
kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
sesampainya via dimotor nya dia mencari-cari kunci motor disaku nya namun nihil tidak ada kunci yang dicarinya.
namun saat via sedang sibuk mencari keberadaan kunci nya ada sebuah tangan yang memegang sebuah kunci yang dikenal oleh via,dengan cepat via langsung mengambilnya tapi orang yang memegang kunci itu langsung menggenggam kunci itu.
"kesiniin kunci gue"ucap kesal via
"ikut gue"ucap Alvin ,ya itu Alvin yang memegang kunci motor via.tadi pagi kan motor via ditahan oleh Alvin jadi otomatis kunci nya berada pada Alvin meskipun Dimas yang bertanggung jawab memarkirkan nya tapi langsung dikasih kuncinya pada Alvin untuk diamankan
sedangkan via yang bingung kenapa bisa ada kunci motornya pada Alvin alias ketos.
"Napa kunci gue Ama lu"tanya via pada Alvin
"klo mau ikut gue tanpa perlawanan"ucap Alvin dengan dingin dan muka datar
"baiklah"pasrah via dan mengikuti langkah Alvin dari belakang yang dipastikan bahwa dirinya akan digiring ke ruang BK alias ruang keramat bagi semua murid.
sesampainya disana dengan muka santay nya via langsung duduk tanpa dipersilahkan sedikit pun tanpa menghiraukan wajah marah dari guru killer yang merupakan guru yang mengajar pada kelas via waktu dirinya bolos dengan guru BK juga disana
"baik via kamu membuat ulah lagi padahal baru awal masuk sekolah dari libur panjang"ucap guru BK itu namun via tetap memasang muka santay nya dengan memainkan kuku jarinya
"via kau telah melakukan kesalahan dengan bolos tapi kau tetap santay nya"ucap guru killer itu
"trus saya harus apa buk"tanya via
"ini surat panggilan orang tua mu,kau sungguh keterlaluan bolos di jam pelajaran"ucap guru BK itu yang sedikit kesal dengan sikap via yang santay itu
"baik buk"ucap via mengambil surat itu dan berdiri ingin pergi,namun....
"kau belom disuruh pergi via,sekarang kau mendapatkan hukuman dariku yaitu bersihkan semua toilet siswi sekolah ini dengan bersih jika besok tetap sama maka hukuman mu akan bertambah"ucap guru killer itu memperingatkan tampak dari wajah via yang kesal dan ada rasa ngeri saat dirinya membersihkan toilet
"ngk ada yang lain buk"tawar
"ada kok,bersihin lapangan sekolah selama 2 minggu"ucap guru killer itu
"oh no, keterlaluan ah baik lah akan saya lakukan buk"ucap via pasrah dan pergi Melenggang keluar dengan gerutuan tak jelas.
"terimakasih ya Alvin kau memang bertanggungjawab sebagai ketua OSIS,yaudah kembali lah ke kelas mu"ucap guru killer itu dan mendapat kan anggukan dari Alvin.
*****
__ADS_1
jam pulang pun berbunyi,kini via dengan berat hati harus menjalankan hukuman dari sang guru killer.
"kenapa Vi lu lemes banget dah"tanya Laura
"ngk kok,gue ngk papa" bohong via
"gue tau lu bohong"ucap Bianca
"ngk lah,gue mana pernah bohong"ngeles via
"oke...trus kenapa lu"tanya Bianca sedikit tak percaya
"gue cuman laper doang kok"bohong via
"kagak percaya gue dah,lu aja pernah ngk makan selama 2 hari penuh"ucap Laura
"iya,Ampek pingsan lu waktu itu"kata Bianca.
ya dulu via pernah sekali tak makan selama 2 hari penuh karna di waktu itu kepo dengan rasa sayur pare mentah sampai pahitnya baru hilang selama 2 hari dan selama 2 hari itu via hanya minum doang tanpa makan.
