
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
Vian langsung mengambil cambuknya, sebenarnya dia tak tega namun ini harus dilakukan karna jika sudah kedua kali kejadian seperti ini maka cabuk itu sebagai hukuman atas kelalaian via.
sedangkan Rayhan dkk dan Bianca dkk sedang mendorong brankas via dan Alvin.
via sekarang yang berada di brankas terjadi kejang-kejang yang sangat kuat,sampai semua orang panik dengan keadaan via.sedangkan Alvin dia sudah sadar,dia melihat via yang beriringan dorongan brankas bersamanya.
Alvin dipindahkan diruang rawat sedangkan via berada di ruang UGD yang butuh penanganan lebih lanjut dari dokter.
semua orang panik bahkan Rayhan pun bingung untuk ngomong pada mama nya tentang via yang dirawat itu.
"hallo ma"ucap Rayhan melalui telepon.
"ya Ray, kenapa kok panik gitu"ucap Ashanty dari serbang telpon.
"hmmm...via ma...via anu"ucap kelimbungan Rayhan
"kenapa via ray"tanya khawatir Ashanty
"via masuk rumah sakit ma"ucap Rayhan pelan namun tetap didengar oleh Rayhan.
ditempat Ashanty,dirinya yang terkejut akan kabar dari putranya itu langsung terduduk lemas dengan tatapan kosong.
"dek kamu kenapa dek"tanya Tiara merangkul bahu Ashanty
"via mbak,via masuk rumah sakit"ucap Ashanty mengeluarkan air mata nya.
"kamu tenang dulu ya,kita kesana"ucap Tiara menenangkan Ashanty dan dianggukki Ashanty. bergegaslah Tiara berlari mengambil tas nya dan memanggil mertua nya serta mengabari kedua pria yang berkerja.
beberapa menit kemudian,3 mobil mewah sampai di RS Fatmawati.
orang yang berada dalam mobil itu pun segera keluar untuk mengetahui kabar seseorang yang mereka sayang.
"Ray gimana dengan via"tanya cemas Jerikho pada Rayhan
"belum ada kabar pa,masih ditangani"ucap Rayhan menjelaskan.
terlihat beberapa teman dari sekolah via berada disana ditambah keluarga via segerombolan.dimas dan teman-teman via terkejut akan kedatangan tuan besar dari keluarga Bramastyo yang merupakan keluarga besar yang bergabung karna ikatan pernikahan.
"gimana bisa ray"tanya Ashanty.
__ADS_1
"kau sebagai Abang seharusnya pandai menjaga adik mu itu,kau tahu ini kesalahan fatal bagi mu ray"ucap grandpa menghakimi
"kau tenang lah mas"grandma berusaha menenangkan grandpa yang tersulut emosi
"maaf kan aku,ini terjadi karna kelalaian"ucap Rayhan merasa bersalah.
sedangkan teman -temannya bingung padahal bukan lah salah Rayhan tapi mengapa yang disalahkan tetap Rayhan bahkan Rayhan pun tetap mengakui.dan juga mereka terkejut ternyata via adalah adek kakak dalam keluarga yang besar meskipun dia tau identitas Rayhan.
"apa yang terjadi sayang...hemmm"tanya Ashanty lembut mengelus punggung Rayhan
"ntah mengapa,via tiba-tiba terjadi keanehan dan bahkan seperti orang kesurupan.saat kami menyampiri dia,dia memiliki kelainan yang jauh dari sifat biasanya bahkan dia juga terjadi korban pada siswa yang ingin menolongnya"ucap Rayhan terputus dengan air mata yang berkaca-kaca
"lanjutkan sayang"ucap Ashanty lembut
"dia melukai siswa karna sebuah kotak aneh,dan bahkan dia dalam keadaan seperti orang lain yang mengendalikan tubuhnya"ucap Rayhan dan Isak tangis nya pun tak bisa dihentikan karna pelukan hangat dari Ashanty sang mama yang sangat lembut.
"kalian kembali lah dulu"ucap Jerikho yang menurutnya teman-teman via.
"baik om,kalo via bangun kabarin ya"ucap Bianca.
mereka bertiga pun pergi tapi Dimas berpisah saat berada dikamar inap Alvin.
"Lo apa kabar bro"ucap Dimas saat melihat Alvin yang duduk menyandar.
masih terlihat bekas cekekan di leher Alvin.pasti sangat kuat genggaman via saat itu pikir Dimas.
"Lo tau klo Rayhan adek kakak sama via" tanya Dimas
"ngk"
"keluarga mereka cukup tertutup ya,bahkan gue hanya tau sama pak Jerikho dan pak Gilang yang merupakan rekan bisnis"ucap Dimas
"terus"ucap Alvin dengan menaikkan sebelah alisnya
"bahkan gue ngk tau tentang istri dan bahkan lengkap anak mereka"ucap Dimas.
"jadi mereka itu...."ucap Alvin terpotong
"ya,mereka itu anak konglomerat bahkan Rayhan pun tak pernah tu terlalu mencolok seperti yang lain-lainnya al"ucap Dimas meyakinkan.
disisi lain,via yang sudah menerima 20 hukuman cambuk merasa lemas di alam bawah sadar.
"istirahat lah,kau akan sadar jika kau tertidur"ucap vian mengingat kan
__ADS_1
"kotak nya ini aku yang bawa atau diletakkan disini"tanya via dengan tubuh gemetar.
"sementara waktu kotak ini berada disini.
ditempat lain,via yang berawal nya normal dinyatakan koma.banyak pasang alat medis yang merekat diseleuruh tubuhnya.
"hiks....hiks....via pi"tangis sedu seorang ibu pun sudah dari tadi dilakukan oleh Ashanty dan bahkan juga berdoa akan keselamatan anaknya itu.
semua orang terduduk lemas di bangku tunggu UGD.harun yang terus rewel memanggil nama via dan bahkan Rayhan pun juga menangis.
"tenang sayang.....tenang, via pasti selamat"ucap Jerikho menenangkan istri nya yang berada dalam dekapannya.
Vallen yang terus menenangkan Harun,Rayhan yang menenangkan Rosa,Gilang menenangkan Tiara,serta grandpa menenangkan grandma.
semua wanita menangis tak kuat akan kehilangan via tanpa sebab seperti ini,seperti sebuah mimpi buruk yang ingin dihilangkan oleh keluarga besar ini.
dialam bawah sadar,via masih belum bisa tidur luka di tubuhnya sungguh sangat perih.bahkan dia sampai berpikir untuk menetap disini selama seminggu.
"kau di nyatakan koma"ucap vian tiba-tiba datang seperti jin.
"astaghfirullah,bisa kah kau bicara tak mengejutkan ku"ucap via
"tubuh mu lemah karna hukuman tadi,koma mu akan dinyatakan sebulan jika kau berada disini seminggu"ucap vian menjelaskan.
"apa tak ada jalan lain"ucap via
"kau bisa kembali dalam keadaan lemah namun kau bisa saja hilang nyawa"ucap vian memperingatkan.
"baiklah,aku kan istirahat disini seminggu dan bagaimana dengan keluarga ku"tanya via penasaran
"mereka sedih merasa kehilangan kau"ucap vian
"aku ingin menenangkan mereka"ucap via sedu
"rawat luka mu itu,ini obat yang bisa membuat mu cepat sembuh"ucap vian
"baik lah"jawab via.
dia pun mengambil obat yang berada di tangan Vian,dengan segera dirinya membuka salep obat itu.awal-awal dia memberikan pada muka nya yang sedikit luka,
pedih....
itu yang dirasakan oleh via,bagai sebuah daging yang sehat di potong secara berulang
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