
...bertemu kembali......
βββ
Terkadang Haris berpikir bahwa ibu nya mengarang-ngarang cerita, hanya untuk memisahkan diri nya dan Riana. Namun, Haris sangat kenal dengan ibu nya tidak mungkin ia menggunakan cara serendah itu jika hanya untuk memenuhi keinginan nya semata.
"silakan di minum teh nya.. " kata Lana meletakan gelas di atas meja depan Haris.
Lana pun melangkah menuju kamar nya, namun langkah itu terhenti ketika Haris menarik salah satu tangan nya sehingga membuat Lana terjatuh di atas pangkuan Haris. Lana begitu kaget, sedang kan Haris dengan santai nya memeluk tubuh Lana.
"aku cuman pengen pelukan, jadi jangan kemana-mana " kata Haris dengan suara lirih dan hampir tidak terdengar.
Lana sangat mengerti dengan keadaan Haris yang masih dalam keadaan bingung, walaupun begitu namun Lana sangat tidak biasa dengan perlakuan laki-laki yang seperti itu. Lana hanya bisa menggigit bibir bawah nya menahan rasa yang tak biasa dalam diri nya.
"menurut mu sebenar nya apa sih yang di maksud mama??? "tanya Haris
"aku juga gak tau, tapi gak mungkin mama bohong.. " kata Lana
Haris hanya menghembus kan nafas nya, ia sangat bingung atas perlakuan ibu nya dan maksud dari kata-kata tadi.
"aku bingung sama mama, seingat ku dulu keluarga kami sama keluarga Riana baik-baik aja... tapi semenjak papa gak pulang-pulang.. semua nya berubah.. aku bahkan lupa sama papa.. entah dia masih hidup atau gak.. " kata Haris dengan pandangan mata yang tak berujung.
"gak semua adegan hidup bisa kita amati, pasti ada beberapa adegan yang terlewati sehingga kita buta akan suatu pengetahuan "kata Lana dengan lembut sehingga membuat Haris nyaman dan mengerat kan pelukan nya di tubuh Lana.
"iya.. kamu benar!! "kata Haris
Lana paham akan situasi Haris, namun tidak seharus nya Haris memeluk tubuh nya seperti itu. Terlalu intim bagi nya sehingga membuat jantung nya seakan meledak karena degupan yang begitu kencang.
"ris, bisa lepasin bentar gak?? aku mau pipis!! " kata Lana berbohong.
"diam lah.. aku nyaman cium aroma tubuh mu" kata Haris sambil mencium tubuh Lana.
Wajah Lana kini memerah "Haris?? aku pengen pipis... " kata Lana yang salah tingkah.
"aku tau ..kamu bohong kan?? bentar aja peluk nya.. "kata Haris. Dan Lana hanya bisa menggigit bibir bawah nya.
__ADS_1
Lana mencoba untuk menetral kan keadaan nya dengan bertanya kepada Haris " tanggapan kamu gimana setelah kamu tahu kao Riana berkhianat ?" tanya Lana kepada Haris
"aku gak tau Lana.. mungkin karena rasa cinta ku lebih besar sama dia, aku lebih milih di khianati dari pada pisah sama dia.." kata Haris dengan asal. Namun tanpa ia sadari, ia telah menyakiti perasaan istri nya.
Sebenarnya Haris juga bingung, entah perasaan apa yang ia miliki pada Riana. Rasa yang tidak bisa di jabar kan melalui kata-kata.
"lalu apa maksud dari perlakuan kamu sama aku sekarang?? apa ini mu sebagai seorang suami atau gimana?? " tanya Lana, dan Haris hanya terdiam.
Pertanyaan yang penuh makna yang di lontar kan oleh Lana kepada Haris. Entah itu karena cemburu sehingga membuat nya berani menanyakan soal status.
"mungkin sebagai seorang teman.." jawab Haris. Hati Lana kini remuk kembali setelah ia mendengar langsung dari mulut Haris sendiri. Dan ternyata hanya Lana sendiri yang terlalu percaya diri bahkan diri nya tidak sebanding dengan angin di hidup Haris.
