Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 32


__ADS_3

bertemu kembali...


"rencana yang sangat bagus.. " kata bu Fatimah


Tak ingin mendengar kan hal yang mustahil akan terjadi " ma.. gimana keadaan Lani?? " tanya Lana mengalih kan tipoc pembicaraan.


"kata bu bidan, sekarang dia cuman tidur karena efek dari obat yang di beri bu bidan untuk menghentikan pendarahan jahitan nya.. " kata bu Fatimah


"tapi yakin ma?? kalo Lani gak papa?? " tanya Lana


"yakin.. soal nya bu bidan itu suami nya dokter di rumah sakit tempat Lani di rawat kemarin, jadi kalo ada apa-apa lewat istri nya aja dulu, itu yang di saran kan oleh dokter itu.. " kata bu Fatimah


"oh gitu.. "kata Lana termanggu-manggu.


"kalo kalian gak nginap, mama minta tolong sebentar ya buat jagain rumah soal nya mama mau antar uang arisan.. " kata bu Fatimah


"iya ma.. siap.. tapi mama gak lama kan?? " tanya Lana


"gak kok.. cuman antar doang.. " kata bu Fatimah


Karena bu Fatimah pergi mengantar uang arisan nya, kini hanya Lana dan Haris yang duduk di ruang tamu. Lana menyala kan tv dan langsung menuju kamar di mana Lani tidur tanpa menyapa Haris, Haris pun tanpa sadar memperhati kan Lana sampai Lana benar-benar masuk ke dalam kamar.


Sekitar beberapa menit, Haris tampak bosan dengan acara tv tersebut karena siaran yang di putar oleh Lana adalah cartoon. Otomatis itu bukan acara yang tepat untuk orang dewasa, dan sudah pasti akan bosan.


Haris yang bosanpun mencari remote tv kemana-mana tapi tidak ketemu, akhir nya ia memutuskan untuk melihat di laci lemari tempat tv. Ia membuka satu persatu laci, ada banyak remote namun tidak ada satu pun yang sesuai. Masih ada satu laci yang belum ia buka, karena penasaran akan keberadaan remote ia pun membuka laci tersebut.


Ketika membuka laci itu, bukan remote yang ia temui. Melain ada satu benda yang membuat mata tertarik untuk melihat. Secarik kertas hasil pemeriksaan dan di situ terpampang jelas nama Fatimah yang tidak lain adalah mertua nya.


Rasa penasaran yang begitu kuat, ia pun langsung mengambil dan membaca nya. Ada satu hal lagi yang membuat nya terkejut, ternyata mertua nya pernah mengalami depresi berat dalam beberapa tahun yang silam.


Ada beberapa map yang ada di situ, ia pun langsung membuka setiap map di situ yang ternyata, apa yang di bilang oleh bu Fatimah itu benar ada nya. Sebelum nya ia masih meragui akan cerita mertua nya. Dan di situ ada tertera nama rumah sakit nya.

__ADS_1


πŸ“πŸ“πŸ“


Setengah jam telah berlalu, Lani pun sadar " kak?? "panggil Lani


"syukur lah kamu udah sadar... " kata Lana


"aw... kepala ku pusing... " kata Lani memegang kepala nya.


"maka nya hati-hati!! kalo sampe gini kan bimbang jadi nya.. "kata Lana


"iya kak.. kakak nginap di sini?? " tanya Lani


"gak dek.. mungkin lain kali aja.. " kata Lana


"kok gak nginap?? cie.. mentang-mentang pengantin baru.. cie.. " kata Lani dan itu sukses membuat Lana salah tingkah.


"cie salah tingkah.. " kata Lani dan Lana hanya tersenyum simpul "seandainya kamu tau dek.. gimana sebenarnya keadaan kakak.. kamu gak akan mau untuk menikah " gumam Lana


"serius?? " tanya Lana kaget mendengar bahwa Naida teman nya yang terkenal sangat pemalu dengan laki-laki itu sudah mempunyai pacar.


"iya... tapi sayang nya aku gak tau nama nya.. soal nya dia ke sini aku sekolah, terus aku baru nyampek kak Naida nya pulang. "kata Lani


"oh gitu.. kalo kamu udah punya pacar?? " tanya Lana kepada Lani


"belum!! " jawab Lani singkat.


"ah yang benar?? " tanya Lana mengedip kan mata nya


"serius ..aku pengen nya kayak kak Lana.. nikah tapi udah dewasa.. " kata Lani


"dek.. kamu gak perlu ikut gaya hidup kakak karena kamu itu harus mendengar kan kata hati mu, dan harus punya prinsip hidup masing-masing.. " kata Lana menasehati adik nya.

__ADS_1


Hari itu sangat puas bagi Lana, setelah beberapa bulan tidak bertemu. Melepas kan rindu yang kian mendalam, sudah tidak sabar ia menunggu di mana waktu ia akan kembali pulang ke pangkuan keluarga nya dari pada hidup dalam sandiwara pernikahan. Itu lah yang Lana ingin kan sekarang. Bebas! dalam arti kata tidak akan melibatkan orang lain dalam kehidupan nya. Dan sebaliknya.


Hari kian mendung, bu Fatimah pun sudah sampai di rumah. Lana pun pamit pulang karena hari sudah sore, mungkin masih ada waktu untuk Haris pergi menemui Riana pikir nya.


"ma.. kami pulang ya.. dan Lani jaga diri baik-baik ya.. " kata Lana memeluk mama dan adik nya.


"iya.. hati-hati di jalan.. " kata bu Fatimah


"titip salam Lana ke papa ya ma.. "kata Lana


"mam.. kami pamit..!! " kata Haris


"bang Haris, kalo liburan ke sini pagi ya.. " kata Lani


"makasih nak Haris udah mau ke tempat kami... " kata bu Fatimah lembut mencium pipi anak menantu nya itu.


Jika melihat keluarga Lana yang penuh dengan kehangatan dan keramahan, apa yang di kata kan oleh Yuki itu benar ada nya. Dan mungkin Haris adalah orang yang beruntung karena menjadi sebagian dari keluarga tersebut.


Ketika Haris dan Lana sudah berada di dalam mobil, hujan yang lebat pun kian turun. Lana hanya terdiam di samping Haris tanpa berbicara sepatah kata pun dengan Haris. Haris memang pernah mengata kan bahwa ia jijik akan suara Lana, dan sekarang Haris mulai merasa bersalah.


"Lana, sebenar nya ada apa dengan Lani?" tanya Haris yang berhasil membuat Lana kaget dan sepertinya pertanyaan itu membuyar kan lamunan nya.


"gak.. di cuman habis di operasi aja kepala nya.. " jawab Lana ada nada sedih yang terselip di suara nya.


"di operasi?? kenapa?? " tanya Haris


Mendengar pertanyaan dari Haris Lana memandang ke arah Haris dan menghembus kan nafas panjang nya secara perlahan "pada waktu itu kami pulang jemput mama dari rumah sakit dan ketika di perjalanan pulang kami sekeluarga kecelakaan, Lani sama papa yang paling parah, dan Lani kepala nya tertusuk beberapa pecahan kaca mobil dan waktu itu juga papa stroke karena kaget mendengar perusahaan keluarga kami bangkrut.. dan syukur nya waktu itu Lana masih bisa di selamat kan" kata Lana dan tanpa sadar ada setitik air mata bening yang jatuh dari sudut mata nya dan Lana dengan cepat menghapus kan air mata itu.


bersambung...


jangan lupa like, comment and vote nya!!

__ADS_1


__ADS_2