
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
keesokan harinya,dimana via masih nyaman dengan kasurnya yang lembut.sinar matahari tak menghalanginya untuk melanjutkan tidur karna ada bantal sebagai penghalang cahaya dari wajahnya.
pintu diketok sangat keras membuat via cukup terganggu, sehingga ia pun terbangun lalu membuka pintu.
"dari mana kamu kemaren,mama pikir kamar mu masih kosong"ucap Ashanty menatap tajam sang anak.
"aku hanya pergi sebentar ma,masih ngantuk nih...Hua..."ujar via lalu merangkak diatas kasurnya.
"eh ngk boleh,sekarang kita harus pergi karna tadi alucar telah memberi tahu mama untuk mencarikan mu baju untuk lamaran nanti malam"ucap Ashanty menarik selimut via.
"is...maa..cari baju nya nanti ya,via sangat ngantuk loh"memelas via dan malah kembali menarik selimut menutup wajahnya.
"yaudah,tapi nanti mama bangunkan kamu bangun ya"ucap Ashanty dan via hanya mengangkat tangannya membentuk ok.
flash back~~
via langsung memeriksa secara detail kembali informasi yang ia dapat,ia mengirim ke tablet yang ia gunakan saat ini dari akun email nya.
tak lama kemudian mobil berhenti secara mendadak dan membuat via sedikit oleng dan menabrak bangku depan.
"apa yang kau lakukan ha"bentak via.
"ma-maaf letizi tapi didepan ada yang menghalangi jalan"jelas supir itu.
"habiskan dan jangan ada yang hidup"ucap via dengan tegas.
supir itu langsung keluar melawan beberapa orang yang sepertinya suruhan, terlihat lawan mereka cukup alih dalam senjata jarak dekat.
"am-ampun,kami hanya suruhan"ucap salah satu pria tubuh kekar itu.
"katakan"ucap via lalu turun dari mobil.
"be-belahan guntur"ucap mereka dengan gugup.
door...
__ADS_1
suara tembakan tepat menancap dikepala pria itu,via sangat sadis saat ini terlihat dari matanya yang memiliki luapan amarah.
"heh...menarik,kalian duluan yang memancing api jadi jangan salah kan saya menghabisinya...hhhh"gumam via dengan tawa menyeramkan.
"tembak"ucap via dan segeralah bawahan via menembak para pria itu.
mereka langsung pergi ketempat tujuan yang dimana tempat itu adalah markas mereka.
sesampainya dimarkas,mereka langsung disambut oleh para misofo.via masuk tanpa mempedulikan sekitar dan langsung menuju ruangannya.
"lakukan lah pembantaian ketua belahan Guntur,sisakan beberapa bawahannya yang ingin mengabdi dengan kita"ucap tegas via.
"bukankah kita sedang melakukan kerja sama"ujar Bima.
"mereka berkhianat"ucap via
"apa!,apa yang harus kita lakukan letizi"ujar terkejut jelita.
"habisin mereka malam ini"ucap via dengan tatapan tajam.
"baik letizi,akan kami laksanakan"ucap mereka dengan membungkukkan badan lalu pergi dari hadapan via.
via tampak tertawa puas,lalu ia meneguk wine dengan sekali teguk.
ia mencari informasi tentang keluarga yang dibantai besar-besaran,dimana keluarga alucar dan keluarga adamson terjadi pembantai sehari setelah nya.
"sepertinya orang yang melakukan hal ini cukup berbahaya"ucap via dengan senyum smriknya.
tok....tok...
pintu ruangan nya diketok cukup nyaring oleh seseorang.
"masuklah"ucap via mengintruksikan.
pintu pun terbuka,terlihat seorang pria dan wanita yang cukup banyak darah.
"permisi letizi"ucap Bima membungkukkan tubuhnya.
"bagaimana"ujar via to the point.
__ADS_1
"sudah selesai semuanya letizi,ketua nya sudah terbunuh dan dihitung tinggal 50 orang yang ingin mengabdi dan ada sebagian yang pergi keluar nergi atau kota"ucap Bima menjelaskan.
"umumkan pada anak belahan Guntur bahwa ketuanya sudah mati"ujar via.
"siap letizi"ucap Bima lalu pergi meninggalkan ruangan.
via tertawa puas,ia pun pergi keluar menatap satu persatu misofo belahan Guntur.
"apa kalian akan menjadi pengikut ku"ucap via.
"apa anda akan berlaku baik pada kami sesuai janji tangan kanan anda"ucap salah satu misofo.
srak...
satu layangan pisau lipat dan mampu membuat kepala seseorang hampir terputus.
"terlalu lancang,tapi kalian tau bahwa red letizi Devils tak akan pernah berbohong jadi jika ada pertanyaan lagi maka ikutilah teman kalian"ucap via dengan kejamnya.
semua misofo tampak gemetar,padahal mereka mengira bahwa yang letizi yang mereka tangkap waktu itu sangat lemah dan sangat tak pandai dalam hal mafia tapi saat ini gadis itu sangat kejam dan bahkan pisau kecil saja mampu memutuskan kepala.
"fasilitas,uang dan bahkan kebebasan akan saya berikan rapi ingat jika ada tugas maka kalian harus melakukan nya dengan sempurna dan jika tidak nyawa kalian sebagai taruhannya"ucap via dengan seringai liciknya.
"peraturan yang tertulis,jika diluar jangan mengandalkan kekuasaan apalagi kekuatan.jangan sesekali menggunakan nama ku sebagai jaminan sebuah kesalahan,ingat jika kalian melakukan nya seperti tadi cuman nyawa yang hilang bukan tubuh kalian, selanjutnya kalian akan melakukan penyeleksian besok dengan cara berlatih dan bertarung tanpa ada nyawa yang melayang"ucap via dengan tegas.
"apa kalian bersedia,jika ada yang tidak bersedia atau ingin keluar menjadi rakyat biasa maka itu tak mungkin karna semua nya diatur oleh ku"ucap via.
"bersedia letizi"ucap mereka serentak dan via merasa puas dengan semuanya.
"saya pergi dulu kalian nyaman lah tinggal disini sementara waktu dan besok akan dibagikan setiap kamar untuk kalian"ucap via dan langsung pergi meninggalkan semua orang yang menunduk padanya.
flash of...
pukul 8 pagi,via tetap tertidur dengan nyamannya.ia melupakan sesuatu yang merupakan hari yang menyenangkan untuknya
"VIA BANGUN" teriak Ashanty dengan sangat keras.
"ah iya"ucap via yang langsung bangkit
seakan dara via bergejolak membuat ia langsung tersadar dengan sangat sadar.akhirnya via pun memutuskan untuk mandi dan setelah itu menghampiri sang mama.
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