
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
kalian salah tapi semua itu dibuat dengan sekali jentik Vian. seperti sulap sih tapi sebenarnya itu lah kekuatan dasar Vian.
"what ini apaan bambang"ucap keterkejutan via
"makanan"jawab singkat Vian
"Lo mau bunuh gue dengan makanan mentah"ucap via
"baik lah,gue pikir Lo sama kayak gue"ucap vian
"tukar ini semua dengan yang telah masak,kau sekarang harus belajar makan yang matang"ucap via kesal
"ngk mau,ngk segar menjijikkan"ucap vian dengan nada muak
"Lo masih waras kan,makanan mentah itu yang sungguh ngk sehat"ucap via
"gue iblis via bukan manusia,etsdah nih anak perlu gue ingetin terus"ucap vian
"gue tau Vian,tapi emngnya iblis ngk bisa makan makanan matang"tanya via kepo
"lu rada goblok deh,perlu diservis nih anak kayaknya!!bangsa iblis hanya makan yang mentah saja dan bahkan minumannya pun darah"ucap vian menjelaskan namun dapat via simpulkan bahwa iblis itu kanibal kejam.
"hehehe tukar deh,gue kagak bisa makan ginian nih perut dah keroncong lagi"ucap via dengan cengengesan
"karna Lo tuan gue aja dah,klo ngk Lo dah habis Ama gue"kesal Vian namun Vian tetap melakukan perintah dari tuan nya itu
sekali jentik,makanan itu berubah menjadi sebuah makanan mewah dan gurih.
"makasih vian"ucap via namun dianggukki oleh Vian
"eh Lo ngk makan"tanya bingung via
"makan lah dulu,ngk sopan makan satu meja dengan tuan nya"jelas Vian
via hanya mengangguk paham saja,dia mengerti bahwa itu semua adalah sikap sopan santun yang diberikan pada tuannya.
***
"gimana sih dok,sudah tiga hari anak saya tidak bangun-bangun juga"kemarahan Jerikho
"maaf tuan,mungkin karna kejang-kejang kemaren membuat nona susah untuk sadar"ucap dokter itu menjelaskan
"jika terjadi sesuatu kau yang bertanggung jawab"ucap kejam penuh ancaman Jerikho
"nona sudah bisa diletakkan diruang rawat tuan,namun sepertinya beberapa hari lagi nona akan sadar"ucap dokter itu
"baiklah,kau pergi dan jangan lupa kau harus siap 24 jam memeriksa anak ku"ucap Jerikho
"baik tuan,akan saya lakukan"ucap dokter itu dengan gemetaran.
diruangan rawat inap via
__ADS_1
terdapat teman-teman via dan Rayhan. semuanya melihat via dengan teliti,apa yang terjadi dengannya sampai mengalami koma dua hari.
"kak Ray via kenapa bisa koma"tanya polos Laura
"mungkin imun tubuh via turun"ucap Rayhan
"kapan sadar nya sih via kak"tanya Bianca tak sabar menunggu sahabat nya itu bangun.
"kata dokter sih tunggu aja beberapa hari,mungkin via sadar"jelas Rayhan
"sorry ya Ray, gara-gara gue itu semua terjadi"ucap Alvin seduh
"no problem,ini semua diluar nalar kita"ucap Rayhan dengan senyum terpaksa
"eh Ray apa iya via sudah dipindahkan"ucap seorang yang baru membuka pintu kamar terburu-buru
"ets dah nih anak"ucap Dimas
"apa lo"ngeyel Rosa
"udah nih,lihat lah"ucap Rayhan
"bang Vallen kok diam aja"ucap Rosa melihat Abang nya diam duduk disofa tanpa melirik nya.namun tidak ada jawaban dari Vallen yang menurut Rosa itu pasti dilakukan Vallen saat bersama orang tak dikenal.
"via bangun dek,klo Lo bangun gue beliin apa aja Ama lo"ucap Rosa lirih
"iya via,gue juga Lo klo mau marah,kesal senang gue lampiasannya pun gue terima"ucap polos Laura
"etsdah...lu ngapain dah jadi tukar profesi"ucap Bianca geleng-geleng kepala
"hehehe,ngk papa deh demi via"ucap Laura dengan cengengesan.
tok....tok
"mama boleh masuk"ucap Ashanty.
"boleh tan/ma"ucap mereka serentak kecuali Vallen,Alvin dan Rayhan.
"eh ramai ya,ingat kasih waktu via istirahat ya anak-anak"ucap lembut Ashanty
"siap tan"jawab mereka
"bagus lah,ini nak baju dan sarapan kamu"ucap Ashanty pada Rayhan dan Vallen
"makasih tan/ma"ucap mereka berdua
****
"kenyang nya"ucap via mengelus-elus perutnya
"yaelah,lu makan atau ngapain"ucap vian
"laper"ucap via
"lu mau tidur kagak"ucap vian menawarkan
__ADS_1
"disini ada game kagak"ucap via
"ngayal lu,lu pikir jaman apaan dah"ucap vian jengah
"trus mainan Lo apa"tanya bingung via
"pedang panah,apa samsak"ucap vian
"ngeri Lo,tapi ajarin gue deh"ucap via
"yaudah yok ikut gue"ajak Vian dan diikuti oleh via
selama perjalan hanya diam dan hening tak ada pembicaraan sedikit pun.
sampai ditempat,semua benda tajam lengkap dengan ukurannya pun ada bahkan pistol jaman sekarang pun dia ada.
"ngeri Lo,bahkan lengkap semua trus racun lu sediakan juga"canda via
"iya,banyak Lo mau"ucap serius Vian
"gila Lo...memang cocok dah Lo di bilang iblis kejam"ucap via
"jadi ngk"ucap vian
"yaudah yok mulai,tapi dari mana dulu"tanya via
"kau mau menggunakan senjata apa"tanya Vian
"pistol"ucap via
"baiklah"jawab singkat Vian
Vian pun mengajari via dengan teliti bahkan senjata yang diambil via lebih dahulu pistol berbahaya membuat Vian lebih berhati-hati untuk mengajari via.
berbagai senjata vian ajarkan,via yang memiliki kecerdasan lumayan mampu meresap pelajaran dengan cepat.bahkan hanya tinggal maki bola berduri dan tombak saja.
"istirahat lah"ucap vian
"apa kau tak ingin mengajari ku tentang berbagai macam racun"ucap via
"kau masih lemah,racun yang berada diruangan ku itu tak bisa sembarang orang masuk
"kenapa"tanya via
"karna,racun ku disana jika kau yang masuk maka semua tubuh mu akan hancur tanpa sentuhan"ucap vian menjelaskan
"serius,trus kapan gue bisa"ucap via
"sampai kau memiliki tubuh yang sudah diberi ramuan herbal"ucap vian
"kenapa ngk sekarang aja"ucap via
"kau baru sudah menggunakan salep kuat,dan kini kau meminta herbal itu kau bodoh atau gimana!! bisa-bisa tu obat tak bekerja"ucap kesal Vian
"baiklah,kau memang yang terbaik"ucap via mengacungkan jempol
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