Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 41 Ada Penyusup Lagi?!


__ADS_3

Namun dirinya juga merasa sangat marah karena dirinya masih saja belum bisa melindungi adiknya itu dengan baik.


"Huuft... baiklah cepat pergi dan juga segera kembali. Jangan lupa jaga diri baik-baik," Yun Yi Juan hanya bisa menghela napas pasrah dan membiarkan adiknya itu segera pergi menjalankan tugasnya.


Sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Dan dirinya pun juga segera melakukan apa yang seharusnya dirinya lakukan.


Terlebih dahulu Yun Yi Juan pergi ke tempat para pelayan pribadi di kediaman anggrek dan segera melaksanakan apa yang telah dikatakan oleh adiknya, untuk memberikan bubuk penawar agar mereka semua segera sadar dari pengaruh obat bius yang diberikan oleh pria yang saat ini sedang bersama dengan majikan mereka


Kemudian setelah memastikan semuanya sudah beres. Saat ini Yun Yi Juan pun segera melesat secepat mungkin untuk menuju ke Paviliun utama di Istana Anggrek itu.


Dan di sana ternyata dirinya juga bertemu dengan adiknya Yun Yi Jia yang tampaknya akan segera pergi meninggalkan tempat itu.


"Jia'er, Bagaimana apakah sudah berhasil? Dan kamu baik-baik saja kan?" tanya Yun Yi Juan yang saat ini ingin memastikan keadaan Adik perempuannya itu.


"Beres, semua berjalan dengan lancar. Tinggal tunggu beberapa saat lagi, pasti obatnya akan berjalan dengan sangat efektif. Dan Gege tenang saja. Aku sama sekali tidak akan terkena pengaruh obat itu," jawab Yun Yi Jia yang menenangkan hati Yun Yi Juan.


"Bagus... bagus sekali, maka kalau begitu lebih baik dirimu segera jauhi tempat terkutuk ini. Atau dirimu akan menjadi sial ketika dekat-dekat dengan mereka." ucap Yun Yi Juan yang sebenarnya dia sangat tidak ingin adiknya itu berlama-lama berada di tempat itu.


Bahkan dirinya sendiri pun merasa ingin segera meninggalkan tempat sial itu, jika dirinya tidak mengingat rencana nya dan juga adiknya.


"Baiklah aku juga akan mencari Pak Tua itu dulu, dan membawanya kemari. Gege sebaiknya jika kau ingin mendekat ke tempat itu, maka tunggu beberap saat lagi sampai kau dapat mendengar perubahan reaksi yang mereka tunjukan. Karena jika tidak akan bahaya jika Gege juga terkena dampak dari obat itu," ucap Yun Yi Jia yang mengingatkan pada Gege nya.


Namun begitu Yun Yi Jia selesai berkata, kini telah terdengar racauan dan juga ******* yang jauh lebih tak tertahankan dari kedua orang yang sedang beraktivitas diatas ranjang itu.


Dan seketika itu juga Yun Yi Jia pun segera menghilang, dan kabur dari tempat sialan itu. Karena walau bagaimana pun dirinya adalah perempuan yang akan merasa malu jika mendengar hal-hal yang begituan.


Apalagi usia jiwanya yang sesunghuhnya juga sudah berusia 27 tahun. Yakni usia yang matang untuk menjalin hubungan asmara, atau bahkan menikah. Karena sebenarnya kebanyakan wanita muda seusianya itu juga sudah pantas memiliki satu atau dua anak di dunianya terdahulu.


Dan jangan tanyakan jika di zaman ini. Mereka para gadis seusia pemilik tubuh yang asli ini saja sudah banyak yang telah membahas masalah pertunangan. Dan bahkan banyak dari mereka yang menikah di usianya menginjak lima belas tahun.


Dan tanpa menunda apapun mereka semua juga segera menginginkan melahirkan anak dari rahim mereka. Jadi sangat wajar jika diusia yang masih dapat dikatakan muda dengan usia tiga puluhan tahun mereka bahkan telah memiliki seorang cucu.


Oleh karenanya Yun Yi Jia yang bahkan belum pernah mengenal sosok pria yang dirinya anggap spasial di dalam hatinya . Baik di dunianya terdahulu maupun di dunia kultivator ini. Ia bahkan belum perbah berpengalaman dengan kontak intim dengan seorang pria. Bahkan hanya sekedar berpegangan tangan atau bahkan berciuman saja dirinya benar-benar tidak mengetahui akan hal-hal seperti itu.


Yang dirinya tahu hanya lah menjadi orang yang sukses dan membalas dendam pada orang-orang yang dirinya benci dan juga membunuh para penjahat dan juga manusia laknat yang dirinya anggap tidak pantas hidup.


Beralih di tempat Yun Yi Juan yang saat ini telah ditinggalkan oleh Sang adik. Dirinya pun memiliki reaksi yang hampir sama dengan adiknya.

__ADS_1


Saat ini dirinya bahkan merasa benci terhadap dirinya sendiri. Karena biasa-bisanya merasa terlalu malu dan juga muak ketika harus mendengar hal yang menjijikan tersebut.


