
“Berhenti Alice!”
ucap suara itu dengan tiba-tiba membuat langkah Lezzy berhenti.
Ia menatap sekitarnya yang lumayan cukup terang, Lezzy menatap bulan yang sangat hangat dari balik celah dedaunan pohon.
Hutan ini jauh lebih baik dari yang tadi, dan ternyata memang sudah menjelang malam.
“Apa kau baik-baik saja Alice?”
“Ya, hanya aku perlu mengatur nafas saja....”
“Syukurlah Alice, sekarang kau sudah aman.”
“Tunggu, aku masih bingung siapa itu To Fos Tou Fengariou? Dan kenapa kau membantuku?”
“Dia yang menuntun takdirmu Alice. Aku tidak bisa menjelaskannya dengan jelas, tapi kau adalah keturunan Selini Thea dan kau juga telah ditunjuk untuk menjadi Aliki Vasilissa Tis Zoiki Kai Tis Erinis untuk melindungi dunia ini bersamanya. Dengar Alice kau memiliki tugas dan peranmu sendiri 'To Fos Tou Fengariou' menuntunmu ke dunia ini bukan hanya sebuah kebetulan, dia ingin kau merubah dunia ini menjadi sedia kala bersama dia yang akan membimbing dan menjagamu Alice.”
“Tunggu! Kata-katamu tidak bisa kumengerti, kau tadi bilang Aku keturunan Seli..Seli apa itu tadi, dan juga aku memiliki tugasku. Memangnya apa tugasku?”
“Aku yakin, dirimu yang sebenarnya telah mengatakannya padamu. Sekarang kau hanya perlu mencari petunjuk Alice, kurasa sudah cukup penjelasannya kau harus segera pergi Alice, dia yang begitu mencintaimu saat ini sedang terluka Alice.”
“Siapa yang kau maksud?”
“.....Dengarkan ini baik-baik Alice, kau tidak boleh melepas genggamannya darimu, apapun yang terjadi biarkan dia melindungimu dengan caranya, kau harus tetap bersamanya. Kalian yang terpilih harus melewati semua dengan bijaksana dan tidak boleh ada dendam, karena To Fos Tou Fengariou ingin kalian menjadi Aliki Vasilissa dan Vasilias Tou Igemona yang sebenarnya untuk memimpin Darkness World secara sempurna.”
“Aku masih belum mengerti?”
“Kau akan segera mengerti nanti, sekarang pergilah kearah cahaya yang ada di depan anda Alice, dia telah menunggumu begitu lama dan sangat merindukanmu.”
“Beri tahu aku namamu?”
“Kita akan segera bertemu Alice, sampai berjumpa lagi Aliki Vasilissa Lezzy...”
Seketika angin berhembus kencang, membuat gaun dan rambut Lezzy terhuyung.
Lezzy membuka perlahan matanya suasana kembali sunyi bahkan cahaya kecil tadi telah hilang, Ia masih bingung dengan semua kejadian hari ini.
Sebenarnya takdirnya ingin menuntut apa kepadanya?
__ADS_1
Lezzy menatap cahaya biru di depan sana, Ia berjalan pelan kearah cahaya itu.
Namun langkah Lezzy semakin cepat saat ia bisa mencium aroma yang begitu sangat ia rindukan, padahal ia pergi tidak sampai satu hari dan itu cukup membuatnya merindukan sosok itu.
Lezzy jadi menyesal karena pergi begitu saja saat sarapan pagi.
Lezzy terdiam, langkahnya terhenti ia menatap sosok pria tampan yang mampu meluluhkan hatinya, padahal ia baru dua minggu mengenalnya tapi rasanya Lezzy tidak bisa jauh darinya.
Lezzy berjalan mendekat kearah Fedrick, yang tengah menatap sendu di sebuah danau yang pernah mereka datangi berdua.
Bisa ia lihat raut wajah Fedrick yang begitu sangat kacau seperti sedang resah yang begitu mengkhawatirkan, belum lagi pakaiannya yang terlihat berantakan.
Apa yang terjadi padanya?
Lezzy berdiri tepat dibelakang Fedrick tangannya terulur untuk memeluk Fedrick dari belakang, hati kecil Lezzy menyuruhnya untuk memeluk sang pujaan hati berharap ia merasa baikan.
Aroma khas dari tubuh Fedrick bisa begitu Lezzy cium, rasanya hangat dan tenang.
Sepertinya Fedrick merasakan kehadiran Lezzy dan berbalik untuk menatap Lezzy. Terlihat wajah Fedrick yang penuh dengan keringat dan darah, tangan kanan Lezzy mengusap lembut dahi Fedrick dan menatap cemas kearahnya.
“Lezzy....”
*Wilayah Vampire
~Castle Vodmorld.
King Kristof tengah bersenandung riang saat melihat teman lamanya hadir menemuinya, meski ia dikenal sangat dingin bukan berarti dirinya tidak memiliki teman.
Wilson yang berdiri disebelah Kristof, hanya diam menuruti setiap perintah King nya saja.
Hingga sebuah kereta kuda dengan dilapisi emas berjalan menghampiri mereka, dengan cepat Wilson membukakan pintu untuk teman karib King nya.
Pria bertubuh ideal dengan rambut pirangnya dan mata coklat beningnya, mampu menyihir setiap pelayan yang menatap katampanannya sedikit heboh.
“Kau selalu membawa kebisingan di Castle ku.” Ucap Kristof.
“Harusnya kau katakan itu untuk pelayan murahanmu!”
“Jika kau mau, aku bisa membunuhnya?”
__ADS_1
“Cih. Aku tidak mau ketampananku dikenal sangat kejam, karena ulahmu.”
“Baiklah hari semakin gelap, aku menyediakan darah segar untukmu.”
Pria berambut pirang itu tersenyum sinis dan mengikuti langkah King Kristof. Namun seketika langkahnya terenti, ia mencium aroma darah yang begitu sangat memabukan.
Aroma yang sama seperti seseorang 2000 tahun yang lalu, dengan penuh nafsu pria itu berlari secepat angin memasuki hutan kematian wilayah Vampire.
Tentu pergerakannya membuat Willson dan King Kristof menatap bingung dan segera menyusulnya.
Tepat di dalam hutan kematian. Kristof melihat temannya berdiri menegang di depan batu besar berlumut, Ia melangkah maju dan menatap terkejut dengan ekspresi wajah teman karibnya.
Taringnya mulai muncul, mata coklatnya berubah memancarkan cahaya merah dengan penuh pandangan obsesi yang besar.
Melihat itu membuat King Kristof semakin heran, ia memukul pelan pundak temannya dan suksess membangunkan lamunannya.
“Ada apa denganmu, kenapa kau berlari kesini, memangnya ada musuh?”
“Selini Thea, dia telah tiba. Vasilissa Darkness World telah terlahir kembali.”
Ucapnya dengan penuh gairah.
“Apa maksudmu, siapa itu Vasilissa?” tanya Kristof.
“Aku menunggu selama 2000 tahun untuk bisa mendapatkannya, dan kali ini penantianku tidak sia-sia!”
“Katakan apa maksudmu?”
“Oh Kristof, sepertinya aku akan sedikit berpesta dan kau mau mendengar cerita dongeng dunia Darkness World?”
“Aku tidak suka teka-teki cepat katakan.”
“Ya! Aku harus mengatakannya dan akan mendapatkannya hanya untukku, lalu aku akan duduk kursi itu!!”
Willson dan Kristof hanya saling berpandangan bingung, sebenarnya ada apa dengan temannya ini?
Tidak biasanya Ia terobsesi sampai seperti ini.
--_o0o_--
__ADS_1