
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"urusan Lo apa"ucap via
"Lo ya"geram Sasa lalu menjambak rambut via dengan kuat,dan via pun tak mau kalah dengan hal ini.dengsn kuat via menarik rambut Sasa dan bahkan ada yang rontok.semua orang tak berniat untuk memisahkan malah bertambah banyak siswa yang menonton itu
"hentikan"ucap seseorang tapi tidak digubris oleh keduanya
dengan berat hati Alvin memisahkan bersama dengan dimas.mengapa mereka ada disana?ya mereka berjalan melewati kelas via menuju kelasnya namun mereka berhenti saat melihat suara ribut-ribut.
merasa sakit di kulit kepalanya via pun menendang Sasa sampai terjatuh didekat meja.
"argh...aw"aduh kesakitan Sasa
"Lo ya,kurang ajar sama kakak senior"ucap Icha
"Kalian lah yang mengganggu ku"ucap via kini amarahnya tak bisa ditahan.via mendekat pada Sasa dan Sasa bertambah lama bertambah mundur.
"ma-mau ap-pa lo"ucap ketakutan Sasa
"he...sekarang baru takut,gimana kita melakukan permainan"ucap via dengan senyum smriknya
"berhenti"ucap Alvin menarik lengan via namun langsung dihempaskan oleh via sampai Alvin mundur ke belakang.
aura pembunuhan dari via sudah sangat lah pekat,dia sungguh harus melampiaskan amarahnya itu.via pun berjalan mendekat pada Sasa dan memegang dagu Sasa dengan kuat
etss
"bagaimana sekarang aku yang mulai ya"ucap dingin via dan...
brag....
kepala Sasa penuh dengan darah,karna benturan yang dilakukan via sungguh sangat kuat.
Alvin segera mencekal lengan via dan menariknya menjauh dari Sasa.
"lepasin"ucap via
"kau keterlaluan"ujar alvin
"itulah frekuensi dari mengganggu ketenangan ku"ucap via
"dek kamu ngk papa"tanya cemas Rayhan
"ada yang luka dek"tanya Rosa
__ADS_1
"gue ngk papa bang kak"ucap via
"kau berantem lagi"ucap Rayhan
semua orang tampak syok melihat kedekatan Rayhan,Rosa,dan via termasuk Alvin.
"kau ikut gue,dan semua yang bersangkutan ikut,tidak ada yang tak ikut"ujar dingin Alvin kepada temannya Sasa.
Sasa yang tersandar lemah dengan darah yang banyak lalu dibawa oleh para siswa ke UKS sekolah,banyak murid yang mual bahkan pingsan bagi yang tak kuat darah melihat kejadian itu.
di ruang guru,Alvin dan Dimas juga disana beserta para tersangka.
"kenapa kau mencelakai orang via"tanya kepsek
"dia telah mengusik ku"ucap via dengan datar dan dingin.hawa pembunuhan nya masih terasa walaupun sedikit menghilang
"lantas kau mencelakai nya"geram kepsek
"lantas anda bisa langsung menyimpulkan nya bahwa dia korban"ucap via dengan mata tajam.kepsek itu gelagapan saat tatapan menghunus pada nya.
"ya karna dia terluka"ucap kepsek itu
"lalu jika ada pengendara jalan sesuai arahan lampu hijau tiba-tiba ada orang yang menyebrang dan menyebabkan kecelakaan, menurut Anda siapa yang salah"ucap via dengan senyum dan tatapan yang tajam.
semua guru dan juga kepsek jadi bungkam dengan ucapan dan merasa merinding dengan tatapan mematikan via.teman Sasa dan Dimas hanya diam dengan ketakutan merasakan hawa yang sungguh sangat pekat ini.sedangkan Alvin dirinya hanya diam dan memahami ucapan via.
"jadi"ucap santay via memainkan kukunya.
"sekarang kau harus menerima frekuensi dari yang kau buat"ucap kepsek
"saya tak pernah bilang untuk tidak bertanggungjawab hanya saja saya membela diri"ucap via dan langsung berlenggang pergi.sedangkan semua guru terpaku dengan keberanian via bahkan dengan orang yang seperti kepsek pun dia lawan.
"oh iya satu lagi saya tak takut dengan siapa pun termasuk anda"tunjuk via pada kepsek saat berada diambang pintu.
bukan bermaksud via untuk kurang ajar dan bukan bermaksud via untuk merasa hebat tapi dirinya tak ingin disalahkan hanya karna melukai seseorang yang lebih dulu melukainya.
via sudah diajarkan oleh mama nya untuk melawan dan membela diri lebih banyak saat seseorang itu menyalahkan nya.ajaran yang diajarkan mama nya selalu diingat dan lakukan oleh via sampai sekarang.
via berjalan melewati koridor sekolah dengan santay namun tatapan semua murid berbeda-beda namun tidak dihiraukan via.
"eh itu kan yang mencelakai sasa"ucap siswi A saat melihat via berjalan
"utss..nanti denger tu orang habis lo"ucap memperingatkan siswi B
"apa hebatnya tu cewe,Sasa aja yang terlalu lemah"ucap siswi C
cibiran demi cibiran setiap murid didengar oleh via,bahkan adik kelasnya pun takut untuk menyapa via lagi.
__ADS_1
via mengambil tas nya untuk pergi ,dia tak menghiraukan semua kejadian tadi bahkan dia seakan-akan tak pernah ada kejadian.
"via Lo kenapa sih"ucap Rosa berlari menuju via.
"jangan ganggu"ucap datar nan dingin via lalu pergi menjauh meninggalkan Rosa yang berdiri termenung dengan ucapannya
"sudah beri dia ketenangan,dulu dia juga melakukan itu waktu SMP kelas 3"ujar Rayhan
"kenapa kok bisa via yang lemah lembut jadi seperti ini"tanya Rosa
"ngk tau,tapi semenjak mama mengajarkan nya untuk berubah sifatnya mulai menjadi kejam dan dingin"ucap Rayhan
"tapi selama ini"ucap Rosa
"itu hanya topeng agar dirinya tak mencolok"ucap Rayhan
"apa dia pernah ikut geng gangster"tanya Rosa
"tak tau,ngk ada dia ngomong sesuatu"ucap Rayhan
"tapi kayaknya ada yang ditutupin nya"ucap Rosa curiga
"sudahlah, ngapain dah ngomongin orang dari belakang"ucap Rayhan lalu merangkul Rosa untuk pergi dari sana.
disisi lain Alvin lagi disidang oleh kepsek berserta Dimas dan teman-teman Sasa
"bagaimana kronologi nya alvin"tanya kepsek
"saya tak tahu pasti,tapi saat saya datang via dan Sasa sedang aksi jambak-jambakan dan via menendang Sasa sampai terpental dimeja lalu terjadilah peristiwa mengenaskan itu"jelas Alvin
"semua teman Sasa jelasin diantara kalian"ucap kepsek
"ka-kami hanya melabrak via saat dia tidur,Sasa mengajak kami untuk memberi pelajaran untuk via tapi via malah bersikap songong"ujar Madan
"baik yang salah disini kalian,kenapa kalian mau ikut sasa"tanya kepsek itu
"kami diancam pak,Sasa mempunyai Abang preman"ucap Icha
"kalian bapak hukum skor selama 2 minggu"ucap kepsek itu tampak dimereka semua keberatan takut orang tua mereka marah atau pun mengamuk.
"pak pliss jangan skor kami"mohon mereka bertiga
"tak ada permohonan disini,dan jangan lupa bawa orang tua kalian kesini"ucap kepsek itu tegas
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁
__ADS_1