Namun dirinya juga tidak ingin berlama-lama lagi di sana. Jadi dengan segera Yun Yi Juan pun segera mengerahkan dan memusatkan kekuatan spiritual nya itu pada telapak tangannya.


Dan kemudian dirinya menggunakan kekuatannya itu untuk membuat beberapa pola yang tampak sangat rumit dan juga dirinya tidak lupa menggumamkan mantra khusus.


Sehingga kini dengan cepat mulai muncul sebuah sinar trasparan yang samar dan membentuk sebuah segel yang semakin lama semakin membesar hingga melingkupi kediaman utama Istana Anggrek itu dan semakin lama semakin melebar dan meluas hingga kini mencapai di luaran pagar dan jalan depan kediaman dari Istana Anggrek milik Sang Selir Kekaisaran Duan itu.


Dan Yun Yi Juan pun segera menghetikan mantranya dan menyegelkan telapak tangannya ke arah kediaman Utama milik Selir Kekaisaran Duan.


Dan sebuah bayangan segel transparan yang sangat besar segera melesat ke arah kediaman itu dan melebar hingga batas jangakauan yang dibuat oleh Yun Yi Juan tadi di jalan luar Istana Anggrek.


"Sepertinya ini sudah cukup. Aku tidak bisa memperluas wilayah jangkauan lagi. Jika tidak aku justru khawatir jika semua akan ketahuan jika ada kejanggalan dan juga tampak di sengaja. Yang justru akan membuat rencana ini menjadi kacau. Dan mereka memiliki alasan untuk berkelit jika mereka hanya lah korban yang di jebak oleh seseorang. Meski diriku sagat yakin dengan kemampuan ku dengan menggunakan Segel Penyebar buatan ku ini. Tapi tetap saja aku tidak boleh melakukan kecerobohan dan membuat hal ini tampak seperti terjadi secara alami saja," gumam Yun Yi Juan.


Karena pada dasarnya Yun Yi Juan hanya merasa jika dirinya melakukannya secara berlebihan itu akan sangat mudah di curigai ada yang tidak beres di tempat itu yang membuat suara itu dapat dengan jelas terdengar dari jarak yang begutu jauh.


Jadi Yun Yi Juan sengaja mengatur jika suara itu akan tetap terdengar sepeti frekuensi suara aslinya, dan tidak dirinya ubah menjadi jauh lebih keras. Namun dirinya sengaja membuat pantulan suara itu menyebar ke jarak yang ditentukan dengan frekuensi suara yang dirinya tentukan menjadi semakin kecil ketika itu di tempat yang jauh.


Sehingga ketika siapapun orang yang mengikuti arah suara tersebut maka akan dapat mendengarnya jika suara itu akan semakin terdengar semakin keras ketika jarak mereka semakin dekat dari tempat kejadian.


Dan tampak seperti biasa dan sangat alami. Sehingga orang-orang tidak akan merasa ada yang salah atau janggal.


Dan saat ini Pria Tua itu bahkan tampak sangat kelelahan dan juga frustasi. Karena dirinya sedari tadi Ia masih membahas berbagai hal bahkan upaya mereka untuk meningkatkan keamanan Istana Kekaisaran pun menjadi beban meteka semua saat ini. Sehingga mereka tanpa mengenal waktu dam masih tetap berada di ruang rapat bersama para pengawal Elite dan juga beberapa petugas dari Yamen.


Untuk menemukan solusi dan juga membalas mengenai sosok misterius yang kemungkinan menjadi musuh Sang Selir Agung.


Namun semuanya tampak sangat tidak ada titik temu, ataupun orang-orang yang memungkinkan bertentangan dengan Selir Agung dan memiliki kekuata dan juga kekuasaan yang jauh lebih kuat dari pihak Kekaisaran Bulan Perak ini.


Oleh karena itu Sang Kaisar dan juga orang-orang yang berada di dalam ruangan itu semua tengah dilanda perasaan yang tak menentu dan juga merasa terancam.


Dan di saat pembahasan masuh berlangsung tiba-tiba terdengar ketukan pintu dari arah luar.


Dan Sang Kasim Shan pun segera bergegas keearah pintu dan membukanya untuk menanyakan ada masalah apa, sehingga berani mengganggu rapat penting yang dilakukan oleh Sang Kaisar.


Dan setelah mendengarkan penjelasan singkat mengenai apa yang terjadi. Sehingga tanpa sempat meminta izin ataupun persetujuan Sang Kaisar Sang Kasim Shan mengambil inisiatif untuk mempersilakan pengawal yang hendak melapor itu untuk masuk.


Karena Kasim Shan tahu betul bagaimana sikap dan juga kasih sayang Sang Kaisar Yun Hao Yan pada Putra Keduanya itu.

__ADS_1


Meskipun terkadang Sang Kasim Shan merasa tidak mengerti dengan jalan pikiran Sang Kaisar. Yang sikapnya itu sangat abai pada Pangeran Pertama dan juga Putri Ketiga yang seharusnya merekalah yang berhak mendapatkan kasih sayang, dan juga seluruh kemuliaan yang selama ini di dapatkan dan di nikmati oleh dua keturunan Sang Selir Agung Han itu.


