Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 76


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


"gue dapet informasi,bahwa red letizi Devils melakukan misi di salah satu bar yang cukup terkenal di Bonneval-sur-arc"jelas Ridwan sambil melihat ke IPTEK yang dipegangnya.


"baiklah,berarti kita akan melakukan perjalanan menggunakan mobil"tutur Zacky.


"bagaimana menurut Lo alucar"tanya ridwan dan tak mungkinkah ia melakukan sesuatu tanpa persetujuan dari ketuanya.


"lakukan yang menurut kalian benar"datar alucar.


"baiklah,sekarang kita akan melakukan nya sekarang"jelas Zacky.


"baiklah ayo kita segera pergi"imbuh Ridwan.


"sebentar,apa kalian sudah menyiapkan senjata"ujar Vallen yang memang dari tadi diam tak berkutik.


"ah.... Allahuakbar,sejak kapan Lo ikut bang"terkejut Ridwan yang memang Vallen berdiri dibelakang via.


"gomblok Lo, jelas-jelas Abang gue ikut Lo malah nanya kayak gituan"kesal Rosa dan langsung menggeplak kepala Ridwan.


"yaelah,lu kagak liat apa dari tadi Abang Lo diam dan tiba-tiba ngomong"jengkel ridwan mengelus-elus kepalanya yang sedikit sakit itu.


"sudah bang,dan disini semua nya sudah diurus oleh suruhan kita"jelas Zacky.


"baiklah,yok cepet keburu ntar"desak Bianca dan mereka pun segera sedikit berlari menuju parkiran mobil yang sudah disediakan.


dengan sedikit laju diatas rata-rata,alucar dan Vallen mengendarai itu agar sampai ditempat yang dituju.


saat diperjalanan Zacky terus mengasih kode-kode tangan,yaitu nambah kecepatan,masuk tikungan,dan kode untuk berhenti sejenak.saat ini bagi yang perempuan mereka dijaga oleh masing-masing cowok kecuali alucar dan Vallen yang kosong.


Zacky memberi arahan dengan melambai tangannya kekiri lalu membentuk silang.


"terus awasin,dan ingat jangan sampai mereka mengetahui nya"ucap Zacky pada handset yang memang sudah tersambung dari tadi saat mereka akan pergi.


"kenapa"tanya Ridwan.


"kita ketahuan"ujar Zacky.

__ADS_1


Zacky pun memegang handset ditelinganya agar mendengar lebih jelas lagi ucapan dari suruhannya.


"king,ada kabar bahwa Bima tangan kanan letizi menyusul kemari untuk menangkap kita"ujar Zacky yang sudah turun dari motornya lalu menghampiri alucar.


"biarkan saja,kita lihat kemampuan mereka"ucap alucar dengan senyum smriknya.


Zacky pun hanya bergelak merinding,segera ia pun menuju motornya yang disana masih ada Laura yang duduk dibelakang jok nya.


"baiklah king, ayok"ucap Zacky dan segeralah mereka melajukan motornya dengan kecepatan rata-rata.


****


"siapkan semua keperluan dan ingat senjata lengkap"tegas via pada jelita yang sibuk memilih-milih senjata.


"baik letizi,ini senjata anda"ucap jelita memberikan satu senjata sekali tembak mati 5 orang dan senjata tak berasa namun mematikan.


"bagaimana klien"tanya via.


"mereka sedang diamankan di ruang rahasia bar itu,disini kita tinggal mengikuti alur yang dibawa oleh musuh lalu....bas....mati"tutur sadis jelita memainkan pelatuk pistolnya.


"heh....kau sangat kejam jelita"ujar via datar namun masih dengan nada bercanda.


"anda yang mengajarkannya nona"imbuh jelita dan via pun terkekeh sendiri dengan sikap jelita yang sangat jujur,padahal ia tak terlalu kejam hanya sadis.


pintu kaca via yang dari tadi tertutup dan belum dijalankan diketok seseorang dengan wajah garang dan sangat tegap.


