Queen Of Rulers From Another World

Queen Of Rulers From Another World
•New Enemy ; Who Is Carlitos !!•


__ADS_3


.... ...


...“Sepertinya aku akan memburu tangkapan besar mengenai Carlitos, dan harus membuka rahasia dunia Darkness World yang sebenarnya!”...


.... ...


...--🌷--...


*Istana Utama


-Kediaman Lord.


Alberd terus menghela nafas dengan sangat lelah sembari menatap tumpukan berkas keluhan dan masalah dari berbagai wilayah. Ada begitu banyak hal yang harus segera Lord tangani dan kedua rekan nya urus untuk meringankan desakan para bangsawan mengenai bencana yang akhir-akhir ini terjadi di Kekaisaran.


“Apa kau tidak bosan, dengan tumpukan kertas dokumen itu?" Ucap Briant yang baru saja datang bersama Styvn.


“Diam lah! Kau harusnya lebih memperhatikan sikap mu. Jangan lupa berkas yang menjadi tanggungjawab mu masih menimbun di ruangan mu.” balas Alberd.


“Hei, ada kalanya kita menikmati waktu dengan tenang, lihatlah dirimu---kau sudah seperti mayat hidup.”


“Cih, memangnya karena siapa aku jadi seperti ini---kau selalu melempar tugas mu kepada ku.”


“Dari semua bangsa Warewolf . Hanya kau yang terlalu monoton, pergilah sekali-kali ke kedai persik---atau mau ku kenalkan wanita cantik yang ku kenal dari sana?”


“Dasar bocah Noblesz, tidak kah kau berfikir aku jauh lebih tua darimu? Bisa-bisanya kau mengajari ku, lagipula jangan terlalu dekat dengan wanita di kedai Persik. Aku sudah bilang berapa kali mereka adalah mata dan kaki tangan keturunan mu yang bodoh itu!”


“Hei kawan kita hanya berbeda beberapa tahun saja. Dan juga aku belum punya keturunan---Apa kau menghinaku karena belum memiliki Mate, ha?! Tidak sadar diri, kau saja sudah sangat tua tapi belum ada pendamping.”


“Jadi bagaimana kampung halaman mu, setelah kau tinggal 897 tahun?”


“Hemm, benar-benar sangat kacau! Bocah itu merubah peraturan visi Vampire ku!” Briant menghela nafas, "Padahal sudah susah payah aku membuat bangsa Vampire rukun dan mengikat mereka dalam tali kerajaan Vodmorld."


“Kalau begitu kenapa kau tidak mengambil tah-tahnya saja bodoh.”


“Oh, itu tidak bisa. Aku tidak suka terikat peraturan di suku Vampire yang di tentukan para Tetua, kebebasan adalah kemakmuran hidup ku! Lalu kenapa kau tidak menerima tawaran untuk menjadi Alpha, si Moonlight Pack?”


“Aku tidak suka di atur.”


Briant merangkul Alberd. "Tuh kan, sudah kubilang kita ini serasi, kawan--Hahaha!!"


"Menjauh dariku, kau sangat menjijikan!" Alberd menyikut kuat Briant kemudian mengambil jarak jauh dari mahluk penghisap darah yang selalu tampil narsis seolah dia paling tampan di dunia ini.


Berbeda dengan kedua mahluk yang selalu saja cekcok saat bertemu. Styvn adalah sosok paling netral dan selalu mencoba menjadi tenang setenang mungkin dan tak lupa ia juga selalu berharap agar tidak jadi gila seperti mereka berdua.


"Lihatlah bayi Elf yang satu ini. Seorang Pangeran yang mungkin menjadi kandidat terkuat untuk generasi King selanjutnya---tapi memilih untuk melepas dan datang kemari dengan membawa sumpah darah kepada Lord. Kau seharusnya mencontoh sifat gagah dari Styvn, Alberd."


"Menurutku dia sama saja dengan mu---Terlalu santai!" Ujar Alberd tanpa melihat mereka dan masih melihat satu persatu berkas yang tercampur untuk di serahkan kepada Lord.


"Hei Styvn jangan tersinggung, dia memang paling aneh dari kita berdua."


Styvn menghela nafas, lelah dengan sikap Briant yang sangat kekanakan menurutnya. "Kuharap Vampire ini segera mati---"

__ADS_1


"Kau bilang apa barusan?"


"Saya mendoakan kejayaan dan panjang umur untuk mu." Ucap Styvn langsung merubah modenya menjadi senyum pangeran tanpa ada rasa bersalah.


“Sepertinya bukan itu deh." Briant mengangkat bahunya, "Oya Styvn, kau diutus untuk menjadi pengawal Putri, kan? Menurutmu bagaimana Putri Lezzy itu?”


“Hem, beliau sosok perempuan yang rendah hati, dia sangat cerdas dan begitu sangat tenang meski dia sangat takut---tapi aku salut, dia wanita yang bisa beradaptasi dengan cepat di tempat seperti ini. Beliau juga tidak memandang status seseorang, dan kurasa, beliau memang cocok bersama Lord.”


