Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa

Putri Yang Dibuang Kekasih Sang Kaisar Dewa
Bab. 55 Kisah Masa Lalu 3


__ADS_3

"Yang Mulia, meskipun aku sudah tahu akan berakhir seperti saat ini. Namun aku juga seorang Ayah serta mertua, yang dapat merasa marah dan juga kecewa. Setelah apa yang selama ini Keluarga Ying kami lakukan demi keselamatan dan kemakmuran seluruh Kekaisaran dan juga Daratan Misterius ini. Namun apa yang kami dapatkan saat ini hanyalah penghianatan. Yah penghianatan terbesar bagi seluruh Klan Ying kami. Maka tidak perduli apapun yang akan terjadi setelah ini, aku akan berusaha menyelesaikan semuanya sendiri. Lagipula Yang Mulia sudah sangat berjasa besar pada seluruh Klan Ying kami. Dan Anda tidak ada sangkut patutnya dengan dendam Klan kami terhadap seluruh penghuni Daratan ini," ucap Patriark Ying tegas.


"Baiklah, aku mengerti dan juga bisa memahami semuanya. Jadi bergegaslah dan segera tinggalkan tempat ini sesegera mungkin." ucap Yang Luan Ji yang sama sekali tidak merasa marah setelah mendapat penolakan dari Sang Patriark Ying.


Karena jika itu dirinya yang ada di posisi Patriark Ying saat ini. Tentu dirinya juga akan melakukan hal yang sama. Dan tidak akan melibatkan pihak lain dalam dendam pribadinya.


Sehingga setelah itu mereka segera melakukan apa yang menjadi tujuan mereka saat itu.


Dan singkat cerita akhirnya Yang Luan Ji berserta seluruh pasukan bayangan miliknya telah berhasil memusnahkan seluruh pasukan dan juga beberapa tokoh penting dari Klan Liang, hanya saja sangat disayangkan bahwa salah seorang dari Tetua Klan Liang berhasil lolos dan kabur terlebih dahulu dan kembali ke Dunia Atas.


Sedangkan Sang Patriark Ying yang memanfaatkan situasi yang kacau balau akibat pertempuran dua pasukan yang tidak diketahui oleh semua orang itu dan juga keributan besar yang disebabkan oleh menghilangnya seluruh Klan Ying yang secara misterius itu membuat seluruh Kekaisaran gempar.


Akhirnya Patriark Ying pun berhasil membawa Putrinya keluar dari Istana Kekaisaran dan akhirnya pergi menghilang bersama Yang Luan Ji dengan seluruh pasukannya. Meninggalkan seluruh kekacauan yang terjadi di seluruh penjuru ibukota Kekaisaran.


Bahkan sebelum pergi, Sang Mantan Permaisuri Ying Shi Jian. Yang baru saja menuliskan surat perceraian pada Sang Kaisar Penguasa pun tidak sungkan untuk membuat sumpah kutukan bagi seluruh penghuni Daratan Misterius ini.


Karena rasa benci dan kekecewaan yang dirinya rasakan pada semuanya dan terutama pada mantan suaminya sendiri. Sehingga Ying Shi Jian benar-benar melontarkan sumpah kutukannya itu dengan sangat lantang.


"Bagi kalian semua para penghianat. Aku bersumpah, menggunakan kesucian dan ketulusan hati untuk mengabdikan seluruh hidup ku sebagai seorang biksu yang taat, Asalkan surga mengabulkan satu keinginan ku yang tidak ingin melihat seluruh penghuni Daratan Misterius mendapatkan ketenangan dan kemakmuran, meskipun mereka memiliki kekuatan, tapi mereka tidak akan pernah memiliki akhirnya yang bahagia," seru Ying Shi Jian dengan sangat lantang.


Ia bahkan tak segan segan untuk menggunakan kebahagiaannya sendiri demi membuat sumpah kutukan itu.