Dan tiba-tiba saja ada seorang pengawal yang dirinya tugaskan untuk menjaga kediaman milik Pangeran Kedua Yun Shao Meng datang dan masuk ruangan pertemuan itu untuk melaporkan jika dan hal buruk pada Sang Pangeran kedua.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Sang Kaisar Yun Hao Yan pada pengawal itu.


Setelah Sang Kaisar Yun Hao Yan mengenali jika pengawal yang datang itu merupakan orangnya yang khusus dirinya tugaskan untuk menjaga kediaman putra tersayangnya.


"Lapor kepada Yang Mulia, Maafkan atas kelalaian dan juga ketidak becusan hamba dalam menjalankan tugas yang Yang Mulia amanahkan kepada hamba. Karena baru saja kediaman Yang Mulia Pangeran Kedua telah dimasuki oleh seorang penyusup, yang hedak mencelakai Yang Mulia Pangeran Kedua. Dan saat ini salah satu dari telah bergegas menuju Balai Tabib Kekaisaran untuk memanggil tabib Istana Huang. Dan hamba sendiri tidak berani menunda waktu untuk segera melapor kepada Yang Mulia, Sehingga tidak ada pasukan atau seorang pengawal pun yang dapat mengejar penyusup itu pergi." ucap pengawal itu dengan gemetaran.


"Apa yang baru saja kau katakan? Ada Penyusup lagi?! Lalu bagaimana keadaan Meng'er saat ini? Baiklah Zhen akan segera kesana." Sang Kaisar Yun Hao Yan sudah memutuskan untuk segera menemui putranya itu.


Bahkan tanpa menunggu jawaban dan juga penjelasan lebih detail dari sang pengawal yang melapor itu.


"Kalian semua sudah bisa kembali, Pertemuan malam ini kita akhiri sampai di sini saja. Tapi aku meminta dua orang Pengawal Khusus dari Tim Elite untuk pergi bersama Zhen ke Iatana Awan milik Pangeran Kedua." tegas Sang Kaisar Yun Hao Yan. Yang segera turun dari singahsananya dibantu oleh Sang kasim Shan dan berjalan keluar.


Dengan begitu semua orang yang berada di sana segera bangkit dan segera berlutut hormat untuk mengirim kepergian Sang Kaisar.


Dan tanpa di sadari oleh siapapun di dalam ruangan itu ternyata Yun Yi Jia sudah berada di dalam ruangan pertemuan tersebut.


Dirinya juga bahkan telah mendengar mengenai kejadian yang dilaporkan oleh pengawal yang menjaga kediaman Bulan milik Pangeran Kedua Yun Shao Meng.


Dan kini dirinya mulai mengerti, mengenapi apa yang sebenarnya terjadi.


Karena sudah dapat dipastikan jika kondisi kritis yang menimpa Pangeran Kedua Yun itu merupakan hasil kerja keras Selir Kekaisaran Duan dan juga pasangan ranjangnya yang saat ini sedang berolahraga malam bersama itu.


Berpikir demikian, Yun Yi Jia pun menyeringai kejam dan memiliki tatapan yang sangat tajam dan penuh sarkastik.


"Huhh.... Baguslah, Jadi aku tidak perlu lagi mencari alasan yang tepat untuk menjatuhkan wanita itu dari posisi nya dan juga kedudukannya dihati dan juga kedudukannya di dalam harem Sang Kaisar bodoh itu," batin Yun Yi Jia yang kini benar-benar merasa jika Sang Selir Kekaisaran Duan ini terlalu ceroboh.


"Meskipun Selir Kekaisaran Duan itu pintar dan bahkan sangat pintar dalam kenemukan saat yang tepat serta kritis untuk dapat bertindak dan memanfaatkan keadaan musuhnya. Namun kali ini Dia benar-benar sangat ceroboh. Tapi itu tidak masalah. Karena hal itu akan sangat menguntungkan bagi diriku. Dan aku juga bisa menirunya dengan memanfaatkan situasi ini untuk bisa menjatuhkan kalian para Selir yang penuh tipu muslihat untuk jatuh dalam kubangan lumpur secara bersama-sama." batin Yun Yi Jia yang saat ini mersa bahwa keberuntungan sedang berada di pihaknya.


Jadi ketika semua orang yang ada di ruangan itu kini sedang fokus memberikan salam hormat pada Kaisar.


Yun Yi Jia pun tak tunggu waktu lebih lama lagi dan segera melakukan teleportasi ke tempat dimana Sang Pangeran Kedua berada saat ini.


Dan sangat kebetulan sekali tepat saat dirinya tiba di balik kekelapan di sudut ruangan itu. Yun Yi Jia yang saat ini berada dalam wujud seorang Pria dengan menggunakan pakaian malam yang berwarna hitam dan juga penutup wajah.

__ADS_1


Dirinya melayang seringan kapas untuk mendekati Yun Shao Meng yang sedang koma dan kondisi yang menghawatirkan.


__ADS_2