
bertemu kembali...
Hari ini adalah hari ke empat Lana di apartemen milik Haris. Tak ada kegiatan lain yang Lana lakukan hanya di dalam apartemen saja. Karena dua hari yang lalu Haris pergi dan tidak pulang, ia mengunci pintu dari luar bagaimana bisa Lana keluar.
Hari sudah malam, Lana yang masih duduk di meja makan sedang menikmati makan malam nya sendiri terkaget dengan suara pintu yang di banting keras. Brakkk... dan itu pasti Haris, siapa lagi yang tak suka dengan ada nya Lana, wanita perebut kebahagian dalam hidup Haris.
Lana yang kaget dengar suara bantingan pintu pun langsung berhenti makan. Dan dia langsung berdiri menyambut kedatangan Haris.
"gak perlu sok berperilaku baik, karena aku membenci kemunafikan yang bersarang dalam tubuh mu!! " kata Haris menunjuk bahu Lana. Air mata Lana pun tercurah kembali.
"oh ya.. Dengar ya gak ada yang boleh datang ke apartemen ini, tanpa seizin ku. Untuk menunjukkan bahwa aku adalah suami yang baik dan image ku terjaga, setiap 3 hari Andri akan mengantar kan bahan makanan dan jika kau mau keluar tidak masalah, tapi hanya waktu 1 jam kau harus kembali, dan jika kau ketahuan menemui laki-laki yang pernah kau layani, aku akan membuat perhitungan dengan mu atas nama pencemaran nama baik keluarga Mahendra.."ucap Haris dengan kalimat mengejek bagi Lana dan itu sangat sakit sekali.
πππ
Baru beberapa hari Lana di situ, sudah banyak sekali air mata yang di keluar kan. Padahal walau pun Haris tidak suka pada nya, setidak nya ia tidak menyakiti nya. Namun harapan itu sia-sia.
Hari ini masih seperti biasanya, Lana hanya bisa menghabiskan waktu nya di dalam apartemen. Karena Haris selalu mengunci pintu dari luar dan sudah memberikan peringatan kepada nya. Lana tidak di izin kan keluar untuk menikmati dunia luar dan ia juga melarang Lana untuk bergaul dengan teman-teman nya seperti dulu. Ibarat kan burung dalam sangkar, hanya bisa menikmati dunia melalui pandangan mata, tetapi badan terkurung.
Hanya jendela lah tempat melepas kan penat, dan lelah akan masalah nya. Dan di balkon yang dimana bisa nya di gunakan untuk menjempur pakaian.
Masih dengan lamunan Lana, dan tiba-tiba ponsel nya berbunyi dret... dret.. di sana ada mama nya yang menelpon.
" hallo ma... "
"hallo nak... "
"mama apa kabar?? "
"baik sayang.. kamu apa kabar nak?? "
__ADS_1
"baik ma.. papa gimana kabar nya...??"
"itu lah yang mama kenapa sebab nya mama menelpon kamu... "
Dan tiba-tiba tut.. tut... sambungan telepon dari mama nya terputus, melihat hal itu ia bergetar dan sedikit paranoid karena dia sangat takut hal-hal yang tidak di ingin kan terjadi.
Lana langsung menelpon kembali ke nomor ponsel mama nya.Tapi tidak di angkat, Lana sangat gelisah dan ia dengan bergetar ia menangis. Sekitar Lima belas menit kemudian ponsel nya kembali bergetar dret... dret.. ada nama Lani, adik nya yang menelpon nya.
Ia dengan segera mengangkat panggilan itu.
"hallo dek...ada apa?? "
"aaa.. bentar kak..kami lagi di rumah sakit ni.. ngomong nya sama mama aja.. "
"apa yang terjadi?? "
"hallo nak.. maaf tadi telpon nya mama drop "
"gak papa.. cuman pengen tau kabar kamu gimana?? "
"papa gimana?? "
"ini mama lagi cek up ke rumah sakit, dan dokter bilang.. ada kesempatan untuk papa sembuh tapi harus melakukan terapi yang rutin... "
"syukur lah.... "
"nak.. berhenti lah memikir kan kami, kami baik-baik aja.. jangan sampai lupa dengan kebahagian mu.. sudah banyak yang kau korban kan untuk kami.. ini saat nya kau bahagia... "
"iya ma.. "
__ADS_1
"udah dulu ya nak.. mama mau ambil obat papa.. da sayang... "
"daaa mama.. "
Sambungan telepon terputus dan seketika Lana langsung menangis mendengar kata-kata mama nya.
("mama.. seandainya mama tau keadaan ku saat ini seperti apa.. mungkin mama akan marah dan murka.. tapi aku gak sanggup untuk mengadu, karena saat ini papa sangat butuh kesembuhan.. dan saat ini aku hanya butuh doa mu supaya aku bisa bahagia..") gumam Lana di dalam hati nya sambil menyeka air mata nya.
πππ
Sementara di lain tempat, Haris merenung jauh. Menikah dengan wanita yang tak di kenal adalah hal yang paling menyedihkan, dan seakan-akan masuk ke lubang penderitaan setelah kejadian 20 tahun yang lalu. Apa lagi dengan wanita yang seperti Lana, tidak ada yang menarik dari nya. Dari penampilan nya saja sudah membuat Haris begitu muak.
Setiap hari harus bertemu dengan nya, penampilan yang begitu menjijikkan, masih ada di dunia semodren ini menemui kan wanita yang bernampilan seperti Lana. Terkadang itu lah membuat Haris bertanya kepada Tuhan, kenapa ia selalu mengalami hal yang buruk dalam hidup nya.
Dan terlebih lagi alasan nya menikahi Haris yaitu apa lagi kalau bukan karena uang. Alasan itu lah yang membuat Haris ingin melempar nya jauh ke laut lepas, wanita realistis atau matre itu hanya tergiur dengan tawaran ibu nya. Yang membuat Haris tak habis pikir ialah entah kenapa ibu nya bisa termakan tampang wanita itu yang sok baik itu.
Di karena Lana bisa mempengaruhi ibu nya, Haris berjanji dengan diri nya sendiri akan membuat Lana menyesal karena berani-berani nya dia bermain-main dengan nya.
Bagaimana tidak trauma dengan wanita, contoh nya saja saat ini Haris sangat pusing dengan permintaan mantan istrinya Stacia, yang selalu meminta atas nama anak nya yang saat ini sudah menginjak usia 20 tahun. Menurut nya di usia 20 tahun itu sudah dewasa, dan bisa usaha sendiri, padahal kan sudah 2 cabang anak perusahaan yang sudah di serah kan ke pihak keluarga mantan istri nya.
Yang pertama dari Ibu nya Haris dan yang kedua dari Haris sendiri. Tapi saja tidak puas, karena sifat Raka anak nya itu selalu saja berpoya-poya. Melihat sifat Raka yang seperti itu, kadang Haris juga meragukan Raka anak kandung nya. Sifat dan wajah tidak sama sekali mirip bapak nya. Haris adalah pria yang memiliki perwatakan tubuh tinggi, kulit putih dan sangat tampan. Sementara Raka malah sebalik nya, tubuh yang tidak terlalu tinggi dan berkulit hitam.
"kok melamun sayang?? " tanya Riana, Riana adalah kekasih Haris. Wanita yang paling baik dan lemah lembut yang pernah Haris kenal.
Sejak pertama kali Haris bertemu dengan wanita ini, ketika Haris pulang dari luar negeri dan pada saat itu ada acara penggalangan dana untuk panti asuhan.
bersambung..
salam manis
__ADS_1
author π°