Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 18


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


"woi sini nanti aja pacaran"teriak dimas.dengan kesal via berjalan menuju Dimas dan kakaknya


"nih mulut"kesal via dan langsung menginjak kaki Dimas dan mengambil jagung bakar yang berada ditangan kiri Dimas


"aduh...nih cewe ngk ada manis-manis nya"kesal Dimas


"karna gue bukan cewe yang elu sebut bang"ucap via


"ye....kasarnya kurang-kurangin"ucap Dimas


"tunggu lebaran monyet bang"canda via dan beranjak pergi ke salah satu bangku taman.


*****


keesokan paginya


via belom saja bangun dari tidurnya.kini hari weekend jadi dia harus memperbanyak tidur dan istirahat untuk memulai hari yang melelahkan 6 hari mendatang.


dor....tok....gdor


ada seseorang yang menggedor pintu kamar via dengan sangat kuat,ntah apa yang mau dilakukan.


"via....woy dek bangun"panggil Rosa


"elah...kenapa sih"gerutu via dan berjalan menuju pintu


setelah pintu terbuka via hanya memperlihatkan wajahnya saja.


"kenapa sih kk"tanya kesal via


"joging yok"ajak Rosa


"kagak,gue pengen menikmati waktu libur"ucap via berjalan menuju kasurnya tanpa mempedulikan Rosa


"ihhh....males banget nih anak,cepet ah via"tarik Rosa menyuruh agar via kembali bangun.


"masih ngantuk loh kk"ucap malas via


"ada bang Vallen dan Rayhan nunggu loh via"ucap Rosa yang masih menarik-narik lengan via


"cepet ah via,gue panggil Rayhan untuk bangunin atau bang Vallen aja.biar para cowo yang bangunin"ancam Rosa


"iya-iya gue bangun bentar cuci muka"ucap kesal via.dia mengambil baju dulu dilemari lalu pergi ke WC.selama 5 menit lamanya baru lah keluar via menggunakan baju olahraga.


"udah yok cepet"ajak Rosa dan lalu menarik tangan via agar sedikit berlari.


"elah bentar kk gue belom pakek sepatu"ujar via


"cepet ah,lu ganti baju aja lama amat"ucap Rosa


"bentar ah,lu kayak orang kepelet pipis"ucap ngayal via.


****

__ADS_1


di taman dekat rumah.kini mereka berempat lagi bersantai duduk menikmati udara bagi setelah joging memutari taman itu.


"eh gue mau nanya Ama lu dek,kemaren lu ngapain sampek Ama si alvin"tanya Rayhan yang memang dari kemaren kepo dengan hubungan adeknya dengan sahabatnya.


"kagak ada"jawab singkat via lalu meneguk air mineral


"serius lah,lu kemaren ngapain etdah"geram Rayhan


"gue ngk sengaja ketemu Ama dia kemaren,pas habis konser gue dikerumuni banyak orang tu orang yang bantu"ujar via


"konser"ucap serentak mereka semua


"lu konser apa bambang"tanya ngegas Rosa


" ye kemaren gue gabut ditanam raya lah gue nyanyi deh pinjam mic penyanyi keliling tu"ujar via


"ohh...pantesan Dimas kemaren bilangin Lo biduan"ucap Dimas mengingat


"kalian ngomong apaan sih,gue ngk tau"ujar bingung Vallen


"eh lu dah besar bang ini urusan anak kecil"ucap Rayhan bercanda


"lu ya"geram Vallen dan langsung mengetiakan kepala Rayhan disela tangannya


"ampun...ampun bang,iiihhh cuman bercanda doang "ucap Rayhan


"rasain kan ini akibat durhaka Ama Abang nya"ucap Vallen yang masih mengetiakan kepala Rayhan


"hhhhhhhhhh....."via dan Rosa hanya bisa ketawa melihat kedua cowo yang saling bercanda.


"yaudah yok"pasrah mereka semua


******


dirumah....mereka langsung duduk disofa tanpa berpikir kalo sofa itu akan kotor


"kalian ya,bersihin badan sana bau keringat"ujar Tiara


"bentar Tan/ma"ucap mereka barengan.


"udah Ara,biar kan cucu-cucu ku duduk dulu mereka pasti letih"ucap grandma mengerti


"ah gitu dong ma kayak grandma"ujar Rosa menimpali


"ah gue mandi deh biar seger"ucap via dan langsung berjalan menuju kamarnya dilantai dua dan disusul juga oleh Rosa dan abang-abang nya itu.saat dipertengahan jalan mereka dipanggil


"kalian nanti turun semua,kakek ada ngomong sesuatu"ucap grandpa


"baiklah grandpa"ucap barengan mereka.


****


diruang tengah


semua orang berkumpul dan bahkan ayah via yang super sibuk pun datang.duduk berbaris-baris untuk mendengarkan ucapan dari grandpa dan grandma


"baiklah,akan saya mulai sekarang"ucap pembukaan bicara grandpa dan semua orang tampak mendengarkan

__ADS_1


"grandpa memiliki semua geng semacam mafia"ucap grandpa dan Mampun membuat semua orang langsung melotot dan terkejut


"apa papa bercanda"ucap gilang


"tak saya serius dan bahkan anggota nya sudah 3000 lebih"ucap grandpa


"kenapa papa baru ngomong"tanya Ashanty


"aku menunggu waktu yang tepat"jawab datar grandpa


"lanjutkan pa"ucap Jerikho


"baiklah,sekarang aku akan memindahkan alih kepemimpinan pada cucu ku"ucap grandpa


"tapi pa mereka masih kecil"ucap gilang memotong pembicaraan grandpa


"apa kah itu sopan gilang"ucap tajam grandpa


"maaf"


"baiklah,aku akan menunjuk siapa yang alih dalam melakukan senjata,bela diri dan menghindar.kita mulai latihannya Minggu besok"ucap grandpa to the point


"dan ingat cucu ku tak ada pengecualian"ucap grandpa tegas.


meskipun sikap grandpa sering tersenyum pada keluarganya dan hampir tak terlihat sifat kejam nya namun saat dirinya bicara serius maka akan terlihat sifat bisnis dan kejam.bahkan untuk dibantah sedikit pun tak bisa karna grandpa memiliki sifat yang keras kepala.


saat kepergian grandpa dan grandma mereka semua masih duduk ditempat mencerna setiap ucapan yang dikeluarkan oleh grandpa.


"apakah kalian setuju nak"tanya Jerikho


"apakah kami bisa menolak"ujar Rayhan


"tak,kakek mu itu sudah membuat keputusan maka tak ada satupun yang bisa merubahnya termasuk grandma"jawab gilang


"ya maka kita harus menerimanya dengan senang hati"ucap Vallen


"tapi kalian masih kecil"ucap Ashanty sedu lalu dipeluk lh oleh Jerikho


"kami udah besar ma/tan"ujar mereka bersama


"tapi kalian tetap bayi imut kami"ucap Tiara


"kami akan berhati-hati dalam melakukannya"ucap via


"dan kami akan selalu ada untuk kalian"lanjut Rosa


"sini sayang peluk mama"ucap serentak Ashanty dan tiara dan mereka pun dengan cepat berpelukan dengan masing mama nya.


"baiklah kalian istirahat lah dulu,kan besok kalian sekolah dan juga latihan"ucap gilang memecah keharmonisan mereka


"baiklah,kami pergi dulu ya ma pa"ucap barengan Rosa dan via.


dalam perjalanan menuju kamar,mereka semua tampak berpikir apakah ini cuman mimpi atau nyata ataukah ini sekedar bercandaan sang kakek


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁

__ADS_1


__ADS_2