Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 53


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


kini 3 orang dalam kamar via sedangkan 3 nya pergi ke balkon kamar via yaitu para laki-laki.


kini dibalkon kamar,alucar bersama Zacky dan Ridwan sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting.


"bagaimana bisa geng mafia itu datang kemari"ujar tak percaya alucar.


"ia menggunakan identitas samaran bahkan tato ditangan mereka pun ditutup oleh kulit sepertinya asli"jelas Zacky.


"kau tau bahkan mereka sedang mengintai markas kita yang berada di hutan Venus pendalaman"ujar Ridwan memeriksa hp nya yan seperti tablet ditangan nya.terdapat titik biru dan merah disana yaitu titik merah untuk musuh dan biru markas mereka.


"mereka sedang mengintai dibagian tepi-tepi pembatas hutan dan akan menyerang pada jam 2,mereka pikir ketika kelompok kita lagi tertidur maka mereka dengan mudah membantai kita,bahkan sebelum masuk pertengahan mereka sudah didatangin oleh senjata tersembunyi"ucap Ridwan panjang lebar dengan senyum liciknya.


itu lah Ridwan dan itu lah Zacky,mereka akan bercanda saat suasana yang memungkinkan dan akan kejam pada seseorang yang menggangu ketenangannya.ibaratnya ular kobra yang tertidur selama setahun lamanya dan tiba-tiba sarang nya dibongkar,maka ia tak akan tinggal diam untuk menyerang dan mengisi perutnya.


sedangkan dikamar,via dkk sedang asik-asik nya bercerita.


"Lo tau Vi,demi Lo kita cabut ya kan bi"ujar Laura memegang dadanya.


"siapa suruh,kalian tau ntar gue kenak omel Ama Oma Lo noh dirumah"


"ye,ngapa lu ngadu"ucap Laura.


"tapi kapan sih Lo sekolah vi"tanya Bianca yang tak sabar untuk sahabat nya itu sekolah.


"gue kagak sekolah deh,enak dirumah"ledek via


"apa Lo kata,klo Ampek lu ngk sekolah gue pastiin gue kagak sekolah juga dah biar sama"kesal Laura dan langsung memasukkan cemilan kue dalam porsi suap banyak.


"eh jangan lah,main ngikut ngikut aja nih bocah"ledek via


"serah dah,btw gimana tu kaki lama amat baik nya"tunjuk Laura.


Bianca dari tadi hanya nyemil dan sesekali ikut bergabung,ia lebih mementingkan menonton Drakor ditv via dari pada terlalu banyak ikut berbicara dengan Laura bisa-bisa ia juga ikut stres.


"yaelah,baru dua hari udah sibuk apalagi Ampek sebulan"


"eh sakit ngk boleh pegangkan"ucap Laura yang penasaran.dengan polosnya ia memegang dengan kuat kaki terkilir via.

__ADS_1


"aaaaa.....gila lu ah,sakit anjr"jerit via.


"ah...maaf hehehe"cengengesan Laura.


via dan Laura terus mengipas-ngipas dan begitu pula dengan Bianca yang terkejut pun langsung melemparkan remot tv dan bantal sofa yang dari tadi sebagai penyanggal badannya.


"hu...hu......hu...."tiupan napas ketiganya pada kaki via.


"kenapa,apa yang terjadi"teriak alucar bersama dengan cs nya yang datang berlari kearah via dkk.


via dkk pun memberhentikan aktivitas nya secara bersamaan lalu menatap ketiga cowok didepan mereka dengan raut wajah cemas.


"kenapa....apa....siapa.... bagaimana"ujar cemas Zacky


"iya...apa yang terjadi"tanya Ridwan juga.


"kenapa pada mu sayang"tanya alucar.


dan semua nya pun terdiam dengan ucapan alucar,mereka semua menelaah setiap ucapan dan berakhir pada kata 'sayang',kecuali via yang acuh dan masih mengibas-ngibaskan kakinya.