“Aku setuju, walau aku belum pernah berbicara dengan Putri tapi melihat kejadian tadi, sudah bisa aku nilai ia sosok yang berbeda!” ungkap Briant sembari mengangguk, tentu pembicaraan mereka membuat Alberd tertarik.


“Kejadian apa?”


“Kau tahu Alberd, untuk pertama kalinya aku melihat Lord tersenyum tanpa ada beban hidup.”


“Berhenti menjadi lebay, tolong katakan dengan secara logis -_-"


"Aish--kau ini. Maksudku, Lord tersenyum dan bahkan sesekali menanggapi Putri dengan sangat ramah."


"Apa kau sedang membuat lelucon? Tadi aku sempat bertemu untuk menyampaikan kabar tapi Lord tetap memandang dingin tuh.”


Yang di pandang dingin itu kau bukan Putri Lezzy. Briant dan Styvn saling membatin dengan sikap Alberd yang sangat tidak peka.


“Aku serius! Aku dan Styvn melihat dengan jelas Lord bersikap sangat lepas kepada Putri bahkan beliau sempat tertawa."


“Benarkah? Setahuku Lord tidak pernah tersenyum ataupun tertawa bahkan bersama keluarganya. Sejak beliau kecil aku selalu menjadi pengawalnya, dan tidak pernah melihat kejadian seperti itu.”


“Kalau begitu biar ku contohkan. ehkem! Ahaha..., kau sangat menggemaskan Lezzy----”


“Aku rasa, diriku tidak tertawa sembari mengatakan kau sangat menggemaskan Lezzy!”


“Mo--mohon ampun Yang Mulia Lord, saya tidak bermaksud membicarakan anda di belakang, saya---”


“Bangunlah, kalian tidak perlu khawatir aku tidak akan menghukum kalian, terutama kau Briant. Ratuku tidak suka dengan kekerasan dia hanya gadis lugu yang sangat rendah hati, jadi aku memaafkan kesalahan kalian.” Ujar Fedeick dalam suasana senang.


Bagai disambar petir, mereka bertiga menatap tidak percaya biasanya Lord akan marah besar jika ada yang membicarakannya dibelakang, masalah besar atau kecil pasti ada hukumannya.


Bahkan hukuman yang paling ringan adalah dicambuk seribu kali, walau mereka belum pernah dicambuk tapi hanya dengan membayangkannya saja sudah cukup membuat mereka ketakutan.


Apa lagi yang membuat mereka semakin terkejut, adalah melihat senyuman Lord yang sangat langka, mungkin saja jika di dunia mereka ada alat digital sudah pasti akan mereka rekam moment langka ini, dan mengabadikannya dengan memajang foto Lord di setiap sisi kerajaan. Oh, haruskah mereka pergi ke bumi untuk membelinya? Pikir Briant.


“Kenapa kalian diam?”


“Ampun Yang Mulia, kami telah bertingkah tidak sopan.” Ucap Styvn.


“Lupakan saja. Alberd apa yang ingin kau bicarakan denganku?”


“Yang Mulia, sepertinya ada sebuah kelompok yang berusaha memberontak dengan anda.” Ucap Alberd serius.


“Selain Bocah Vampire itu sepertinya ada banyak serangga yang harus di basmi ya.” Fedrick tertawa sinis seakan menyindir betapa kasihan nya mereka melawan dirinya, karena itu akan menjadi hal yang sia-sia. "Apa kau sudah tahu siapa mereka?"


“Saya belum menerima informasi secara rinci mengenai mereka, tetapi dari pengamatan para Asassin kekaisaran. Mereka terdiri dari beberapa kelompok kaum dan ras yang berbeda yang sangat anti dengan Fraksin Demon dan bergabung menjadi organisasi rasis terhadap Lucifer Kingdom. ”


“Apa mereka kelompok Carlitos?”

__ADS_1


“Benar Lord---apakah anda telah mengetahuinya lebih dulu, Yang Mulia?”


“Aku mendengar kabar bahwa wilayah Fairy mengalami kerusakan. penghalang yang melindungi wilayah Fairy selama 2000 tahun telah hancur, aku berusaha mencari tahu selama 1 minggu ini, tapi sepertinya Olyfia tetap tutup mulut, dan hanya memberi tahu mereka adalah kelompok Carlitos yang ingin mengetahui keberadaan Alice.”


Styvn sedikit terkejut mendengar kata terakhir dari Lord, dan beberapa ingatan mengenai nama itu terketuk jelas di pikiran nya. “Maaf menyela Yang Mulia.” Ucap Styvn meminta izin untuk berbicara.


“Katakan.”


“Siang tadi, Olyfia mendatangi Putri Lezzy bersama tangan kanannya Lisza.”


“Olyfia, Apa yang dia inginkan?”


