
Seperti saat ini, Yun Yi Jia kini dirinya tengah berada didalam sebuah bangunan yang tampak klasik namun tetap tampak elegan.
Akan tetapi yang membuat Yun Yi Jia terpana dan juga kagum dalam ruangan itu bukanlah berbagai dekorasi yang indah dan mewah. Melainkan di sana dipenuhi akan berbagai macam dan jenis senjata spiritual tingkat Ilahi. Yang sering digunakan oleh orang-orang di zaman kultivator ini.
Dan sejauh mata Yun Yi Jia memandangi seluruh ruangan itu, semua hal yang ada di sana benar-benar membuatnya begitu terkejut dan juga merasa sangat penasaran.
Karena didalam ruangan yang cukup luas itu tersimpan setidaknya lebih dari seribu jenis senjata dalam ukuran yang variatif. Besar dan juga kecil.
Baik itu senjata yang bisa digunakan secara terbuka maupun berbagai jenis senjata tersembunyi terdapat di dalam ruangan itu.
"Wahh...Ruangan ini ternyata merupakan sebuah gudang senjata ilahi. Haiihhh.... apakah semua ini merupakan senjata rahasia milik ibunda semuanya?" gumam Yun Yi Jia yang merasa seolah tak bisa percaya dengan apa yang dirinya lihat saat ini.
Bahkan saat ini ada sebuah benda yang sangat menarik perhatian Yun Yi Jia saat ini. Yakni sebuah kipas yang tampak sangat indah dan juga mengagumkan.
Akan tetapi Yun Yi Jia dapat mengetahui jika benda itu merupakan sebuah senjata rahasia yang didalamnya terdapat beberapa mekanisme penyimpanan racun dan juga jarum perak yang dapat dikunakan untuk melumpuhkan para musuh.
Selain itu tanpa ada orang yang menyadari jika bagian kipasnya itu sendiri merupakan bahan tipis yang tampak seperti sebuah kain atau kulit biasa. Namun benda itu bahkan akan menjadi jauh lebih tajam jika dibandingkan dengan sebuah pisau atau pedang.
Jadi seseorang tidak akan pernah menyadari jika benda kecil seperti kipas itu sangatlah mematikan.
Apa lagi benda itu juga merupakan sebuah senjata spiritual, Yang mana jika kipas itu digunakan untuk melukai seseorang. Maka hal itu tidak akan pernah dicurigai, karena begitu kipas itu menyayat dan terkena darah dari para mangsanya itu. Seketika itu juga darah yang menempel pada kipas itu akan terserap dan hilang dengan sendirinya.
Oleh karenanya kipas itu juga memiliki roh senjata dan juga kesadarannya pribadi. Jadi hanya Orang pilihannya atau pemilik dari kipas yang memiliki nama Kipas Bunga Darah itu saja lah yang dapat menggunakan senjata tersebut.
"Kipas ini sangat bagus dan juga sangat praktis digunakan dan dibawa kemana-mana. Tapi apa sebenarnya kipas macam ama ini sebenarnya? Aku bisa merasakan jika kipas ini benar-benar luar biasa." lirih Yun Yi Jia yang saat ini telah mendekat dan mulai menyentuh gagang kipas itu.
Sambil mengamati dan juga mulai memperagakan beberapa jurus yang telah dirinya kuasai menggunakan kipas tersebut.
Dan hasilnya sungguh mengagumkan. Yun Yi Jia dapat merasakn jika jiwanya dapat menyatu dengan senjata itu.
"Hahaha... bagus sekali. Aku jadi sangat menyukai senjata ini," Yun Yi Jia terkekeh karena merasa sangat senang dan puas dengan senjata yang ada di tangannya itu.
