Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 39 Istana Anggrek Yang Sunyi


__ADS_3

Namun Yun Yi Jia hanya membuat penampilan Sang Selir Agung yang baik-baik saja itu hanya akan dilihat orang lain. Dan untuk Sang Selir Agung Han masih akan melihat dan merasakan betapa buruknya kondisinya dan juga penampilannya saat ini. Bahkan rasa sakit itu sangat nyata


Hanya saja ketika dirinya meminta seseorang untuk memanggil Tabib Kekaisaran untuk mengobati dirinya. Maka orang-orang hanya akan mengira jika Sang Selir Agung itu hanya berpura-pura sakit saja.


Dan berusaha untuk mencari perhatian dan juga simpati Yang Mulia Kaisar. Dan juga agar dirinya bisa segera dibebaskan dari Istana dingin itu kemudian dipindahkan kembali ke kediamannya untuk menjalani perawatan.


Tapi tidak akan pernah ada orang yang akan percaya dengan segala hal yang dikatakan oleh Sang Selir Agung Han itu mengenai keadaanya yang sangat buruk dan mengenaskan.


Sehingga orang-orang hanya akan menganggapnya suka berbohong dan berdalih.


Dengan begitu ketika Sang Selir Agung Han berusaha meyakinkan semua orang akan keseriusan cidera yang dirinya derita.


Maka orang-orang hanya akan menganggap dirinya itu telah benar-benar gila.


"Bagus dengan begini, aku bisa tenang setelah aku memastikan jika kau akan tetap mengalami penderitaan ini untuk waktu yang lama, hingga aku bersedia mengubah kembali penampilanmu yang sesungguhnya. Dan ketika saat itu tiba. Maka seluruh luka mu itu telah mengering dan meninggalkan bekas luka yang dalam dan mengerikan dan tidak akan bisa di di hilangkan dengan obat-obatan atau salep penghilang bekas luka biasa," ucap Yun Yi Jia dengan puas.


Dan Yun Yi Jia sangat yakin jika suatu saat nanti dirinya telah mengembalikan penampilan asli Sang Selir Agung Han. Maka tidak akan ada yang mampu membantu mengobati atau menghilangkan bekas lukanya itu yang ada di seluruh badan di bagian depannya.


Meskipun itu diobati menggunakan obat atau salep yang dibuat oleh orang-orang yang dianggap jenius dari dunia fana ini, Yun Yi Jia yakin jika hal itu tidak akan pernah berhasil.


Sebab, Yun Yi Jia juga telah melumuri seluruh serpihan beling itu, menggunakan sejenis racun yang sama dengan yang Selir Yun Yi Jia dan Putri nya Yun Mai Li yang digunakan untuk membuat wajahnya cacat ketika firinya masih kecil. Hanya saja racun tersebut telah Yun Yi Jia sempurnakan menjadi sebuah racun penghancur jaringan kulit yang sangat kuat, yang tidak pernah di ketahui oleh para ahli medis maupun racun dari dunia ini.


Sehingga Yun Yi Jia bisa begutu yakin jika tidak akan ada orang atau tabib hebat manapun yang mampu mengobati luka dan bekasnya dengan ampun.


Paling-paling mereka semua hanya akan bisa mengeluarkan serpuhan beling itu dari dalam dagingnya dan mengoleskan obat kuka dan salep biasa saja. Dan itu tentu saja akan sangat menyakitkan bagi Sang Selir Agung Han. Jadi Yun Yi Jia sangat yakin jika wajah Sang Selir Agung Han itu akan menjadi hancur dan menakutkan.


Apalagi lukanya itu tidak hanya ada di bagian wajah saja. Jadi kebanyakan tabib tidak akan pernah berani untuk mengambil resiko untuk mengobatinya.


