
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"sini aku kangen sama mu"ujar alucar dengan senyumnya.
'bahkan senyum nya saja sangat manis mengapa ia baru tau' batin via dalam hati.
"jangan terlalu banyak berpikir sini"ujar alucar membawa via dalam pelukannya.
alucar membawa via yang termenung dalam pelukannya,terlihat via yang pasrah dan nyaman dalam pelukan itu.dan secara bersamaan semua teman via dan alucar menatap mereka bahagia termasuk kakak-kakak nya
"plane 031 is ready for travel and expected to fasten seat belts soon" pemberitahuan dari seorang pramugari.
"since again,Plane 031 is ready for travel and expected to fasten seat belts soon" ucap pramugari itu lagi.
mereka semua pun langsung memakai sabuk pengaman namun Laura sedikit kesulitan memasak sabuk pengaman itu.
"ada yang bisa saya bantu nona"tawar seorang pria yang memakai baju serba putih dan seperti nya seorang pilot muda.
"tak perlu,biar saya saja"ujar Zacky yang baru datang dari arah belakang sepertinya dari toilet.
Zacky menatap tajam pilot itu,ia tak ingin Laura dipegang oleh siapa saja.
"apaan sih,bantuin Napa Abang ganteng"ujar Laura dengan nada manja.
Laura saat ini ingin mencari tau apakah Zacky cemburu atau hanya sekedar membantu saja.
"baik nona"ujar pilot itu.
namun pilot itu kalah cepat dengan Zacky yang memasukan Laura kedalam baju Hoodie nya lalu memasak selt belt.
tampak pilot itu sedikit terdiam karna melihat adegan itu, sepertinya pria yang ada didepannya itu cemburu.
"oh maaf tuan dan nona saya harus segera pergi"ucap pilot itu dengan terburu-buru.
sedangkan Laura yang ada didalam baju Zacky melihat perut sixpack Zacky yang sangat indah.laura memasukkan tangannya lalu mencubit-cubit perut itu dengan gemas.
Zacky yang merasakan hal yang sedikit menggelikan langsung mengangkat bajunya dan melihat Laura yang tersenyum memainkan perutnya itu.
"apa Lo mau"tanya Zacky.
"hehehe...ngk ada gue tadi cuman..."ujar Laura yang berusaha mencari alasan.
__ADS_1
"cuman pengen"goda Zacky lalu ia duduk disamping Laura.
terlihat laura yang merona dan salting,menurut Zacky cukup imut dan lucu dengan pipi tembem yang putih itu.
"bu-bukan kok"gelagapan Laura.
Zacky semakin memajukan wajahnya,saat ini sangat menyenangkan menurut nya membuat Laura malu-malu.
"ehemmm.... hati-hati masih ada yang jomblo"teriak Bianca yang berada di bagian kiri kursi pesawat yang kini ia duduk bersama Rayhan.
tampak langsung Laura menundukkan wajahnya yang merona.namun tidak untuk Zacky yang bisa menstabilkan ekspresi nya.
Bianca langsung menatap kejendela,setelah menggoda Laura ia lebih baik menatap jendela dari pada harus menatap Rayhan yang membuat detak jantungnya tak beraturan.
"minggir,gue mau duduk sama bianca"usir Ridwan pada Rayhan.
"ngk,tempat duduk banyak dan silakan pilih"bantah Rayhan.
"ngk,gue mau Bianca sama gue biar gue bisa jaga"ujar Ridwan membantah.
"jangan mengganggu gue"kesal Rayhan.
"kalian bisa diam ngk,ini ada bangku satu lagi"kesal Bianca melihat tingkah kedua pria didekatnya ini.
"siapa juga yang mau duduk sama lo"kesal Rayhan.
"sudah-sudah,Lo sini wan"ujar Bianca lalu berpindah tempat menjadi ia ditengah-tengah dan samping kanan dan kirinya adalah pria.
pesawat pun perlahan bergerak meluncur naik keudara,namun pertengkaran kedua pria yang memperebutkan bianca tak kunjung kelar.
"Lo mau minum bi"tawar Ridwan.
"sini gue suapin"ujar Rayhan mengambil satu keripik singkong menyodorkan pada mulut Bianca, Bianca yang sedikit kesal dengan sikap kedua pria itu pun memutuskan untuk tak menghiraukan.
"apaan sih Lo, sok-sok baik"kesal Ridwan.
"serah gue dong,ngapa Lo sewot"kesal Rayhan.
terlihat hawa yang cukup menegangkan diantara keduanya.
"bisa diam ngk,kalian berisik"ketus Bianca namun ia tetap memejamkan matanya.
"baiklah"ucap bersamaan kedua pria itu.
__ADS_1
kedua pria itu mengambil lengan Bianca yang dari tadi menggulung diperutnya lalu mereka menggandeng dan meletakkan kepala mereka dibahu kanan kiri Bianca.
'ya Tuhan,padahal gue pernah berdoa untuk mendapatkan cowok yang manja tapi mengapa harus seperti ini' gerutu Bianca, bagaimana jika memiliki bayi gedek dua pasti akan menyusahkan
mereka bertiga pun larut dalam tidurnya dan saling berpelukan.
******
pukul 7 malam mereka sampai di Jakarta,disana sudah menunggu sekitar 20 orang misofo dengan muka sangar.mereka semua berdiri tegap saat ketuanya via keluar dari pintu pesawat itu.
"selamat datang letizi"ucap mereka secara serentak dan via hanya mengangguk dan melayangkan senyum manisnya.
mereka semua pun menuju mobil yang sudah disiapkan,semua serba hitam dan disana sekitar 10 mobil berbaris lurus sehingga menarik banyak perhatian.
apalagi saat ini via dan teman-teman nya memakai masker.mereka semua berjalan dengan cepat karna tak ingin banyak yang melakukan foto secara diam-diam saat ia lengah.
"silakan letizi"ucap misofo itu membuka pintu mobilnya.
dan via pun masuk kedalam mobil itu bersama tiga sahabat nya.disana keduanya memasang muka cemberut dari saat keluar dari pesawat tadi.
"kalian kenapa"tanya via bingung.
"ngk ada"jawab mereka secara serentak.
"gue tau pasti soal cowok bukan,udah ah kalian ngapain dah cemberut segala"tutur via dengan senyum mengembang.
"iya deh iya"pasrah Bianca dan Laura hanya diam dan lebih baik melampiaskan emosinya pada makanan.
mobil melaju menuju kediaman Bramastyo yaitu keluarga via,disana sebagai tempat pemberhentian mereka lebih dulu karna keluarga mereka semua berkumpul dalam satu rumah itu.
cukup lama mereka melakukan perjalan yaitu sekitar dua jam lamanya lalu mereka berhenti dirumah dengan pagar yang menjulang dan rumah yang mewah.
saat telah didepan rumah salsa langsung berlari menuju pelukan sang mama yang menunggunya didepan pintu rumahnya itu.
"via kangen,maafin via ma"lirih via dalam pelukan sang mama sambil menangis
"mama kangen sayang"ujar Ashanty lembut dan semakin menguatkan pelukan itu.
ia sangat menyayangi sang anak,apalagi ini cuman satu itu pun seorang gadis.ia tak ingin gadis kecilnya ini pergi dan menghilang darinya.ia adalah seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya meski diluar sana banyak anggota mafia via yang menjaga tapi ia tetap khawatir
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁
__ADS_1