__ADS_1
"Kau memang memiliki selera dan juga pilihan yang sangat bagus Jia'er. Karena kipas yang ada di tangan mu itu bukanlah sembarangan senjata saja. Melainkan senjata spiritual tingkat Roh Ilahi. Yang mana senjata itu sebenarnya memiliki roh dan juga kesadarannya sendiri. Dan benda itu memiliki nama Kipas Roh Bunga Darah. Yang dulunya dimiliki oleh seorang wanita abadi yang sangat legendaris. Namun Wanita itu tiba-tiba menghilang setelah menyelesaikan kekacauan di dunia kuno pada masa lima ribu tahun yang Lalu. Bahkan setelah hilangnya Wanita abadi itu pusaka ini yang merupakan senjata yang paling sering digunakan oleh nya dan telah diketahui oleh banyak orang akan kekuatannya yang tidak biasa. Maka pusaka itu pun menjadi barang rebutan semua orang dari penjuru Dunia. Hanya saja tak ada seorang pun yang mampu menakhlukkan roh kipas itu. Hingga suatu ketika Kipas itu juga seolah merasa jika keberadaannya hanya akan menjadi alasan kekacauan dunia yang baru. Maka di saat seluruh klan dan juga ras mulai berbondong-bondong untuk menakhlukan nya. Namun siapa sangka, bahwa Kipas itu pun lebih memilih untuk menghancurkan wujud aslinya dan memecahkan jiwanya ke berbagai arah yang tidak dapat diketahui keberadaannya hingga berabad abad lamanya. Dan sampai saat ini bahkan ke tujuh pecahan Jiwa Roh Kipas Legendaris ini madih belum dapat dipersatukan kembali. Sehingga kipas itu hanya tampak seperti benda biasa saja, Karena roh dan kesadaran dari kipas tersebut tidak dapat di temukan sampai saat ini. Dan hanya orang yang di takdirkan saja lah yang dapat menngunakan dan juga memulihkan Pusaka Ilahi Legendaris ini seperti keadaan sejatinya," terang Rosse panjang lebar melalui transmisi suara yang hanya dapat di dengarkan oleh Yun Yi Jia saja.
"Jadi seperti itu? Pantas saja secara samar Aku dapat merasakan jika kipas ini bukanlah senjata rahasia sembarangan. Karena dapat dilihat jika benda ini benar-benar sangat istimewa," gumam Yun Yi Jia yang kini mengetahui darimana datangnya perasaan intimidasi dan juga aura agung itu terpancar.
Karena sejatinya Kipas Roh Bunga Darah ini setidaknya masih memiliki kesadaran yang tersisa untuk tetap tinggal di dalam wujudnya yang sekarang ini, tampak seperti kipas biasa saja yang sering digunakan oleh orang-orang pada umumnya.
"Ya, tentu saja kipas ini bukanlah aksesoris biasa yang banyak digunakan oleh orang-orang awam. Tapi Jia'er apakah kay tidak menyadari jika tampaknya Kipas Roh Bunga Darah tersebut telah memilih mu menjadi pemilik barunya? Jika tidak maka walau sampai kapanpun kalau kipas itu tidak mengakui mu sebagai seorang pemilik yang baru. Maka kamu tak akan pernah bisa meski hanya untuk menyentuhnya. Tapi saat ini kau justru dapat memegang dan bahkan menggunakannya dengan menyatukan jiwa dan presepsi mu dengan kipas itu dan mampu menciptakan sebuah serangan yang sabgat tangguh. Bahkan sebelum keadaan Kipas Roh Bunga Darah tersebut dipulihkan seperti sedia kala," ucap Rosse yang kini menyadarkan Yun Yi Jia mengenai dirinya yang mampu menguasai kipas Legendaris itu dengan begitu saja.
"Rosse, Apakah maksud mu.....?" ucapan Yun Yi Jia segera di serobot oleh Rosse.
"Yah, benar. Aku merasa jika Kipas Roh Bunga Darah tersebut telah mengakui mu. Cobalah kau lakukan kontrak darah pada kipas itu jika itu berhasil maka kemungkinan besar kamu akan bisa memulihkan kembali kipas itu ke keadaan puncaknya sesegera mungkin," saran Rosse pada majikannya itu.