Dan di saat bersamaan dengan Ying Shi Jian menyelesaikan sumpah kutukan nya itu, kini datanglah sebuah kilatan petir menyambar di beberapa penjuru Tanah Daratan Misterius itu.


Yang menandakan bahwa sumpah kutukan Sang keturunan keluarga Klan Ying itu telah di terima oleh langit.


"Terima kasih, surga aku akan selalu setia dengan melakukan sumpahku," gumam Ying Shi Jian dengan perasaan tulus dan puas.


"Jian'er kamu ...?!" Sang Patriark Ying terkejut hingga tak dapat berkata-kata.


Namun Ying Shi Jian hanya tersenyum sebagai jawaban bagi Sang Ayah.


Ying Shi Jian sama sekali tidak ingin menjelaskan kepada ayahnya itu, bawa dirinya sama sekali belum pernah sekalipun di sentuh oleh Sang Kaisar Penguasa.


Karena Sang Kaisar Penguasa memiliki ketakutan jika Permaisuri nya sampai memiliki seorang keturunan, apalagi itu seorang bayi laki-laki, maka suatu saat nanti akan menjadi masalah baginya.


Karena Sang Kaisar Penguasa takut jika kekuasaan dan juga seluruh Kekaisaran akan diambil alih oleh kekuatan keluarga Klan Ying yang selama ini membuah hati Sang Kaisar Penguasa merasa was-was.

__ADS_1


Awalnya Ying Shi Jia merasa sangat sedih dan berpikir jika ketakutan Sang Kaisar Penguasa itu terlalu berlebihan. Namun di saat dirinya tahu memikirkan mantan suaminya itu terhadap seluruh Klan Ying miliknya. Ying Shi Jian merasa sangat kecewa dan juga marah.


Dan dirinya benar-benar sangat amat bersyukur ketika mengingat bahwa Sang Kaisar Penguasa sama sekali tidak pernah melakukan kontak fisik sama sekali dengan dirinya. Sehingga dengan begitu tidak pernah ada sedikitpun rasa enggan atau sayang, ketika dirinya harus pergi meninggalkan tempat yang dipenuhi oleh para penghianat itu.


Apalagi kenyataan sudah mengatakannya dengan sangat jelas tentang bagaimana sikap dan juga ketidakpedulian Sang Kaisar pada keluarganya. Jadi tidak mungkin bagi Ying Shi Jian untuk tetap tinggal dan bertahan dengan orang yang mendorong keluarga nya sendiri dalam jurang neraka.


Setelah kepergian mereka kini benar-benar menandakan bahwa sudah tidak ada lagi seorang pun yang berasal dari Klan Ying yang masih tinggal di daratan misterius.


Bahkan para menantu wanita dari klan Ying pun lebih memilih untuk pergi dan kembali kekediaman orang tua mereka meninggalkan putra ataupun putri mereka sejak awal malapetaka itu muncul.


Begitu pula gadis-gadis yang berasal dari Klan Ying yang telah menikah ataupun telah menikah pun juga diceraikan dan juga diusir oleh keluarga pihak suami mereka beserta keturunan Klan Ying.


Jadi saat ini bisa dikatakan jika Klan Ying benar -benar sudah musnah dari Daratan Misterius itu. Bahkan dengan bersih mereka menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.


Setelah itu semuanya segera berlalu begitu saja. Orang-orang dari Daratan Misterius mulai merasakan dari kutukan gadis keturunan dari seorang Dewa yang dikabulkan oleh surga itu.


Yang membuat mereka semua mengalami berbagai hal yang sangat menyedihkan, seolah tidak pernah ada lagi ketentraman dan kenyamanan dalam hidup mereka di setiap harinya.


Bahkan tak jarang mereka saling membunuh satu sama lain, bahkan sesama keluarga sendiri, hanya karena perkara sepele. Hal itu juga terjadi pada keluarga Kekaisaran Penguasa seluruh Daratan Misterius.


Sedangkan di sisi lain seluruh Klan Ying yang hidup secara terpencar-pencar itu. Secara bertahap mampu bertahan dan dengan segera mendapatkan pijakan yang kuat di tempat mereka masing-masing.


