
bertemu kembali...
Ketika mereka sadar, ada yang dalam keadaan bugil dan mungkin saja mereka berhubungan badan dan berpesta ****.
"aw... badan ku.. "kata Haris yang baru terbangun. Dan ketika bangun ia dalam keadaan bugil dan syukur saja dia tidur di dalam kamar nya. Tapi ada satu hal yang membuat ia kaget. Ada seorang perempuan di samping nya yang juga tidak memakai sehelai benang pun di tubuh nya alias dalam keadaan bugil.
"aaaaaaa.... "perempuan itu berteriak ketika ia terbangun dalam keadaan tidak berpakaian.
"kamu siapa?? "tanya Haris yang tidak kenal dengan wanita itu.
"kamu apain aku hik.. hik.. "wanita itu pun langsung menangis.
"maaf.. Ku gak sadar... " kata Haris.
"kamu jahat... "kata wanita itu langsung memakai pakaian nya dan berlari keluar kamar. Haris yang mengejar wanita itu pun langsung terhenti karena keadaan nya bugil.
Kejadian itu sudah berlangsung 3 bulan yang lalu dan tidak pernah sampai di telinga sang ibu, Haris masih seperti biasanya. Layak nya remaja lain, bermain dengan bebas. Dengan tidak ada nya kabar itu sampai, Haris merasa tenang. Dia pun mulai melupakan kejadian pada waktu itu.
Tapi, pada saat Haris dan teman-teman nya pergi liburan di saat kenaikan kelas, ibu nya kaget karena ada keluarga yang ingin bertemu dengan nya. Mama nya Haris mengira hanya lah kunjungan keluarga jauh, yang mungkin dia pun tidak mengenali nya. Karena memang sifat bu Lidia yang tidak sombong, menyambut baik kedatangan rombongan keluarga tersebut di rumah nya.
Setelah banyak mengobrol, keluarga tersebut pun buka suara atas apa tujuan nya ke rumah bu Lidia.
"maaf bu.. pak.. sebenarnya apa tujuan kalian ke rumah saya?? " tanya bu Lidia dengan ramah dan sopan.
"kedatangan kami ke sini mungkin ibu sekeluarga pun tidak ingin mendengar nya.. mohon maaf sebelumnya.. tapi masalah ini memang harus di kelar kan bu.. "kata salah satu dari bapak-bapak di situ.
"maksud nya gimana pak?? saya kurang mengerti.. "kata bu Lidia yang kebingungan.
"ini masalah anak bu... " jawab bapak tersebut.
"kenapa pak?? anak saya melukai anak bapak?? " tanya bu Lidia
__ADS_1
"malah lebih dari itu bu, dia juga melukai hati keluarga kami bu.. " kata bapak itu.
"tolong jangan bertele-tele pak.. ada apa sebenar nya?? " tanya bu Lidia yang memang penasaran.
"anak ibu sudah menghamili anak gadis kami bu.. " kata bapak itu.
"apa?? mana mungkin pak?! anak saya baru saja berusia empat belas tahun saat ini.. " kata bu Lidia yang tidak percaya.
"itu masalah nya bu, anak gadis kami nama nya Stacia dan dia juga baru berusia sembilan belas tahun saat ini.. " kata bapak itu.
"kalo gitu, dari usia nya aja udah mustahil pak...gak mungkin anak saya pak.. mungkin bapak salah orang.. " kata buk Lidia yang tidak terima.
"bu.. kami gak asal menuduh sembarangan buk.. kami juga punya bukti.. dan saat ini kami juga membawa anak gadis kami buk.. " kata bapak itu.
"ini buk.. dan ini anak saya..!! "kata bapak itu menyodorkan amplop cokelat. buk Lidia pun langsung membuka itu dan dengan seketika buk Lidia langsung tersungkur di lantai karena melihat foto-foto Haris sedang di ranjang bersama anak perempuan yang tak lain adalah Stacia.
"bu... ibu gak apa-apa?? " tanya Orang-orang di situ.
Tanpa menjawab buk Lidia langsung menelpon Haris dan menyuruh nya pulang. Malam itu juga Haris sampai di rumah, belum saja masuk ke dalam rumah, di depan pintu rumah Haris langsung di sambut dengan sebuah tamparan. Plak.... tamparan keras mengenai pipi Haris. Dan Haris langsung tersungkur di lantai.