"ada apa"ujar jelita menurunkan kaca mobil.


"persiapan sudah siap,kini kita tinggal pergi nona"ujar pria itu.


"baiklah,cepat segera masuk mobil"tegas jelita dan lalu pria itu sedikit berlari menuju mobilnya dan mereka pun melajukannya dengan kecepatan tinggi namun dalam mobil via tak merasakan apa-apa ibarat hanya duduk di air yang tenang.


mereka pun akan pergi ke bar J.V,yang merupakan bar terbesar diparis.disana terdapat sebuah penjualan barang terlarang bahkan wanita malam pun juga ada.


mereka pun berhenti disebuah bar yang luas dan mewah bahkan barnya memiliki 10 lantai beserta kamarnya dan luasnya lebih dari satu hektar tanah.


"baiklah,disini kita sudah meletakkan beberapa orang kita yang menyamar,jadi kalian harus berhati-hati dan ingat jangan terlalu nampak mencolok"ucap arahan Zacky.


"baju gue terlalu pendek"keluh Laura sambil menarik-narik rok bajunya.

__ADS_1


bahkan saat ini kelima pria itu memakai baju formal dan para wanita memakai baju yang sangat seksi.dengan punggung yang terekspos,lengan yang sangat pendek,roknya yang ketat dan juga pendek,bagian perut sedikit terekspos karna baju nya yang hanya transparan.


"gue juga,mana nih perut nampak lagi"ujar Bianca yang tak nyaman dengan penampilan nya.


"usss....jangan ngeluh,kalian bisa ngk kerja sama dengan keadaan"Tegus Ridwan yang sedikit kesal mendengar ucapan para gadis yang sangat cerewet.


"huh....serah lu dah"dengus Laura


"cepat,kita akan ketinggalan red letizi Devils nanti"ujar Zacky.


"jangan terlalu gegabah,semua sesuai arahan dari gue dan keliling semua ruangan atau kamar yang ada Dibar ini,ingat para pria harus senantiasa menjaga para gadis yang dibebankan"ujar alucar tegas dengan nada dinginnya.


"baik"tutur mereka secara bersamaan.


mereka pun akhirnya berpisah dengan para wanita yang selalu dijaga,Laura dengan Zacky,Bianca dengan Rayhan dan Ridwan ,Rosa dengan Vallen,dan alucar dia akan menemui meneger bar dilantai paling atas.


*****


"bagaimana dengan anda tuan,apa kerja sama kita bisa dijalankan"ujar via dengan duduk angkuh disofa.


"jika saya menolak kerja sama ini"ujar pria yang berumuran 55 tahun itu.


"anda tau akibatnya jika bermain-main dengan kami"tutur datar via.


"heh....anda terlalu banyak mengandalkan kekuasaan anda letizi,kau tau ini sangat lah besar"sinis pria itu.


via pun mengasih kode pada jelita yang berdiri disampingnya dengan tegap.jelita yang mendapat kode segera menodongkan pistol didekat kepala pria itu bahkan pelatuk nya saja sudah di pompa.


"bagaimana tuan"senyum licik via pun mengembang sambil mengaduk-aduk gelas win nya itu.


"heh...kau sangat licik letizi,bahkan saat ini kau tau bawahan ku juga menodongkan senjata dikepala tangan kiri mu itu"ujar pria itu dengan senyum smriknya.


"hhhhh.....anda terlalu menganggap remeh kami tuan willy"tawa via pun menggelegar diruangan tertutup itu.membuat orang yang didalamnya bergidik ngeri.


via pun mengangguk pistolnya lalu menembak pada salah satu suruhan tuan willy itu.


"jaga senjata anda nona"bentaknya.


tuan willy pun mendapat tatapan tajam dari seorang ketua mafia yaitu via

__ADS_1


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2