
bertemu kembali..!!
πππ
Dua hari setelah perayaan ulang tahun anak kedua keluarga Latief yang hilang, ibu Fatimah kembali mengalami stres ringan, demam panas tinggi dan di rawat di rumah sakit terdekat.
Lana yang merasa anak paling besar dan bertanggung jawab penuh dengan kedua orang tua nya dan juga adik-adik nya walaupun dia hanya seorang wanita, tapi tidak ada salah nya bila merawat dan menjaga keluarga. Waktu nya penuh di gunakan untuk merawat ibu nya, walaupun Lana sudah memiliki perusahaan sendiri, dia menyerah kan semua tugas nya di tangan kanan nya, yaitu orang kepercayaan nya bernama Idris.
Sedang kan ayah nya mengurus perusahaan besar keluarga Latief, beliau orang yang sangat tekun dalam bidang apapun.
Karena sekarang istri nya ada yang menjaga nya di rumah sakit, dia tidak begitu was-was, dia paham betul bagaimana cara Lana merawat ibu nya. Dalam hati nya sangat memuji kebribadian kedua anak nya, tapi ada sisi sedih nya saat mengingat anak laki-laki nya yang entah dimana.
Sebetulnya, dia tidak lah setegar yang di lihat, hanya saja karena dia kepala keluarga jadi tidak pantas jika ia menampkan sisi lemah nya kepada anak istrinya.
Selalu tersenyum, penuh semangat itu lah karakter yang ia miliki dalam hidup nya. Ibarat kan sang monivator terkenal, bukan karena kata-kata nya tapi karena sifat nya yang sangat pantas bila untuk di tiru. Ketekunan, kemurahan hati dan sikap rela berbagi sehingga banyak orang yang memusuhi nya.
Sifat itu tidak hanya di dalam diri nya, melain kan menurun kepada anak-anak nya.
πππ
"hallo Lana... "
(......)
"bagaimana keadaan ibu mu nak? "
(.....)
"syukur lah.. sebentar lagi ayah akan ke sana.. "
(....)
"oke.. da.. "
Pak Darma yang sudah selesai dengan urusan nya di kantor, kini langsung berangkat menuju rumah sakit untuk menjemput istri nya.
Dia sangat bersyukur karena sang istri sudah sembuh.
Sementara di rumah sakit Lana dan ibu nya sedang bersiap-siap untuk pulang.
"mama.. bagaimana perasaan mama?? " tanya Lana
"udah enakan na... "jawab mama nya
"ma, mama jangan sedih lagi ya.. Lana janji sama mama, akan mencari Rendra. tapi mama jaga kesehatan mama..!! " kata Lana
__ADS_1
"iya nak, maafin mama yang selalu nyusahin kamu.. mama gak bisa ngurus kalian dengan baik.. " kata mama
" mama ngomong apa sih?? bukti nya sekarang Lana jadi anak yang kuat.. kami semua merasa bersyukur sekali punya mama.. " kata Lana memeluk mama nya
"mama.. Lana.. udah siap?? " tanya pak Darma yang baru saja datang.
"eh papa.. udah siap kok.. " kata mama
"ada acara apa ini? kok peluk-pelukan?? papa ketinggalan ya?? " tanya pak Darma
"acara mama udah sembuh pa.. "jawab Lana
"bagus dong kalo gitu, malam ini makan-makan kita... " kata pak Darma
"iya dong pa.. " kata Lana
"ayo ma.. kita sekalian jemput Lani ke sekolah nya.. pasti dia senang.. "kata pak Darma
Mereka pun langsung keluar dari rumah sakit dan menuju ke sekolah nya Lani, di dalam perjalanan mereka mengobrol dengan bercanda ria bersama, seperti biasa nya keluarga Latief memang terkenal dengan keharmonisan nya.
Sesampai nya di depan sekolah Lani, dan ternyata Lani memang sudah waktunya pulang sekolah. Dia menunggu di depan sekolah nya. Ketika melihat mobil ayah nya datang dia sangat gembira.
