Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 22 Memusnahkan Kawanan Serigala Magis (Panen Besar)


__ADS_3

"Gege itu sama sekali tidak penting lagi. Yang terpenting saat ini Gege sudah berada di sini. Selain itu kita harus bergegas dan menangani para serigala itu. Karena efek ramuan yang digunakan oleh pengawal Gege itu akan segera berhenti bekerja. Ketika hal itu terjadi maka semua, para serigala itu akan menjadi lebih sulit di tangani." kata Yun Yi Jia yang kini kembali fokus dengan keadaan sekitarnya.


Bahkan saat ini tampak jika para bawahan Gege nya itu, kini sudah mulai bersiap untuk bertarung dengan serigala-serigala magis tersebut.


"Yah, kau benar Jia'er. Prioritas utama kita saat ini adalah untuk menyelamatkan diri dari para binatang magis itu terlebih dahulu. Kamu tunggulah di sini, Gege akan segera kembali setelah menghabisi serigala itu yang tidak ada habisnya." ucap Yun Yi Juan yang akan bergegas pergi dan berhadapan dengan para serigala magis yang sangat banyak jumlahnya itu.


"Tidak! Tunggu dulu Gege, Kita tidak boleh sembarangan bertindak untuk menghadapi Mereka semua. Itu akan sangat berbahaya untuk kita semua. Lebih baik menggunakan rencana dari pengawal Gege yang bernama Wu Chang itu." Yun Yi Jia segera mengambil keputusan dan juga segera berteriak pada Wu Chang sebelum Yun Yi Juan dapat bereaksi.


"Hai, kau Teman. Ah maksud ku, Pengawal Wu, cepat lemparkan granat itu padaku. Dan juga bawa semua teman- temanmu yang lainnya untuk segera pergi dari sini. Percalah padaku. Aku akan menangani ajing-anjing kecil ini dengan sangat cepat, setelah kalian semua pergi. Cepatlah waktunya sudah hampir habis. Dan efek dari lotion buatan mu itu tidak akan bertahan lebih lama lagi." teriak Yun Yi Jia yang berkata dengan sangat bersungguh-sungguh.


Semua orang yang mendengar suara teriakan Yun Yi Jia itu, benar-benar tercengang dengan apa yang baru saja gadis itu katakan.


Bahkan Yun Yi Juan yang ada di sebelahnya saja juga tercengang dengan penuturan adiknya itu yang justru mendukung Wu Chang. Dan lebih dari itu, gadis yang ada di dalam pelukannya ini justru ingin melakukan hal gila itu sendiri.


"Dan apa yang gadis kecil ini bilang tadi? Apakah baru saja menyebut para serigala yang ganas ini sebagai anjing kecil? Tidakkah gadis kecilnya ini telah mengalami rabun? Ataukah dirinya yang mengalami masalah dalam pendengaran? Tapi sepertinya itu tidak mungkin," gumam Yun Yi Juan yang masih tak habis pikir.


"Ada apa? Apakah ada yang salah dengan kata-kata ku Gege?" tanya Yun Yi Jia yang justru membuat Yun Yi Juan tak bisa berkata-kata.


"Tti Tidak ada apa-apa Jia'er," cetus Yun Yi Juan dengan gugup dan juga canggung.


Namun untung nya Yun Yi Jia tidak lagi membahasnya lagi. Yang membuat Yun Yi Juan menghembuskan napas dengan lega.


Sedangkan di sisi Wu Chang, dirinya bukan terkejut akan pemikiran dan hal apa yang dikatakan oleh gadis yang disinyalir sebagai adik perempuan Tuan nya itu.


Akan tetapi yang membuatnya terdiam dan tak menyangka adalah, karena gadis itu memiliki pengetahuan mengenai benda yang ada di tangannya yang tidak dikenali dan diketahui oleh orang-orang pada zaman ini.


