Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 13


__ADS_3

bertemu kembali...


Tak terasa hari pun kian senja. Lana dan Naida pun pamit pulang pada nenek Akih. Di dalam perjalanan Lana sangat penasaran dengan nek Akih, bagaimana ceritanya sehingga Naida bisa mengenali nya.


"Nai..kamu bisa kenal nenek itu dari mana?? " tanya Lana


"seminggu yang lalu kan aku pergi ke makam papa ku.. ketika aku masuk gerbang makam aku lihat ada orang sedang memetik bunga turi yang ada di sekitar makam. Berambut putih terurai panjang dan pake baju putih, aku tu kaget dan teriak. Dan penjaga makam pun langsung menuju ke arah ku, dan dia bilang kalo itu Nek Akih tetangga nya dia.. aku pun merasa bersalah karena teriak dan membuat nenek itu kaget dan langsung membuang wadah yang berisi bunga turi yang tadi di petik nya.. aku pun minta maaf dan mampir ke rumah nya.. dan ternyata nenek nya baik, aku senang!! " kata Naida menjelas kan


"oh... nek Akih cuman sendiri ya tinggal nya? " tanya Lana lagi


"kalo masalah itu, kata nya dia dengan cucu nya, tapi aku gak pernah liat.. " jawab Naida


"waktu kita ngomong-ngomong dengan nek Akih, aku rasa senang banget Nai, rasa nya nyaman gitu.. mungkin karena gak pernah ketemu nenek ku kali ya..?!" kata Lana


"tapi nenek nya emang nyenangin kok, maka nya kita nyaman.. "kata Naida


"iya juga sih.. " jawab Lana


"Lana, tapi ngomong-ngomong ni ya.. tadi kamu habis nangis kan?? kenapa?? "tanya Naida.


deg... Lana bingung mau menjelaskan nya seperti apa, jika ia bercerita dengan Naida sudah pasti ia akan cerita sama mama nya Lana. Lana tidak sanggup lagi jika mama nya mengalami tekanan karena masalah yang menimpa keluarga nya yang terlalu bertubi-tubi.


"gini.. aku tadi pas di restoran ketemu sama bekas karyawan aku dulu dan mereka cerita mereka belum punya pekerjaan padahal ya banyak kebutuhan untuk keluarga nya.. " kata Lana yang terpaksa berbohong.


"iya kasian banget.. "kata Naida yang langsung percaya dengan omongan nya Lana


"iya.. aku rasa bersalah dengan mereka.. "jawab Lana


"lah kenapa?? " tanya Naida


"iya lah... karena kurang baik nya aku mengelola perusahaan sehingga menyebab kan para karyawan ku hilang sumber hidup mereka.. "kata Lana

__ADS_1


"gak boleh gitu, semua yang terjadi itu sudah menjadi takdir dari yang atas na.. "jawab Naida


"benar juga sih!! " kata Lana


"maaf ya Nai, aku udah bohong.. emang benar sih aku sedih melihat nasip bekas karyawan ku saat ini, tapi aku nangis bukan karena itu kok.. maaf aku belum bisa cerita sekarang.. aku sendiri pun bingung, kenapa takdir bisa begini.. andai aku membatal kan pernikahan ini, sudah pasti seluruh biaya perawatan papa di hentikan.. kalo sempat itu terjadi, mungkin mama akan mengalami depresi lagi dan aku mungkin akan kehilangan papa untuk selamanya.. sudah cukup waktu dulu ku kehilangan adik ku..dan sudah kewajiban nya kan aku berkorban?? " gumam Lana dalam hati


πŸ‡πŸ‡πŸ‡


Tak terasa hari pernikahan antara Lana dan Haris pun tiba. Lana sangat cantik dengan gaun pengantin berwarna putih dan rambut ikal yang terurai. Begitu juga dengan Haris, pesta pernikahan di lakukan dengan begitu meriah. Semua patner kerja dan teman-teman di undang.