Hanya saja mereka semua tidak tahu mengenai kabar satu sama lain karena kehidupan mereka yang terpisah di berbagai penjuru dunia fana ini.


Namun meskipun begitu mereka tidaklah takut akan masalah perpecahan Klan Ying atau apapun.


Karena sebenarnya sebelum mereka memutuskan untuk pergi. Mereka sama-sama memiliki kesepakatan untuk dapat bersatu kembali di Dunia Atas kelak jika keadaan telah membaik dan dipastikan jika seseorang yang ditunggu kelahirannya itu benar-benar telah mencapai posisi yang seharusnya dan mendapatkan kemampuan untuk menjaga dirinya sendiri dari dunia yang kejam ini. Agar ketika mereka kembali menggunakan identitas asli mereka dan melepas persembunyian mereka, maka tidak akan pernah ada hal buruk yang akan menimpa mereka. Karena orang yang selama ini mereka incar, pasti tidaklah mungkin akan begitu mudah untuk mereka Klan Liang dan yang lainnya untuk mendapatkannya.


Dan Yang Luan Ji kira dirinya tidak akan ada hubungannya lagi dengan Klan Ying di masa depan.


Namun apa yang diperkirakan oleh Yang Luan Ji salah besar. Karena setelah beberapa abad berlalu, Klan Liang masih saja belum menyerah dalam pikiran untuk mendapatkan sosok Wanita Takdir tersebut.


Dan dalam waktu yang hampir Lima abad di Dunia Atas, atau yang setara dengan lima puluh tahun di Dunia Fana. Karena konferensi waktu di kedua alam yang berjalan secara berbeda. Seperti halnya mekanisme waktu di dunia fana dan di dalam Ruang Dimensi Mawar Legendaris yang memiliki perbedaan waktu yang cukup jauh.


Dan kala itu mereka akhirnya mendapatkan sebuah informasi mengenai seorang Wanita yang sesuai dengan apa yang diramalkan oleh peramal Klan Liang mengenai sosok wanita yang digadang-gadang sebagai seseorang yang akan melahirkan Sosok wanita takdir.


Sehingga mereka selalu berupaya sebisa mungkin untuk menghindari masalah dan juga kegagalan misi mereka seperti terakhir kalinya.

__ADS_1


Dan di saat yang bersamaan saat itu di Istana Kekaisaran Atas Awan juga tiba-tiba mengalami pergolakan hebat akibat salah satu Pangeran tiba-tiba saja jatuh koma selama beberapa waktu tanpa ada sebab yang pasti.


Yaitu, Pangeran Ketiga dari Kekaisaran Atas Awan yang bernama Di Zhao Ren tiba-tiba saja tak sadarkan diri selama bertahun-tahun lamanya.


Sehingga banyak upaya yang dilakukan oleh seluruh keluarga Kekaisaran, bahkan Sang Ayah Kaisar nya ataupun Ibunda Permaisuri nya telah banyak menghadirkan baik itu tabib dan juga seorang alkhemis hebat dari seluruh Dunia Atas, namun tidak ada satupun yang berhasil menganalisa dan mendiagnosis penyakit atau penyebab dari keadaan Sang Pangeran Ketiga Kekaisaran Atas Awan itu.


Hingga semua dari mereka hampir mengatakan satu hal yang sama. Bahwa kejadian ini mungkin ada berkaitan dengan takdir.


Dan sebenarnya apa yang di katakan oleh para tabib itu tidaklah salah. Karena pada kenyataannya pada saat itu Sang Pangeran Ketiga Di Zhao Ren tengah mengalami banyak hal dalam alam bawah sadarnya.


Disana Pangeran Di Zhao Ren mendapatkan berbagai informasi mengenai dirinya, takdir kehidupan nya di masa depan dan disana dirinya juga di gembleng dan di oleh menjadi seorang kultivator dan juga seniman beladiri yang jauh lebih unggul dan hebat untuk menjadi orang yang paling tangguh diantara begitu banyak orang yang tangguh.


