Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 14 Suara Sosok Misterius (Petir Surgawi Pertama)


__ADS_3

“Jangan pernah melawan kekuatan Petir Surgawi itu, terimalah dan fokuslah untuk segera menyerap energi spiritualnya dan juga kekuatan dari Petir Surgawi itu,” kata suara tanpa sosok tersebut.


Yang seketika membuat Yun Yi Jia merasa sangat tercerahkan. Hingga Ia ingin sekali mengucapkan rasa terima kasihnya itu pada orang yang telah berbaik hati untuk memberi tahunya rahasia besar itu di benaknya. Disaat yang tepat, karena dirinya tidak mungkin dapat bertahan lebih lama lagi untuk melawan Petir Surgawi tersebut.


Namun meskipun begitu, Yun Yi Jia tetap tidak kehilangan fokusnya pada Petir Surgawi yang kini masih saja menyerangnya itu.


Dan di detik berikutnya Yun Yi Jia pun segera melakukan apa yang telah suara itu katakan padanya.


Yun Yi Jia pun mencoba untuk berhenti melawan kekuatan Petir Surgawi itu. Dan berusaha untuk menerimanya, dan selanjutnya Yun Yi Jia juga berusaha untuk menyerap seluruh energi spiritual yang mengalir dan menghantam tubuhnya sedari tadi.


Betapa terkejutnya Yun Yi Jia saat ini, karena kini dirinya tidak lagi merasakan kesakitan yang begitu menggetarkan jiwanya.


Namun justru dirinya dapat merasakan arus energi spiritualnya dan kekuatan yang menghangatkannya yang terasa begitu nyaman, mengalir begitu saja melalui seluruh Meridian di dalam tubuhnya.


Dan energi spiritual yang berlimpah itu terus saja mengalir menuju lautan spiritualnya yang terdapat dalam Dantian gandanya yang telah terkuras habis energi spiritualnya dan bahkan hampir mengering.


Akibat Yun Yi Jia telah mengerahkan semuanya untuk membentuk sebuah penghalang dan juga untuk melawan kekuatan Petir Surgawi itu pada awalnya.


Namun saat ini justru hal sebaliknya telah terjadi. Kini arus hangat itu secara deras dan pasti mengalir untuk memenuhi dan membanjiri kedua Dantian nya yang kini telah menyatu.


Bahkan seluruh energi spiritual itu bahkan jauh lebih murni dari apa yang terdapat di dalam ruang Dimensi Mawar Legendaris miliknya. Sehingga kekuatan dan juga energi yang terkandung didalamnya benar-benar meningkat sangat pesat.


Dan bukan hanya itu saja keuntungan yang didapat Yun Yi Jia dari energi spiritual yang dialirkan oleh Petir Surgawi itu pada dirinya.


Karena bukan hanya meningkatkan spiritualitas dan juga kekuatan mentalitasnya.


Di sisi lain, energi spiritual yang berasal dari Petir Surgawi itu sangat membatu dalam proses penyembuhan pada tubuh Yun Yi Jia yang sedari awal telah mengalami banyak cidera berat akibat hantaman Petir Penyiksa Surgawi itu dan ditambah dengan cidera yang dihasilkan saat Yun Yi Jia terus mencoba melawannya. Yang membuat kerusakan internal maupun luka luar yang tidak terhitung.


Namun saat ini dengan kecepatan Penyembuhan yang bahkan hampir tidak bisa terlihat oleh mata telanjang, tubuh Yun Yi Jia dengan segera pulih.


Bahkan dapat dikatakan bahwa proses regenerasi sel dan juga seluruh jaringan tubuh Yun Yi Jia jauh lebih cepat daripada saat dirinya menggunakan Mata Air Surgawi untuk menyembuhkan luka-lukanya selama ini.


Selain dari kecepatan penyembuhan yang sangat luar biasa itu, yang membuat penampilan Yun Yi Jia menjadi jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.


