Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 44


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


🍃READING BOOK🍃


dimeja makan,kini sudah berkumpul 5 remaja dengan 2 orang tua.


"kalian akan joging di jam segini"tanya Ashanty melihat jam di dinding ruang makan itu.


"lah masih pagi papa aja belum kekantor"ujar via memakan roti nya.


"pagi dah jam 8 dibilang pagi lihat itu jam,jangan samain papa kamu yang cuti"kesal Ashanty


"hehehe,mama kenapa sih marah-marah terus nanti tambah dedek bayi baru tau"ledek via


"kamu ini"kesal Ashanty dan menjewer telinga via


"aw...aw...ma sakit,mama ih....ngk punya perasaan Ama anak nya tegaan bener"ucap via,kini terasa panas di telinganya karna tarikan dari sang mama cukup kuat.


"hhhh....rasain tu,lihat noh kar mau mau nya Lo Ama ni anak"ejek Rayhan dengan tawa nya.


"kamu juga Ray, kebiasaan ngekek adek nya"ucap Ashanty menjangkau telinga Rayhan juga.


aw...aw....


"sudah sudah sarapan dulu nanti kalian mau kemana ngk papa"ujar Jerikho.


alucar tampak tersenyum ketir saat melihat suasana harmonis keluarga via sedangkan dirinya kebalikan dari ini.


setelah sarapan mereka sekarang berputar tujuan yang tadi ingin joging di taman kota sekarang hanya berkeliling kompleks saja alias jalan kaki.


disepanjang jalan alucar terus menggandeng tangan via bahkan saat via berusaha untuk melepaskan nya pun tak bisa dengan pasrah dirinya pun membiarkan alucar menggenggam tangannya.

__ADS_1


mereka terus berjalan tanpa disadari rupanya mereka bukan berkeliling kompleks tapi berjalan menuju taman kota.terlihat banyak orang disana yang melakukan istirahat dan bahkan ada yang masih olahraga.


"hu...kalo bukan gara-gara nih bocah dah dari tadi dah joging kita"gerutu Rayhan.


"Napa kok gue pulak,lu kali yang lama ngk bangunin gue"kesal via.


"lah Napa lu salahin gue, jelas-jelas pintu lu kunci atau memang sengaja ya supaya ngk dibangunin"selidik Rayhan.


"iya tu kali ini gue setuju Ama Rayhan ngk Ama lu deh vi"ujar Rosa yang ikut kesal.


"Abang,via di-bully Ama tu dua orang"adu via.


Vallen yang dari tadi hanya diam memperhatikan taman harus berbalik tatapan pada via yang sedang mengadu.disaat seperti ini lah dirinya sangat lah gemas dengan sikap manja via.


"kalian!!!"peringat Vallen dengan tatapan tajam.


"hu...pengadu"dengus Rayhan


alucar merasa gemas dengan sikap via yang manja, seandainya gadis nya itu bermanja padanya pasti apapun yang dia minta akan dirinya berikan termasuk nyawa.


"woi kalian ngapain tinggalin kita ha"teriak via saat melihat Rosa dan Rayhan sudah berlari ditaman kota itu.segera lah via menyusul mereka tapi saat di perjalanan ada kendaraan motor yang berjalan kearahnya perbedaan nya cuman 10 cm saat via sudah berada dijalan itu.


"akkhh...sakit"ringis via,saat merasakan kaki nya yang seperti terkilir.


"maaf dek,tapi kau tak hati-hati saat melewati jalan"bela pengendara itu.


ya itu bukan lah pengendara itu,dirinya hanya menjalankan kendaraan dengan laju lambat tapi karna via secara spontan berjalan saat dirinya sudah ada dihadapan via jadi terjadi lah kecelakaan.


dengan segera alucar dan Vallen menghampiri via sedangkan Rosa dan Rayhan yang melihat keributan itu langsung bergegas menghampiri nya


"via kamu ngk apa sayang"khawatir alucar melihat kaki kekasihnya itu lecet.

__ADS_1


"kau seharusnya hati hati"kesal alucar menunjuk pengendara itu.


meskipun bukan pengendara itu yang salah tapi menurut alucar soal via,semua orang akan tetap salah.segera lah alucar menggendong tubuh via dan reflek via mengalungkan tangannya di leher alucar.vallen langsung meminta maaf pada pengendara dan bergegas mengikuti alucar dan via.


sedangkan Rosa dan Rayhan berlari untuk mengikuti arah jalan alucar membawa via dan Vallen.


"sayang apa masih sakit"cemas alucar yang masih berjalan mencari taksi.


"apaan sih cuman terkilir biasa segitunya"kesal via,ia merasa bahwa alucar sedang mengejeknya lemah.


"ngk kamu kalo tergores aja aku ngk rela apa lagi ini sampai lecet dan terkilir ku pastikan akan bunuh itu or...."ujar alucar dengan emosi .


via yang mendengar arah pembicaraan alucar tentang pembunuhan langsung membekap mulut alucar karna tak ingin Abang nya Vallen mengetahui identitas asli dirinya dan alucar.


"husss....jaga omongan lo atau gue pegal tu kepala"kesal via.


alucar hanya terkekeh geli saat melihat ekspresi via yang seperti menahan sakit dan takut.


"hmmm...hmmm...ha....kamu pengen bunuh calon imam mu"ucap alucar yang sudah membuka bekapan via dari mulut dan hidungnya.


"apaan sih ngk jelas"kesal via dan langsung memalingkan wajahnya kearah lain.


setelah cukup di jalan raya alucar segera memberhentikan taksi dan langsung masuk tanpa memikirkan Vallen yang ketinggalan dengan langkah mereka.


"sial dasar ngk gue restui Lo Ama adek gue"kesal Vallen.


bagaimana tak kesal kini dirinya ditinggalkan saat mengejar laju jalan alucar yang begitu cepat ditambah berbagai pertanyaan dari Rosa dan Rayhan yang baru datang


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁

__ADS_1


__ADS_2