"Apakah gadis itu baru saja menyebutkan granat, dan lotion yang tadi dirinya gunakan dan juga spray ramuan yang memiliki khasiat dengan lotion tersebut? Apakah aku sama sekali tidak sedang halusinasi sekarang?" batin Wu Chang dengan terbengong agak lama tanpa ada reaksi apapun.


Karena apa yang baru saja dirinya dengar dati orang yang disinyalir sebagai Nona Muda nya itu benar-benar mengguncang jiwanya, terlalu dalam hingga butuh waktu yang tidak sebentar bagi dirinya untuk kembali dalam kesadarannya akan situasi saat ini setelah dirinya kembali mendengar teriakan dari gadis yang tadi meminta granat kepadanya.


"Hai Tuan pengawal Wu, tolong cepatlah. waktunya sudah tidak cukup lagi," teriak Yun Yi Jia.


"Jia'er apa yang akan....," perkataan Yun Yi Juan terpotong.


"Ssstttt....Gege percayalah padaku kali ini. Nanti kau akan mengetahui apa yang akan ku lakukan. Karena aku juga akan mengajak dirimu untuk menyaksikan sebuah pertunjukan." ucap Yun Yi Jia sambil memperingatkan Gege nya agar tidak bertanya lebih dahulu. Bahkan jari telunjuknya juga dirinya tempelkan pada bibir Sang Gege agar segera diam.


Dan saat ini setelah Wu Chang mendengar ucapan Yun Yi Jia, dirinya kembali sadar, dan merasa apa yang baru saja dikatakan oleh gadis itu memang bebar. Jika waktunya sudah tidak cukup, jadi dia pun segera mengambil keputusan nekad dengan mempercayai ucapan gadis kecil itu.


"Baiklah Nona, terimalah ini," teriak Wu Chang pada gadis kecil itu. Dan entah mengapa dirinya bisa mempercayai ucapan gadis itu begitu saja.


Padahal biasanya dirinya lah yang paling sulit untuk bisa percaya dengan orang-orang yang baru dia temui.

__ADS_1


Meski begitu kali ini dirinya benar-benar memiliki keyakinan penuh atas gadis yang bisa mengetahui nama benda-benda asing itu yang sebenarnya tidak berasal dari dunia ini.


Dan saat ini dirinya memiliki sebuah harapan besar jika dirinya akan benar-benar mendapatkan seseorang yang memang berasal dari dunianya terdahulu.


Beralih dari pemikiran Wu Chang. Saat ini setelah Yun Yi Jia mendapatkan benda yang menyerupai bola kecil berwarna hitam itu pun segera memerintahkan semua para bawahan Gegenya untuk segera pergi dari sana, secepat nungkin yang mereka bisa.


"Kalian semua dengarkan aku, Aku minta agar kalian berlarilah dari sini sejauh yang kalian bisa. Aku tidak akan mengulangi ucapan ku ini. Jika kalian tidak segera melangkah dari tempat ini, maka kalian tanggung sendiri akibatnya. Aku tidak main-main kali ini." seru Yun Yi Jia dengan menggunakan sebagian kekuatanya untuk bisa memberikan aura yang agung agar mereka semua mau mendengarkan ucapanya.


Selain itu Yun Yi Juan pun segera menimpali, setelah dirinya menyaksikan keseriusan dalam raut wajah adiknya itu.


"Kalian semua segera laksanakan perintah Adik ku. Pergilah sekarang juga!" perintah Yun Yi Juan dengan sangat tegas.


Sehingga semua orang yang kini berada disana tidak dapat melanggar perintah dari tuan mereka itu. Apalagi menawar itu tidak ada gunanya jika tuan muda mereka itu telah memberikan perintahnya. Dan akhirnya mereka hanya bisa segera meninggalkan tempat itu dengan secepat mungkin. sesuai perintah kedua Tuan mereka.


Saat ini Yun Yi Jia pun segera menatap pada Gege nya, dan mengisyaratkan rasa terima kasihnya karena Gege nya itu mau mempercayainya.


