Ratu Ketiban Duren

Ratu Ketiban Duren
Bab 38. Kejujuran Akhtar.


__ADS_3

Akhtar menunduk, ia takut jika berterus terang tentang Aurell akan membuat Azril tidak menyetujui lamaran pernikahannya. Berbohong juga ditakutinya akan membuat Azril makin marah jika tahu suatu hari nanti.


"Daddy, kenapa memandangi kak Akhtar begitu. Kak Akhtar jadi takut tuh." Ratu melihat Akhtar yang gugup hingga kakinya gemetar.


"Sayang, ini urusan pria. Kamu dengar saja. Apa kamu udah nggak percaya Daddy lagi."


"Percaya! Tapi Daddy jangan marah-marah. Kak Akhtar pasti masih capek."


Azril tersenyum dengan dahi berkerut. Tidk biasanya Ratu membela seorang pria. Sewaktu Felix diinterogasi dulunya, Ratu akan diam. Apakah kali ini putrinya telah benar-benar jatuh cinta pada pria dihadapannya ini.


"Kenapa Daddy jadi memandangi aku."


"Daddy sayang kamu." Azril membawa Ratu ke dalam pelukannya. Ia senang jika putrinya Ratu telah mendapati tambatan hati yang sangat ia cintai.


"Putri Daddy telah dewasa. Telah bisa mengeluarkan pendapat. Biasanya hanya diam aja, apapun yang Daddy lakukan."


"Maaf, aku bukan mau menentang Daddy."


"Daddy mengerti, Sayang. Tapi beri daddy waktu buat ngobrol berdua Akhtar. Kamu istirahat aja ya. Bunda temani Ratu ke kamar."


"Daddy marah," ucap Ratu dengan mata mulai berkaca.


"Siapa yang bilang Daddy marah, cuma kali ini Daddy ingin bicara empat mata dengan Akhtar."


"Baiklah, aku pikir Daddy marah." Ratu dan Zeya beranjak pergi dari ruangan itu.

__ADS_1


Setelah Ratu dan Zeya berlalu Azril kembali memandangi Akhtar. Pria itu menarik nafasnya sebelum menegakkan kepala menatap Azril.


Akhtar mencoba menenangkan diri dengan tersenyum dan kembali menarik nafasnya.


"Aku tau Daddy hanya mengujiku. Pasti Daddy sudah mengetahui semuanya dari orang suruhan. Aku udah curiga saat ada seorang pria yang sama selalu aku lihat kemanapun aku pergi."


"Terus ...."


"Apa yang ingin Daddy ketahui? Pasti semuanya telah Daddy ketahui."


"Daddy ingin dengar cerita dari kamu bukan mereka."


"Daddy pengin tau cerita yang mana? Aurell?" tanya Akhtar. Ia tampak kembali menarik napasnya dan duduk sedikit gelisah.


"Daddy hanya pendengar, jadi kamu mau mulai cerita dari mana terserah."


Pria itu berpikir, percuma juga menutupi semuanya. Ia yakin Daddy telah mengetahui semuanya. Jika ia berbohong dan menutupinya, itu akan membuat Daddy marah. Walau jujur tetap juga akan membuat Daddy marah.


Akhtar mengatakan semuanya tanpa menutupi apapun lagi. Walau nanti Daddy memutuskan hubungannya dengan Ratu, ia harus terima. Akan tetapi ia tak akan berhenti berjuang mendapatkan Ratu walau restu Daddy Azril sulit ia kantongi.


"Kamu dan Ratu ke Pekanbaru mengunjungi ayah Albirru? buat apa?" tanya Azril dengan suara datar.


"Aku ingin berkenalan dengan ayah Albirru dan mengatakan jika aku ingin menjalin hubungan yang lebih serius dengan Ratu."


"Apa kamu yakin untuk menjalin hubungan serius dengan Ratu?"

__ADS_1


"Tentu aja yakin, Dad. Aku sangat mencintai Ratu, tak ada satupun alasan untuk aku mundur dari niat menikah dengannya."


"Aku tak mau saat kalian menikah, mantan istrimu masih merongrong dan mengganggu Ratu. Jika kamu memang ingin melangkah ke jenjang pernikahan dengan Ratu, kamu harus pastikan Aurell tidak akan pernah mengganggu Ratu lagi."


"Aku bisa pastikan jika Aurell tidak akan berani mengganggu Ratu lagi."


"Bagaimana kamu bisa seyakin ini?"


"Aurell itu model dibawah agensi milik Raja. Aku telah mengatakan jika Ratu saudaranya Raja. Ia pasti tidak berani mendekati Ratu, apa lagi mengganggunya."


"Kamu pikir wanita licik seperti Aurell akan berhenti begitu saja. Mungkin saat ini ia tak akan mendekati Ratu. Akan tetapi bisa saya yakinkan, suatu hari ia kembali mendekati Ratu dan mengganggunya."


"Daddy, aku janji akan menjaga Ratu dari siapapun yang mengganggu. Untuk itu aku meminta izin dan restu dari Daddy untuk menikahi Ratu secepatnya."


"Kenapa terburu-buru. Kamu baru mengenal Ratu lima bulan ini. Apakah kamu telah yakin akan menikahinya. Ratu itu manja. Ia terbiasa dilayani. Apakah kamu bisa hidup dengan wanita seperti Ratu?"


"Perlu kamu ingat Akhtar, Jangan berpikir menikah itu adalah akhir dari sebuah perjuangan cinta, justru disitulah babak baru sedang kamu mulai, dan kamu harus siapkan sabar dan ikhlasmu. Kamu dan Ratu memiliki banyak perbedaan dari cara bersikap."


"Aku tau, Dad, karena menikah sebenarnya adalah menyatukan dua karakter berbeda, menikah adalah menyatukan dua sifat yang kadang bertolak belakang. Aku akan berusaha memahami dan bersabar menghadapi Ratu."


Pernikahan adalah suatu yang berbeda tanpa dua keluarga besar yang mungkin berbeda, budaya dan budaya serta pola asuh yang diterapkan masing-masing keluarga.


Tentu saja tidak mudah mengubah karakter yang telah melekat pada pasangan hidup kita. Oleh karena itu, kita harus memahami dan mengenali lebih jauh tentang pasangan hidup kita.


Bila ada kekurangan pada pasangan kita, kita berjuang dan berusaha untuk melengkapinya, karena tidak ada manusia yang sempurna, setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kekurangan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2