
Bertemu kembali..
πππ
Saat ini keluarga Latief memang sangat terpuruk dalam masalah besar yang seolah-olah tak berujung.
Lana berpikir keras tentang soal itu, bagaimana jalan keluar yang harus ia lakukan. Waktu demi waktu hanya tersisa 3 hari untuk segera melakukan operasi kepala nya Lani. Tidak ada jalan lain, hanya satu dalam pikiran nya yaitu mendatangi tante Lidia yang tak lain adalah teman lama mama nya.
"mama, Lana pamit mau keluar sebentar.. " kata Lana kepada mama nya
"iya nak.. hati-hati " kata mama nya
Lana pun segera menancap gas mobil nya menuju rumah tante Lidia yang berada di luar kota, butuh waktu sekitar 8 jam baru sampai ke sana.
Sesampai di sana, Lana pun segera mencari alamat rumah tante Lidia, karena sudah lama sekali ia tidak ke sana. Jadi ingat tidak ingat masalah alamat rumah tante Lidia.
Butuh waktu sekitar lima belas menit Lana pun ketemu apa yang ia cari. Rumah yang begitu mewah dan berada dan tepat berada di perumahan elite .Bangunan yang bak istana, sangat membuat pesona siapa pun yang melihat nya.
Menghembus kan nafas panjang, Lana pun segera turun dan menemui satpam depan rumah tante Lidia. Sekitar 10 menit, Lana pun di persilahkan masuk.
"Lana? " panggil suara dari belakang, Lan pun menoleh ke belakang dan ternyata itu ialah tante Lidia.
"tante... " Lana langsung memeluk erat tubuh tante Lidia.
Tante Lidia adalah wanita cantik yang dengan gaya sederhana, tidak ada yang tampak menua dari diri nya selain penampilan nya.
"ternyata kamu sudah besar dan cantik ..."kata tante Lidia membalas pelukan Lana.
"iya tante.. tante juga masih cantik " kata Lidia
"bagaimana keadaan orang tua mu na? " tanya tante Lidia
Lana pun menceritakan semua kejadian yang menimpa keluarga nya. Tidak ada yang terlewat kan. Dan dia juga meminta bantuan masalah biaya kepada tante Lidia.
"iya tante sanggup, ayo kita ke orang tua mu " kata tante Lidia yang langsung berdiri dari duduk nya.
"benaran tante?? " tanya Lana yang seakan tidak percaya karena dengan semudah itu tante Lidia menyanggupi permintaan nya.
"terima kasih nya nanti aja.. ayo buruan " kata tante Lidia
__ADS_1
Lana dan tante Lidia pun langsung berangkat menuju rumah sakit di mana keluarga nya di rawat sekarang. Di dalam perjalanan tante Lidia menceritakan kisah masa kecil nya bersama ibu Lana, ia sangat menyayangi ibu Lana seperti saudara nya sendiri karena semasa kecil nya yang merawat diri nya ialah nenek Lana.
"tante kok gak pernah main ke rumah?? " tanya Lana, tante Lidia pun terdiam sejenak.
"tante gak bisa ke sana karena tante tinggal di luar negeri, dan baru 2 bulan ini pulang ke tanah air" kata tante Lidia
"oh... pantasan aja aku gak pernah tau tante dimana, terakhir waktu aku SMP ketemu tante... " kata Lana
"iya.. maaf ya kalo tante membuat mu rindu... " kata tante Lidia dan kedua nya pun tertawa.
Tak terasa perjalanan yang begitu jauh, akhirnya bisa di tempuhi dengan selamat.
Semangat Lana begitu tinggi ketika mendengar bahwa tante Lidia bersedia untuk memberi bantuan kepada keluarga nya. Tak henti-henti nya Lana mengucap syukur kepada yang maha pencipta atas semua nya.