Selain mereka akan sangat sungkan untuk menangani masalah penyakit yang berada di area sensitif milik salah satu Selir Sang Kaisar. Jadi bagaimana mungkin mereka sanggup menanggung konsekuensi untuk tuduhan pelecehan dan juga mencemari kesucian Wanita milik Kaisar


Selain itu mereka juga akan berpikir seribu kali sebelum mereka bersedia untuk mengobati Sang Selir Agung Han, Jika merwka sudah menyakdikan brtapa parah dan juga serius nya luka yang di alami oleh Sang Selir Agung Han itu


Karena dirinya tahu bahwa kekuatan dan kemampuan meramu obat mereka tidak sehebat dari orang yang berasal dari dunia atas. Yang sangat ahli dalam bidangnya lebih dari yang bisa dilakukan oleh orang dunia fana.


Kecuali Yun Yi sendiri yang mengobatinya, maka segalanya akan berbeda. Karena semua itu sangat mudah bagi Yun Yi Jia yang merupakan pembuat racun tersebut. Dan tentu saja dirinya juga mampu membuat penawarnya.


Hanya saja untuk dapat membuat penawar racun tersebut. Sudah tentu membutuhkan banyak sumberdaya herbal yang langka dan juga sangat mahal harganya.

__ADS_1


Dan proses pemurnian hingga bisa menyemournakan pil obat tersebut juga tidaklah mudah dan membutuhkan kekuatan mental dan juga waktu yang sangat lama. Namun hal itu sebenarnya tidak akan berpengaruh besar bagi Yun Yi Jia.


Yang telah diberkati dengan ilmu dan juga kemampuan yang sangat tinggi dan hampir menguasai seluruh kemampuan dari berbagai bidang.


Namun sayangnya Yun Yi Jia tidak akan pernah sudi untuk membantu atau berbaik hati kepada wanita iblis seperti Selir Agung Han.


Saat Yun Yi Jia selesai mengubah penampilan Selir Agung Han dirinya masih saja merasa kurang puas. Dan masih ada hal lain yang harus dirinya lakukan untuk memastikan jika Sang Selir Agung itu menderita denga. Rasa sakit yang menggerogoti tubuhnya.


"Tapi sepertinya hal ini saja masih belum cukup untuk memastikan dirimu akan menderita untuk beberapa waktu ini. Yah mungkin aku juga harus melakukan ini juga. Agar ketika suatu saat ada seorang tabib atau bahkan tabib hebat sekalipun memeriksa denyut nadi mu, maka mereka hanya akan mendeteksi, bahwa dirimu dalam keadaan normal dan baik-baik saja. Sehingga cidera internal atau bahkan tulang mu yang patah itu tidak akan diketahui oleh siapapun," ucap Yun Yi Jia yang kemudian dirinya menyuapkan sebutir Pil yang telah dirinya buat di dalam ruang dimensinya.


"Dengan Pil Penstabil Denyut Nadi penemuan terbaru ku ini, aku sangat yakin jika tidak akan ada orang yang akan tahu bahwa ada kesalahan atau kejanggalan dalam kondisi mu ketika tabib memeriksa mu nantinya. Jadi aku tidak harus khawatir jika kau akan segera sembuh. Apa lagi dengan cidera patah tulang di kedua lengan dan juga beberapa tulang rusuk mu itu setidaknya membutuhkan waktu setidaknya selama lebih dari satu bulan penuh jika itu segera di tangani. Tapi jika tidak. Maka setidaknya diri mu akan menderita sebagai orang cacat. Meskipun itu bukan cacat permanen dan masih dapat disembuhkan. Tetap saja akan memiliki resiko yang sangat tinggi ketika kau melakukan pemngobatan ketika masa penyembuhan yang baik telah lewat. Dan dibutuhkan orang yang sangat cakap atau profesional dalam bidangnya dan memiliki alat yang memadai," gumam Yun Yi Jia sambil memandang penuh dendam pada Selir Agung yang baru saja dirinya berikan pil obat buatannya itu.


