
"Walaupun para serigala itu masih di bawah level 6. Namun Sang Raja dari para Serigala itu kini telah mencapai level paling tinggi yang artinya dia saat ini berada di level 7. Yang mana Raja Serigala itu saat ini telah setara dengan ranah kultivasi warna ungu. Dan hal itu hanya akan membuatmu terbunuh olehnya. Dan dengan jumlah yang begitu banyak, Kau hanya akan menjadi incaran dan juga bulan-bulanan mereka saja. Itu bukanlah sebuah keputusan yang bagus untuk membiarkan seseorang untuk menghadapi mereka sendirian. Bahkan jika itu diriku, aku juga tidak yakin akan sanggup mengalahkan para serigala yang ganas dan tak kenal ampun ini." kata pengawal bayangan Chen yang benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh salah satu orang kepercayaan Tuan nya itu.
Namun pengawal bayangan Chen masih tetap menjabarkan pengamatannya itu, dan berusaha membuat Wu Chang kembali mengurungkan niatnya yang begitu konyol baginya.
Namun betapa pun usaha mereka semua untuk membujuk Wu Chang, mereka tetap saja tidak pernah berhasil sama sekali.
"Tidak Yang Mulia, segera pergilah dan kalian semua menjauhlah, juga jangan lupa kalian harus melindungi Yang Mulia sekarang juga. Jangan pikirkan tentang diriku, aku sudah memiliki cara untuk segera memusnahkan mereka semua. Dan aku akan baik-baik saja," teriak orang yang di panggil Wu Chang itu yang masih sangat teguh dengan pendiriannya.
Sedangkan di atas pohon yang rindang Yun Yi Jia dapat melihat keadaan di bawah yang sangat kacau itu.
Namun dirinya tidak sempat lagi untuk memikirkan yang lainnya. Karena saat ini tatapan mata Yun Yi Jia telah terkunci pada sebuah benda seperti bola kecil yang memiliki tuas mekanisme diatasnya.
Selain itu Yun Yi Jia juga dapat melihat dengan mata kepalanya sendiri jika pemuda Wu Chang itu tadi telah menggunakan lotion penagkal binatang buas yang juga merupakan produk yang dikembangkan olehnya dirinya dan juga seorang rekannya yang ahli di dalam bidang ilmu kedokteran hewan. Baik itu adalah binatang peliharaannya, hewan liar atau bahkan hewan buas sekalipun. Dan hal tersebut juga telah menjadi hal yang lumrah dan biasa saja di dalam hidupnya di masa lalu.
Namun Yun Yi Jia benar-benar dibuat tidak menyangka, jika dirinya dapat melihat dan menemukan hal-hal tersebut ketika dirinya sekarang telah berada di dunia yang masih sangat kuno ini menurutnya.
Dan Yun Yi Jia pun menjadi lebih termenung dengan kemunculan kedua benda tersebut. Apakah hal itu memang sejak awalnya sudah ada, ataukah ada faktor lain? Bahkan Yun Yi Jia sangat akrab dan merasa cukup yakin bahwa dirinya tidak salah mengenai sesuatu yang dirinya lihat. Dirinya sudah dapat mengenainya dalam sekali lihat karena Yun Yi Jia terlalu sering menggunakan benda-benda seperti itu di kehidupan terdahulunya.
Apalagi benda hitam yang menyarupai sebuah bola yang hanya memiliki ukuran sebesar satu gengaman tangan orang dewasa itu saja.
Bagaimana tidak, dirinya Adalah seorang Leader dan juga pendiri dari Agen pembunuh bayaran yang paling ditakuti di negaranya. Bahkan kepopuleran nya bisa mencapai hampir Seluruh Benua.
Apalagi benda itu di kehidupannya yang sebelumnya pasti akan selalu setia menemaninya kemanapun dirinya pergi bersama pistol kesayangannya yang selalu melekat di pinggangnya. Dan jangan lupakan dengan sebilah pisau kecil namun n memiliki ketajaman yang dapat mematahkan tulang dalam satu kali sayatan.
Jadi mana mungkin Yun Yi Jia tidak mengenal senjata api yang dapat meledakkan sebuah kawasan dalam radius kurang dari satu mil jauhnya dari pusat ledakan.
Namun yang menjadi sebuah pertanyaan besar bagi Yun Yi Jia saat ini adalah, tentang keberadaan benda tersebut.
"Bagaimana mungkin sebuah granat seperti itu, bisa ada di tempat yang seperti saat ini? Apakah di zaman ini telah dikembangkan barang peledak semacam itu? Tapi aku merasa jika itu tidak mungkin," gumam Yun Yi Jia yang saat ini masih sangat bingung dan juga bertanya-tanya.
Namun saat ini tiba-tiba saja sebuah pemikiran yang masuk akal melintas di otaknya.
