Ratapan Sang Ibu Sambung

Ratapan Sang Ibu Sambung
Bab 47


__ADS_3

...bertemu kembali.....


Haris memandang ke arah Riana, dan memandang nya sejenak dengan senyuman tipis kemudian menganggukan kepala nya "ke sini cuman ngomong itu doang??" tanya Haris ke Riana.


Riana menatap ke arah Haris dengan wajah cemberut "soal nya dari kemarin kamu gak bisa di hubungi ..." kata Riana


"sayang!! maafin mama aku ya masalah yang kemarin.." kata Haris.


Riana menghembus kan nafas nya panjang nya dan menoleh ke arah lain serta menggigit bibir bawah nya menahan getir di dalam hati nya, dada nya mulai sesak ketika ia mengingat kembali kata-kata yang di lontar kan mama Haris kepada nya "aku gak papa kok ris, aku agak terbiasa dengan kelancangan mama mu ..." kata Riana dengan nada sayu.


Bukan nya menyimak kata-kata yang di lontar kan oleh Riana, Haris malah memperhatikan bibir bawah Riana yang bekas gigitan nya tampak jelas. Haris mengerut kan kening nya, perasaan heran kini menyelimuti nya.


"kok gak ada rasa berdebar nya sih?? beda banget waktu mandang Lana..?! sial..aku bingung" umpat Haris dalam hati sambil memandang wanita yang berstatus sebgai pacar nya itu.


Walau pun pandangan mata nya tertuju kepada Riana, namun pikiran nya melayang memikirkan Lana. Ia tak habis pikir entah kenapa ia tidak bisa berhenti memikir kan hal-hal tentang Lana. Hanya dengan memabyang kan betapa lembut dan hangat nya bibir Lana saja membuat Haris terbuai seharian.


Haris kini mulai merasa kan ada rasa ketertarikan seksual antar diri nya dan Lana, istri sah nya selama ini. Namun, rasa itu di tepis oleh Haris, dia yakin bahwa yang ia rasa kan saat ini hanya lah sebatas nafsu semata dan bukan lah cinta karena ia sangat yakin akan diri nya yang susah jatuh cinta dengan waktu yang singkat.


"kamu gak ke kantor?? sekarang udah hampir jam 9 loh.." kata Haris kepada Riana.

__ADS_1


Riana melirik jam yang melingkar indah di tangan nya "huh!! ya udah aku pergi dulu.." kata Riana dengan nada sedikit kecewa karena ia masih ingin bersama dengan lelaki yang ada di depan nya itu.


Setelah Riana pergi meninggal kan ruang Haris, Yuki masuk dengan raut wajah kesal karena sudah di bentak oleh Haris pada pagi itu "selamat pagi bapak Haris..saya akan membaca kan agenda anda pada hari ini.." kata Yuki dengan nada yang sedikit menyindir.


"Yuki!! aku minta maaf sikap ku tadi pagi" kata Haris dengan nada penyesalan.


"aku gak marah sama kamu, aku cuman gak suka aja sama cewek gila yang barusan itu.. dan rasa nya aku mau nampar wajah mu.." kata Yuki dengan sinis sehingga membuat Haris meringis tanpa berkata apa pun.


"kau masih punya hubungan sama dia??kayak nya romantis banget.. sampek sebesar itu kah cinta kau sama dia .. penghiantan yang di lakukan nya di depan mata pun kau abai kan?!" kata Yuki dengan nada agak tinggi namun Haris tetap terdiam.


Haris terdiam karena tak bisa untuk menjelaskan tentang perasaan nya yang membuat diri nya bingung dengan rasa yang ia miliki saat ini terhadap Riana. Ia pun tidak mengerti kenapa ia tak bisa jauh dari Riana, ada hal yang tak bisa ia mengerti. Rasa sayang yang begitu besar sehingga membuat nya tak sanggup untuk kehilangan Riana.


Yuki mengernyitkan dahi nya, "kau kira bisa bohong sama aku??" tanya Yuki mengangkat alis mata nya menatap Haris, Yuki paham sekali bila Haris sedang berbohong.


Haris menghembus kan nafas nya" aku juga gak ngerti Yuki.. walau pun aku udah jelas-jelas ngeliat dia sama berhianat di depan ku.. tapi rasa sayang ku sama Riana begitu besar.. bahkan aku sendiri dengar kalo dia udah tidur dengan laki lain dan atau kemungkinan besar dia udah punya anak dengan laki itu. tapi akh bingung karena ada rasa yang gak bisa aku jelas kan, bahkan aku juga gak tau itu apa?! aku pernah coba untuk menghindar, tapi ketika dia ada di depan ku, aku gak bisa nolak dia. Aku ngeras bersalah sama dia.. aku bingung yuki..aku bingung!!" kata Haris mencurahkan isi hati nya.


Bukan nya menanggapi dengan baik, Yuki malah meletakkan dengan kasar agenda di atas meja Haris dan kemudian meninggal kan ruangan bos nya itu. Sebelum diri nya keluar dari ruang itu, tepat di depan pintu Yuki menghenti kan langkah nya dan ia kembali menatap Haris dengan tatapan marah sekali "jika sampek kamu membuat Lana menangis dan mengatakan kalo dia udah gak sanggup lagi sama kamu, aku adalah orang yang pertama mengirim nya pergi jauh dan bahkan mengenal kan pria yang jauh lebih baik dari kamu. dan jika itu terjadi.. sampai kau menangis darah pun aku gak akan membiarkan mu melihat nya lagi ..pegang omongan ku Haris!!" setelah mengucap kan kalimat panjang itu, Yuki langsung meninggal kan Haris dan membanting pintu dengan keras.


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž

__ADS_1


Sementara di lain tempat, Rama tidak bisa bekerja dengan tenang. Ia mondar-mandir di ruangan nya. Pekerjaan yang begitu memumpuk belum tersentuh satu pun. Entah bagaimana bisa seorang Rama bisa terganggu pikiran hanya dengan seorang wanita. Dan lebih parah nya lagi, wanita yang di pikiran nya saat ini adalah istri dari sahabat nya sendiri.


Rama adalah anak tunggal dalam keluarga nya. Anak seorang pengusaha terkenal dengan deretan aset milyaran rupiah bahkan triliunan rupiah di dalam negeri mau pun di luar negeri.


Kehidupan nya sama saja dengan kaum anak para sultan di setiap negeri. Bergonta-ganti pasangan itu sudah lumrah dalam keseharian nya.


Tapi dengan seketika semua itu berubah, ketika ia mampir ke sebuah supermarket dan bertemu dengan wanita yang berpenampilan ayu dan sederhana tapi mampu menggerak kan hati nya. Perasaan yang tercipta sejak lama untuk tidak menikah kini lepas seketika ketika melihat seorang bidadari kini di depan mata nya. Kegagalan yang di alami nya berkali-kali ketika di hendak di pelaminan yang membuat nya takut namun kini sirna oleh kehadiran sang bidadari itu.


flash back on:


"maaf!! permisi ...belanja nya jatuh bang!!" suara lembut itu menggetar kan seluruh jiwa Rama.


Laki-laki itu berbalik dan melihat penampakan bidadari yang begitu cantik di depan mata nya. Ia bahkan berfikir bahwa diri nya sedang bermimpi atau pun Tuhan membuka kan pintu surga nya, sehingga salah satu bidadari turun ke bumi.


bersambung...


jangan lupa like, comment and vote!!


salam manis..

__ADS_1


authorπŸ’ž


__ADS_2