Setelah selesai, kini Yun Yi Jia pun kembali ke tempat persembunyian Gege nya, yang sedari tadi juga telah menyaksikan aksinya. Dan bahkan Gege nya itu tidak sedikitpun berkomentar akan tindakannya pada Sang Selir Agung Han.


Karena Yun Yi Jia tahu jika Gege nya itu telah mempercayakan dan menyerahkan semua urusan malam ini pada dirinya.


Dan Gege nya itu hanya akan mengatasi hal-hal yang kemungkinan tidak semestinya terjadi ketika Yun Yi Jia tengah melancarkan aksinya.


Selain itu Yun Yi Juan juga mengambil bagian untuk memantau dan juga menjaga keamanan di lingkungan sekitar.


Begitu Yun Yi Jia tiba di temoat Gege nya, dirinya sudah di sambut dengan senyum hangat yang menenangkan sekaligus meneduhkan hatinya.


Dan tanpa bertanya mengenai keadaan Selir iblis itu apakah sudah mati atau hanya sekarat. Karena Yun Yi Juan sungguh tidak peduli sama sekali dengan orang lain kecuali Yun Yi Jia adik kembarnya itu.


"Kau tahu Gege, malam ini aku merasa sedikit senang karena bisa bermain dengan wanita itu. Tapi rasanya itu saja masih belum cukup bagi ku," sahut Yun Yi Jia dengan wajah imutnya, yang mana saat ini Yun Yi Jia telah kembli ke penampilannya sebagai gadis kecil usia lima tahun itu.


Yang mana hal itu menandakan bahwa Yun Yi Jia masih ingin bermain dengan yang lainnya malam ini.


"Baiklah kalau begitu, Kau ingin menemui dan bermain dengan siapa lagi malam ini, hmn? Maka Gege akan selalu mengikuti mu kemanapun," ucap Yun Yi Juan yang menyetujui keinginan adiknya itu.


"Emm... kalau begitu, mari kita mengunjungi siluman betina yang lain. Bagaimana dengan itu?" tanya Yun Yi Jia menanyakan pendapat Gege nya.


"Tidak masalah, ku rasa Wanita itu juga sedang berpesta untuk merayakan nasib buruk yang menimpa wanita yang tergeletak tak berdaya itu. Jadi tidak ada salahnya jika kita juga ikut memeriahkan gesenagan mereka," balas Yun Yi Juan yang sebelumnya telah memastikan keadaan yag berada di seluruh kawasan Istana Kekaisaran Bulan Perak ini dengan kemampuan presepsinya. yang dapat mendeteksi hal-hal yang ada maupun sedang terjadi dalam jarak tertentu.


"Yeay... Gege, kau memang lah yang terbaik. Baiklah kalau begitu cepat gendong aku dan kisa segera pergi ke tempat siluman betina itu Gege," ucap Yun Yi Jia yang kau ga telah mengulurkan tangan kecilnya itu. Yang artinya dirinya ingin di gendong lagi oleh Gege nya itu.


Melihat aksi adinya itu yang menggemaskan, tentu saja Yun Yi Juan tidak marah sama sekali dengan permintaan sang adik. Dan dirinya bahkah tersenyum lembut dan juga mengusap rambut Yun Yi Jia dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


" Baiklah ayo mendekat dan naik," balas Yun Yi Juan yang kini juga telah berjongkok dan mengulurkan tangannya yang bersiap untuk menggendong Putri kecil yang merupakan saudara kembarnya itu.


Yun Yi Jia pun segera menuruti perkataan Gege nya itu. Dan kemydian setelah dirinya berada dalam gendongan Gege nya yang penyabar itu.


Mereka pun segera melesat menuju ke arah salah satu Istana harem. Yang tentu saja mereka saat ini menuju ke tempat tinggal Sang Selir Kekaisaran Duan. Yang berada di Istana Anggrek.