"hehehe,serius loh dah ah gue cabut ya bay gaes"ucap via berlenggang kearah lapangan basket
"bukannya tempat parkir arah Sono ya kan bian"ucap bingung Laura
"iya sih,udah yok kita balek aja kadang tu anak ada rada-rada"ucap Bianca dengan menarik lengan Laura menuju parkiran.
via hanya pura-pura ngk melihat dengan menatap arah lain dan berlenggang sampai saat suara yang membuatnya berhenti
"lu ngk mau kunci motor"tanya Alvin yang masih dengan wajah datar nan dingin
"hmm...mana"ucap via dengan menjulurkan tangannya
"ada hubungan apa adek gue Ama si Alvin" batin Rayhan
"ambil"ucap Alvin melempar kunci itu mengarah pada via,dengan sigap via pun mengambilnya dan langsung berlenggang tanpa mengucapkan sesuatu
"dasar cewek aneh"gumam kesal Alvin
"apa tadi yang lu bilang Al,baru kali ini gue liat lu kesal"ucap Dimas terkejut
"yok pulang"kata Alvin tanpa mengubris ucapan Dimas.
"kok bisa kunci motor via ada Ama Alvin dim"tanya Rayhan kepo
__ADS_1
"kok lu tau namanya Ray,oh itu tdi tu cewek kuncinya kenak sita Ama Alvin karna trabut sekolahnya ngk lengkap"jelas Dimas
"oohhh gitu"ucap Rayhan dengan ber oh saja
"oh doang,lu ngk minat gitu jelasin kenapa tau nama tu anak"kesal Dimas
"ye tu kan cewek yang terkenal pintar and cantik tapi bar-bar"ucap Rayhan ngeles agar tak ketahuan.
"ah serius loh,berarti tu cewek terkenal juga dong"kata Dimas antusias ntah kenapa dirinya sedikit tertarik dengan via yang bar-bar itu
"via,nama yang cantik dan menarik"batin Alvin sedikit tersenyum tipis tanpa diketahui oleh kedua sahabatnya itu yang sibuk bergosip
disisi lain,seorang gadis cantik yang merasa jijik akan toilet siswi itu,banyak sampah-sampah softex dan bahkan tisu kotor dan basah.terlihat bahwa toilet hanya tak dibersihkan satu hari tadi tapi sampah dan kotornya luar biasa apalagi klo ngk dibersihkan selama seminggu.
"dasar guru ngk ada otak mah,padahal gue udah izin malah dikasih hukuman"gerutu via disela-sela kesibukan nya dalam menggosok dan mengambil sampah-sampah yang ada di toilet itu.
gerutuan demi gerutuan dia salurkan, sungguh dirinya sangat benci dihukum seperti ini,mengapa dirinya sampai berpikir bolos sih AH BODOH....pikir nya.
dengan rasa malas yang teramat,dirinya terus saja membersihkan toilet itu sampai jam 6 sore pun toilet itu belom sudah.
"gimana sih,kok belom siap juga"gerutu via
"Abang bantu ya dek"ucap seseorang dari pintu
"ah siapa...elu bang,ngapain"ucap via bingung saat melihat Rayhan berada diambang pintu toilet.
"dari tadi Abang tungguin sampek ketiduran tapi lu belom siap juga"kata Rayhan
"ngapain lu tungguin bg,trus dari mana lu tau klo gue dapet hukuman"tanya via
"gue ngikutin lu dek setelah temen Abang pergi dari parkiran"ucap Rayhan
"hmmm...pulang dulu gih bang,pasti lu belom makan ye kan"kata via
"ngk Abang mau bantuin,sini bang bantuin"ucap Rayhan dengan paksa mengambil sikat lantai itu dari tangan via
"tapi bang....jangan"ucap via melarang kakak nya itu untuk membantunya
"sudah,biar cepet selesai"kata Rayhan dengan senyumnya
akhirnya mereka berdua pun mengerjai itu bersama-sama.sedangkan mengapa Ashanty tak menanyakan kabar anak nya Rayhan lebih dulu menelpon meminta izin pada mama nya untuk pergi ke mall bareng via padahal dirinya menunggu adek nya siap dari hukuman sampai dirinya ketiduran dan membantu supaya cepat selesai
@%*%@@@
__ADS_1
***Hay gues apa kabar aku kembali lagi dengan eps terbaru ,jangan pada kesal ya semoga semua orang suka dengan cerita dari novel yang bernuansa remaja ini.
author berharap jika semua orang yang membaca mengasih like setiap eps🤧🥺***