“Saya tidak tahu pasti kedatangannya, tapi Olyfia selalu memanggil Putri Lezzy dengan sebutan Alice, dan ia mengatakan bahwa dirinya kurang yakin jika Putri Lezzy akan aman disini. Saya masih kurang paham dengan maksudnya, tapi mungkin saja yang dia maksud adalah keberadaan Carlitos menjadi pemicu bahwa Putri sedang dalam bahaya.”


“Ada yang tidak beres, apa yang sedang Olyfia sembunyikan dariku?" Fedrick mengetuk meja dengan kuku runcingnya yang sudah sangat gatal. Kehancuran pelindung Fairy, sekelompok Carlitos dan ketertarikan Olyfia kepada Lezzy.


"Styvn segera lapor jika ada pergerakan mencurigakan dari orang-orang disekeliling Lezzy, dan segera cari seseorang terpercaya untuk menjadi dayang pribadi Lezzy!”


“Mengenai itu, akan lebih baik tetap mempertahankan kedua pelayan kembar dari bangsa Mermaid di sisi Putri, Lord.”


“Apa mereka bisa dipercaya?”


“Anda tidak perlu khawatir Yang Mulia, saya telah mencari tahu tentang mereka. Sebelum menjadi Pelayan istana Ariel dan Auriel adalah seorang prajurit glory di Neptuna, sepertinya pada awalnya mereka ingin menjadi kesatria Lucifer tapi karena wasiat nenek yang membesarkan mereka---mereka akhirnya memutuskan menjadi Pelayan istana. Terlebih, Putri jauh lebih nyaman dan akrab dengan mereka berdua. ”


“Awalnya aku hanya memilih asal pelayan di istana barat karena di timur sudah terlalu sibuk---Jika kau berpikir seperti itu maka akan lebih baik jika mereka ditetapkan sebagai dayang Pribadinya, apalagi Lezzy begitu akrab. Baiklah, sampaikan saja perintah resmi ku kepada dua Mermaid itu.”


"Baik, Lord."


“Dan kau Alberd, aku mau kau mencari tahu informasi mengenai Carlitos lebih detail. Sedangkan kau Briant, cari tahu apa King Vampire juga bagian dari mereka.”


“Akan kami laksanakan Yang Mulia.” Ucap Briant dan Alberd bersamaan.


‘Apa yang ingin Olyfia lakukan, apakah ada kemungkinan Lezzy bukan manusia biasa? Mungkinkah ini ada kaitannya dengan 230 tahun lalu?


"Kalian bisa melanjutkan tugas kalian, dan Alberd pisahkan saja beberapa berkas penting yang memang perlu kutangani dan yang ringan bisa kau ambil untuk menyelesaikan nya."


"Saya akan segera mengirimnya ke ruangan anda Lord."


Fedrick meninggalkan ruangan pertemuan tersebut dan segera kembali ke ruangan nya. Sekali lagi kesunyian menyapanya---selama ratusan tahun, selama ribuan hari dan selama jutaan hari.


Fedrick akan tetap tersiksa dalam kesunyian kegelapan ini, seakan mendiang Ayahnya mengutuknya atas apa yang ia lakukan untuk bisa naik tahta. Tapi meski egois keputusan nya membawa Lezzy membawa perubahan dalam harinya, apalagi saat dia memegang tangan nya tanpa ada rasa takut. Entah mengapa rasanya sangat menenangkan dan sangat menyenangkan seakan tumbuh musim semi dalam hatinya yang telah lama mati rasa.


Tapi sayang, tugasnya bertambah lebih berat---yaitu menyatakan dirinya kepada Lezzy bahwa dia adalah Lord keji yang sangat ia takuti itu. Jika sampai ia salah bicara ada kemungkinan perpisahan terjadi lagi untuknya, dan ia sangat tidak ingin hal itu terulang kembali.


Kejadian pahit dulu yang mengharuskan dirinya menunggu selama 230 tahun dan berpisah di dunia berbeda, menanamkan kata trauma dalam benak Fedrick. Fedrick juga akan menekan tegas kepada seluruh kaum bahwa Lezzy hanya miliknya, dan hanya dirinya yang boleh menjadi Queen nya, tidak ada yang bisa menggantikannya tak perduli jika itu harus melewati pertumpahan darah.


“Sepertinya aku akan memburu tangkapan besar mengenai Carlitos, dan harus membuka rahasia dunia Darkness World yang sebenarnya!”


Fedrick meminum secawan darah segar yang selalu tersedia di ruang rahasia pada bilik kamarnya, lalu berjalan menuju perpustakaan dan mengambil buku yang sempat hilang selama 2000 tahun, dan ia baru mengetahui bahwa buku itu juga selama ini ada di Bumi.


ia menatap tajam buku kusam dan mengetuk pelan jemarinya pada judul buku Darkness World yang ditulis oleh Rechard Melware.


...--_o•°🌷°•o_--...

__ADS_1



__ADS_2