Sesampainya mereka berdua di dalam halaman belakan Istana Anggrek milik Selir Kekaisaran Duan. Mereka berdua dua dapat melihat jika keadaan di sekeliling halaman itu sangat sepi. bahkan tidak ada seorang penjaga ataupun pelayan yang berada di sana untuk berjaga.


Bahkan sebagian ruangan di sekitar kediaman itu juga tetasa begitu sunyi. Bahkan tak ada tanda-tanda pergerakan dari para penghuninya.


"Aku merasa jika kita mendarat di halaman yang benar. Tapi mengapa sekarang disini tampak begitu sepi," gumam Yun Yi Juan yang merasa jika tadi melalui persepsinya dirinya merasakan jika pemilik kediaman ini sedang merayakan kebahagiaan yang tak terduga ini bersama para pelayan setianya.


Tapi saat Paviliun Anggrek ini justru begitu hening. Dan tak ada seorang pun yang berkeliaran.


Yang mana hal ini sangat tidak eajar bagi seorang Keluarga Kekaisaran yang tidak mendapatkan pengawalan dan juga penjagaan yang ketat untuk memastikan keamanan dan juga keselamatan sang majikan.


"Apa yang Gege bingungkan? Mereka memang sedang merayakan kebahagiaan atas kemalangan yang di alami Selir Agung Han dan juga kedua keturunannya yang saat ini juga ikut di kurung oleh Sang Kaisar," lirih Yun Yi Jia yang saat ini sudah mengerti dengan apa yang tengah terjadi di kediaman itu.


Apalagi Yun Yi Jia juga dapat menghirup aroma serbuk bius yang akan membuat seseorang pingsan jika menghirupnya. walau hanya terhirup sedikit saja.


Namun untungnya saja Yun Yi Jia saat ini sudah kebal terhadap racun apapun juga. Dan dirinya juga tidak lupa. Jika dirinya juga telah memberikan sebutir pil penawar segala jenis racun pada Gege nya itu sebelum mereka terbang dan mendarat di Istana Anggrek.


Meskipun saat ini aroma obat bius itu hanya terasa sangat samar, tapi itu sudah sangat cukup bagi Yun Yi Jia untuk mengetahuinya.


Dan tentu saja hal itu sangat berkaitan dengan keadaan Istana Anggrek milik Selir Kekaisaran Duan ini tampak begitu sepi bahkan tak ada seorang penjaga sekalipun.


"Apa maksudmu Jia'er? Jika memang mereka...," Sebelum Yun Yi Juan selesai mengucapkan apa yang ingin dirinya katakan tiba-tiba saja indera penciumanya yang terkenal cukup tajam meski tidak sepeka adiknya Yun Yi Jia.


Saat ini Yun Yi Juan juga telah menebak situasi yang terjadi di Paviliun Anggrek milik Selir Kekaisaran Duan ini.


"Jia'er, maksud mu adalah bahwa saat ini ada orang lain yang juga berkunjung ke Paviliun ini?" tanya Yun Yi Juan pada adiknya itu, untuk memastikan mengenai apakah pemikirannya itu sama dengan apa yang dipikirkan oleh adiknya itu.


"Ya, Gege kau memnag sungguh sangat teliti," Puji Yun Yi Jia yang begitu tulus kepada Gege nya.


"Lalu bagaimana? Apakah kita akan tetap melanjutkan untuk bereaksi? Atau kita hanya akan melihat-lihat saja untuk malam ini?" tanya Yun Yi Juan pada Sang adik.


"Tentu saja kita dapat menyaksikan keseruan di sini. Selain itu kita juga bisa menambahkan minyak, agar api menjadi jauh lebih besar lagi," ucap Yun Yi Jia yang membuat Sang Gege Yun Yi Juan menjadi sedikit bingung akan apa yang dikatakan oleh adinya itu.

__ADS_1


Namun dirinya yakin dengan apa yang dikatakan oleh Sang adik. Dirinya menduga bahwa saat ini telah terjadi sesuatu yang cukup besar di kediaman yang sangat sunyi ini.


__ADS_2