Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 38


__ADS_3

...bertemu kembali......


🐈🐈🐈


Setelah Haris mengucap kan kalimat itu, Lana hanya mematung dan terdiam seribu bahasa. Haris dengan santai nya ia melajukan mobil seolah-olah tidak terjadi apa-apa di antara mereka. Bahkan Haris menyala kan radio mobil dan menikmati lagu yang di putar nya.


Lana jangan di tanya, jiwa nya seakan-akan terpisah dari tubuh nya. Bibir lembut dan basah itu selalu membayangi setiap kedipan mata nya. Ingin sekali Lana berteriak dan ia sangat membutuh kan tabung oksigen.


🐱🐱🐱


Tidak butuh waktu yang lama, hanya dalam beberapa saat saja adegan yang di lakukan Haris kepada Lana sukses meracuni pikiran Haris. Dan bukan hanya itu, sangat memprihatinkan melihat adik Haris bangun dengan sempurna memenuhi celana d**** nya.


Pada awalnya, Haris hanya iseng melakukan itu. Ia tak mampu menahan hasrat nya ketika melihat Lana menggigit bibir bawah nya. Saat bibir Haris menempel sempurna di bibir Lana, rasa nya begitu lembut dan empuk yang mendorong Haris untuk mencicipi lebih dalam lagi dan itu sukses membuat Haris mabuk kepayang.


Haris tetap saja bertingkah santai dan seolah-olah itu hanya lah adegan biasa, namun di dalam diri nya ia sangat terganggu. Aroma vanilla yang berasal dari mulut Lana membuat Haris terngiang-ngiang akan manis nya ciuman mereka di sore itu.


Tidak di pungkiri bila ia mempunyai seorang istri pada masa lalu nya. Namun, itu hanya sebagai sebatas status sosial nya saja. Ia bahkan tidak mengerti bagaimana rasa nya menjadi seorang suami selayak nya. Apalagi menyentuh istri nya, bahkan tidur bersama nya pun tak pernah.

__ADS_1


Kehidupan nya di luar negeri tidak membuat nya hanyut akan dunia. Ia pergi jauh dari negeri asal nya di karena kan ia belum siap menjadi kan diri nya seorang suami apalagi menyandang status sebagai seorang ayah dari anak yang ia tidak tau pasti kapan ia melakukan suatu hal yang tidak seharus nya di lakukan oleh seorang remaja.


🐁🐁🐁


Di dalam perjalanan, mereka hanya terdiam. Lana hanya melamun dan Haris asyik mendengar kan lagu yang ia putar melalui radio mobil nya.


Pada malam itu, sesampainya di rumah Haris langsung memasuki kamar nya ia langsung berendam di kamar mandi nya. Butuh waktu yang lama untuk menetral kan pemikiran nakal nya atau malam itu ia tidak akan bisa tidak karena ingatan nya akan adegan bersama Lana.


Haris yang belum tidur, ia keluar dari kamar nya untuk mengambil minuman dingin di kulkas. Ternyata setelah mandi bisa membuat nya segar dan tidak mengantuk. Ia menoleh ke arah kamar Lana, di sana lampu kamar nya masih menyala. "kok belum tidur?? apa sakit??" gumam Haris kerena pada saat itu waktu sudah menunjukkan sudah lewat dari tengah malam.


Tak lama kemudian, knop pintu kamar Lana bergerak. Ceklek... begitu pintu kamar nya terbuka terlihat Lana keluar dengan mengenakan pakaian tidur transparan. Baju yang tali nya hanya sejari dan celana pendek yang mungkin hanya 5 jari panjang nya. Dan tidak lupa dengan rambut panjang nya yang lurus.


Lana berjalan menuju arah dapur, ia tidak menyadari kalau Haris berada di depan tv pasal nya tv tidak dalam kondisi menyala. Ketika pandangan mata nya tertuju kepada Haris, Lana langsung terdiam mematung dengan seketika air mineral yang di tangan nya jatuh ke lantai.


Haris berdiri dan melangkah menuju tepat di hadapan Lana. Ia kemudian berjongkok dan mengambil botol minuman Lana yang tergeletak di lantai. Haris membuka botol minuman itu dan segera meneguk nya di hadapan Lana. Lana hanya terdiam sambil kedua tangan menutup daerah p**** nya yang terlihat jelas di balik baju transparan nya.


"Lan...buka mulut mu" kata Haris yang berusaha mengontrol diri nya "hah?? " Kata Lana dengan ekspresi bingung.

__ADS_1


"buka mulut mu!! " kata Haris menatap wajah Lana ,Lana hanya mengikuti apa yang di suruh Haris walaupun kebingungan. Ketika Lana membuka mulut nya, Haris langsung memasukan air mineral itu ke mulut Lana melalui mulut nya. Terlihat Lana susah payah dalam menelan nya, namun itu pandangan yang sangat indah di mata Haris.


"Lan... kau menggoyah kan iman ku... lihat lah!! " kata Haris sambil menunjuk bagian boxer rumahan nya yang sudah mengembang. Melihat itu, Lana langsung melangkah mundur ke belakang dengan sigap Haris langsung menarik pinggang nya dalam dekapan nya sehingga tubuh mereka menempel sempurna. Dengan sengaja Haris menggesek-gesek kan adik nya yang sudah mengeras dengan sempurna di area perut Lana.


Tanpa berkata, Lana memaling kan wajah nya tanpa berani menatap Haris dan pipi nya sudah mulai memerah layak nya buah apel. Jika pada malam itu Haris tidak memikirkan tentang perjanjian mereka berdua sudah pasti malam itu Haris sudah menggendong tubuh mungil Lana dan mengurung nya dengan sempurna di atas ranjang. Dan dengan pasti ia akan menikmati teriakan dan desahan indah sepanjang malam. Namun, ia tidak akan melakukan hal yang seperti itu tanpa persetujuan atau permintaan dari Lana sendiri.


"tiap malam kamu selalu pake baju sexi kayak gini ya??? " tanya Haris kepada Lana dan Lana hanya mengangguk kan kepala nya.


"kalo mau tidur, pasti kan pintu kamar mu di kunci ya.. kalo gak aku pasti akan menerkam mu di ranjang.. " kata Haris dengan cara berbisik di telinga Lana.


Setelah itu, Haris langsung melepas kan dekapan nya dan segera kembali ke kamar nya. Lagi-lagi Haris tersiksa karena adik nya yang sudah mengeras dan berdiri tegak itu meminta untuk di beri jatah. Hal seperti itu tidak akan bisa membuat nya tidur kalau hanya mandi berendam dengan air dingin


Haris langsung masuk kamar mandi nya dan mengambil botol sabun cair yang ada di lemari. Ia mulai memain kan adik nya dengan menggerak kan tangan nya sambil pikiran nya masih melayang akan istri nya. Ia sungguh tidak habis pikir bahwa sosok istri nya bisa membuat diri nya maniax sex seperti itu. Permainan demi permainan, dan akhirnya keluar juga si putih kental yang siap membuahi dan hal itu membuat Haris lega dan kembali ke ranjang nya untuk beristirahat.


"Lana... aku sangat tergoda dengan mu.. aku janji.. aku janji dengan diri ku sendiri bahwa kau akan menanggung resiko malam ini... aku akan membuat mu mendesah dan lemas dalam pelukan.. ahhhh... " gumam Haris melempar bantal nya ke lantai.


🐒🐒🐒

__ADS_1


bersambung..


jangan lupa like dan comment nya dong!!!


__ADS_2