Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 20


__ADS_3

bertemu kembali..


"ngomong-ngomong usia kamu berapa ndri?? " tanya Lana


"dua puluh satu tahun non.. "jawab Andri.


Mendengar Andri mengatakan bahwa umur nya dua puluh satu tahun, Lana langsung mengingat adik nya Rendra.


"seandai nya kamu masih ada dek.. mungkin nasib kelaurga kita gak kayak gini... semoga kamu masih hidup.. dan kita ketemu lagi.. dan bisa berkumpul, seperti apa pun kamu sekarang.. ketahui lah.. bahwa kami merindukan mu.. " gumam Lana


Tak terasa, Lana pun sampai di apartemen dan Andri segera mengantarkan barang-barang Lana ke dalam. Seteleh itu Lana mengemas barang-barang belanjaan nya tadi. Ketika asyik mengemas barang-barang itu tiba-tiba brakkkkk suara pintu, dan itu Haris datang. Telur yang di tangan Lana pun jatuh ke bawah karena kaget.


"Lana, nanti malam ada acara di tempat mama.. jadi tolong jangan memasang muka polos mu itu untuk mengadu semua nya ke mama.. "bentak Haris


"iya.. gak kok.. "jawab Lana


"heh.. aku gak butuh kamu jawab.. aku jijik mendengar suara mu.. " kata Haris membanting gelas yang ia pegangLana kembali bergetar ketakutan.


"dasar wanita menjijikkan..cuihh "kata Haris meludah tepat di depan Lana. Lana pu. langsung menangis melihat Haris sekasar itu kepada nya. Sudah masuk sebulan ini ia menjadi istri dari Haris namun satu pun tak ada perlakuan baik Haris kepada nya.


"diam... atau akan ku sumbat mulut..air mata buaya" bentak Haris lagi dan Lana mencoba berhenti untuk menangis, namun percuma tangisan itu malah makin menjadi-jadi.


"ini.. baju yang akan kau pakai ketika ke rumah mama.. ingat.. jangan membuat ku malu.. "kata Haris melempar baju itu di wajah Lana.


Lana yang tidak tahan dengan perlakuan Haris, ia berlari memasuki kamar nya dan menangis di tempat tidur nya. Meratapi nasib nya yang begitu malang.


Malam telah tiba, Lana pun bersiap-siap agar tidak mendapat amarah dari Haris lagi. Dan ketika siap, Lana pun duduk di depan tv. Haris pun keluar dari dalam kamar nya. " tiga puluh menit lagi sopir mama datang menjemput mu.. " kata Haris dan langsung pergi


Hati Lana sangat sakit sekali, Lana sangka ia akan mengajak pergi bersama ternyata tidak. Kehadiran Lana sungguh sangat tak berarti sama sekali. Sekitar tiga puluh menit, sopir pun datang menjemput Lana yang tak lain adalah Andri.


Lana pun segera pergi ke rumah mertua nya, di jalan ia hanya diam. dret.. dret.. telpon nya berbunyi, ternyata Naida menelpon nya.


"hallo na... "


"hallo nai... "


"apa kabar?? "


"baik nai... kamu sendiri gimana?? "

__ADS_1


"baik kok.. cie yang pengantin baru.. sampek gak ada kabar nya.. "


"i.. i.. iya... gak gitu.. "


"gimana malam pertama nya?? ada manis-manis nya ya?? o.. iya kapan ni punya debay nya?? "


"emmm... nai.. nelpon nya ntar lagi ya... soal nya lagi ada acara ni tempat mertua ku.. "


"o ya udah.. da Lana.. jaga diri mu baik-baik ya.. "


Lana menghembus kan nafas nya, semua nya itu hanya sandiwara. Kenapa banyak orang menganggap pernikahan atas perjodohan itu gampang? semua nya itu tidak seperti drama di televisi yang hari ini di jodoh kan dan besok bisa bersatu. Ini kehidupan nyata, yang di mana semua nya itu nyata dan bukan khayalan.


Kehidupan nyata itu sangat sulit, dan karena semua nya berkaitan itu punya pikiran nya masing-masing dan di kontrol oleh diri sendiri bukan orang lain. Jadi semua nya tidak berjalan lurus seperti yang di inginkan.


