
...🍃READING BOOK🍃...
suara hembusan angin terdengar sanyu.seorang gadis yang menatap ke depan dengan pikiran yang berkecamuk
"apa yang kau pikirkan via"ucap sang kk Rayhan
"tak ada,gue cuman mikir gini aja besok masuk sekolah gue harus dandan apa ye"ucap via
"hmm....lu ngk pandai bohong dek"ucap Rayhan dengan mengelus rambut sang Adik
"apa nampak terlihat jelas"ucap via
"ya...kau seperti cicak"ucap Rayhan dengan kikikannya
"lah apa hubungan e Ama cicak bambang"jawab kesal via
"hhhhh..... mangkanya jangan terlalu dibawa serius hu..."ucap Rayhan dengan berlenggang pergi
"tetap tersenyum ya bg semoga kita selalu bersama dengan keluarga harmonis"batin via dengan senyum kentara
****
keesokan harinya,silau mentari mengenakan wajah mulus via,dengan keterpaksaan bangun dan bersiap dirinya ingin memintak sang kakek untuk mengajarinya ilmu bela diri
dengan persiapan baju putih longgar yang biasa untuk beladiri dengan sabuk berwarna putih.
"mau ngapain sayang"ucap Ashanty
"aku mau belajar sesuatu sama kakek"ucap via
"oh kakek,yaudah sana kakek dibelakang sendiri"ucap Ashanty. sedangkan grandma duduk bersama dengan Ashanty diruang tamu
dengan rasa gembira dirinya pun melenggang kebelakang mencari sosok yang benar ingin dia jadikan panutan
"kakek dimana ya"ucap via
"ngapain cucu kakek kesini hmmm"ucap lembut grandpa yang keluar ntah dari mana
"aku cari kakek"ucap memelas via
"untuk apa coba hmm"ucap grandpa
"kakek mau ngk ajarin via bela diri"ucapnya penuh semangat
"ha...kamu serius mau belajar"ucap grandpa memastikan
"ya...aku selalu serius dengan ucapanku"ucap via
"baiklah,yaudah yuk ikut kakek"ucap sang grandpa mengajak sang cucu disuatu tempat.
ditempat lain didalam rumah grandma nya, Ashanty banyak bercerita dengan mama nya menghilangkan rindu yang telah lama
"pagi sayang,pagi ma"ucap Jerikho
__ADS_1
"pagi sayang/nak"ucap bersamaan Ashanty dengan sang mama
"duduk dulu sayang,mau kopi atau teh"ucap Ashanty mempersilakan suaminya duduk dan menawarkan sebuah minuman
"teh aja sayang"ucap Jerikho
saat kepergian Ashanty kedapst keluarlah Rayhan dengan baju santay nya
"morning grandma and dad"ucap Rayhan dengan melangkah menuju sofa
"morning sayang"ucap grandma dan Jerikho
"kemana kakek nek"tanya pada grandma
"dia lagi dibelakang"ucap singkat sang grandma
"trus via??"tanya nya lagi
"ia bersama kakek mu"ucap grandma
"lah ngapain tu bocah"ucap Rayhan yang bingung.
"iya ngapain ma via kesana"tanya nya Jerikho
"ntah"ucap singkat sang nenek dengan senyum nya yang manis saat kedatangan anak nya dengan 2 cangkir teh
"ini sayang...ini mah"ucap Ashanty saat memberikan teh tersebut kepada sang suami dan mamanya
"makasih sayang/nak"ucap barengan grandma dengan Jerikho
"eh sayang,sorry mama ngk ada buatin kamu minum"ucap Ashanty yang baru tau ada anak sulungnya itu
"ngk papa mah,yaudah aku pergi cari via dulu ya"ucap nya Rayhan dengan berlenggang menuju belakang.
saat Rayhan sampai dibelakang,disana hanya ada kolam dan kebun bunga tak ada satu pun orang yang disana
"ais...kemana sih tu anak"ucap Raihan menggerutu
"udah lah,gue balik aja nanti baru cari tu orang"dengan pergi melenggang masuk kedalam.
melihat Rayhan kembali tanpa ada mendampingi nya, membuat semua orang bertanya-tanya.
