Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 82


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


via yang berpelukan Ashanty,Rayhan juga berpelukan dengan Jerikho. begitu pula yang lain kecuali dengan alucar dkk yang memiliki nasib yang malang tak punya orang tua.


setelah acara berpelukan selesai mereka semua pun menuju ruang tengah,disana mereka akan saling bercerita tentang apa yang terjadi disana.


"anak nakal,kau bahkan pergi tak izin dengan ku"kesal Jerikho.


kini Jerikho dan via sedang duduk berdekatan dengan via yang manja di pelukan sang papa.


"jika aku izin maka tak dapat pergi dong"ucap via dengan manja.


Jerikho mencubit pipi salsa yang kurus itu dengan gemas,anak gadisnya kini sudah dewasa dan tak perlu lagi yang namanya kata khawatir.


"katakan pada papa bagaimana kau bisa masuk mafia"ucap Jerikho.


"begitu lah pa,aku hanya coba-coba saja"santai salsa sambil mengambil cemilan dimeja tengah itu.


semua orang menatap penasaran via, bagaimana seseorang yang hanya coba-coba bisa mendirikan mafia yang cukup kejam bahkan didengar mafia itu tak main-main soal hukuman.


via mendongak melihat keseliling,dan alisnya satu terangkat keatas seakan menanyakan kata "apa"


sedangkan semua orang yang ditatap oleh via seperti elang menggigil apalagi mereka sudah mengetahui identitas asli via yang sangat kuat.


"baik lah, sebenarnya saya mendirikan mafia ini cuman hanya tak ingin selalu diremehkan,dimana waktu itu saya pernah terjadi pembulyyan pada diriku dari SD/SMP dan mama juga membantu ku untuk merubah penampilan dan disitulah aku memiliki nekad mendirikan mafia"jelas via dengan sangat detail dan semua orang mengangguk paham saja.


via sempat menatap alucar yang tersenyum bangga dengannya dan via pun membalas senyuman itu dengan lembut dan tipis.sebenarnya via belum ada tumbuh cinta tapi ia suka saat bersama alucar yang bisa membuatnya aman dan nyaman.


"sayang kamu jangan terlalu memaksakan diri ya"lirih Celsi membelai rambut via kebelakang.


ada rasa tenang dan tak tenang dihati Celsi yang merupakan seorang ibu,ia tak ingin anaknya terjadi sesuatu yang tak diinginkan.


"tenang ma,eh yaudah via bersih-bersih dulu ya"ucap via dengan lembut.

__ADS_1


"kita pergi juga Vi,kita mau istirahat"pamit Laura dan Bianca juga mengangguk.


"eh yaudah hati-hati,sampai jumpa besok ya"ucap via sambil melambaikan tangannya.ia pun mengantar sahabatnya dan keluarga nya sampai keluar rumah via.


"sampai jumpa besok cinta, assalamualaikum!!!!"ucap Bianca dengan sedikit berteriak.


"wa'alaikumsalam"jawab serentak isi rumah itu.


dua mobil pun keluar dari halaman via,via terus melambai sampai mobil itu benar-benar hilang dari pandangan nya.


salsa pun kembali kedalam lalu melihat alucar dkk yang sedang berpamitan untuk pulang.


"kalian pulang sekarang"ucap via seakan tak rela dengan kepulangan mereka.


"ya...masih ada urusan dimarkas"ucap alucar dengan menghampiri via.


"kita pamit ya via"ucap Ridwan dan via pun mengangguk.


alucar terus memperhatikan via dengan mata hitamnya itu,membuat via sedikit merinding dan salting.


"baiklah, hati-hati dijalan ya"tutur via dan langsung memeluk tubuh alucar yang cukup besar itu.


dengan sigap alucar menerima pelukan via yang menurutnya sangat lah hangat,apa hati via sudah ia dapatkan atau via hanya menganggap dirinya sekedar orang yang dikasihani.


"ehemmm...ingat masih ada orang disini lo"goda Zacky dengan deheman yang cukup keras.


via segera melepas pelukan nya dari alucar sungguh ia lupa bahwa masih ada keluarganya disini,bahkan saat ini orang tua dan om tantenya saja senyum-senyum penuh arti.


"apaan sih,yaudah deh yok gue anter kalian"ketus via menghilangkan rasa malunya saat ini.


mereka pun langsung berjalan menuju depan,saat ini via akan melepas kepergian alucar eh salah bukan membiarkan alucar untuk istirahat dan bersih-bersih.


"hati-hati"ucap via dengan melambaikan tangan.


"siap buk negara"jawab Ridwan dengan berteriak.

__ADS_1


via pun terus menatap mobil hitam yang akan keluar dari halaman rumahnya.saat ini alucar dkk meminjam sementara mobil yang dipakai saat menjemput mereka di bandara.


"jika belum ikhlas melepaskan silakan panggil lagi biar bisa bersama"ledek Rayhan yang saat ini berada dibelakang via.


"ck....apaan sih lu bang,kurang kerjaan yok masuk"ketus via.


dan mereka pun pergi kedalam lalu menuju kamar masing-masing begitu pulang dengan Rayhan dan Vallen yang saat ini sementara tidur dikamar via dan Rayhan hanya sekedar untuk istirahat.


*****


didalam kamar via,Rosa yang baru sudah selesai mandi melihat salsa yang tertidur disofa yang sepertinya sedang membaca majalah.


"pasti kecapean,Lo bikin was-was dek padahal dulu Lo sangat anggun dan manis tapi sekarang lihatlah bahkan gaun saja kau tak punya dan itu yang ada cuman yang kecil-kecil"gumam Rosa sambil menatap wajah via dengan lekat.


"jangan menatapku seperti itu kak jika tak ingin terjadi sesuatu"peringatan via lalu berdiri untuk pergi menuju kamar mandi.


Rosa sedikit terkejut dengan via yang tiba-tiba terbangun padahal tadi sangatlah tenang dan nyenyak apa karna seorang mafia.apa semua mafia itu sama yang memiliki kewaspadaan yang tinggi seperti via, sungguh hebat tidur nyenyak bisa bangun dengan sekali tatap.


beberapa saat kemudian via keluar dengan muka segarnya,ia langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur.


"keringkan dulu rambut nya,lihat noh basah"tegur Rosa.


"Lo seperti ibu-ibu deh,banyak perintah"ucap malas via lalu beranjak mengambil hair dryer dilaci meja rias nya.


"sini biar gue bantu"tawar Rosa lalu mengambil hairdryer dari tangan via.


via pasrah saja ia langsung duduk di meja rias dan kemudian memejamkan matanya saat merasakan betapa hangatnya sampai masuk kepori-pori rambutnya.


tanpa sadar via tertidur dimeja hias,terlihat sangat tenang dan damai.disini Rosa mempunyai ide untuk menghias wajah via yang sedikit kusam padahal dimeja nya cukup banyak makeup dan beberapa serum perawatan wajah.


Rosa langsung mendadani via dengan pelan-pelan karna ia tak ingin membuat via terbangun,saat sedang memakaikan lipstik tangan Rosa langsung ditahan oleh via.


"mau ngapain Lo kk"ucap datar via dengan mata yang dingin.


@**@@@%

__ADS_1


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2