"sayang"ucap serentak mereka.


"eh kalian apaan sih,ini bantuin Napa kaki gue diremas Ama nih bocah"tunjuk via pada Laura. padahal ia sedang mengalihkan pembicaraan.


"cantik-cantik gini Lo bilang kecebong,gue congkel pula tu mata"kesal Laura.


"sini,coba aku lihat!!lain kali hati-hati ya"ujar lembut alucar.


Zacky dan Ridwan pun sempat pangling saat perubahan yang ditunjukan alucar saat bersama via dan satu kata untuk via,hebat.


"udah....udah ngk sakit"ucap via berusaha menggeser kaki nya ketempat yang lebih nyaman.


"kamu mau makan"tanya nya


"ngk deh,ntar aja"ucap via.


kruuuk....


suara perut dari seseorang yang bikin ulah tadi,siapa lagi kalo bukan laura.dengan wajah polosnya menampakkan deretan giginya dan memegang perutnya.


"inalillahi,nih bocah memang ya ngk kenal tempat"ucap Zacky

__ADS_1


"udah sana lu pada makan,mama pasti udah nyiapin makanan"kata via.


"lu ikut dong,masa tuan rumahnya ngk makan"ucap Bianca.


"yaudah oke,bantu gue"ucap via menjulurkan tangannya pada Bianca. tapi belum sampai tergapai alucar lebih dulu menarik tangan via dan menggendongnya.


"aaa"teriak via


"ah sempat-sempatnya lu berdua mesra-mesraan didepan jomblo"ucap Laura.


mereka pun langsung pergi keruang makan dan disana sudah tersusun rapi berbagai makanan.terlihat Ashanty yang masih menyusun-nyusun makanan penutup.


"eh kalian udah turun tadi mama pengen panggil,yaudah yok makan"ujar Ashanty mempersilakan para teman anaknya itu untuk duduk.


mereka bersama pun duduk dan saling hadap-hadapa kecuali alucar yang stay disamping via.


setelah makan siang,mereka pergi ke taman belakang dengan membawa beberapa cemilan.karna jam masih menunjukkan jam 1 jadi mereka tetap santay sampai sore nanti.


mereka bercanda tawa bersama seakan tak ada beban diantara mereka.zacky yang selalu kesal dengan ulah Laura dan Ridwan yang selalu gangguin Bianca.


"apaan sih kecebong,ganggu aja ambil noh sana ada"tunjuk Zacky pada tumpukan cemilan.


"yaelah pelit amat lu,sedikit doang ngk mungkin gue buka lagi apalagi ini belum abis"ujar Laura memperlihatkan cemilan ditangannya.


"kagak,gue takut kenak virus lo"ejek Zacky.


****


disekolah,kini jam pulang sudah berbunyi semua murid pun bergegas pulang termasuk dengan Rayhan dan Rosa. mereka kini sudah dalam satu mobil yang dimana Rayhan yang mengemudi.tak ada pembicaraan dan sedikit pun suara hanya ada kelason dari beberapa kendaraan.


sesampainya dikediaman Rayhan,Rosa yang sudah menyatakan pada mama nya akan menginap dirumah via pun langsung masuk dengan teriakan khas dirinya.


"assalamualaikum....penghuni rumah, apa kabar,Rosa tercantik welcome home"teriak Rosa dengan merentangkan tangan.


Rayhan yang tak tahan dengan teriakan Rosa pun langsung membekap mulut Rosa cukup kuat,karna Rosa yang memberontak dan ingin kembali berteriak.


"wa'alaikumsalam,jangan teriak-teriak rosa"teriak Ashanty dari arah dapur.


Rosa yang ingin menimpali ucapan tantenya berusaha untuk lepas dari dekapan Rayhan dan bahkan kini ia menggigit nya.


@**@@@%

__ADS_1


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2