"mana kakek dan via sayang"bertanya Ashanty
"ngk ada ma,aku aja bingung kata nenek aja ada dibelakang kok pas kebelakang ngk ada orang"ucap Rayhan menjelaskan
"mungkin mereka pergi ketempat latihan"ucap grandma dengan menuruni tangga.ya nenek saat Rayhan pergi dirinya pergi mengambil kacamata nya dikamar.
"hati-hati nek ntar jatuh"ucap Rayhan khawatir melihat grandma nya jalan dengan tergopoh-gopoh. Rayhan pun bergegas meraih tangan sang nenek
"kau ini...aku masih kuat"ucap grandma yang gemas dengan kekhawatiran cucunya itu yang terlalu berlebihan
"tempat latihan mana nek"tanya Rayhan yang memang kepo
__ADS_1
"lihat lah didekat kebun grandma ditengah-tengah itu ada sebuah pintu diranah dan buka lah"ucap grandma menjelaskan
"ha...serius nih nek"tanya memastikan Rayhan
"kok ada sih ma,kenapa mama ngk kasih tau"ucap Ashanty kesal
"kau tak pernah bertanya"ucap grandma
"aku kan ngk tau ma"jawab kesal Ashanty
"kan kau sebelum menikah Ama Jerikho selalu membantuku ,apa kau tak memperhatikan sekitar"ucap grand menimpali ucapan anak nya itu
"aku ngk ikut campur deh"ucap Jerikho dengan melambaikan kedua tangannya.mengapa dia melakukan itu??....ya karna ini udah pernah terjadi dan dirinya lah disalahkan....tau banget gitu wanita tak pernah salah
"diam"ucap bersamaan Ashanty dan grandma
"sudahlah,kau yang salah mengapa tak bertanya...dan bukan aku"ucap grandma
"mas kamu udah tau ngk"tanya Ashanty penuh selidik
"eh ma,pa, grandma aku pergi dulu ya"ucap Rayhan sebelum dirinya jadi sasaran kedua wanita tercantik itu menurut nya meski sudah berusia diatas 40 an
"eh aku....aku kan"ucap ragu Jerikho....dan kini diri nya lah yang menjadi sasaran empuk kekesalan istrinya
disisi lain Rayhan asik mencari sebuah pintu yang grandma nya bilang itu.dengan sangat teliti dia mencari nya.pada saat dia melihat sebuah pintu yang warna nya hampir sama dengan tanah.jadi itu lah penyebab dia tak menemukan dari tadi padahal dirinya sudah berkeliling ditengah-tengah kebun bunga itu.
dengan perlahan dirinya membuka itu,saat sudah terbuka sebuah tangga batu seperti lorong...membuat dirinya kepo dengan isi dari lorong gelap itu
saat memasuki ruangan itu,diri nya tak mendapatkan satu cahaya pun dan dirinya terus berjalan maju ada sebuah pintu dengan cahaya remang-remang.
terdengar suara dari dalam satu ruangan itu,dengan berhati-hati diri nya mendorong pintu itu
kreeek....
orang yang berada di dalam itu menoleh dari asal suara.
"abang!! ngapain sih kesini"ucap kesal via
"ye lu ngapain sih kesini"ucap Rayhan
"gue pengen belajar beladiri"jawab via
"kau mau ikut juga nak"ucap sang kakek
"apakah boleh"tanya Rayhan berbinar-binar
"ngk"jawab singkat via
"resek lu"kesal Rayhan
"sudah-sudah yuk mulai,kamu Rayhan ikuti kerjakan adik kamu ya kakek sudah mengajarkan nya terlebih dahulu"ucap grandpa
"ye... sekarang gue guru nya lu harus patuh"ucap via songong
__ADS_1
"tak sikut lu baru tau"ucap kesal Rayhan.