"Emn... baiklah aku akan mencobanya, semoga saja berhasil. Karena sejujurnya aku sudah sangat menyukai kipas ini," lirih Yun Yi Jia yang sedikit berharap.
Dan setelah itu Yun Yi Jia pyn segera melakukan apa yang baru saja disarankan oleh Rosse.
Dan ternyata hasilnya memang yidak mengecewakan harapan Yun Yi Jia. karena saat ini Yun Yi Jia benar-benar telah berhasil melakukan kontrak darah dengan senjata ilahi Legendaris itu.
"Rosse aku benar-benar berhasil. Apakah ini artinya aku memang memiliki takdir untuk menjadi pemilik harta yang sangat mengagumkan ini?" tanya Yun Yi Jia yang seolah tak percaya dengan kenyataan dan juga merasa sangat mengantisipasi jika dirinya saat ini sedang berkhayal.
Bahkan saat ini dirinya sendiri juga merasa butuh untuk menenangkan dirinya sendiri atas segala kejutan yang selalu saja diberikan oleh majikannya itu dan itu selaku saja berhasil mengejutkannya.
"Jia'er, kau benar-benar berhasil. Selamat untuk mu. Hanya saja aku masih tidak tahu hal besar apa lagi yang akan menanti mu di masa depan. Dan aku yakin jika itu bukanlah hal yang akan menjadi hal biasa-biasa saja." ucap Rosse dengan linglung namun juga merasa begitu bersemangat.
Setelah itu Yun Yi Jia pun segera kembali fokus pada tujuannya datang ke tempat ini. Namun sebelum itu Yun Yi Jia pun menyimpan Kipas Roh Bunga Darah itu ke dalam Ruang Dimensi Mawar Legendaris nya.
Kemudian Yun Yi Jia kembali mebgalihkan pandanganya pada seluruh barang yang berada di dalam ruangan asing itu.
"Sebenarnya tempat apa ini? Mengapa Ibunda bisa memiliki begitu banyak hal yang tak terduga seperti ini? Apa dan siapakah identitas Ibunda yang sebenarnya? Kenapa aku merasa jika bunda memiliki begitu banyak rahasia yang sangat misterius yang membuatku menjadi sangat tertarik untuk mencari kebenarannya," gumam Yun Yi Jia penuh tanya.
Namun meskipun begitu Yun Yi Jia juga tidak lupa untuk memeriksa aeriap detail yang ada di dalam ruangan yang aneh tersebut.
__ADS_1
Dan kini pandangannya kembali menemukan sebuah benda yang cukup kontras dan sangat menonjol dari segala benda yangbtersimpan dan tersusun rapi di dalam ruangan itu.
"Apa ini? bentuknya seperti berlian. Tapi itu sangat bulat sempurna seperti mutiara. ini sangat indah." ucap Yun Yi Jia sambil meraih benda bulat besar seukuran kepalan tangan yang tamoak begitu berkilau.
"Itu adalah inti kristal. Atau yang juga sering disebut dengan batu jiwa. Dimana seorang kultivator yang sangat kuat akan meninggalkan kesadaran jiwanya yang tersisa unyuk menyampaikan pesan terakhirnya atau juga keinginan terahirnya untuk seseorang yang dikehendaki, sebelum dirinya benar-benar tiada," jawab Rosse yang membag selalu memverikan respon yang cepat ketika Yun Yi Jia bertanya padanya.
" Jadi munkinkan ibunda menyimpan pesan pentinya di dalam sini? Kalau begitu aky akan menyimpannya terlebih dahulu dan akan ku buka ketika aku bersama dengan Juan'er, " gumam Yun Yi Jia dengan bijaksana.
Namun alasan Yun Yi Jia yang sesungguhnya tidak ingin membuka pesan yang di tinggalkan oleh ibundanya sekaramg juga. Itu karena dirinya juga tidak ingin melewatkan keseruan yang akan terjadi di dalam istana Kekaisaran Bulan Perak malam ini.
