masalah yang sangat penting bagi keduanya.
Ya, Karena setelah mereka berdua kembali dari Istana Kekaisaran Bulan Perak, mereka berdua telah sepakat untuk membahas perkara benda yang ditinggalkan oleh ibunda Mereka berdua.
Dan pada saat itu pun, Setelah Yun Yi Jia membangun sebuah array perlindungan di sekitar kamar yang mereka tempati saat ini. Setelah itu mereka pun, masing-masing mengeluarkan sebuah inti kristal atau sesuatu yang sering di sebut dengan sebuah Batu Jiwa oleh para kultivator.
"Apa maksudmu Jia'er? Kalau ibunda memiliki kemampuan dan juga sekuat itu, Bukankah akan sangat mudah bagi Ibunda mengatasi keadaan di masa itu? Kecuali jika memang ibunda sendiri yang...." ucapan Yun Yi Juan terhenti seketika.
"Sengaja memakan umpan yang mereka semua rancang? Apa maksud dan juga tujuan Ibunda yang sebenarnya, jika beliau memutuskan untuk melakukan itu? Lalu, bagaimana dengan kita berdua? Apakah beliau benar-benar tidak menginginkan kita? Tidak...! Itu pasti tidak benar!" sambung Yun Yi Jia dengan mencobai menguraikan misteri yang ada di dalam benaknya.
"Jika tidak, mengapa Ibunda masih perlu meninggalkan semua ini untuk kita? Bukankah dia bisa pergi begitu saja? Pasti ada hal lain yang menjadi pemicu semua ini. Mungkinkah itu terkait dengan identitas diri nya yang sesungguhnya?" renung Yun Yi Juan yang kini sama bingungnya dengan Yun Yi Jia.
"Haihhh... Sudahkah, jangan berpikir dan menerka masalah ini lagi. Lebih baik kita cari tahu kebenarannya mengenai semua ini. Akita bisa memulai dengan membuka dan melihat seluruh isi benda ini yang sengaja Ibunda tinggalkan untuk kita." Yun Yi Jia merasa sudah tidak bisa memikirkan segala kemungkinan yang ada. Karena menurutnya itu sangat membuang waktu yang sangat berharga.
"Ya, apa yang adikku katakan memang yang pilihan terbaik saat ini. Aku juga sudah sangat penasaran sebenarnya apa yang bunda tinggalkan untuk kita. Semoga saja memang ada petunjuk yang lebih jelas dalam semua kejadian ini,"timpal Yun Yi Juan yang kemudian dirinya menyerahkan batu jiwa yang ada padanya itu pada Yun Yi Jia.
Yun Yi Jia pun mengerti apa yang di inginkan oleh Gege nya. Sehingga dirinya tidak menolak dan segera menerimanya.
"Simpanlah Jia'er, dan tunggu hingga suatu saat nanti kita bisa mencapai tingkat kekuatan yang setara dengan Ibunda agar kita bisa menyempurnakan pecahan batu jiwa miliknya ini." ucap Yun Yi Juan pada Sang Adik.
__ADS_1
"Tidak perlu menunggu lebih lama lagi Gege, Aku akan mencobanya sekarang. Aku rasa aku bisa mengembalikan wujud dari batu jiwa itu seperti aslinya. Dan kita tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk dapat mengetahui apa isi yang tersimpan didalamnya," kata Yun Yi Jia dengan nada yang sangat serius.
Karena sebenarnya Yun Yi Jia baru saja mendapatkan pemberitahuan dari Rosse. Bahwa dirinya sebenarnya mampu melakukan peleburan inti kristal itu dan mengembalikannya ke keadaan sesungguhnya dari kedua pecahan bola batu jiwa itu.
"Apakah kau yakin Jia'er? Jika tidak, kau juga jangan terlalu memaksakan diri mu sendiri untuk melakukan hal yang begitu beresiko tinggi seperti ini. Biarlah tunggu hingga waktu yang tepat. Lagipula Gege juga sudah melihat beberapa hal yang berada di dalam salah satu pecahan dunia jiwa milik ibunda tersebut. Dan Gege yakin kamu juga sudah melakukan hal yang sama pada pecahan yang lainnya. Jadi kita tidak perlu begitu terburu-buru untuk semua ini. Karena yang paling penting kita berdua telah mendapatkan batu Jiwa yang menjadi rahasia Ibunda selama ini. Sehingga kita tidak perlu khawatir lagi akan ketamakan Kaisar Yun Hao Yan itu yang sangat ingin mengetahui rahasia ini untuk dirinya sendiri," terang Yun Yi Juan yang tidak ingin Yun Yi Jia terlalu memaksakan diri dan terbebani dengan hal ini.