πππ
Ketika datang di rumah sakit, mereka langsung menuju ruangan tunggu pasien. Di sana tercipta suasana haru ketika tante Lidia dan ibu Fatimah bertemu. Kedua nya saling berpelukan, dan menangis bahagia saat kedua nya bisa melihat satu sama lain.
"maaf kan aku Fatimah baru kali ini aku menjenguk mu... " kata Lidia
"gak masalah yang penting kamu baik-baik aja Lidia " kata Fatimah
"mama..."panggil Lana dari luar dan pembicaraan antar Lidia dan Fatimah pun terhenti.
"iya nak... ada apa?? " tanya Fatimah
"ada dokter bedah yang mau ketemu sama mama... "kata Lana
"baik lah.. Lidia aku mau ke ruangan dokter, apa kau mau ikut?? " tanya Fatimah
"iya.. ayo kita mengurus semua nya" kata Lidia dan bergegas mengikuti Fatimah
Setelah semua nya di urus, dan dokter menyatakan bahwa Lani akan segera di operasi dalam waktu 3 jam kedepan. Lana pun bersujud syukur mendengar akan hal itu, tanpa terasa ia menangis karena kelewatan bahagia.
"jangan menangis nak... "kata tante Lidia
"aku terharu tante, makasih tante... " kata Lana langsung memeluk erat tubuh tante Lidia.
"iya sama.... " jawab tante Lidia membalas pelukan nya.
__ADS_1
Dalam keadaan sekarang hati Lana agak lega di karena kan adik dan ayah nya menjalan pengobatan yang serahus nya di lakukan dari awal. Pada hari itu Lana baru bisa mengisi perut nya dengan makanan, selesai makan Lana pun duduk di ruang tunggu pasien bersama ibu nya dan juga tante Lidia.
"Lana.. ada yang harus kita bicara kan "kata tante Lidia
"ada apa tante... " tanya Lana
"semua biaya pengobatan ayah mu dan biaya operasi adik mu sudah tante bayar dengan lunas... " kata tante Lidia
"makasih tante.. "kata Lana
"tapi semua gak gratis loh!!! "kata tante Lidia serius membuat Lana kaget dan tersentak.
"iya tante Lana paham, Lana akan membayar semua nya.. dan bila perlu jika tante minta Lana untuk mengabdi hidup kepada tante, Lana siap tante... " kata Lana mantap
"itu semua gak perlu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan... " kata tante Lidia
"apa tante?? " tanya Lana
"menikah lah dengan anak tante...!! " kata tante Lidia dan Lana pun langsung kaget dengan permintaan itu.
"tapi.... tan... " Lana terbata-bata
"gak ada pilihan lain Lana, jika kamu gak bisa tante akan membatal kan semua perawatan ayah mu dan juga operasi adik mu di batal kan... " kata tante Lidia, Lana langsung murung mendengar hal itu, sementara sang ibu hanya terdiam saja tanpa mencampuri topic pembicaraan tersebut.
Lana menutup mata nya dan berpikir keras tentang hal itu, permintaan itu terlalu berat bagi nya. Aduh!! semua nya ibarat kan simalakama yang serba salah. Tapi tidak ada waktu untuk mempertimbang kan lagi, waktu operasi adik nya hanya tinggal tiga puluh menit lagi.
"baik lah.. Lana sanggup tante. " kata Lana dengan mantap, tapi sebenarnya nya hati nya sangat hancur.
"baik kalo gitu, semua nya akan lancar tanpa hambatan, masalah tempat tinggal tante akan mencari nya untuk keluarga mu.. " kata tante Lidia
"gak perlu Lid, setelah semua nya selesai kami akan pulang ke rumah lama kami dulu.. di sana pun kami bisa menerus kan hidup kami mulai dari nol lagi.. "kata Fatimah
"tapi Fat..."kata tante Lidia yang langsung di potong omongan nya oleh Fatimah.
πππ
bersambung...
salam manis
__ADS_1
author π°