
...bertemu kembali......
πππ
"jadi orang itu emang harus jujur.. kalo bohong itu dosa Rama.. "kata Lana
Rama tersenyum dengar Lana, Rama mengerat kan genggaman tangan di kemudi mobil menahan diri untuk tidak mengacak rambut panjang Lana.
"sehari-hari kamu emang kaya gini ya sifat nya?? wajar aja sih kalo Haris suka sama kamu.. " kata Rama
Dengan keheranan Lana menatap wajah Rama" emang aku gimana?? aneh ya?? " tanya Lana
Rama hanya bisa menggigit bibir sendiri, dengan sedaya upaya dia menahan diri nya " Haris beruntung banget ya.. " gumam nya dalam hati.
"kamu itu cantik!!" kata Rama ,itu jawaban yang paling singkat. Mendengar pujian itu kini pipi Lana pun memerah dan itu justru membangkit kan gejolak di dalam dada. Keinginan nya untuk memeliki Lana sangat kuat namun dengan segera menepis khayalan gila nya itu.
"ternyata kamu suka gombal ya...?!" Kata Lana yang membuat Rama tidak mampu untuk menahan rasa itu. Jika ia tetap melanjutkan obrolan itu, ia yakin Lana akan membenci nya seumur hidup atau pun sebuah tamparan yang akan mendarat di pipi nya.
Bibir manis yang selalu jadi incaran Rama itu selalu menggoda iman dan tidak mungkin bisa ia menahan keinginan nya tak mencicipi nya bila terus memandang nya.
"udah nyampe ni.. ayo turun!! " ajak Lana.
"kamu duluan deh.. aku mau ke toilet dulu..!! " jawab Rama.
"oke.. makasih atas tumpangan nya Rama.. " kata Lana keluar mobil dan melangkah pergi.
Rama mengelus dada nya. Untung saja obrolan manis di antara mereka tidak berjalan lama, jika tidak mungkin Rama sudah langsung ******* bibir manis itu walau apa pun reaksi Lana.
Rama pun kemudian turun dari mobil dan langsung menuju toilet sambil memikir kenormalan nya sebagai seorang laki-laki. Bagaimana bisa tahan bila melihat wanita cantik sepolos Lana itu berada di samping nya dan itu berhasil menimbul kan pikiran liar Rama.
"apa mungkin aku harus ke dokter untuk mengecek apa aku sekarang udah jadi manusia hyper sex?? sial!! " gumam Rama menghujat diri nya sendiri karena sejak dari awal tadi sangat ingin sekali membelok kan mobil nya di hotel dan menikmati wanita cantik dan polos yang mungkin stok seperti Lana sudah hampir punah di dunia ini.
"sial... sekarang masih pagi.. tapi otak ku udah kotor... sial.. sial... " gumam Rama terus mengumpat.
__ADS_1
"sadar lah Rama.. dia itu istri orang!! " kata Rama dengan diri nya sendiri, dan kalimat itu di ulang-ulang nya beberapa kali.
πππ
Beberapa saat yang lalu:
Pagi itu Haris dengan diam-diam memperhatikan Lana, namun Lana terlihat lebih pendiam dari biasa nya, aura nya juga terasa murung.
"dia kenapa sih?? gak biasa nya gitu..? " gumam Haris
Setelah selesai sarapan Lana langsung berpamitan dengan Haris dan segera berangkat kerja. Rasa penasaran dalam diri Haris kini datang tiba-tiba menyelimuti otak nya. Dengan buru-buru Haris memakai dasi dan jas kerja nya, kemudian ia langsung menyambar tas kantor nya dan segera mengikuti belakang Lana.
Semua perkiraan Haris itu benar. Lana berangkat kerja bersama Rama. Dan paling kesal nya lagi Lana begitu manis tersenyum kepada Rama. Lana memasuki mobil Rama, tepat ketika Haris di ujung parkiran. Dan mobil Rama pun sudah melaju keluar dari area parkiran ketika Haris hendak menghampiri mereka.