"surprise!!! " kata mama saat Lani membuka pintu mobil nya.
"mama?? mama udah pulang?? " tanya Lani yang langsung memeluk mama nya
"mama, aku kangen mama.. " kata Lani menangis bahagia
"iya.. mama juga kangen, tapi jangan nangis dong!! ntar cantik nya hilang.. " kata mama nya
" sekarang, jalan-jalan kita.. tapi gak pake lama, soal nya mama baru sembuh " kata pak Darma.
" oke pa.. tapi kita makan dulu ya.. Lani lapar.. "kata Lani
"iya sayang.. kita ke restoran biasa.. " kata pak Darma
Mereka pun langsung melanjutkan perjalanan menuju restoran tempat langganan keluarga Latief .Sesampai di sana mereka menikmati makanan dan setelah itu mereka langsung melanjutkan jalan-jalan di mall.
πππ
Seperti yang di kata kan oleh Pak Darma, mereka menghabiskan waktu hanya sebentar untuk berjalan-jalan.
"sudah dulu jalan-jalan nya.. ayo kita pulang!! " ajak pak Darma kepada anak-anak dan istri nya.
"iya pa.. ayo pulang..!! " ajak Lani.
__ADS_1
"tumbenan ya Lani mau di ajak pulang.. " kata Lana
"kan biar mama sembuh dulu.. kita jalan-jalan lagi.. " kata Lani
"anak kesayangan mama memang pengertian banget ya... "kata mama
" jadi aku gak pengertian?? " tanya Lana dengan khas gaya manja nya.
"sama dong.. Lana kan anak mama yang paling super" kata mama nya
Mereka pun terus bercanda tawa bersama dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Masih seperti biasanya suasan di dalam mobil tidak pernah sepi, pasti riuh karena suara canda dan tawa keluarga.
Dalam perjalanan pulang tiba-tiba sretttt... brakkkk suara mobil mereka tabrakan, sebuah mobil dari kiri menabrak mobil mereka. Mobil mereka pun terseret dan menghantam pohon akasia di pinggir jalan.
Dengan segera warga pun menolong mereka dan membawa mereka ke rumah sakit. Lana dan ibu nya hanya luka-luka ringan karena duduk di belakang. Pak Darma dan Lani yang luka berat.
Sesampai nya di rumah sakit, mereka langsung di rawat. Suara isak tangis dari Lana dan ibu nya melihat sanga ayah dan Lani tidak sadar kan diri.
" ya allah.. cobaan apa lagi yang engkau berikan kepada kami?? " rintihan ibu Fatimah dengan isak tangis nya.
Lana pun tak berhenti menangis, baru beberapa jam saja mengecap kebahagiaan semenjak ibu keluarga dari rumah sakit, kini kembali dengan kesedihan dan ketakutan. Sangat menyakitkan bukan? sungguh sakit.
πππ
Dalam beberapa saat mereka pun tertidur, mungkin karena efek dari obat nya. Mungkin dalam waktu dua jam, Lana terbangun ia melihat ibu nya masih terbaring. Ingin rasa nya ia memeluk erat tubuh ibu nya tapi apakan daya? sama-sama dalam perawatan.
Dengan perlahan, Lana bangun dari tempat tidur nya dan hendak menuju kamar mandi.
"kemana nak?? " suara mama nya
"mama?? mama udah bangun? syukurlah ma.. " kata Lana
"iya.. kamu mau kemana sayang?? " tanya mama nya
"ke kamar mandi ma... " jawab Lana.
Sepulang dari kamar mandi, Lana menghampiri mama nya yang kini menyandar di ranjang rumah sakit.
"mama.. gak apa - apa kan?? " tanya Lana.
" gak nak.. gimana keadaan papa sama adik mu?? " tanya mama nya dan Lana hanya menggeleng kan kepala nya.
Beberapa saat kemudian seorang dokter datang ke ruangan mereka, dokter itu tak lain ialan dokter Rafi adik kandung bu Fatimah.
bersambung...
__ADS_1
salam manis
author πΈπΈ