Walau pun pesta pernikahan tersebut begitu meriah, tapi hati Lana tidak lah sesenang wajah nya. Ketika proses acara di mulai, Haris tampak tenang dan wajah nya sangat ceria ketika menyambut kedatangan tamu yang mengucap kan salam.


Tapi ada satu hal yang sangat mengejutkan Riana hadir dalam pernikahan tersebut. Tapi dari raut nya wajah nya bisa di baca, kalau Riana sangat membenci Lana. Begitu juga dengan Haris, ia tidak ada menegur Lana sepatah kata pun waktu di pelaminan. Lana paham akan hal itu, siapa pun akan terluka di saat pacaran nya dengan orang sangat di cintai dan nikah nya sama orang lain.


Seharian penuh acara pernikahan tersebut berlangsung. Tak seperti pasangan pada umumnya yang sangat menanti kan malam pertama.Saat persandingan selesai Lana di tinggal sama Haris. Ia di giring oleh tante Lidia yang sekarang sudah menjadi ibu mertua nya.


"tante...!! panggil Lana.


"iya.. maaf ma.. "jawab Lana dengan senyuman.


"fat.. mulai hari ini, Lana sudah menjadi tanggung jawab ku.. jadi dia akan tinggal di sini.. " kata bu Lidia kepada bu Fatimah


"baik lah Lid.. sudah seharusnya begitu.. " jawab bu Fatimah


"Lana mulai saat ini kamu adalah seorang istri, maka kamu mempunyai tanggung jawab besar dalam keluarga mu.. dari melayani suami sampai hal-hal terkecil layak nya mama melayani ayah mu.. jadi lah istri yang baik dan bila ada masalah coba lah menyelesai kan nya dengan baik tanpa menggunakan kepala panas.. " kata bu Fatimah kepada anak sulung nya itu.


"Iya ma.. Lana ngerti maksud mama.. " kata Lana sembari memeluk tubuh mama nya. Dan dengan seketika air mata nya mengalir membahasi pipi nya indah nya.


"maaf ya nak.. kamu harus berkorban!!" kata bu Fatimah yang juga ikut menangis.


"iya ma.. sudah seharusnya ma... " kata Lana.

__ADS_1


"Lani... kamu jaga mama dan papa ya.. kakak akan menjenguk kalian setiap minggu.. "kata Lana memeluk tubuh adik nya.


"gak perlu seminggu sekali kak.. cukup kasih kabar bahwa kakak baik-baik aja.. kami akan senang.. dan percaya kan aku untuk menjaga mama sama papa.. " kata Lani, Lana yang mendengar hal itu sangat senang ternyata adik nya semakin dewasa.


"dewasa banget sih kamu.. "kata Lana kepada adik nya


"kata mama, kak Lana udah punya tanggung jawab besar... " kata Lani.


"makasih banget ya dek.. maaf kakak terlalu cepat ninggalin kamu.. " kata Lana


"hmmm... emang udah waktu nya kawin kali.. " kata Lani yang membuat Orang-orang di situ tertawa.


Lana juga mengucap kan salam perpisahan kepada Naida dan juga Idris.


Di situ terjadi suasana yang sangat mengharukan terjadi.


"Nai.. jaga diri baik-baik ya.. jangan lupa cari pacar.. "kata Lana kepada Naida.


"belum ada yang cocok sama aku na.. kamu yang jaga diri baik-baik.. aku tunggu kabar gembira nya" jawab naida dan memeluk tubuh sahabat nya itu..


"dris.. jangan lupa jenguk mama sama papa ku ya.. " kata Lana


"santai na.. itu udah pasti.. by the way.. kalo semua nya udah kembali.. siap kan kembali mengembara?? " tanya Idris


"maksudnya?? " tanya Lana penasaran


"ntar aku kabar kan.. kalo semua nya kembali normal.. " kata Idris langsung memeluk tubuh kakak sepupu nya itu.


bersambung...


salam manis

__ADS_1


author 🐰


__ADS_2