Sedangkan Yun Yi Juan pun hanya tersenyum sambil mengusap kepala adik perempuannya itu dengan sayang.


"Baiklah Gege bersiaplah, kita akan segera bersenang-senang bersama mereka semua. Dan tetaplah bersamaku serta bantu aku untuk mengumpulkan harta dari Serigala magis itu. Terutama milik Sang Raja Serigala itu," ucap Yun Yi Jia sebelum dirinya membuat sebuah array yang berbentuk seperti armor yang menyelimuti tubuh kedua kakak beradik itu.


Selain itu juga muncul sebuah Array pelindung yang melingkupi kawasan para serigala magis itu berkumpul.


Yang mana hal tersebut benar-benar membuat Yun Yi Juan terkejut dengan kemapuan adiknya yang sangat kuat dan mengagumkan. Dan tak berhenti disana saja keterkejutan yang dirasakan oleh Yun Yi Juan.


"Gege aku akan menjelaskan semuanya setelah keadaan ini telah teratasi dengan baik," ucap Yun Yi Jia dengan bersungguh-sungguh.


"Emn, Aku mengerti Jia'er," sahut Yun Yi Juan yang kini telah mengembalikan fokusnya pada keadaan yang ada di hadapannya saat ini.


"Baiklah aku akan memulainya setelah hitungan ketiga. Maka gege bersiaplah mengikutiku kemanapun arah diriku pergi dengan kecepatan tercepat yang Gege bisa. Karena aku tidak ingin melewatkan satupun harta dari para serigala magis itu." intruksi Yun Yi Jia dengan sangat serius.


"Ya, baiklah Gege mu ini akan melakukannya sesuai dengan ucapan mu," tegas Yun Yi Juan.


"Siap?"


"Satu,"


"Dua,"


"Tiga, sekarang Gege," teriak Yun Yi Jia sambil menarik tuas pada granat tersebut sambil menyeret Sang Gege menjauh dari lokasi para serigala itu untuk sementara waktu.


Dan kemudian dirinya lemparkan granat itu kearah puluhan kawanan Serigala magis itu dengan dirinya tambahkan suntikan kekuatan spiritual nya yang akan membantu untuk meledakan para binatang magis tingkat menengah sampai tingkat tinggi itu hingga tewas.

__ADS_1


Meski mereka tidak akan mudah untuk di hancurkan begitu saja. Karena dengan kekuatan yang mereka semua miliki saat ini tentu saja konstitusi tubuh mereka juga akan jauh lebih kuat dibandingkan dengan para binatang buas biasa.


Yang kemungkinan besar akan segera hancur lebur setelah mendapatkan efek ledakan dari granat itu.


Sesaat kemudian terdengar suara ledakan yang mrmekakkan telinga disertai hembusan nafas api yang membumbung tinggi di udara.


"Ddhuuuuarrrrrr... Wwhuuuggggg....Bsssttt..."


Suara ledakan yang sangat menggelegar dan suara letuapan api yang membesar dan menyebar hampir ke seluruh wilayah yang berada di dalam array pelindung yang diciptakan oleh Yun Yi Jia.


Yang mana hal tersebut sangat mengejutkan Yun Yi Juan yang menyaksikan kejadian itu secara langsung.


Jangankan Yun Yi Juan, bahkan para bawahan mereka yang telah melarikan diri dari awal pun merasa sangat terkejut dan juga tercengang dengan apa yang mereka saksikan dari kejauhan.


Beruntung Yun Yi Jia telah memasang array pelindung di sekutar sana. Jika tidak maka kawasan di sekitar sana akan segera hancur porak poranda akibat dari ledakan yang sangat kuat itu.


Ditambah dengan luapan api yang di timbulkan, maka kemungkinan besar akan membakar wilayah hutan di sekitarnya.


Setelah dirinya memastikan ledakan dari granat itu telah berakhir dan tinggal menyisakan kekuatan ledakan yang menyebar ke sekeliling mereka.


