
bertemu kembali...
Pada malam itu kedua keluarga itu bertemu untuk merencanakan kapan pernikahan antara Haris dan Lana di langsung kan.
"Lana.. kita semua udah sepakat, pernikahan kalian akan di langsung kan pada minggu depan.. kamu gak perlu melakukan persiapan, semua nya dari pihak keluarga laki-laki " kata tante Lidia
"iya tante.. "jawab Lana
Ketika tante Lidia mengatakan itu, di wajah Haris nampak tersorot rasa ketidak sukaan nya, namun seperti nya ia menyembunyi kan rasa itu di depan keluarga Lana. Wajar saja dia tidak suka, karena sudah jelas ia mempunyai seorang pacar tapi malah di nikah kan dengan yang lain. Lana pun paham akan itu.
Di tambah lagi Lana hanya lah wanita biasa,yang jauh dari kata pantas untuk bersanding dengan seorang Haris, lebih tepat lagi Haris Mahendra. Ceo muda yang tersukses. Mempunyai banyak perusahaan besar dan banyak anak perusahaan kecil yang menyebar luas di mana-mana. Tidak di ragu kan lagi masalah sepak terjang nya di dunia bisnis.
Seandainya saja ada pilihan lain, Lana pun tidak mau menerima pernikahan ini.
"tante.. mama.. aku pamit dulu.. soal nya ada keperluan mendadak.. " kata Haris pamit
"iya sayang.. silakan.. "jawab bu Fatimah
"kok gitu ris?? bisa kan duduk sebentar?? " kata
"maaf ma.. Haris mendadak ma... "kata Haris
"gak papa Lid.. nama nya aja ada keperluan.. "kata bu Fatimah
"maaf ya Fat!! Haris emang begitu.. dia selalu sibuk dengan pekerjaan dan pekerjaan nya, maka nya aku suruh nikah aja biar ada istirahat nya... "kata tante Lidia
Sebenar nya itu bukan alasan yang tepat untuk kelakuan Haris, yang pasti nya dia mungkin marah dengan mama nya atas perjodohan ini. Padahal selalu saja kisah cinta Haris dan Riana selalu menghiasi dunia maya.
"fat.. kalo gitu aku juga pamit ya, dan Lana jaga kesehatan mu ya sayang... jangan sampai capek di hari pernikahan kalian... " kata tante Lidia
"iya tante.. "jawab Lana
Setelah tante Lidia pulang, Lana dan Naida pun pamit untuk keluar. Mereka pun pergi ke bioskop terdekat, di tengah perjalanan ia melihat mobil milik Haris masih terpakrir di pinggir jalan yang tidak jauh dari rumah Lana. Sebenarnya Lana melihat itu hanya saja Lana cuek, melihat Lana dan Naida melintas mobil itu mengikuti belakang mereka.
Sesampai di bioskop, mereka langsung antri membeli tiket dan setelah itu langsung masuk ke dalam bioskop.
"na.. aku ke toilet dulu ya... " kata Naida pamit.
"oh iya Nai.. " kata Lana
Sepergi nya Naida, Lana asyik menonton tanpa memperhatikan kiri kanan dan tiba-tiba.. "hmmm...!! " deheman seorang laki-laki di samping nya. Lana langsung melihat ke samping nya dan betapa kaget nya melihat kalo di samping nya itu adalah Haris.
__ADS_1
"ada apa?? "tanya Lana
"kamu tau kan siapa saya?? "tanya Haris balik
"saya sangat kenal siapa anda.. "jawab Lana tanpa basa basi.
Tapi tanpa melanjutkan omongan Haris langsung pergi, Lana pun heran melihat kelakuan Haris.
"na.. tadi siapa?? " tanya Naida.
"oh.. teman kantor.. "jawab Lana singkat
"tapi kok mirip Haris ya?? " tanya Naida lagi
"ngaur kamu, itu ada staf ku dulu..tepat nya mantan staf, kan aku bukan lagi bos... " kata Lana
"iya sih... "jawab Naida.
Sewaktu di bioskop, Lana tidak fokus saat menonton karena pikiran nya melayang penasaran akan apa yang ingin di kata kan oleh Haris kepada nya, yang pasti bukan kalimat baik atau kata terima kasih melain kan pasti itu kalimat yang tidak ingin di sampai kan lah pokoknya.
πππ
"ma.. jam 10 nanti aku ijin keluar dulu ya... "kata Lana kepada mama nya
"iya.. emang mau kemana na..?? " tanya mama nya
"mau ketemu Idris ma.. "jawab Lana
"kenapa Idris nya gak ke sini?? "tanya mama nya
"ada yang harus kami urus ma.. ntar kata nya sekalian ke sini... " jawab Lana
"oh gitu, ya udah kamu siap-siap aja dulu, jualan mama juga udah beres.. " kata mama nya.
"iya.. ma... "jawab Lana langsung masuk ke rumah.
Setelah lama bersiap, Lana pun segera berangkat menemui Idris di cafe biasa mereka nongkrong. Sesampai nya di sana ia sudah menemukan bahwa Idris sudah terlebih dahulu datang.
"hei dris... apa yang kau dapat?? " tanya Lana tanpa basa basi
"ini Na.. !!!" Idris memberikan sebuah amplop besar kepada Lana
__ADS_1
"apa ini... ??" tanya Lana
"coba kau lihat ini.. setelah beberapa kejadian, dan aku cari tau tentang semua yang terjadi itu seolah-olah di atur dan dengan semua info yang ku dapat ..ternyata bukan karena kebetulan, melain kan sebuah rencana yang tersusun rapi.. " kata Idris menjelas kan kepada Lana.
"maksud mu?? " tanya Lana lagi
"lihat tanggal hilang nya Rendra beberapa tahun yang lalu, dan hari dimana Rendra gagal di selamat kan.. itu semua berkaitan dengan terjadi musibah di keluarga besar Latief.. "kata Idris
"iya ya.. kok selama ini aku gak perasan e Idris?? " tanya Lana yang baru sadar bahwa semua itu terjadi selalu saja berkaitan waktu nya.
"selama ini om dan tante selalu menganggap yang terjadi karena karma, itu sama sekali gak masuk akal logika... "kata Idris
"iya benar juga... "jawab Lana
"aku paham bahwa ini ada permainan orang yang kita kenal namun gak terlihat... "kata Idris
"menurut mu siapa?? " tanya Lana
"untuk saat ini belum tau.. namun aku akan secepatnya cari tau, dan sebaiknya kamu berfikir dulu sebelum bertindak.. "kata Idris
"iya dris... aku paham, oh ya Dris tadi mama suruh kamu ke rumah.. "kata Lana
"okey... ayo kita cari makanan buat tante sama om di rumah!!" ajak Idris
"iya Dris.. o iya ,aku mau bilang sama kamu kalo minggu depan aku nikah.. "kata Lana
"iya.. aku pasti datang kok... " kata Idris
"kok cuman datang??? ya bantu dong... " kata Lana
"i... iya... na.. kamu yang sabarr ya..tapi aku yakin bahwa Idris itu akan menjadi laki-laki yang benar-benar mencintai mu dengan setulus hati nya.. " kata Idris
"amin.. semoga aja ya Dris..tapi sejujur nya aku gak terlalu yakin..."kata Lana
"ya harus yakin, bila Tuhan sudah menghendaki..gak ada yang mustahil na... "kata Idris..
bersambung...
salam manis
author πππ
__ADS_1