
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
semua orang keluar dari ruangan itu termasuk Bimo,disana tinggal via dan tahanan yang terjerat.eh salah disana juga terdapat vian yang terduduk menyaksikan.
disetiap tempat yang dibawah oleh suruhan via memiliki hukuman yang bikin merinding yaitu minyak panas,cambuk,pisau,serangga berbahaya,suntik,kimia,dll.
"gimana mau pilih atau semuanya hmmm"ucap via dengan senyum smriknya
"ngk..lepas...kau iblis kejam lepas"teriak histeris tahanan itu
"hmmm.... gimana!!tapi saat kau mengambil informasi mafia ku kau tak merasa takut"ucap via memegang bahu pria itu dan mencekram bahkan kuku-kuku via sampai menusuk kedalam kulit pria itu
"etss....maaf letizi aku Diancam, keluarga ku terancam"ucap pria itu menahan perih kuku via yang semakin mengetat
"oh ya,kau tau frekuensi dari semuanya karna penghianatanmu itu"ucap via
"ya aku tau,tapi aku takut keluarga ku terancam"ucap pria itu
"hhhhhh....kau bahkan tau bahwa jika menghianatiku maka keluarga mu imbasnya"ucap via dengan tawa menggelegar
"ku mohon,anak ku baru lahir ku tak mau hidup nya sepertiku"ucap pria itu memohon
"hmm....jika kau meminta bantuan dari mafia ku,maka kau akan selamat beserta keluarga mu tapi kau terlalu berpikir pendek"ucap via yang mulai mengeluarkan serangga dalam botol itu.
akkkkkhhhh
teriakan yang sangat menyenangkan menurut via.ini lah sisi gelap via yang tidak diketahui oleh keluarga dan semua orang.
"akkkhhh...kau boleh menghukum ku tapi ku mohon jaga lah keluarga ku"ucap tahanan itu menahan sakit dari sengatan dan gigitan dari serangga yang dilepas via
"tapi kau pikir aku memiliki hati yang luas"ucap via dingin dan datar
"ku tau kau wanita yang baik,ku harap kau mengabulkan permohonan ku ini"ucap tahanan itu menahan rasa sakit nya.
via tak bergeming langsung menyiram dengan minyak panas tubuh pria itu dan dilanjut dengan cabuk dan habis tu via langsung menusuk jantung nya.
via sudah bosan dengan permainan itu terlalu biasa menurutnya yang selalu setiap disiksa pasti berteriak padahal dirinya ingin merasakan hal yang lebih menyenangkan.
"bagaimana apa kau mau menyelamatkan keluarganya"ucap vian melihat via yang telah menyelesaikan ritual penyiksaan
"bersihkan"ucap datar dan dinginnya lalu pergi menuju ruangannya.
__ADS_1
Vian yang memang sudah lapar langsung membersihkan dan membawa mayat baru itu sebagai santapan harinya ini.
*****
diruangan,via langsung berhadapan dengan komputer yang memiliki kecanggihan teknologi yang tinggi.
via fokus untuk memperbarui setiap informasi mafia nya dan bahkan dia juga mengunci ketat informasi itu.
mafia red letizi Devils merupakan mafia yang dibangun satu tahun lalu.sebelum dirinya menginjak SMA. mafia nya ini dibangun atas bantuan dari Vian yaitu iblis pembantu via dalam dunia gelap.
berbagai kelompok mafia kecil dia ambil anggotanya dengan menghabiskan ketua mereka.mendapatkan jok atau tugas dari para pembisnis yang juga bekerja didunia gelap.
via pernah izin pada orang tuanya Waku itu selama 4 lama nya yang beralaskan pergi berlibur ke luar negri dan ingin mencari pengalaman baru tanpa ada satu orang keluarga nya ikut.
Jerikho mengizinkan namun tidak melepaskan,dirinya tetap menyuruh suruhannya untuk mengawasi via agar tak terjadi apa-apa namun sayang suruhannya tak menemukan via setelah via keluar dari pesawat.
hal itu yang membuat via bisa melaksanakan dan membangun mafia nya itu.
via terlambat masuk sekolah pun tak digubris oleh sekolah karna mereka hanya menurut pada pemilik sekolah untuk tidak terlalu memperpanjang urusan via.
sekarang via sudah membangun mafia dengan hampir 2000 misofo pengikutnya dan beberapa pendukung orang dalam.
meskipun mafia nya itu baru satu tahun namun bisa dilihat perkembangan dari mafia nya itu naik setiap bulan.
"bagaimana"tanya via tanpa mengalihkan pandangannya
"semuanya sudah dilatih letizi tinggal mengasah kemampuan mereka dalam tugas kali ini"ucap Bimo menjelaskan
"hmmm...bagus,panggil mereka dihalaman belakang kita akan mulai dari belakang hutan dan jurang"ucap via datar
"baik letizi"ucap Bimo membungkuk tubuh nya dan langsung beranjak.
dibelakang rumah biasa dan diatas ruang bawah tanah.1000 berkumpul sedangkan 1000 lagi disebarkan ke berbagai negara.
"selamat siang"ucap via
"siang letizi"ucap. semua misofo dengan berjongkok nunduk
"bagaimana dengan latihannya"ucap via
"baik letizi"ucap mereka serentak.
kalian tau mengapa semua misofo tenang meski suara mereka itu bisa didengar oleh banyak orang?
__ADS_1
bisa kita jelaskan,Vian yang memiliki kekuatan atas semua itu membuat mereka tenang meski bersuara sangat kuat.bahkan hutan yang mereka gunakan adalah hutan terlarang yang masih asri tanpa ada jajak seseorang.
"baiklah kita mulai dengan rintangan pertama"ucap via memberi instruksi
rintangan pertama:melewati berbagai kawat berkarat seperti lorong.
rintangan kedua:memanjat pohon yang tingginya sekitaran 15 meter.
rintangan ketiga:memancar tebing
rintangan keempat:melawan satu sama lain
rintangan kelima:berlari tanpa alas kaki
rintangan ke enam:berenang sampai pembatas sungai yang ditentukan.
"siap dan bentuk kelompok"ucap lantang via
semua nya langsung membentuk kelompok 10 orang satu kelompok.
segera lah mereka melakukan semua yang sudah dipersiapkan,tanpa ragu dan takut mereka berlari satu per satu kelompok agar tak terjadi berdesakan.
via duduk ditempat yang disediakan,dengan wajah angkuh dan dingin tanpa ekspresi meminum bir yang kadar rendah karna dia masih memikirkan kesehatan nya.
"letizi,apa yang akan dilakukan setelah menyelesaikan semua ini"ucap Bimo secara sopan
"kau tau apa yang harus kau lakukan bimo"ucap via datar nan dingin
"baik letizi,apa ada yang anda perlukan"ucap Bimo sopan
"tak perlu,kau ikut lah disana biar bisa bersenang-senang"ucap via sambil meneguk bir ditangan nya sekali teguk.
****
"gimana Ray,udah bisa dihubungin belom"ucap Ashanty khawatir.bagaimana tidak seorang ibu pasti memiliki kekhawatiran yang tinggi terhadap anak nya dan ini apalagi seorang gadis.
"belum mah,Ray pikir via pulang tadi"ucap Rayhan yang berusaha menghubungi nomor via.
udah 40 kali panggilan namun tidak ada sedikit pun yang terjawab.
"sayang tenang dulu ya"ucap Jerikho mengelus punggung Ashanty lembut.
@**@@@%
__ADS_1
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