"Pantas saja Wu Chang dan juga dirimu menyarankan kami semua untuk segera pergi dari kawasan ini. Ternyata memang begitu mengerikan sekali akibat yang di timbulkan oleh benda sekecil itu. Jika aku tak berada dalam Arrai yang sepeti Armor ini sudah pasti Gege mu ini telah tewas dalam kobaran api itu Jia'er.


"Itu juga lah sebabnya mengapa aku meminta Gege untuk mengikuti setiap arah gerakan ku untuk menghindari daya hantam dari ledakan itu. Karena di antara kita berdua hanya Gege yang bisa membantu ku untuk mendapatkan inti kristal dari para serigala magis itu secara utuh. karena aku tidak berpengalaman akan hal itu. Selain itu aku memiliki hal lain yang perlu ku lalukan agar tidak menyia-nyiakan para serigala yang cantik itu," gumam Yun Yi Jia, dengan mata yang dipenuhi dengan kilatan keserakahan.


"Tak ku sangka Adik ku ini juga tidak ingin rugi meski dalam keadaan seperti ini." ucap Yun Yi Juan sambil mengusap pucuk kepala gadis itu dengan lembut.


"Tentu saja, Bukankah mereka sendiri yang datang untuk menyerahkan diri mereka, kita tidak bisa mengabaikan kebaikan mereka. Apalagi mereka sendiri yang telah rela menawarkan harta berharga bagi kita." cetus Yun Yi Jia sambil bergurau.


Sedangkan Yun Yi Juan tak membalas ucapan adiknya itu. Ia hanya tersenyum lembut sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tak berdaya dengan pemikiran unik adiknya itu.


Namun setidaknya dia merasa sangat bahagia bisa melihat sikap dan juga sifat adiknya yang sekarang yang tidak selemah dan penuh dengan ketakutan seperti yang dulu lagi.


"Gege bisakah aku memintamu untuk mekakukan semua itu?" tanya Yun Yi Jia menanjakan persetujuan Gege nya itu.


"Baiklah. Tentu saja semua sesuai dengan keinginan mu Jia'er." ucap Yun Yi Juan dengan sangat tulus.


"Yeay.... kau Gege ku yang paling baik Juan'er," seru Yun Yi Jia yang seketikan menerobos dan memeluk Gege nya itu karena saking girangnya.


Dan karena mode cerianya dari Jiwa Anaya saat ini tengah meleda-ledak dan membuatnya tampak begitu imut dan menggemaskan dengan wajah nya yang kini kecil yang putih namun tampak merona dan dengan bola mata yang besar, dan tampak bersinar-sinar itu benar-benar membuat Yun Yi Juan meleleh dan ingin rasanya untuk menyembunyikan adiknya yang begitu menggemaskan itu, agar tidak dilihat dan di jahati oleh orang lain. Apalagi para pria muda yang hanya ingin memanfaatkannya saja. itu benar-benar membuat Yun Yi Juan ketakutan ketika memikirkan ketika adiknya itu tiba-tiba dimiliki oleh orang lain dan disakiti seperti mendiang ibunda mereka. itu adalag ketakutan terbesar dalam hidupnya.


"Tidak boleh, Hal itu tidak akan perjah terjadi pada Jia'er ku. Aku akan memastikan sendiri siapa orang yang pantas dan layak menjadi pendamping hidup Jia'er kelak. Dan siapapun yang ingin mendapatkan hati adikku ini. maka orang itu harus melewati semua syarat dan ujian yang aku tentukan," batin Yun Yi Juan yang penuh tekad dan keyakinan pada dirinya untuk melindungi adik kembarnya itu.

__ADS_1


Yun Yi Jia yang bisa mendengar dan juga memahami niatan Gege nya itu, dirinya benar-benar sangat tersentuh dengan ketulusan hati Kakak lelakinya di dunia yang aneh ini.


__ADS_2