Di sisi lain Yun Yi Juan juga mengalami hal yang serupa seperti apa yang di alami oleh Yun Yi Jia. hanya saja saat ini dirinya berada di sebuah aulah baca yang begitu besar yang di penuhi oleh berbagai macam buku-buku kuno yang mencatat segala pengetahuan dan juga teknik- teknik pelatihan kuktivasi maupun jurus- jurus yang sangat ampuh yang sudah punah dan hilang dari peradaban dunia persilatan dan juga kultivator. selain itu disana juga ada banyak buku lain yang menjelaskan mengenai ilmu medis, resep obat dan racun, formasi segel dan array. dan bahkan banyak buku lainnya yang sangat berguna di dalam ruangan itu. Dan terakhir Yun Yi Juan juga menemukan sebuah inti kristal yang serupa dengan apa yang di dapatkan oleh adik perempuannya itu.
Dan bahkan Yun Yi Juan juga memiliki pemikiran yang sama dengan apa yang dipikirkan oleh adiknya.
Apalagi dirinya juga telah berjanji pada Yun Yi Jia jika dirinya akan menemani gadis kecilnya itu untuk melihat pertunjukan seru.
Namun sebenarnya dirinya hanya ingin berniat untuk menjaga adiknya itu agar tidak samoai menyaksikan hal-hal yang tak semestinya untuk dilihat oleh seorang gadis kecil sepertinya. Yun Yi Juan benar-benar sangat menghawatirkan akan hal itu.
Apalagi dirinya bisa mengenali bagaimana tempramen adiknya saat ini yang sangat berubah dati sebelumnya. Yang mana sekarang adiknya itu sungguh sangat pemberani dan juga bertindak dengan sigap namun juga tampak lebih sembrono. Itulah hal yang membuatnya pusing ketika melihat tingkah adiknya yang terkadang tidak seperti gadis padanya umumnya.
Oleh Karena itu Yun Yi Juan juga segera menyimpan seluruh benda bergarga yang berada di dalam sana. Dan bahkan seluruh ruangan itu pun ikut dirinya simpan di dalam batu jiwa yang dirinya temukan barusan. Yang Sebenarnya juga memiliki kegunaan yang hampir sama dengan Ruang Dimensi. Hanya saja didalan sana tidak ada sumberdaya alami dan juga energi spiritual yang terdapat dalam sebuah Ruang Dimensi seperti yang dimiliki oleh Yun Yi Jia.
Batu Jiwa itu hanya memiliki sebuah Ruang Jiwa yang dapat di masuki sebagai tempat penyimpan yang mamou menampung makhluk hidup juga.
Hanya saja hanya Orang-orang tertentu saja yang mampu membangkitkan apa yang dinamakan dunia Jiwa itu dan yang dapat memasuki dunia Jiwa itu juga hanya lah pemilik dari ruang jiwa tersebut. Atau orang yang dikehendaki oleh pemilik asli dari ruang jiwa tersebut yang mampu mengaksesnya setelah sang pemilik Ruang Jiwa itu tiada atau dengan kata lain meninggal.
Dan semua itu Yun Yi Juan ketahui dari apa yang diajarkan oleh Sang Guru nya yang memiliki identitas cukup misterius.
Setelah Yun Yi Juan menyimpan segalanya yang ada disana. Ia pun segera memutuskan untuk kembali dan membawa kesadarannya itu pada raganya yang saat ini masih dalam sikap lotus di dalam ruangan kerja milik mendiang Ibunda Permaisuri mereka yang berada di dalam Istana Phoenix.
Tepat saat Yun Yi Juan telah mendapatkan kesadarannya kembali dalam tubuhnya. Yun Yi Jia pun, ternyata juga melakukan hal yang sama.
__ADS_1
Yang seolah meteka memiliki ikatan batin yang kuat, sehingga membuat mereka dapat bertindak dengan kompak.
"Gege, Apakah kau sudah selesai juga?" cetus Yun Yi Jia.