Saat ini bahkan Yun Yi Jia juga memiliki kelebihan spesial dari keadaannya saat ini. Yaitu tubuhnya akan menjadi jauh lebih reaktif terhadap pengendalian racun dan mengubahnya menjadi sebuah penawar melalui darahnya.


Bahkan itu akan jauh lebih baik dan lebih efektif jika dibandingkan di saat dirinya masih memiliki segel kutukan yang selalu melindunginya dari semua jenis racun yang berasal dari dunia fana ini, yang sengaja ditanamkan oleh seseorang di dalam tubuhnya kala itu.


Sedangkan pada saat ini Yun Yi Jia akan benar -benar kebal terhadap segala jenis racun. Baik itu racun yang sangat kuat dari Alam Atas sekalipun. Tak terkecuali racun langka yang telah lama menghilang sekalipun itu tidak akan pernah berpengaruh apapun pada Yun Yi Jia mulai saat ini.


Dengan begitu Yun Yi Jia tidak perlu khawatir lagi disaat dirinya harus berhadapan dengan para musuhnya yang licik itu dimasa depan.


Sehingga mereka semua tidak akan bisa membuatnya lengah dan menyalahgunakan kesempatan itu untuk meracuni dirinya seperti apa yang selama ini mereka lakukan pada pemilik asli tubuh yang Ia tempati saat ini.

__ADS_1


Tidak terasa waktu telah bergulir begitu saja. Hingga tanpa disadari bahwa saat ini satu jam telah berlalu dengan mudah.


Dan saat ini Yun Yi Jia juga masih tenggelam dalam proses penyerapan energi spiritual dari petir surgawi itu.


Hanya saja semakin lama rasa hangat dan nyaman dari energi yang membanjiri lautan spiritualnya itu kini berubah menjadi semakin meningkat suhunya menjadi panas dan semakin memanas dan terasa sangat panas yang seakan-akan dirinya terpanggang dia dalam tong besar yang penuh dengan bara api abadi yang tak akan pernah padam.


Hal itu benar-benar membuat Yun Yi Jia merasa sangat tersiksa akibat perasaan panas yang mendera seluruh tubuhnya.


Dan terutama di bagian perut bawahnya, tepat dimana lokasi Dantian Dewa Suci dan juga Dantian sejatinya yang telah menyatu itu berada.


Saking tersiksanya Yun Yi Jia bahkan kini telah bermandikan keringat yang terus mengucur dengan derasnya hingga seluruh tubuh dan bahkan pakaiannya yang telah tak berbentuk itu basah kuyup karenanya.


Bahkan tak ayal bagi Yun Yi Jia yang terus menggertakan giginya kuat-kuat dan bahkan dirinya telah melukai bibirnya sendiri hingga berdarah, guna menahan rasa sakit dan panasnya.


Namun disaat yang bersamaan Yun Yi Jia juga mulai menyadari bahwa lautan spiritualnya kini tengah bergejolak hebat dan seolah-olah tidak tidak cukup mampu lagi untuk menampung seluruh energi spiritual yang dirinya serap dari petir surgawi.


“Dhuuuaaarrrrrr......!!!!”


Hingga tiba-tiba saja terdengar suara ledakan yang begitu kuat dan juga keras. Dan mampu memekakkan telinga seluruh makhluk hidup yang berada di dalam ruang Dimensi Mawar Legendaris.


Yang mana suaranya yang sangat mengejutkan itu, merupakan suara yang berasal dari ledakan terobosan yang saat itu di alami oleh Yun Yi Jia. Yang kini Yun Yi Jia telah berhasil menerobos ranah Misteri Tahap Awal.


Dan saat ini Yun Yi Jia pun merasa lega karena dirinya benar-benar berhasil menembus ranah baru, yang mana tidak semua orang tahu dan sanggup mencapainya.


Bahkan saat ini tampak seolah tidak ada lagi dinding penghalang dari kedua Dantian ya yang kini telah menyatu.