"Mungkinkah pemuda itu, ah tidak....maksud ku adalah jiwa yang menempati tubuh itu juga seorang pengembara yang menembus dimensi ini seperti diriku? Yah itu mungkin saja terjadi. Aku harus memastikan semuanya setelah ini." batin Yun Yi Jia yang saat ini hati dan pikirannya sedang berkecamuk karena memikirkan banyak hal yang kemungkinan saja bisa membuatnya mendapatkan seorang kawan dari kampung halaman yang jauh dan entah dimana letaknya.
Di saat Yun Yi Jia masih termenung tiba-tiba dirinya kembali tersadar kan oleh seruan pemuda itu lagi.
__ADS_1
"Yang Mulia Anda harus segera meninggalkan tempat ini bersama yang lainnya. Hamba janji, hamba tidak akan pernah melakukan hal bodoh dan mencelakai diriku sendiri. Mohon yang Mulia percaya kepada hamba kali ini saja," tetiak Wu Chang dengan sangat lantang.
Yun Yi Jia yang bisa menebak hal yang akan terjadi selanjutnya pada pemuda itu dengan sangat tenang dan juga penuh keyakinan.
Jadi dirinya juga ikut meyakinkan Gege nya itu supaya segera menyingkir dari tempat yang begitu berantakan itu.
"Apa yang dikatakan pemuda itu benar Gege, lebih baik kalian semua segera pergi dari tempat ini. Dan kalian juga akan segera mengerti hal besar apa yang bisa dilakukan oleh pemuda itu dengan benda kecil yang ada di tangannya itu. Hanya saja kalian harus segera menyingkir dari sana agar kalian bisa melihat sebuah kekuatan hebat benda kecilnya itu." teriak Yun Yi Jia dari atas pohon yang justru mengejutkan semua orang yang ada di bawahnya.
Bahkan para serigala yang telah mendeteksi keberadaan dirinya pun segera menyerbu ke arah pohon yang dirinya naiki saat ini. Dan segera mengerahkan kekuatan mereka untuk merobohkan pohon yang ia duduki saat ini.
Namun sayangnya Yun Yi Jia sama sekali tidak menghiraukan keganasan dari para serigala itu.
Dirinya justru merasa tertantang untuk menakhlukannya. Apalagi ketika dirinya melihat bahwa para serigala itu juga telah menargetkan dirinya.
Yang membuat Yun Yi Jia seolah akan segera berubah pikiran dan tidak ingin lagi menghancurkan mereka semua dengan menggunakan granat milik pemuda yang bernama Wu Chang.
Sedangkan saat ini di sisi Yun Yi Juan, Pemuda itu saat ini merasakan perasaan yang campur aduk yang sulit dijelaskan.
Yun Yi Juan merasa sangat senang, khawati, takut dan juga sedih, ketika dirinya melihat penampilan adiknya yang sangat kurus dan tubuhnya yang kecil itu dipenuhu dengannluka goresan, dan Yun Yi Juan pun seolah tak percaya jika orang yang selama beberapa hari ini dirinya cari di seluruh kedalaman Hutan Kegelapan ini. Akhirnya dapat ia temukan.
Saat ini Yun Yi Juan justru merasa sangat bersalah karena dirinya yang harus melihat adiknya itu ikut terjerumus dalam bahaya ini.
"Jia'er itu benar-benar kamu? Bagaimana bisa kau ada di atas sana? Tapi kurasa itu akan pebih baik jika kau bisa bertahan diatas sampai kami bisa mengatai para serigala ini" gumam Yun Yi Juan dengan lirih.
Namun tentu saja dapat di dengar dengan sangat jelas di telinga Yun Yi Jia. karena berkat pendengarannya yang khusus itu.
Namun di detik berikutnya Yun Yi Jia justru dikagetkan dengan sebuah tangan yang tiba-tiba saja memeluk pinggangnya dengan sangat erat.
Karena saat ini Yun Yi Juan yang melihat jika para serigala itu juga ikut menargetkan adik perempuannya itu membuat Yun Yi Juan tak bisa tinggal diam di tempat.
Yun Yi Juan tahu, karena para serigala itu akan sangat gila menyerang ke arah Yun Yi Jia. Karena para serigala itu tidak bisa menyerang kelompoknya. Karena efek dari ramuan yang digunakan oleh Wu Chang barusan.
Tapi itu tidak berlaku bagi adiknya Yun Yi Jia yang bahkan tidak terkena efek ajaib dari ramuan yang di ciptakan oleh bawahannya itu.
Jadi Yun Yi Juan pun segera bergegas menghampiri adiknya itu dengan keceoatan kilatnya.
__ADS_1
Karena Yun Yi Juan tidak ingin ada hal yang buruk akan menimpa adiknya itu lagi. Apalagi dirinya baru saja bertemu dengan sang adik, setelah sekian lama tak pernah berjumpa.
Di tambah lagi dengan kenyataan bahwa Yun Yi Jia juga telah menghilang selama beberapa hari akibat ulah para wanita tak tahu diri itu yang berani mengirim para pembunuh bayaran itu.
"Lihat saja, ketika kami kembali nanti. Jangan harap Aku akan melepaskan kalian semua dengan begitu mudah," batin Yun Yi Juan yang saat ini perasaannya sungguh diselimuti dendam yang membara.
