
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
🍃READING BOOK🍃
didalam mobil, ekspresi alucar sungguh tak diubah yang dari tadi khawatir dan tetap khawatir.
"lu ngejek gue Ama ekspresi Lo tu"kesal via
"kenapa,aku khawatir"ujarnya
"yaelah udah biasa ini,Lo Jan kayak orang ngk tau"kesal via
"aku ngk mau gadisku lecet"
"aku bukan gadis lo"ucap via sedikit dengan amarah
"tapi Lo udah ditetapkan menjadi gadis ku"tekat alucar.
"klo gue ngk mau"ngeyel via
"hmm...ku pastikan kau akan menjadi selama nya untukku hari ini juga"ucap alucar dengan senyum smriknya.
via bergidik ngeri saat melihat ekspresi yang tadi cemas mengeluarkan senyum yang sangat menakutkan,apa dia bodoh pikiran via terus melayang-layang saat memikirkan perkataan alucar tadi.
sesampainya mereka di rumah sakit,alucar langsung menggendong via ala karung beras.sedangkan via kepalanya sedikit pusing karna perilaku alucar yang berlebihan dan diluar pemikiran.
"woi lu mau ngebunuh gue gendong kayak gini"gerutu via
"diam"
via pun mengalah dan pasrah dengan apa yang dibuat oleh alucar.dirinya merasa seperti anak kecil terlebih tubuhnya yang mungil dan tubuh alucar yang cukup besar.
"periksa ini,jika kesalahan sedikit pun nyawa hilang"datar alucar pada dokter itu.
"si-siap tuan"
"apaan sih Lo main ngancam-ngancam"kesal via.
menurut via alucar terlalu membanggakan kekuasaan nya sehingga dia bisa semena-mena.
tak ada jawaban dari alucar membuat via kesal.
"sekali lagi Lo gendong gue kayak karung beras atau semacamnya,gue pastiin Lo ngk bisa liat gue"ancam via
kini kaki nya sudah diperban dan setelah itu di ronsent dan menunggu hasil akhirnya.
"kamu ngancam aku"ujar alucar dengan senyum nya.
__ADS_1
kini alucar yang dari tadi duduk disofa pun mendekat dan semangkin mendekat.
via merasakan aura yang tidak beres dari alucar berusaha untuk menjauhkan tubuhnya dari alucar yang sudah berada ditepi ranjang.
"a-apa yang mau kau lakukan"gugup via
"aku bisa saja menjadi kan mu seorang wanita sayang"
"ja-jangan Lo mau gue Patahin kaki lo"
"baiklah lakukan lah"
dengan segera via melayangkan tinjunya tapi sayang ngk kenak tapi malah tertangkap oleh tangan besar alucar.berusaha untuk melepasi tapi tidak akan mungkin karna tenaga alucar lebih besar dari nya.
"lepasin"kesal via
alucar tak mempedulikan ucapan via,dirinya langsung mendekat kan wajah nya pada via.sedangkan via berusaha untuk menjauhkan wajahnya tapi tekuk nya sudah ditahan oleh alucar.
cup
satu kecupan melayang di bibir indahnya, alucar yang belum merasa puas pun kembali mencium bibir indah via sampai gadis itu tak melawan lagi padanya.
via berusaha untuk mendorong tubuh alucar,bahkan untuk menikmatinya dirinya tak mau.
via langsung memukul-mukul lengan alucar agar melepaskan ciumannya itu,karna napas nya yang pendek dan tak pandai berciuman jadi itu lah yang terjadi.
"ha....ha....Lo mau ngebunuh gue,klo mau bilang sekarang"ucap via
"hhhhh....kau lucu sayang kalo lagi takut apalagi kesal"tawa alucar pecah dengan memainkan rambut via.
apa tadi gue dikerjain Ama nih bocah
batin via.
"ingat,kemana pun kau pergi meski diujung dunia kupastikan kau akan tetap jadi milikku ku"tekan alucar.
via hanya bergidik ngeri saat ucapan dari alucar dilontarkan.waktu itu padahal dirinya tidak mengenal alucar dan cuek dengan semua orang tapi kenapa saat dia berusaha menjauh malah terjerat oleh ucapan seorang cowok.
triiing....
panggilan masuk pun berbunyi dari arah telepon via.dengan segera ia mengambil telepon dari saku nya dan mengangkat panggilan itu yang bertulis nama 'bang ray'.
"......"
"rumah sakit nya dekat taman"
" ......"
__ADS_1
tut
panggilan pun terputus,kini via saling dia dan sedikit melirik kearah alucar yang sibuk dengan hp nya
"aku tau diriku ini ganteng"PD nya alucar
"apaan sih Lo narsis bener"kesal via memalingkan pandangannya.
beberapa saat kemudian,seorang dokter masuk dengan susternya.
"permisi tuan nona"sopan dokter itu.
"setelah kami kami melakukan ronsent secara menyeluruh,ternyata pergelangan kaki nona ini terkilir jadi bisa dilakukan dengan perawatan tradisional seperti pijit tulang"ujar dokter itu sedikit takut-takut
"cih....apa guna nya dokter klo mengandalkan tukang pijit"decih alucar.
"apaan sih,tukang pijit pun lebih bagus bisa memperbaiki letak tulang gue Napa lu lo sewot"ujar via
saat sedang berdebat tiba-tiba datang 4 orang yang pasti dikenal via.
"Vi gimana gimana lu aman"cemas Rosa.
"lu ngk apa dek"tanya Vallen memperhatikan tubuh via
"iya lu ngk apa dek"ucap Rayhan
"apa Lo baik-baik aja via"tanya Alvin.
via yang bingung dengan pertanyaan mereka hanya menghela napas dan ditambah dengan Alvin yang tiba-tiba datang.
"lu ketemu nih anak dimana bang"tunjuk via pada Alvin.
"gue lebih besar dari lo via"kesal Alvin.
"hehehe"
"tu di lorong rumah sakit"jelas Rayhan.
"ngapain Lo kerumah sakit bang"tanya via pada Alvin,kini dirinya menggunakan kata bang diakhir kalimat.
"ng-nggak ada"gugup Alvin.
"itu yang ditangan"tunjuk via pada kantong plastik biru tapi terlibat dibayang-bayangnya seperti sebuah obat.
"ah ngk ada ini cuman obat biasa"dengan senyum nya yang jarang terlihat itu.
alucar yang melihat interaksi via dan perhatian nya pada Alvin merasa geram, seandainya ini bukan dirumah sakit dirinya akan melawan secara jantan
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