Dan yang kini telah benar-benar telah melebur menjadi sebuah Dantian istimewa yang baru yang begitu mengagumkan dari Dantian Dewa Suci yang sebelumnya. Yang membuat Yun Yi Jia cukup terkejut dan linglung untuk sementara waktu.


Tidak hanya itu, bahkan saat ini kondisi, kekuatan serta penampilan fisik Yun Yi Jia pun semakin meningkat dengan pesat. Bisa dikatakan jika penampilan dan juga kecantikan yang dimilikinya saat ini jauh lebih memesona dari yang sebelumnya.


Bahkan dengan kekuatan fisiknya saja saat ini Yun Yi Jia tidak akan menjadi masalah jika harus menghadapi para musuhnya yang licik dan juga suka menyerangnya beramai-ramai, atau bahkan dengan segala jenis racun sekalipun itu tidak akan pernah sama sekali berefek padanya.


Karena saat ini dengan tubuhnya yang begitu sempurna dan menarik itu kini yang juga telah benar-benar kebal dari segala jenis racun. Itu sangat menguntungkan Yun Yi Jia.


Bahkan Rosse yang juga dapat menyadari semua hal itu pun merasa sangat bahagia dan tercengang.


Karena yang sedari awal Rosse telah merasakan kepanikan dan juga ketakutan, kini akhirnya dirinya bisa bernafas dengan lega. Setelah dirinya menyaksikan dan juga takjub dengan pencapaian Sang majikannya yang masih sangat belia itu.


Namun sayangnya perasaan lega dan juga kebahagiaan yang baru saja Rosse rasakan itu tiba-tiba saja menghilang dan menguap begitu saja ketika dirinya menyadari bahwa penyiksaan dari Petir Surgawi itu belum benar -benar menghilang.


Bahkan kini tampak langit semakin gelap dan suara guntur yang terus menggulung dan menggema setiap saat, dan bahkan selalu disertai dengan kilatan-kilatan petir yang sungguh mendebarkan itu. Terekam dengan sangat jelas melalui kedua bola matanya dan kini terlihat begitu nyata di dalam memori otaknya.


Dan seperti yang terjadi sebelumnya, saat ini kilatan Petir Surgawi yang begitu ganas kembali menghantam tubuh Yun Yi Jia.

__ADS_1


Disaat Yun Yi Jia masih larut dalam masa pelatihannya yang penuh dengan kepahitan dan juga ujian yang begitu berat.


Berbeda halnya yang tengah terjadi di tempat seharusnya menjadi sebuah tempat yang disebut rumah bagi Yun Yi Jia dan juga kakak kembarnya.


Namun setelah apa yang terjadi pada mereka berdua selama ini. Mana mungkin kedua kakak beradik itu Sudi untuk menyabut Istana Kekaisaran Bulan Perak itu sebagai kediaman mereka berdua.


Jika mereka tidak memiliki hal-hal yang masih perlu mereka urus dan juga lakukan pada orang-orang yang selama ini selalu mengambil keuntungan dari mereka berdua. Maka tidak akan perna mereka berdua berniat untuk kembali ke tempat yang mereka anggap sebagai neraka dunia itu.


Hanya saja saat ini disaat orang-orang luar tengah sibuk membicarakan tentang nasib tragis yang menimpa Sang Putri ketiga, yakni Putri Yun Yi Jia yang sangat malang karena telah dihadang dan dibunuh oleh para perampok. Bahkan sampai jasadnya saja tidak dapat ditemukan.


Ditambah dengan fakta baru yang menyatakan bahwa Sang Pangeran Pertama yakni Pangeran Yun Yi Juan yang merupakan kembaran dari Sang Putri Ketiga, sampai saat ini juga belum ada kabar sama sekali jika dirinya telah sampai di ibukota Kekaisaran Bulan Perak ini.


Padahal dalam beberapa hari ke depan adalah hari dimana mereka berdua merayakan pesta ulang tahun yang ke empat belas. Namun sampai saat detik ini pun belum ada kabar apapun yang datang.


