Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 39


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


🍃READING BOOK🍃


pulang sekolah,semua siswa keluar dengan tergesa-gesa.setiap kendaraan keluar secara teratur dan ada beberapa murid yang masih duduk untuk sekedar mengobrol.


"Vi lu bawa motor siapa nih"ucap Laura saat melihat motor hitam diparkiran yang dituju via


"motor gue"ucap via singkat


"ets dah....gue pikir lu cuman punya satu motor Ama mobil yang kemaren"ucap Laura


"btw ngapa ngk bawa mobil lu vi"tanya bingung Bianca


"males,ribet"ucap via dengan mulai menarik motor nya keluar dari parkiran.


"gue duluan ya,lu pada tu dah ditunggu sopir"ucap via dengan pul helem menunjuk menggunakan dagu.


"oke,dah see you"teriak Laura melambaikan tangan.


via pun membalas dengan senyuman dan melambaikan tangan.dengan suara motor sport menambah damage via.


via saat melewati halte,terlihat sepupunya yang sepertinya menunggu jemputan.


"ngapain lu kak"ucap via yang membuka kaca helem nya


"nunggu jemputan"ucap santay Rosa bermain hp


"lh bang ray mana"ucap via bingung melihat sekeliling


"ngapelin cewek nya"ucap santay Rosa


"yaudah naik cepet"ucap via to the point


"ngk lu Bawak motor ngajak mati"ucap Rosa bergidik ngeri


"yaelah,ngk deh pelan"ucap via.


"balek lah lu dulu Vi,takut gue kalo naek motor lo"ucap Rosa melihat motor via.


"naek ngk,gue tinggal baru tau"ucap via yang mulai memasang full helm nya.


"eh iya bentar,bang Vallen ngk bisa jemput rupa nya"ucap Rosa.


bergegaslah Rosa naik motor via meskipun sedikit kesulitan tapi akhirnya bisa.


"udah kan"ucap via yang mulai menancap gas.


"eh bentar,helem nya mana"ucap Rosa mengacungkan tangannya


"ngk ada"ucap via dan langsung meluncurkan motornya secara cepat

__ADS_1


"huaa....rambut gue via"teriak Rosa secara reflek memeluk via


"lepas ah,risi gue"teriak via agar terdengar Ama Rosa


"kagak,lu ngajak gue mati"ucap Rosa yang menambah eratan pelukan nya.


"lepas ah.....gue ngk ngajak mati tapi emang lu yang lebay"ucap via kesal


"semoga malaikat Izrail ngk singgah"teriak Rosa


"ngk apa sekalian pinjem sabit nya"ucap via dengan kekehan nya


"gila lu untuk apa dah"teriak Rosa


"ngarit rumput....hhhhh..."ucap via dengan tawa nya.


sedangkan Rosa dirinya merasakan tubuhnya seakan arwah yang mau terbang.rambut nya yang selalu dirawatnya ngk dipedulikan yang dia pikirkan semoga arwahnya tak pindah tempat.


"dah sampek"ucap via.


Rosa yang masih memejamkan mata langsung membukanya dan langsung memeriksa setiap organ tubuhnya


"Alhamdulillah aman"ucap Rosa lega.


"lebay amat lu"ucap via kembali memasang helm nya


"kata lu pelan,berarti lu yang namanya kencang itu kayak mana bambang"ucap Rosa dengan dada naik turun.


"dah ah gue balek"ucap via melambaikan tangan


"eh via tunggu"teriak Tiara yang baru keluar dari rumahnya.


"Napa tan"ucap via yang belum sepenuhnya berputar untuk balek


"kasih sama mama mu,Tante baru belajar buat"ucap Tiara memberikan kresek hitam


"apa nih tan"ucap via yang memeriksa isi dalamnya


"brownis keju,baru buat soalnya"ucap Tiara


"yaudah Tan via balek dulu ya"ucap via dan langsung menghidupkan mesin motornya yang sempat dimatikannya.


"yaudah,makasih ya via"ucap Tiara sedikit berteriak


"iya tan"jawab via dan langsung melajukan motornya kearah rumah yang memang jauh nya bedah satu rumah saja.


****


"ma...nih titipan dari Tante tiara"ucap via memberikan kresek hitam ditangan nya


"eh...kok ngk langsung kesini aja,kan deket"ucap Ashanty menerima kresek itu

__ADS_1


"mungkin Tante lagi ribet,jadi nya ngk sempet"ucap via dengan duduk disofa meluruskan pinggangnya


"oh....itu motor siapa vi"tanya Ashanty yang memang lihat motor hitam sport yang dibawa via


"motor via ma"ucap via santay


"kapan emangnya beli tu motor"bingung Ashanty yang ikut duduk disamping via


"eh..itu...anu....motor kawan via Bawak mah"ucap via sedikit limbung


"oh yaudah,sana bersih-bersih"ucap Ashanty lalu berdiri menuju dapur untuk meletakkan kue diatas piring.


via pun menuruti nya saja yang juga cukup merasa lelah,belum lagi akhir-akhir ini banyak musuh yang ingin menyelinap kemarkasnya.


"lega"gumam via menjatuhkan tubuhnya begitu saja diatas kasur empuk nya.


tubuhnya yang kemaren cukup banyak minum bir membuat dirinya sedikit sakit kepala belum lagi kalo tidur dimarkas harus banyak waspada.bahkan saat ini dirinya belum terlalu percaya dengan para pengikutnya kecuali tangan kanan dan kirinya.


"mandi ah,gerah bat"ucap via dengan berjalan lemas menuju kamar mandi,mengambil secara asal baju dan handuk.dirinya sekarang harus memanjakan tubuhnya itu dengan berendam air hangat.


hampir satu jam via berada di kamar mandi,kini dirinya keluar karna sudah merasa menggigil disekujur tubuh nya.


dia duduk didepan laptop yang berisi banyak berkas,usaha kecil-kecilan nya kini sudah dimulai yaitu caffe yang baru dibuka sebulan yang lalu.sekarang via juga harus memeriksa setiap keuangan usaha yang didirikan nya seperti pondok bela diri, GM olahraga,tokoh buah,cafe,dan warkop.lumayan lah gaji yang diberikan cukup untuk jajan nya.


"astaghfirullah,ini berkas Napa dah nyusahin"ucap frustasi via.


rambut yang sudah disisinya tadi kini berantakan bagai singa.


"mana semua nya harus besok lagi dikunjungi,ah bodoh bingung gue kayak gini apa lagi besok-besok gue buat perusahaan udah tinggal kepala aja nih tubuh"ucap ngasal via.tubuh nya yang meringkuk dan tangan yang terus mengacak-acak rambut memberi kesan bahwa dirinya sedan stres.


tok...tok


"via,turun kita makan malam dulu yuk nak"panggil Ashanty dari balik pintu


"iya ma,bentar via turun"ucap via sedikit berteriak.


segera lah dirinya merapikan rambutnya dan menyirir,keluar dengan suiter coklat dan celana pendek tidak memudarkan kecantikannya.


dengan langkah malas dirinya menuruni tangga, ibaratnya gini mager untuk makan dan melakukan apa-apa dan hanya ingin tidur.


"kamu kenapa nak"tanya Ashanty yang sedang menyusun makanan dimeja.


"mana papa ma"tanya via tanpa menjawab pertanyaan sang mama


"lembur,biasa banyak kerjaan"ucap Ashanty


"owh,Abang mana"tanya via mencari-cari sang kakak


"bentar lagi turun tu"ucap Ashanty menarik salah satu kursi


@**@@@%

__ADS_1


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2