
Akhtar mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Tangannya yang kiri menggenggam tangan Ratu.
"Kenapa di genggam terus, aku nggak akan lari," ledek Ratu.
"Kakak tak ingin jauh dari kamu dan calon bayi kita. Rasanya nggak sabar melihat mereka lahir," ucap Akhtar.
"Aku juga nggak sabar. Kalau anakku cewek, akan kubeli baju yang banyak dan bando, serta pita semua model. Biar cantik," gumam Ratu, tapi masih dapat didengar Akhtar.
"Anak kita kalau cewek pasti sangat cantik, mamanya cantik banget," ujar Akhtar. Tangannya terus saja menggenggam tangan Ratu.
Sejak kehamilan Ratu mulai tampak, Akhtar sangat posesif dengan istrinya itu. Ia tak ingin ada apa-apa dengan istri dan calon bayinya.
"Kak, tangannya dilepas dong, takut nggak konsentrasi kalau terus genggam tangan," ucap Ratu.
Sejak dulu, Akhtar telah menginginkan memiliki saudara, tapi tak bisa karena rahim ibunya bermasalah. Memiliki anak keinginannya sejak ia mulai dewasa. Tapi sayang dulu pernikahannya dengan Aurell harus kandas.
Padahal Akhtar sudah mau menerima Aurell sebagai istrinya, tapi kenyataan yang diterima Akhtar sangat menyakitkan, Aurell telah hamil saat menikah dengan dirinya.
Akhtar menjaga Ratu dan calon bayinya dengan telaten. Mengingatkan Ratu minum vitamin dan susu setiap harinya. Jika Ratu malas makan, Akhtar akan berusaha membujuk dengan membeli makanan yang ia suka atau memaksa makan dengan menyuapi.
Daddy Azril dan Bunda Zeya yang mengetahui itu sangat bersyukur, Ratu mendapatkan pria yang penuh pengertian dan perhatian seperti Akhtar.
Sampai di rumah sakit, Akhtar memeluk pinggang Ratu ketika berjalan. Sayangnya bertambah sejak wanita itu hamil.
Perawat langsung mempersilakan Akhtar dan Ratu masuk begitu mereka sampai di depan pintu ruang kerjanya dokter Diego.
Akhtar langsung duduk, walau belum diminta Diego. Diego yang baru keluar dari kamar mandi tersenyum dengan Ratu dan Akhtar.
"Bagaimana kehamilannya, ada masalah?" tanya Diego.
"Sejauh ini masih baik-baik aja," ucap Akhtar.
__ADS_1
"Aku nggak bertanya sama kamu, Bambang. Aku tanya dengan istrimu," ucap Diego.
"Aku mendengarnya. Lagi pula aku mendengarnya, apa salahnya aku yang jawab?" ucap Akhtar.
"Tunggu dulu, tadi kamu panggil aku apa? Bambang ....?"
"Lupa, aku panggil apa ya tadi?"
"Dasar pikun. Kenapa bisa jadi dokter?"
"Emang kenapa? Aku ini dokter yang paling dicari ibu-ibu loh!"
"Makanya kamu belum dapat jodoh juga.Kebanyakan bergaul dengan ibu-ibu."
"Jodoh itu tak akan lari kemana. Jika emang telah ada, dia pasti akan datang."
"Cewek malas nikah dengan kamu."
"Cewek-cewek itu takut menikah dengan kamu. Nggak kuat lihat kamu dikelilingi ibu-ibu. Lagian nanti malam pertama, pasti kamu yang atur gaya biar cepat hamil. Keder duluan cewek kalau mau menikah dengan kamu."
"Cihhh, pikiran langsung malam pertama. Ngomong-ngomong main kudanya lancar," ucap Diego.
"Kudu hati-hati sekarang, perutnya udah makin membesar."
"Harus tau gaya yang aman dong," ujar Diego.
"Nanti kamu katakan. Awas kalau ajarin yang macam-macam!"
"Gila aja ajarin yang macam-macam. Bisa dicabut surat izin praktik nanti. Kita periksa kesehatan dulu ya," ucap Diego.
Ia meminta Ratu berbaring di atas tempat tidur. Perawat membantu memeriksa tekan darah Ratu. Semua normal.
__ADS_1
"Saat kehamilan memasuki empat bulan, ini udah termasuk trimester kedua. Trimester kedua kehamilan terjadi pada minggu ke 13-28 kehamilan. Pada trimester ini, organ vital bayi seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak sudah lebih berkembang, sehingga ukurannya menjadi lebih besar. Bayi juga mulai bisa mendengar suara dan menelan."
"Terkadang ada terasa gerakan, Dok," ucap Ratu.
"Memang begitu. Pada saat sekarang pergerakan bayi udah terasa."
"Kamu nggak pernah ngomong kalau bayi kita bisa bergerak." Akhtar langsung memegang perut Ratu.
"Kok nggak bergerak?" tanya Akhtar.
"Nggak setiap saat juga ia bergerak."
"Bagaimana cara agar ia bergerak, aku mau rasakan." Akhtar tampak antusias.
"Cara merasakan gerakan janin usia 3 bulan selanjutnya adalah menepuk perut secara perlahan dan konsisten. Meskipun belum tentu berhasil merasakan pergerakannya, namun cara ini bisa menjadi bentuk komunikasi Mom dengan si kecil," ujar Diego.
Ia menepuk perut Ratu perlahan, agar bayinya bergerak. Akhtar meletakkan tangannya diatas perut Ratu. Tiba-tiba Akhtar merasakan pergerakan bayi, hingga ia kaget.
"Bayinya bergerak," ucap Akhtar dengan raut wajah senang. Tanpa bisa ia tahan, air matanya mengalir karena terharu.
**Bersambung.
Selamat pagi RATU KETIBAN DUREN LOVERS, mama bawa rekomendasi novel yang sedikit horor nih. Bagi yang suka cerita horor bisa mampir.
Judul Novel : TERLEMAH YANG TAK TERKALAHKAN
Ditengah Dunia yang dipenuhi menusia berkekuatan dewa (Exceed), Dion terlahir sebagai manusia biasa tanpa kekuatan (Seed) dan menjadi rakyat biasa yang nilai kehidupannya tak lebih hanya sekedar kerikil di tepi jalan bagi dunia. Ia hanya berharap bisa terus menikmati hidup damainya melakukan hal konyol bersama sahabatnya Vista dan mengejar cintanya kepada Artia, mereka bertiga adalah sahabat sedari kecil.
Namun kehidupannya mulai berubah sejak Dion mendapat peringatan dari dirinya sendiri yang berasal dari masa depan. "Apapun yang terjadi, Lindungilah, Artia." Fisik dibawah rata-rata dan Tanpa kekuatan, dengan tanggup jawab menyelamatkan Artia dari kematian ia Bangkit berkali2 dari kegagalan dan bergerak dengan memutar otak menjadikannya Seed pertama yang setara dengan Exceed kelas S. Bagaimana Cara manusia menang melawan kekuatan dewa?
__ADS_1