Namun meskipun begitu tampaknya dari pihak Kekaisaran Bulan Perak sendiri bahkan juga belum memberikan tindakan lebih jauh untuk mencari keberadaan Pangeran dan juga Putri resmi yang dilahirkan oleh mendiang Permaisuri Hua itu.


Apalagi berita mengenai nasib buruk yang dialami oleh Sang Putri ketiga juga telah tersebar luas sejak dua hari yang lalu.


Bahkan Yang Mulia Kaisar Yun Hao Yan tidak sama sekali repot-repot untuk mengerahkan pasukan untuk sekedar memastikan atau hanya mencari keberadaan mayat Putrinya itu sama sekali.


Sehingga seluruh masyarakat Kekaisaran Bulan Perak kini benar-benar beranggapan bahwa kedudukan kedua keturunan resmi dari Yang Mulia Permaisuri Hua itu benar -benar tidak berharga hingga bisa memasuki mata Sang Kaisar.


Oleh karena itulah kini seluruh rakyat dan juga pejabat sipil pun bahkan mulai mengabaikan mengenai berita dan juga keberadaan Sang Pangeran Pertama dan juga Putri Ketiga yang memang telah lama di buang itu.


Dan kini mereka juga segera kembali bersuka cita, dan saling sibuk untuk mempersiapkan diri untuk bisa menghadiri acara yang akan diselenggarakan di dalam istana dalam waktu dekat ini.


Dan dengar-dengar dari kabar yang telah beredar dari Istana Kekaisaran acara ini sebenarnya bukan dikhususkan untuk menyambut pesta ulang tahun kedua keturunan Permaisuri Hua. Melainkan digunakan sebagai upacara penobatan Sang Pangeran Kedua Yun Shao Meng sebagai Pangeran Mahkota di Kekaisaran Bulan Perak ini.


Bahkan sejak siang hari kemarin mereka sudah banyak tamu dari Keluarga Kekaisaran tetangga yang telah memasuki Ibu Kota Kekaisaran Bulan Perak ini dengan banyak gerbong-gerbong yang sangat mewah, dan semuanya juga sudah beristirahat di pondok khusus yang telah disiapkan oleh pihak Kekaisaran Bulan Perak sebagai tempat menjamu tamu yang hadir di Kekaisaran mereka, sebelum Mereka memasuki kawasan Istana Kekaisaran.


Jadi saat ini yang masih pagi-pagi buta begini hampir seluruh jalanan ibu kota telah ramai dan juga padat oleh para pedagang dan juga pembeli. Bahkan banyak toko-toko besar yang biasanya buka ketika matahari telah mulai meninggi, Namun hari ini mereka bahkan telah buka dan juga penuh sesak oleh para pembeli.


Terlebih lagi jika itu toko kain dan juga pakaian jadi dan juga toko perhiasan serta aksesoris bahkan toko-toko pemerah pipi juga sangat laris manis diserbu oleh pengunjung.


Sedangkan di dalam Istana Kekaisaran Bulan Perak sendiri di hari yang masih tampak gelap ini tiba-tiba saja terdengar kegaduhan dan juga suara teriakan yang begitu menyayat hati.


Yang mampu membuat siapa saja merasa penasaran dan juga ingin tahu dengan apa yang sebenarnya yang sudah terjadi di hari pagi buta seperti ini.


Bahkan saat ini tidak hanya para pelayan dan juga pengawal yang bergegas menuju sumber suara yang begitu memekakkan telinga itu berasal.


Mereka tentu saja ingin memastikan keamanan dan juga turut membatu jika dibutuhkan.


Namun suara lengkingan yang begitu keras yang seakan menggunakan sekuat tenaga itu tidak mungkin hanya menarik perhatian para bawahan itu saja. Namun hampir seluruh anggota Keluarga Kekaisaran juga telah bergegas menuju tempat asalnya suara.

__ADS_1


Bahkan Sang Kaisar Yun Hao Yan sendiri menyempatkan untuk melihat kegaduhan yang sedang terjadi itu.


__ADS_2