
bertemu kembali..
"siapa pun bahkan bisa menyebut sang pemimpi di siang bolong, sejak pertama aku melihat Haris di acara peresmian anak perusahaan nya yang di hadiri oleh nya aku sangat mengagumi sosok itu.. dan bahkan angan ku bisa merubah ku menjadi sang pemuja gila.. " gumam Lana
Tiba-tiba ting.. tong bel apartemen berbunyi membuyar kan lamunan Lana. Haris berhenti mengunyah sarapan kemudian memandang ke arah Lana "siapa yang bertamu pagi-pagi begini?? " tanya Haris dan Lana hanya menggelengkan kepalanya.
"biar aku yang buka!!" kata Lana langsung bangkit menuju arah pintu ketika ia membuka pintu "dimana Haris?? " Kalimat itu yang langsung di lontar kan oleh Riana kepada Lana ketika Lana membuka pintu dan Riana langsung menerobos masuk tanpa permisi.
"loh.. sayang!! kok kamu sarapan di rumah sama si perempuan itu sih?? " tanya Riana menunjuk wajah Lana
"kan kita jarang sarapan bareng sayang.. ini ada satu sandwich.. kamu mau?? " tanya Haris kepada Riana.
"ih.. gak ah.. jijik aku sama masakan dia" kata Riana dengan ketus, seperti nya ia melayang kan tatapan tidak menyenangkan ke arah Lana.
Lana hanya terdiam dan kembali duduk di kursi meja makan, kembali melanjutkan sarapan nya dan mengabai kan sepasang anak manusia yang sedang bermesraan di hadapan nya.
"kamu masih marah karena kemarin?? kan aku udah minta maaf.. " kata Haris kepada Riana dengan nada yang lembut yang membuat hati Lana sakit.
Lana sadar ia pasti tidak akan kuat melihat kemesraan dua sejoli itu. Ia dengan buru-buru menghabis kan sarapan nya dan segera berangkat kerja.
"Haris... aku pergi dulu, ntar kunci pintu di bawa dan duplikat nya sama aku.. "kata Lana langsung bangkit dan menyambar tas nya dan berangkat.
"kamu ntar pulang nya jam berapa?? " tanya Haris yang mengharus kan Lana untuk kembali menoleh ke arah nya.
"seperti waktu di kantor lain nya.. ntar kalo ada lembur, aku kasih tau.. " kata Lana, Haris hanya mengganguk tersenyum. Melihat itu Riana dengan wajah yang cemberut ia memandang Lana tidak suka.
"apa kah ini karma nyata untuk ku?? sehingga rasa sakit harus bertubi-tubi dalam kehidupan ku?? " gumam Lana dengan lirih.
__ADS_1
Ketika Lana keluar dari unit, Rama sudah berdiri di depan pintu unit nya. Ia nampak begitu ramah dengan senyuman manis menghiasi bibir nya.
"kok gak di kunci pintu nya?? " tanya Rama dengan lembut ketika Lana menghampiri nya.
"gak.. soal nya suami ku belum berangkat kerja.. "kata Lana dan Rama hanya mengangguk kan kepala nya dan tersenyum. Mereka melangkah dan segera berangkat.
Di dalam perjalanan mereka begitu akrab antara satu sama lain. Padahal baru beberapa hari yang lalu mereka kenal, namun canda dan tawa mereka sudah seperti lama kenal.
Tak terasa lama nya perjalanan ,mereka sudah sampai di tempat kerjaan "gugup ya di hari pertama nya?? " tanya Rama memandang wajah Lana dengan senyuman geli.
"kelihatan banget ya?? " tanya Lana dengan wajah sedikit memerah.
Rama tertawa " santai aja Lan.. di sini gak ada karyawan yang sombong.. semua nya ramah-ramah kok.. aku yakin kamu pasti bisa menyesuai kan diri dengan cepat.. tapi jangan jutek!! jutek nya cukup ama aku aja.. " kata Rama yang membuat Lana tertambah malu dan mencubik lengan Rama.