"apa emang teman itu bebas pelukan ya..? " tanya Lana lagi. Dan Haris belum menyadari akan makna dari pertanyaan itu dan ketika ia sadar mungkin akan di sesali.
"kamu gak suka aku peluk?? " tanya Haris
"gak juga!! "jawab Lana mendesah.
"ya gak suka lah.. aku cuman di anggap teman sama kamu.. " gumam Lana.
Sekarang Lana mengerti bahwa cinta itu tidak bisa di paksa dan percuma saja untuk di perjuangan kan.
Pagi itu begitu cerah, namun berbalik dengan Lana yang aura nya begitu redup. Saat di dalam perjalanan ke kantor Lana hanya diam saja, tidak seperti bias nya yang selalu tersenyum.
"kamu kenapa? kok diem?? " tanya Rama yang prnasaran.
"aku gak apa-ada kok.. cuman kangen sama adik aku aja.. " jawab Lana
Namun bukan itu masalah nya, karena Lani selalu saja menghubungi nya dan memberi kabar tentang kondisi orang tua nya yang mulai membaik.
Yang jadi masalah sekarang adalah perasaan nya terhadap Haris, namun itu kesalahan nya sendiri yang melibat kan perasaan dalam sandiwara pernikahan itu.
"jadi kamu masih punya adik Lan??" tanya Rama
"masih.. sekarang udah kelas 3 SMk.. " jawab Lana
__ADS_1
"cewek atau cowok Lana?? " tanya Rama.
"cewek Ram.. "jawab Lana singkat.
Rama terlihat begitu penasaran dengan semua hal tentang Lana. Pria itu pun bingung, kenapa bisa ia tertarik kepada Lana. Padahal dengan susah payah ia mengingatkan diri nya bahwa wanita cantik yang di samping nya itu sudah berstatus sebagai istri orang dan itu adalah sahabat nya sendiri. Masih terlihat jelas bagaimana kemarahan Haris saat milik nya di ganggu oleh orang lain.
"gak usah terlalu di pikir kan.. kamu jelek banget kalo kayak gitu.. " kata Rama, Lana hanya tersenyum saat di goda oleh Rama.
"Rama.. besok aku ke kerjaan pake angkot aja ya.. " kata Lana
"kenapa?? kamu gak suka aku goda?? " tanya Rama.
"gak gitu Rama.. aku gak enak sama gosip kita di kantor "kata Lana
Mendengar itu Rama hanya tertawa "berarti kita sekarang artis kantor dong!! lagi jadi topic trending.. " Kata Rama
"Rama... aku tu serius.. aku gak enak sama pengagum-pengagum kamu .." kata Lana, Rama tersenyum menatap ke arah wajah Lana.
"pengagum?? Lana aku tu bukan artis yang biasa masuk TV... " kata Rama dan kemudian tertawa lagi.
"tapi semua orang kantor itu kenal sama kamu.. " jawab Lana.
"oh ya.. berarti kamu salah satu dari mereka dong.. "tanya Rama sengaja menggoda Lana.
"ya bukan.. aku tu teman kamu.. " jawab Lana dengan polos nya.
"kamu jadi orang kok jujur banget yah?? " tanya Rama yang gemas dengan tingkah dan kepolosan Lana.
Bahkan bunyi alarm peringatan dalam diri nya tidak mampu menghalangi perasaannya kepada Lana.
"kenapa sih selalu aja aku berada di belakang setelah Haris?? Dan kenapa bukan aku yang menemukan Lana dulu??" gumam Rama bertanya dengan diri nya sendiri. Dan pertanyaan ini tercipta sejak ia mengetahui bahwa Lana merupakan istri dari Haris, sahabat nya sendiri.
Seandainya saja ia memiliki sedikit celah untuk memasuki kehidupan Lana, mungkin berbagai cara pun akan di lakukan oleh Rama untuk mendapatkan Lana. Dan ia akan bersumpah tidak akan menyakiti Lana dan dia akan menerima resiko apa pun itu asal kan Lana bersama nya.
π©π©π©
__ADS_1
bersambung..
jangan lupa like, comment and vote nya!!