Dan Yun Yi Jia pun bisa merasakan hal itu. Dirinya juga sepakat dengan gagasan Sang Gege nya itu yang ingin membuat kehidupan para wanita gila itu menjadi lebih hidup dan semarak. Sehingga mereka akan memiliki kesibukan baru dari pada mengganggu kehidupan orang lain.
"Jia'er, hati-hati jangan sampai kau terjatuh. Mereka yang di bawah sana adalah para serigala yang sangat ganas," ucap Yun Yi Juan dengan sangat lembut dan penuh pengertian ketika dirinya tiba dan telah berhasil memeluk adik kembarnya itu dengan erat.
Sedangkan Yun Yi Jia yang mendapatkan perlakuan seperti itu secara dadakan pun dibuat menjadi tak berkutik.
Ini adalah perasaan yang baru bagi Yun Yi Jia. sehingga dirinya masih tidak dapat memberikan tanggapan apa pun.
Karena di kehidupan sebelumnya sekalipun, dirinya selalu saja melakukan segalanya dan memikirkan semua rencana hidupnya seorang diri.
Selain itu dirinya juga tidak mengandalkan ibu kandungnya yang sangat lemah lembut itu. Terlebih lagi Ketika dirinya masih menjadi seorang Anaya, Ia bahkan tak miliki sandaran yang lain selain ibunya. Meskipun ada Susan sahabatnya dan juga Keluarga nya akan tetapi Anaya tidak pernah mau menggantungkan hidup pada mereka. Dan selain itu mereka juga lebih sering menetap di negara lain.
Jadi Anaya yang saat ini telah menggantikan Yun Yi Jia pun. Dirinya sama sekali belum pernah merasakan semua pengalaman manis seperti yang dirinya dapatkan dari seorang kakak laki-laki yang kini dirinya dapatkan dari Yun Yi Juan. Yang merupakan Kakak kandung dari Sang pemilik tubuh aslinya.
Yun Yi Juan yang melihat sang adik terdiam dan tak segera memberinya tanggapan justru membuat pemuda itu semakin khawatir dan ketakutan. Dirinya mengira bahwa Yun Yi Jia adik perempuannya itu saat ini tengah ketakutan atau bahkan kesakitan karena terdapat banyak luka goresan yang ada pada tubuhnya yang kecil dan kurus itu.
"Jia'er, apakah kau kesakitan dan juga takut karrna para serigala itu? Tenang saja, jangan takut, ada aku disini yang akan selalu melindungi mu. Tetaplah menjadi baik dan berada di sisi ku. Karena aku tidak akan membiarkanmu terluka lagi. Maafkan aku yang datang terlambat," ucap Yun Yi Juan dengan sangat lembut dan juga penuh kasih sayang.
Sedangkan yang kini tersadar di dalam pelukan seorang pemuda tampan yang merupakan Kakak lelakinya itu dirinya kini merasa sanagt tetsentuh dengan ketulusan Yun Yi Juan sang Gege kembarnya itu.
"Aahhh... aa a aku tidak kenapa-kenapa Gege bisa tenang. Gege tidak perlu meminta maaf pada diriku. Karena Gege tidak salah sama sekali pada ku. Aku baik-baik saja sekarang setelah melihat dirimu juga baik-baik saja." ucap Yun Yi Jia dengan perasaan yang sangat tulus dan juga raut wajahnya menunjukan kebahagiaan yang tak bisa di tutupi. Dan Yun Yi Juan dapat melihat hal itu dengan jelas.
"Kamu sudah tumbuh menjadi gadis yang cerdas dan juga dewasa sekarang.Namun lihatlah dirimu yang begitu kurus dan juga ini...??" perkataan Yun Yi Juan terhenti sejenak karena memandang banyak luka yang masih berdarah dan juga sebaguan tampak cukup dalam.
Melihat hal itu benar-benar membuat Yun Yi Juan merasa sangat bersalah dan juga sedih karena tidak dapat melindunginadik perempuannya itu.
"Ini salah Gege yang harus pergi meninggalkan mu selama tujuh tahun ini. Dan Gege juga tidak datang tepat waktu yang membuat mu harus menanggung semua penderitaan dan juga luka ini. Kau adalah seorang Putri Kekaisaran, namun mengapa nasib mu justru seburuk ini." gumam Yun Yi Juan mepanjutkan ucapanya tadi.
Sedangkan Yun Yi Jia, Dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu sama sekali. karena pada kenyataanya saat inu Jiwa nya bukanlah pemilik asli tubuh yang dirinya tempati saat ini. Apalagi pada kenyataanya penampilannya saat ini bukanlah penampilan yang sesungguhnya.
__ADS_1
Jadi Yun Yi Jia sama sekali tidak menyalahkan kedatangan Sang Gege yang begitu terlambat. Karena jika tidak begitu, mana mungkin dirinya bisa meniliki waktu untuk menempa tubuhnya dan memperkuat durinya dengan begitu baik seperti yang dirinya alami saat ini.