"apa Lana masih gak ngerti kalo Rama itu udah punya calon?? " gumam Haris dan mood nya tiba-tiba saja berubah kerena memikirkan Lana yang mungkin sedang asyik bercanda tawa dengan Rama yang membuat otak Haris memanas. Haris bahkan mengabaikan sapaan dari setiap orang yang menyapa nya.
Ketika Haris sampai di depan ruangan nya Yuki langsung menyapa nya"selamat pagi pak.. pagi ini anda ada jadwal..."
"aku baru saja datang, dan Yuki langsung membahas soal kerjaan.. apa dia gak ngerti kalo aku lagi bad mood?? rasa nya aku pengen maki-maki orang.. pas banget kamu yang datang.." gumam Haris merengut dalam hati.
"baik pak.. saya permisi!! "kata Yuki yang kebingungan melihat atasan nya itu.
Haris menghembus kan nafas nya dan menyandar kan kepala nya di sandaran bangku kerja nya, sambil memeijit-mijit kepala nya. Dia pun bingung kenapa hati nya bisa panas saat melihat Lana bersama dengan Rama. Dia mengambil ponsel nya dan mengetik pesan singkat untuk Lana.
π¨ "gimana pagi mu setelah obrolan dengan Rama?? asyik gak??" tulis Haris.
π© "obrolan yang mana??? " balas Lana dengan singkat sehingga membuat Haris semakin kesal.
π¨ "kalian berangkat kerja bareng kan?? pasti obrolan dong... " tulis Haris dan mengirim nya dengan hati yang marah.
Lama ia menunggu balasan dari Lana π©" iya, Rama emang orang nya asyik .." balas Lana
"ahhhhh...!! " Haris teriak prustasi.
__ADS_1
"dasar perempuan menyebal kan.. bisa-bisa nya dia balas sepolos ini..dia gak tau apa kalo aku sebagai suami nya cemburu. dan malah bahas yang buat sakit hati.. what?? aku cemburu?? " gumam Haris
π© "kamu beruntung banget punya teman kayak Rama.. dia orang nya seru banget " balas Lana lagi, dan kali ini Haris langsung membanting ponsel nya "pranggg!! ..." sekarang sudah hancur berkeping-keeping dan berserakan di lantai.
"maaf pak... !!" kata Yuki
"apa?? keluar kamu dari sini!! aku lagi pusing " kata Haris setengah membentak.
"kamu gak mau ketemu sama aku haris??" tanya Riana dari belakang Yuki. Riana berdiri dengan anggun namun melayang kan tatapan kesal kepada Haris.
"sial.. aku lupa kalo aku gak balas pesan nya dari semalam sampe tadi pagi.. " gumam Haris
"Riana?? silahkan duduk!! " kata Haris mempersilakan.
Haris hanya menatap ponsel nya yang sudah berserakan di lantai, ada rasa penyesalan di dalam hati nya.
"aku bego banget sih.. udah tau Lana itu orang yang polos... masih aja di pake nanya" gumam Haris
Riana juga melirik ke arah lantai. "Sebenarnya ada apa sih sama dia?? " gumam Riana penuh pertanyaan, ia sangat heran melihat Haris bertingkah seperti itu, karena selama ia kenal Haris adalah pria yang paling tenang di muka bumi.
"kamu kenapa?? " tanya Riana
Haris menghembus kan nafas kasar nya dan memaksa bibir nya untuk tersenyum, Riama sangat paham hal itu "ponsel ku jatuh ke lantai " kata Haris, Riana tahu kalau Haris sedang berbohong.
" duduk lah!! " kata Haris, Riana hanya menurut tanpa berkata.
"minggu depan aku ada urusan di luar kota, temanin aku yah!! " kata Riana, Haris mengangguk kan kepala nya dan tersenyum manis seperti biasa nya.
πππ
bersambung...
jangan lupa like, comment and vote nya!!
__ADS_1