Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 48


__ADS_3

...bertemu kembali.....


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


"maaf bang.. ini belanjaan nya yang jatuh tadi!!" wanita itu mengulangi kata-kata nya karena dari tadi Rama hanya memandang nya tanpa berkedip. Rama tersenyum kepada wanita itu dan ia baru menyadari bahwa diri nya terpana dengan sosok bidadari yang ada di depan nya.


Perasaan nya begitu mengembang di hati nya, dan pulang ini Rama akan mencium mama nya yang menyuruh nya pergj ke supermarket pada malam itu. Dengan seketika ia merasa kan hasrat nya timbul seketika untuk mengakhiri masa lajang nya dan mulai memikir kan berap anak yang harus ia buat dengan seorang bidadari yang ada di depan mata nya.


Bagai kan daun yang gugur dari ranting, secepat itu lah harapan Rama jatuh, ketika mata nya terpandang sebuah kotak kecil yang berwarna pink di tangan wanita bidadari itu dan di sodor kan ke arah Rama.


Rama mengutuki nasib nya pada malam itu, kenapa dari sekian banyak belanjaan yang di kantong plastik jinjingan nya, harus sekotak ****** yang jatuh dan di temukan wanita bidadari itu itu?!


Rama bersumpah dengan diri nya sendiri bahwa ia akan mencari tahu tentang semua hal mengenai wanita cantik itu. Rama melihat wanita itu berlalu dan meninggal kan parfum wangi yang begitu menggoda dan memabukan.


Setelah sekian lama, berakhirlah pencarian nya di sini, di sebuah apartement sederhana dengan beribu macam rencana yang sudah tersusun rapi di otak nya.


πŸ’žLangkah pertama, adalah berkenalan.


Di hari pertama ia gagal total di karena sapaan yang sok kenal nya di cueki mentah-mentah oleh wanita itu. Tapi hari selanjut nya, Rama bahwa meloncat dan berteriak di girang di dalam apartement nya seperti orang yang mendapat kan harta karun, karena pada hari itu ia mengetahui bahwa bidadari pujaan nya itu bernama Lana.


Dan seperti nya dewi fortuna sedang memihak kepada diri nya karena seperti Lana melupakan tentang pertemuan nya mereka di supermarket waktu itu yang jelas-jelas menjatuh martabat seorang laki-laki yang baik.


Namun, lagi-lagi ia harus kecewa, di karena kan Lana merupakan istri dari sahabat nya sendiri yaitu Haris. Rama tidak ingin mengulangi hal yang sama seperti waktu dulu, yang dimana Rama mengganggu pacar nya Haris hingga berakhir dengan baku hantam.


flash back off


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Jam istirhat telah tiba, Rama dengan buru-buru keluar ruangan dan bersiap untuk pergi makan siang. Sesampai nya di kantin, di sana sudah ada wanita pujaan nya yang sedang tertawa riang bersama rekan-rekan seruang nya.


" rama..!! ternyata kamu di sini.. aku cariin kamu di mana-mana loh.. tumben kamu makn di kantin??!" Rama kaget mendengar suara itu dan memejam kan mata nya sekejap karena ia melupakan ada wanita pengganggu hidup nya. Nama nya Dinda, dan ia adalah wanita pilihan mama nya Rama. Yang mungkin sebentar lagi menjadi istri nya bila ia tak pandai menghindar dari Dinda.

__ADS_1


Suasana hati nya kini terganggu, ia langsung membatal kan niat nya untuk menghampiri Lana yang sedang makan. Rama berputar balik menuju ruangan nya dan meninggal kan Dinda di kantin tanpa menjawab nya.


πŸ“πŸ“πŸ“


Hari sudah sore dan para pekerja kini saat nya untuk pulang "Haris gak jemput kamu??" tanya Rama yang membuat Lana terlonjak kaget melihat Rama tiba-tiba di samping nya.