Selain itu didalam alam bawah sadar nya, dirinya juga mendapatkan segala hal mengenai sosok wanita yang di takdirkan untuk dirinya dalam kehidupan ini.


Dan wanita itu juga bukanlah sosok wanita biasa pada umumnya. Sosok Wanita Takdir itu memiliki banyak keistimewaan dalam dirinya. Dan dikatakan bahwa bersatunya mereka di masa depan akan menjadi sebuah reformasi baru dalam kehidupan di Dunia kultivator ini.


Namun meskipun begitu, Untuk bisa menemukan dan mendapatkan sosok Wanita Takdir tersebut tidak akan menjadi semudah yang dibayangkan dan di inginkan.


Akan ada banyak rintangan dan juga cobaan yang menghalangi bersatunya mereka berdua.


Sedangkan di dunia nyata seluruh anggota Keluarga Kekaisaran Atas Awan masih dilanda kerisauan dan juga ketakutan akan keadaan putra dan juga adik termuda mereka yang tengah koma itu.


Hingga tibalah suatu hari, Dimana seorang Peramal Agung mendadak datang dan meminta untuk menemui Sang Kaisar Di Zhao Zhang yang kala itu masih memegang kekuasaan tertinggi di Kekaisaran Atas Awan mereka.


Dan disanalah mereka baru bisa memahami apa yang tengah di alami oleh Sang Pangeran Ketiga Di Zhao Ren saat ini.


Karena Peramal Agung itu menjelaskan segalanya secara garis besar apa yang telah terjadi pada Pangeran Di Zhao Ren.


"Yang Mulia Kaisar, mohon maafkan kelancangan orang tua ini yang meminta Anda menemui si tua ini. Hanya saja, saya membawakan sebuah kabar mengenai Yang Mulia Pangeran Ketiga," ucap Sang Peramal Agung yang saat itu memulai pembicaraan di hadapan Sang Kaisar Di Zhao Zhang dan seluruh Keluarga Kekaisaran Atas Awan lainnya, seperti Sang Permaisuri, Pangeran Pertama dan juga Pangeran Kedua yang juga saat itu berada di Istana Kekaisaran.


"Apa yang kamu ketahui mengenai putra bungsu kami, wahai Peramal Agung. Ku mohon katakanlah, dan beri tahu bagaimana caranya agar kami bisa memulihkan keadaannya seperti semula," seru Sang Permaisuri Jin Hua Yin yang kini merasa seolah ada dorongan dan semangat untuk segera mengetahui keadaan Putra ketiganya itu


"Yah, Apa yang sebenarnya terjadi pada putra kami yang Ketiga itu? Apakah kau benar-benar mengetahui sesuatu?" sambung Sang Kaisar Di Zhao Zhang.


"Yang Mulia, mohon tenangkan diri Anda sekalian. Karena sebenarnya tidak ada hal yang buruk menimpa Yang Mulia Pangeran Ketiga. Karena saat ini Beliau telah di tunjuk sebagai sosok yang terpilih sebagai calon penguasa Dunia Atas ini. Dan saat ini keadaan beliau sangat baik, jadi Anda sekalian dapat berhenti untuk risau. Dan Anggap saja jika saat ini Yang Mulia Pangeran Ketiga tengah melakukan pelatihan tertutup. Dan Anda semua hanya perlu memastikan jika tidak akan ada sesuatu hal atau seseorang yang berusaha mengganggu proses yang dilalui Yang Mulia Pangeran Ketiga saat ini," ucap Sang Peramal Agung tersebut.


"Benarkah begitu," selidik Sang Permaisuri Jin Hua Yin yang ingin memastikan kabar tersebut.

__ADS_1


"Orang tua ini tidak berani berbohong dan bermain-main dalam hal seperti ini. Jika tidak maka langit akan marah pada yang Tua ini," jawab Sang Peramal Agung dengan pasti.


__ADS_2