"stop.. jangan ngejek gitu lah..!! " kata Lana cemberut dan berhasil membuat Rama kembali terkekeh.
Mereka berdua memasuki lift menuju atas. Lana menuju lantai 9 dan Rama menuju lantai 16. Ketika Lana keluar dari lift, Lana langsung menghampiri salah satu kubikel dan bertanya.
"kamu anak baru ya?? " tanya nya kepada Lana dan mengulur kan tangan nya "kenalin aku sri.. " kata nya dengan senyuman yang mengembang, Lana pun menjabat tangan nya "aku Lana.. " jawab Lana dengan senyuman juga.
Beberapa orang yang bersama Sri juga dengan antusias berkenalan dengan Lana, dan ternyata benar kata Rama bahwa karyawan di situ pada ramah-ramah.
"ayo.. biar aku aja yang antarin kamu ke ruang nya bu Linda..kubikel kamu tu di samping aku.. ntar kita bisa ngobrol buat akbar kan diri.. " kata Fitria , gadis yang modis dan glamor, ternyata penampilan nya yang seperti itu tidak mengusai diri nya untuk sombong, dia begitu baik dan ramah pada Lana
"pokoknya ntar masukin Lana ke grup chat kita.. biar kita bisa gosip bareng.. " kata Novia, dia gadis paling imut di antara mereka dan juga dia terlihat paling bawel.
"ya pasti dong...ntar aku masukin ke grup chat kita... Lana hati-hati!! bu Linda galak loh.. "kata Jana ,dia tersenyum ke arah Lana dan dia seperti nya agak iseng orang nya.
__ADS_1
"jangan percaya Jana Lan, dia emang suka isengin anak baru.. " kata Sri menggandeng Lana menuju arah sebuah ruangan. Dan masih terdengar protes Jana dengan pernyataan Sri barusan.
"emmm.. aku antarin sampe sini aja ya.. ini ruangan nya bu Linda.. " kata Sri.
"iya.. makasih Sri.." kata Lana dengan senyuman.
"oke.. santai aja Lana.. aku tunggu di sana.. oke?! " kata Sri lalu melangkah meninggal kan Lana
Lana menarik nafas panjang, dan menghembus kan nya secara perlahan. Ia melangkah dan menggenggam kan tangan nya "Tuhan bantu aku...!! " gumam Lana. Ia langsung pun mengetuk pintu kayu itu yang tepat di depan nya secara perlahan.
"masuk!! " jawab seseorang dengan nada tegas namun juga angggun yang berasal dari dalam ruangan.
"maaf bu.. saya Lana.. " kata Lana dan langsung di sela oleh beliau" silahkan duduk!! "tanpa menoleh bu Linda mempersilakan Lana, seperti nya beliau adalah orang yang tidak suka basa basi. Atau orang yang tidak suka membuang-buang waktu dengan hal yang tidak penting bagi nya.
"ini kontrak... " kata bu Linda dan langsung kaget ketika melihat ke arah Lana. Ia terpana dan kaget tanpa bersuara ,setelah beberapa saat " bu Lana?? " tanya nya
"i.. i.. iya saya.. " jawab Lana juga terbata-bata.
"apa saya salah melihat?? ibu ini kan Syahlana Latief bukan?? " tanya bu Linda.
"iya benar.. "jawab Lana yang kurang paham dengan ekspresi bu Linda.
"maaf bu.. ibu ada apa ke sini?? maaf atas kelancangan saya... " kata bu Linda.
"saya mau melamar kerja bu, dan saya salah satu nya karyawan baru di sini.. " kata Lana membuat bu Linda membelalakan mata mendengar pernyataan itu.
"ibu tidak sedang bercanda kan bu?? saya pernah bertemu ibu di pertemuan beberapa perusahaan dan ibu adalah salah satu pengusaha muda yang suskes membuka perusahaan.. dan kenapa ibu bisa di sini?? " tanya bu Linda yang masih bingung dan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
__ADS_1
bersambung...
jangan lupa like, comment and vote nya!!