"jangan banyak tanya..ini apa??? apa ini?? "tanya ibu nya melempar foto di muka Haris.
"ma.. aku bisa jelaskan.. aku gak kenal dengan cewek itu ma...dia nya aja tiba-tiba tidur sama aku.. " jelas Haris.
"mama gak butuh penjelasan itu lagi Ris..asal kamu tau Ris..sekarang anak itu hamil.. " kata Lidia kepada Haris.
"apa?? gak mungkin ma.... "Haris langsung menangis mendengar kan kalimat itu, rasa tidak percaya. Ia sangat tak percaya, ia langsung nangis yang sangat histeris. Lidia yang melihat tingkah anak sulung nya itu pun, timbul rasa kasian. Tapi hati nya terlanjur sakit.
Tapi dalam kejadian ini, siapa yang harus di salah kan?! apa itu kesalahan fatal nya si anak atau bagaimana dengan peran nya orang tua?! apa sudah maksimal?! Yang sebenarnya salah itu adalah orang tua, yang tidak bisa berperan baik menjadi orang tua.
Kekesalan dalam diri bu Lidia kini berubah menjadi rasa kasian dan juga rasa bersalah terhadap anak nya itu. Iya pun langsung memeluk tubuh Haris.
__ADS_1
"tenang lah nak.. maaf kan mama yang tak bisa menjaga mu..." kata bu Lidia mengelus-elus kepala anak nya.
Keesokan hari nya keluarga besar pihak perempuan dan keluarga bu Lidia pergi ke rumah sakit untuk mengetes DNA dalam kandungan Stacia yang kini berusia 3 bulan.
Setelah hasil tes itu keluar, dan ternyata hasilnya positif anak nya Haris. Bu Lidia berusaha tenang, ia takut Haris akan depresi, karena memang sangat dini untuk Haris menjadi seorang bapak.
"bu.. kini hasil nya emang udah positif bahwa anak nya Stacia itu ialah darah daging nya anak ibu.. kami mau anak ibu segera bertanggung jawab atas perbuatan nya.. " kata keluarga nya Stacia
"cara nya?? " tanya bu Lidia yang saat ini pikiran nya benar-benar buntu.
"ya.. anak kami harus di nikahi oleh anak ibu.. "jawab keluarga Stacia
"menikah?? pak ini gak mungkin terjadi pak.. anak saya baru menginjak usia empat belas tahun saat ini pak.. dan itu bukan usia yang pantas untuk menikah.. " kata bu Lidia menolak.
"bu.. kami paham maksud ibu.. tapi bagaimana dengan anak kami?? apa dia harus menanggung nya sendiri?? Walau pun anak ibu saat ini baru berusia empat belas tahun, tapi bagaimana pun saat ini dia sudah menjadi seorang bapak.. dan itu gak bisa kita pungkiri bu..dan kami gak mau anak kami di cam kan oleh masyarakat bahwa dia mengandung anak haram.. kita ini asia bu.. bukan barat" kata keluarga besar Stacia
"tapi anak saya terlalu dini pak.. jika anak saya yang sembilan belas tahun dan anak bapak empat belas tahun, saya bisa memaklumi pak.. tapi ini anak saya yang empat belas tahun pak.. tolong lah pak.. " kata bu Lidia tetap menolak.
"bu.. hasil DNa itu sudah positif bahwa anak yang ada di kandungan Stacia ini adalah darah daging nya Haris, anak ibu.. tapi berarti janin ini bukan hanya bagian dari keluarga kami.. melainkan cucu ibu juga kan?! Kalo emang anak ibu gak bisa bertanggung jawab atas kejadian ini.. maka kami akan menuntut ibu dengan bukti yang ada.. " kata pihak keluarga Stacia.
"baik lah pak.. ada benarnya omongan bapak tersebut.. itu adalah cucu saya.. maka dari itu saya akan menikah anak bapak dan anak saya.. dan saya akan memberikan satu perusahaan untuk cucu saya.. tapi satu permohonan saya terhadap keluarga bapak.. "kata bu Lidia yang sudah tidak tau berpiki lagi.
"apa bu?? "tanya keluarga Stacia
"setelah menikah, anak saya akan di kirim ke luar negeri, dan pernikahan ini hanya sebatas status.. "kata bu Lidia
"baik lah.. kami setuju.. "jawab keluarga besar Stacia
flash back off!!
bersambung...
__ADS_1
salam manis
author π°