"gak.. tadi kata nya dia lembur.." jawab Lana.


Rama memandang Lana dan terlihat jelas raut wajah kecewa pada mimik wajah Lana.


Terserah lah jika seluruh dunia mengatakan Rama jahat ,tapi sejujur nya ia senang bukan kepalang mengetahui bahwa Haris tidak menjemput Lana wanita pujaan nya itu.


"kalo gitu..ayo ikut aku aja!!!" ajak Rama yng setengah mati menyembunyi kan senyuman di bibir nya yang ingin sekali terbit.


"ikut?? kemana ??" tanya Lana.


Rama tersenyum dan ingin sekali menculik wanita yang sangat polos pada saat itu juga. Dan mengurung nya seharian di kamar.


"ayo lah Lan.. gak usah banyak mikir.." kata Rama sambil menarik pergelangan tangan Lana menuju arah parkiran kantor.


" tapi Ram... ntar orang pikir yang macem-macem lagi.." kata Lana.


"udah lah!! gak usah peduli kan omongan orang.." kata Rama dengan gemas nya.


"mmm ya udah deh.." kata Lana menyetujui ajakan Rama.


Terlihat jelas senyuman yang mengembang di wajah Rama dan tentu saja bersorak-sorai penuh kemenangan di dalam hati nya mendengar Lana setuju dengan ajakan nya.


πŸ’žLangkah ke dua, yaitu PDKT.


Rama sudah berfikir matang-matang mengenai perasaan nya. Dia tidak akan menyerah begitu saja jika hanya di karena kan Lana sudah menikah dengan sahabat nya.

__ADS_1


"jika memang Haris benar-benar mencintai Lana, gak mungkin ia akan membiar kan aku mencari celah untuk dekat sama Lana.. kalo gitu jangan salahin aku, kalo seandai nya Lana jatuh dalam pelukan ku.." gumam Rama.


Tapi jika seandai Lana jatuh dalam pelukan Rama, jangan salah kan Rama jika ia lebih mampu membahagia kan Lana di banding kan Haris. Keputusan terakhir Rama tetap pada Lana. Ia tidak akan menyerah sebelum Lana mengusir dan mengatakan kebenciaan terhadap diri nya.


"Lan.. hari minggu ini kamu ada acara gak??" tanya Rama kepada Lana. Lana yang tadi nya melamun, kini tersadar mendengar pertanyaan dari Rama.


"gak ada... emang nya kenapa Ram??" kata Lana


Dan lihat lah!!Rama tidak pernah semabuk ini pada seorang wanita. Mendengar suara Lana yang agak sedikit serak saja mampu mendobrak pintu gairah di dalam diri nya. Sekumpulan partikel di dalam pikiran nya bahkan sudah menciptakan bayangan erotic antara diri nya dan Lana.


" kamu sakit ya??" tanya Rama dengan kwatir.


Lana berdehem, untuk menetral kan suara nya yang sedikit serak "kayak nya aku mau pilek deh.." jawab Lana.


"tadi nya aku mau ngajak kamu ketemu klien di luar kota minggu ini, soal nya sekretaris aku lagi ada urusan kelurga.." kata Rama.


Lana berpikir sejenak, seperti nya ia tertarik untuk pergi ke luar kota. Lumayan untuk merefreshing kan pikiran. Lagi pula perjanjian dia dengan Haris tidak boleh melarang salah satu pihak untuk berpergian kemana pun ia mau.


"boleh juga... emang gak masalah kamu ajak aku??" tanya Lana.


"gak masalah kok..kamu cuman temanin aku meeting sama klien dan kamu catat poin-poin penting nya, setelah itu biar sekretaris aku yang handle selanjut nya.." kata Rama yang bersorak kegirangan sampai ingin melompat-lompat saking senang nya karena proses PDKT nya lancar.


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Bersambung....


jangang lupa like, comment dan vote!!


salam manis


authorπŸ’•

__ADS_1


__ADS_2