Habis dengan pikiran nya, semenjak setelah menikah tidak ada hari tanpa tangisan dan ratapan. Yang bisa membuat ia tersenyum adalah ketika ia menerima kabar bahwa ayah nya berangsur pulih. Ia sangat bersyukur akan hal itu.


"non.. udah sampai.. "kata sopir setelah sampai di rumah mertua nya.


"Lana.. mana Haris?? " tanya mertua nya


"lagi di kerjaan ma.. soal nya lagi banyak kerjaan "jawab Lana


"ke sini.. cuman dia pergi nya langsung dari kantor.. kata nya ada klien penting banget.. "jawab Lana yang memberi alasan padahal Lana tidak tau Haris kemana.


"Ayo sayang masuk..!! " ajak mertua nya.


"oh.. duluan aja.. Lan mau tunggu Haris sebentar di luar.. "kata Lana


"oh.. ya udah mama duluan ya.. " kata mama mertua nya.


Sekitar lima belas menit Lana menunggu, ada mobil datang dan itu seperti mobil Haris dan ternyata benar. Lana melihat Haris keluar dari dalam mobil nya bersama seorang wanita dan wanita itu adalah Riana. Mereka berciuman di depan Lana, ketika melihat itu ada rasa sakit jauh dari lubuk hati nya. Sudah sewajar nya ia tidak senang, karena itu suami nya. Lana pun langsung masuk ke dalam tanpa harus melihat adegan itu.


"loh.. Haris mana ma?? " tanya mama mertua nya


"lagi di luar ma.. "jawab Lana


"kok dia biarin kamu sendiri masuk nya?? Haris emang lah... "kata mama mertua nya.


"soal nya aku lapar ma.. ayo ma makan..!! "ajak Lana biar mama mertua nya tidak keluar.

__ADS_1


"oh.. ayo sayang..!! "ajak mama mertua nya.


Setelah makan Lana dan mertua nya pergi menuju di mana acara itu di lakukan, di sana banyak sekali Orang-orang berbagai kalangan.Tapi setelah orang sudah ramai berdatangan, Haris belum kenjung datang.


"Lana.. tadi mama undang mama kamu, tapi kata nya dia gak bisa datang..." kata bu Lidia


"iya.. soal nya mama jaga papa.. "kata Lana


"gimana keadaan papa mu?? " tanya bu Lidia


"lumayan, papa berangsur pulih.. " jawab Lana


Ketika mereka sedang berbicara, Haris pun datang "ma.. apa kabar?? " sapa Haris


"oh... baik-baik aja.. kamu gimana?? "tanya bu Lidia


"baik ma... "jawab Haris


"loh.. kok perempuan itu datang?? " tanya bu Lidia menunjuk Riana yang ada di antara Orang-orang.


"ma... Riana itu punya nama ma.. dan dia datang sebagai kolega.. "kata Haris yang kurang senang dengan kalimat sebutan mama nya untuk Riana.


"oke.. Mama maklumi kalo malam ini, tapi tidak untuk lain hari.. paham?? " kata bu Lidia menekan suara nya.


"Para sadirin sekalian, pada malam ini kita berkumpul untuk meraya kan ulang tahun tuan muda Raka Mahendra.. " kata MC acara itu. Dan semua bertepuk tangan dengan meriah.


"di persilakan Tuan Raka untuk segera ke sini.. "kata MC itu. Dan ketika Raka naik ke panggung "Lana, itu Raka cucu mama.. " kata bu Lidia menunjuk ke arah Raka


Ketika Lana melihat, betapa kaget nya ternyata orang yang tadi di jalan itu ialah Raka. deg.. deg.. jantung Lana berdegup kencang saat mengingat kejadian yang tadi siang.


Setelah acara selesai, bu Lidia memanggik Raka "Raka.. sini!! " panggil bu Lidia


"iya oma... "jawab Raka


"perkenal kan ini ibu sambung kamu... "kata bu Lidia menunjuk Lana.


"oh.. Cantik..ternyata ini ibu sambung ku"kata Raka menantap Lana


"Raka.. "raka mengulur kan tangan nya kepada Lana dan dengan ragu Lana menjabat tangan Raka" Lana... " kata Lana

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2