Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 67


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


"uhuy,lihat tu para cowok berdemage"ucap histeris siswi B


"iya tu,kinclong"ujar siswi C.


dan banyak lagi kekaguman dari beberapa siswa/i tapi juga ada cibiran yang mengatakan mereka sombong dan pamer.


"Hay sayang"sapa alucar pada via yang malas melihatnya


"ciah pagi-pagi udah dipanggil sayang"ledek Laura


"eh klo bucin-bucin jauh-jauh dah Jan disini gue jomblo"ujar Bianca


"Ama gue aja sini beb"ucap ridwan yang mendekati Bianca


"apaan sih,gue udah ada yang punya"ujar Bianca


"ah sakit ati gue cuy"dramatis Ridwan.


"lebay"ejek Laura.


"Hay tumben cewek bar-bar Dateng cepet"sapa Dimas dan menyetarakan langkah via.


via hanya menatap malas dan langsung mempercepat jalannya.


"eh sombong bat dah"ujar Dimas yang diacuhkan


"hhhhh....memang enak,kacang murah"ledek Ridwan dan Zacky.


Dimas hanya mendengus kesal saat diledekin oleh keduanya,mana dikacangin lagi.


mereka semua masuk ke kekelas masing-masing melewati berbagai pembicaraan dari semua murid dan lorong sekolah yang cukup panjang.


"Vi....via tunggu"teriak Laura saat via yang berada diambang pintu kelas.


via hanya menatap datar pada Laura yang sedikit berlari,ntah mengapa mood nya turun karna mengingat kejadian kemarin saat melihat alucar.


"Lo kenapa sih,tu muka mana dingin amat"ujar Laura dan via yang tadi berhenti langsung berjalan masuk menuju bangkunya.


"iya via jawab Napa, ditekuk mulu sariawan apa"ujar Bianca.


"ngk papa"singkat via dan membuka hp nya.


Laura dan Bianca yang merasa kesal pun langsung merebut hp via yang membuat via mengacuhkan mereka.


"kenapa"tanya via.

__ADS_1


"lu Napa sih,ditanyain pun malah diem bae"kesal Bianca


"ngk ada"jawabnya datar


"serah lu dah,kayak cewek pms"jengkel Bianca dan langsung meletakkan hp via di meja kembali.


Bianca adalah tipe cewek yang selalu mengutarakan isi hatinya saat melihat sikap seseorang apalagi via sahabat nya,ia juga cukup dewasa dari Laura dan bisa dibilang acuh pada orang baru.


via hanya diam saja,dan ia berpikir apakah sikapnya ini keterlaluan.


perhatian via pun teralihkan saat alucar dkk masuk kekelas.alucar tersenyum saat melihat via dan alucar pun duduk disamping via dengan mata yang menatap via tanpa henti.


"jangan menatapku seperti itu"ujar datar via


"kau yang lebih dulu menatapku"ucap alucar.


dan via hanya diam dan mengalihkan pandangannya pada layar hp,ia sedang tak ingin berdebat oleh seorang alucar


"kenapa kau diam saja sayang"goda alucar yang mulai mendekatkan wajahnya pada via.


"menjauhlah,kau mengganggu ku"ujar via datar


"tapi aku kan ingin bersama mu"ujar alucar dengan tangan yang mulai mengelus-elus paha via.


"jangan nakal,atau kau akan habis"Tegus via mengambil tangan alucar yang berada dipahanya dan langsung menghempaskannya


dengan segeralah via menatap wajah tersenyum alucar yang menurutnya sangat menyebalkan itu.via hanya diam dengan wajah datar dan dinginnya.


"tersenyumlah,aku suka kau tersenyum dari pada seperti ini"ucap alucar dan menarik sudut bibir via menggunakan kedua jarinya.


"baiklah"pasrah via dan tersenyum paksa


"jangan seperti itu kau jelek,senyum yang ikhlas"ujar alucar


"serah"jengkel via dan kembali dengan hp nya tanpa menghiraukan tatapan alucar disampingnya.


sedangkan kedua sahabat dan teman alucar terus memperhatikan interaksi keduanya,mereka tau bahwa alucar sedang berusaha mendekati gadis berhati batu yang sangat keras,bahkan mereka sudah melihat berbagai cari alucar agar mendapatkan hati via dari mulai dengan lemah lembut sampai dengan cara paksa yang sekarang alucar lakukan.


kemudian datanglah seorang guru pengajar yang siap memulai pelajaran untuk semua muridnya,dan diharapkan oleh guru itu untuk semua murid diam dan memperhatikan nya.


*****


jam istirahat pun berbunyi,semua nya pun bergegas untuk menuju kantin atau sebagai nya.begitu pula dengan via dkk yang akan menuju kantin


"tunggu,kita bareng"kata ridwan


"baiklah,cepat sedikit kalian cowok lama amat dari cewek"ujar pedas Bianca


"iya iya gitu amat ngomongnya neng"goda Ridwan.

__ADS_1


sedangkan via sudah lebih dulu bersama Laura berjalan cepat kekantin sementara Bianca yang berhenti dan selalu berdebat pada Ridwan membuat mereka harus bergegas kekantin mengambil tempat duduk.


saat via melewati lorong sekolah, tiba-tiba seorang cowok yang cukup tampan mendekati via dengan satu bungkus coklat.


"via,hmmm.....gue suka Ama Lo mau ngk jadi pacar gue"ujar cowok itu dengan gugup, terlihat dari getaran ditangan dan dikakinya bahwa cowok itu nerpes.


terima....terima.....terima...


semua teriakan dari siswa/i yang ingin pergi kekantin


"sebaiknya Lo ngk usah nembak gue,karna gue kagak kenal lo"ujar ketus via


mendengar ucapan via semua murid pun berhenti bersorak-sorai


"tapi gue udah suka sama Lo"ujarnya


"tapi gue kagak suka lo"ujar via ketus.


"terima ya"mohonnya


"maaf dia gadisku,jadi kau tak ada hak untuk itu"ujar alucar yang tiba-tiba merangkul pinggang via.


semua orang tampak memperhatikan perdebatan mereka.


"oh baiklah,sorry gue kagak tau"ujar cowok itu pasrah dan langsung pergi


"apaan sih Lo,ingat Jan ngaku-ngaku dan Jan ganggu gue"tunjuk ketus via pada alucar.


via pun langsung melangkah dengan cepat diikuti oleh kedua sahabatnya dan meninggalkan wajah kecewa oleh alucar.


"kami dukung Lo kar tapi jika ia menolak Lo kar buat lah ia menyesal"saran Ridwan


"ingat mungkin saat ini hati via lagi sekeras batu"ujar Zacky menenangkan.


alucar hanya menatap sedu, menurut via sungguh sulit ditaklukkan bahkan ia sudah melakukan berbagai cara dan pembuktian tetap saja belum bisa mendapatkan sepenuhnya hati via,jangan sepenuhnya secuil pun belum ada.


didalam kantin,via yang terus diam tanpa suara duduk dimeja bundar kantin dengan didepannya semangkuk bakso dan segelas jus mangga.


"apa Lo ngk keterlaluan pada alucar vi"ujar Laura yang juga merasakan sakitnya saat digituin.


"dia terlalu mengganggu"jawab singkat via datar


"tapi dia sudah memperlihatkan bukti sayang nya"ujar Laura.


sangat sayang bagi Laura untuk perjuangan alucar yang disia-siakan oleh sahabatnya


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁

__ADS_1


__ADS_2