
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"kotak"gumam via
"via...via kotak apa via"ucap khawatir keduanya.
tanpa mendengar ucapan dari kedua sahabatnya via langsung memeriksa saku nya dengan terburu-buru dan bahkan berlari membela kerumunan untuk kembali kekelas.semua itu pun tak luput dari semua orang bahkan juga Alvin
"apa dia cariin tu kotak"pikir Alvin saat via berlari keluar.
"via tunggu lu mau kemana"teriakan Bianca
"eh via kenapa ray"tanya Rosa yang memang duduk disamping Rayhan.
"ngk tau,kayak nya ada yang ngk beres"ucap Rayhan.
"eh kalian lihat ngk via seperti orang yang setengah marah gitu"ucap Dimas.
"iya sepertinya ada terjadi sesuatu"ucap Rosa,dia pun berdiri ingin mengejar via namun ditahan oleh Rayhan
"mau kemana"tanya Rayhan menahan Rosa
"ngejar via"ucap Rosa
"ikut"ucap Rayhan,mereka berdua pun berlari keluar kantin mengejar via bahkan Dimas dan Alvin ikut menyusul.sedangkan sahabat via ikut mengejar via.
semua orang melihat bingung apa yang terjadi dengan mereka semua,banyak bincangan-bincangan dari semua siswa mengeluarkan semua pendapat nya.
didalam kelas,via sedang mencari kotak di dalam tasnya.tubuhnya hampir setengah dikuasai oleh vian.jika sampai setengah dikuasai nya maka sudah dipastikan dia akan kehilangan akal pikiran dan bahkan jika sampai seluruh nya maka dia akan sampai membunuh orang tanpa berpikir sedikit pun
"ayo lah kotak...mana kotak"gumam via cemas
"kau terlalu ceroboh via"ucap vian dari batin via
"aku sudah meletakkan nya disaku ku"ucap via
"kenapa kau tak meletakkan nya di tas mu atau di motor mu"ucap vian
"aku tak sempat"ucap via yang masih mengobrak ambruk semua tas nya.
"aaaaa"teriak via.
Rayhan dkk dan Bianca dkk langsung berlari menuju kelas via saat mendengar teriakan dari dalam.mereka takut akan terjadi sesuatu.
"via kamu kenapa"tanya Bianca khawatir.
"jangan mendekat kalian akan celaka"ucap peringatan via.
__ADS_1
sekarang mata nya saja sebelah sudah berwarna merah.
"via dek Lo kenapa"tanya Rayhan khawatir.
"jangan mendekat bang, semuanya keluar dan tolong kalian jangan khawatirin gue"ucap via.dia sudah setengah dikuasai oleh Vian,dia takut akan mencelakai orang sekitar.
semua orang berkumpul untuk menyaksikan semua yang terjadi,karna ada sebagian yang kepo kenapa para most warted buru-buru mengejar via dan juga teman-teman nya
"Lo jangan mendekat"tunjuk via pada Alvin yang mendekat pada nya.
"Lo harus tenang"ucap Alvin yang mendekat sedikit demi sedikit
saat Alvin hampir menyentuh via,via langsung melempar Alvin sampai tubuh Alvin terbentur dinding
*brak
akkkkk*
"Al lu ngk papa"ucap Dimas dia berusaha untuk membantu Alvin untuk berdiri.
"keluar!!"teriak via
*peringatan..
tit...peringatan
via mendapatkan sinyal yang untuk memberi petunjuk padanya.segera via yang hampir dikuasai oleh Vian pun berjalan berdasarkan sinyal tadi.
via mendekat pada Alvin bahkan Dimas berusaha untuk menghalangi agar via tidak mendekat pada Alvin
"plis via lu jangan seperti ini"ucap Dimas.
semua orang yang berada disana merasakan ngeri teramat dengan hawa yang sungguh mencekam.
via tak menghiraukan,malah Dimas sudah dihempaskan secara langsung oleh via.
"dek tenang dek"ucap Rayhan yang ingin mendekat
"Lo semua menjauh atau kalian celaka"ancam via
semua orang pun menuruti perkataan via.alvin melihat via yang mulai mendekat padanya tatapan mereka saling terhubung.alvin memperhatikan ada yang berbeda pada via,dia tau pasti semua ini karna kotak itu.
"bawa kesini atau Lo tanggung akibatnya"ucap vian dengan nada datar dan dingin
"ngk"ucap singkat Alvin namun mampu membuat via hampir kehilangan sabar
"itu bukan sebuah mainan untuk lo"ucap vian
"Lo bukan via,kau siapa"ucap Alvin yang merasakan bahwa itu bukanlah via
__ADS_1
"hhhhhh...kau mengerti juga,kembalikan yang bukan hak mu"ucap vian
"kau iblis"ucap Alvin
Vian yang tak sabar akan semua hal itu,dia langsung mencekik leher Alvin sampai kaki Alvin menggantung
"ingat nama ku Vian,jika kau mengganggu nya berurusan dengan ku"ucap vian
"ekkk...lepasin"ucap terbanta-banta.
tak ada seorang pun yang mendekat dan bahkan rayhan dan Rosa pun tak mampu untuk mereka dekatin seakan disekeliling mereka ada pembatas yang sangat kuat.
"kau kembalikan kotak itu"ucap vian
"baik,asal kau kembalikan via"tawar Alvin terbanta-banta
"baik"ucap vian.
Alvin pun segera mengeluarkan kotak kecil itu dari saku celananya yang mampu menghancurkan seisi sekolah itu dengan gemetar.dirinya sedikit takut dan ditambah dirinya sedang dalam keadaan dicekik
"bagus"ucap vian.dengan segera Vian menghilangkan kotak itu dari genggaman nya,semua orang yang melihat itu seperti acara sulap secara langsung.
setelah mendapatkan kotak itu Vian segera mengembalikan tubuh via yang sungguh membuat dia terpaksa menggunakan kekuatan yang cukup besar untuk mengembalikan nya.
setelah kembali nya via,cengkraman leher Alvin pun terlepas sedangkan via langsung pingsan.
"via!!"teriakan mereka.segera lah Rayhan berlari menggendong adeknya,sedikit mata yang berkaca-kaca dia tak peduli dengan sekitar.sedangkan Alvin langsung dibawa oleh Dimas.
mereka semua melewati semua siswa/i dan bahkan guru yang akan memulai pelajaran mereka.namun terhambat karna kejadian mengerikan.
semua siswa/i dan beberapa guru menatap kearah mereka yang sedang berlari dengan tatapan tak bisa diartikan.rayhan segera pergi membawa adek nya itu ke parkiran untuk menggunakan mobil menuju rumah sakit begitu pula dengan Dimas yang membawa Alvin.
dengan tergesa-gesa mereka mengendarai mobil,bahkan gerbang tertutup pun mereka dobrak tanpa berpikir apapun.
dengan kelajuan yang sangat cepat,banyak para pengendara yang memaki mereka,mereka menggunakan jalur cepat jadi tak perlu ada takut terjadi lampu merah.
sedangkan via yang berada dialam bawah sadar sedang duduk menatap kotak yang diberikan Vian
"kau ceroboh via,jika kemarahan ku dapat menguasai mu maka kau akan hilang"ucap vian marah
"maaf"ucap via dengan menundukkan kepalanya.
"kau sudah tau peraturannya via,apa kau mau menerima hukaman"ucap vian dengan mata menyalang.
"baik lah,akan ku terima"ucap via dengan berjongkok dengan sebelah kaki menahan tubuh dilantai.
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁
__ADS_1