Karena Yun Yi Juan tahu benar, jika untuk melakukan peleburan itu akan sangat membutuhkan kekuatan dan juga ketahanan mental yang sangat tinggi, agar kedua dunia jiwa yang telah terbagi itu dapat menyatu kembali menjadi ruang jiwa yang jauh lebih luas. Dan tentu saja itu sangat beresiko.
Jadi Yun Yi Juan tidak ingin jika adiknya mengalami hal buruk ketika memaksakan diri untuk menyatukan kembali kepingan bola jiwa tersebut.
Namun yang tidak diketahui oleh Yun Yi Juan adalah kenyataan bahwa Adik perempuannya Yun Yi Jia sebenarnya memiliki sebuah Dantian yang sangat istimewa dan juga legendaris yang memungkinkannya memiliki kekuatan yang jauh lebih unggul dari setiap orang yang memiliki ranah yang setara dengannya.
Karena pada saat ini Yun Yi Jia dapat dikatakan setara dengan seseorang yang memiliki ranah kultivasi Hingga Alam Ilahi tingkat menengah.
Yang mana tingkat Alam Ilahi merupakan ranah selanjutnya setelah menemui puncak ranah misteri.
Selain itu seseorang yang telah mencapai ranah Alam Ilahi tingkat awal biasanya akan diberikan sebuah anugerah berupa ruang atau dunia jiwa. Yang dapat digunakan sebagai tempat menempa diri dan juga seperti layaknya rumah pribadi bagi seorang kultivator.
Hanya saja ukuran nya tidak akan sebesar dan seluas dunia Ruang Dimensi seperti miliki Yun Yi Jia. Bahkan di dalam ruang jiwa juga tidak terdapat berbagai sumberdaya ataupun energi qi spiritual yang terkandung. Jadi itu murni adalah sebuah hamparan kosong yang hanya dapat ditinggali oleh orang itu sendiri, atau orang -orang terkait yang dikehendaki sang pemilik batu jiwa tersebut.
"Itu sungguh tidak masalah Gege, kau bisa tenang," Yun Yi Jia meyakinkan Gege nya bahwa dirinya benar-benar dapat melakukannya.
Setelah itu Yun Yi Jia pun segera mengerahkan segenap kekuatannya pada kedua batu jiwa itu yang kemudian mencoba untuk meleburkannya dan menggabungkannya menjadi sebuah batu jiwa yang utuh.
Dan selama proses peleburan itu berlangsung, Yun Yi Jia bahkan berhasil menyalurkan kekuatannya yang konstan dan juga begitu stabil terhadap kedua batu Jiwa yang terpecah itu dan berusaha keras untuk membuatnya melebur menjadi satu kesatuan yang sempurna. Dengan kekuatan mental yang menyelubungi dirinya dan batu Jiwa tersebut.
Yun Yi Jia kini dapat merasakan betapa dahsyatnya serangan balik dari kedua pecahan batu jiwa itu yang telah lama terpisah. Dan menjadi dua kepingan ruang yang berbeda.
Hanya saja Yun Yi Jia juga tidak ingin menyerah dengan begitu saja sehingga dirinya semakin bertekad untuk dapat menggabungkan kedua batu jiwa itu kembali.
Bahkan tak segan segan Yun Yi Jia menggunakan darahnya sebagai pengikat Ruang Jiwa itu agar dapat segera menyatu kembali.
Dan segala upaya yang dirinya lakukan selama hampir satu jam itu pun membuahkan hasil yang sesuai dengan harapannya.
__ADS_1
Bahkan pemandangan itu sangat mengejutkan bagi Yun Yi Juan yang sedari awal hingga akhir menyaksikan seluruh proses hingga akhir adik kesayangannya itu benar-benar mampu mengembalikan Ruang Jiwa milik ibunda mereka itu menjadi ruang yang utuh kembali.
Bahkan saat ini tanpa harus melakukan Segel Formasi darah, seperti halnya ketika mereka pertama kali membuka ruang rahasia itu di dalam Istana Phoenix sebelumnya. Mereka berdua telah terikat dengan ruang tersebut dan dengan demikian mereka dapat dengan bebas masuk dan juga keluar dari ruang jiwa tersebut.