
Ratu masih terisak dipelukan Azril. Ayah sambungnya itu mengusap rambut putri kesayangannya.
"Nggak ada yang perlu dimaafkan. Kamu anak yang manis, nggak pernah membuat Daddy marah dan sakit hati. Daddy mendoakan semua yang terbaik untukmu, Sayang."
Setelah cukup lama memeluk Daddy-nya, Ratu melepaskan. Bunda tersenyum dan menghapus air mata putrinya itu.
"Menjadi ibu adalah hal yang paling istimewa. Banyak wanita yang mendambakannya."
"Salah satu keistimewaan wanita hamil yakni diampuni dosanya oleh Allah Swt. Ampunan dosa diberikan karena keikhlasan dari seorang wanita saat mengandung hingga melahirkan dalam menanggung rasa sakit. Kemudian dengan ikhlas merawat bayinya dan memberikan pendidikan hingga tumbuh menjadi seorang yang soleh dan solehah."
"Bunda, aku takut," ucap Ratu lagi.
"Jangan takut, Bunda doakan kamu dan bayi selamat dan sehat."
"Seorang ibu hamil dan bersalin juga dikatakan Rasulullah SAW akan mendapatkan pahala 70 tahun salat dan juga puasa. Selain itu, setiap rasa sakit dalam setiap urat sarafnya, akan digantikan oleh Allah SWT dengan mengaruniakan 1 pahala haji. Itu yang akan kamu dapatkan, Sayang."
Bunda menguatkan dan memberi semangat buat putrinya yang akan melahirkan.
__ADS_1
Setelah itu Ratu dan keluarga berangkat menuju rumah sakit terdekat. Awalnya Azril ingin tante Febby membantu persalinan Ratu. Ternyata tantenya Azril itu sedang berada di luar negeri.
Sampai di rumah sakit, Albirru dan istrinya Zahra telah menunggu. Ratu memeluk ayahnya itu.
"Ayah,. maafkan Ratu. Doakan aku melahirkan dengan selamat."
"Ayah rasa kamu tidak pernah melakukan kesalahan. Semoga persalinan kamu lancar, Nak." Selain Albirru, Ratu juga meminta maaf dengan Zahra.
Saat akan masuk ke ruang operasi, Akhtar memeluk istrinya dan mengecup seluruh bagian di wajah Ratu.
"Maafkan aku, Kak. Aku selalu merepotkan Kakak. Aku manja."
"Berapa kali harus Kakak katakan, kamu itu tak ada salah. Melahirkan itu sebuah anugerah, bukan suatu hal yang harus ditakuti.Jangan khawatir atau takut, aku selalu berada di sampingmu. Aku dan semua keluarga akan selalu berdoa untukmu dan bayi kita. Kami tahu kamu pasti bisa. Percayalah, kamu bisa melakukan semuanya dengan baik, kamu adalah calon Bunda yang hebat."
Akhtar masuk dengan Ratu ke dalam ruang operasi. Ia meminta izin pada Diego untik dapat mendampingi Ratu saat operasi.
Akhtar terus mengucapkan kata-kata semangat selama Ratu menjalankan operasi. Satu jam operasi Ratu akhirnya selesai.
__ADS_1
Akhtar langsung bersujud mengucapkan syukur karena operasi berjalan lancar.
Dua bayi perempuan yang sangat cantik perpaduan wajah ayah dan ibunya diletakkan di atas dada Ratu.
Ratu menangis melihat keajaiban Tuhan itu ada di depan matanya. Akhtar mengecup dahi Ratu tanda terima kasihnya.
Bayi itu di bawa bidan untuk dibersihkan. Setelah itu di serahkan pada keluarga.
Kedua bayi mungil itu ditempatkan di kamar rawat inap. Azril dan Albirru memandangi wajah bayi itu dengan takjub.
Akhtar masih menemani Ratu melewati masa observasi sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap.
"Bunda lihat, bayinya cantik-cantik banget seperti Ratuku. Akhirnya aku menjadi Opa," ucap Azril antusias.
Albirru juga tak kalah antusias melihat cucu-cucunya itu. Bunda Zeya menggendong salah satu bayi dan tanpa bisa ditahan air matanya mengalir. Bunda teringat saat ia melahirkan Raja dan Ratu, dimana ia kehilangan banyak darah, untung ada mami Azril yang langsung menyumbangkan darahnya.
Bersambung.
__ADS_1