
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"lain kali klo mau pergi jauh itu jangan pakek motor,untuk apa mobil klo akhirnya perjalanan jauh pun hanya pakai motor"ujar Jerikho.
"maaf pa,lain kali via pakek mobil"ujar via
"yaudah,cepet duduk,kasihan grandpa dan grandma nunggu dari tadi"ujar Jerikho.
mereka pun duduk dimeja makan,tanpa pembicaraan dan hanya keheningan suara dentingan sendok.
setelah selesai makan,Bianca dan Laura izin untuk pulang,kali ini mereka tak menginap karna orang tua mereka sudah tau klo mereka telah pulang.
dan via pun pergi kekamar karna badannya memang masih sangat letih apalagi semalaman ia tak tidur.
didalam kamar,via langsung memeriksa hp yang memang dimati totalkan ,ia tak ingin ada satu suara saat ia sedang istirahat tadi.
dia buka aplikasi ngechetnya,dan terlihat chetan dari jam 5 tadi dari alucar dan Alvin beserta beberapa cowok yang mendekati via.
alucar
assalamualaikum
udah bangun
bangun lh sayang
kamu lagi apa
telponan yok
stiker
love you
^^^anda^^^
^^^wa'alaikumsalam^^^
^^^udah^^^
^^^y^^^
^^^ok^^^
alucar
udah bangun ya
telpon yok
^^^anda^^^
^^^ngk^^^
__ADS_1
tanpa berpikir panjang alucar tiba-tiba menelponnya membuat via secara terpaksa mengangkat telponan itu.
"assalamualaikum"
"wa'alaikumsalam"
"ganti kevc"
dan dengan terpaksa lah via mengalihkan panggilan telepon menjadi vc.
terlihat wajah alucar yang tampan dan via yang sedang malas memperlihatkan wajah.ia biarkan hp nya terkeletak ditempat tidur sedangkan orangnya sibuk dengan tv dan memakan cemilan
"Hay....aku menelponmu bukan melihat atap tapi wajah mu,via....hey kalo kau tak memperlihatkan wajahmu,ku pastikan akan datang ke kamarmu sekarang juga"ancam alucar dari balik layar
"bacot,ganggu aja"teriak via yang masih jauh dari layar hp nya.
"awas kau,ku pastikan akan kesana dalam waktu 10 menit"ujar alucar.
via tetap diam seribu bahasa,ia lebih memilih menonton TV nya dari pada melihat wajah tampan alucar,masa bodoh dengan ancaman alucar.
selama 10 menit tapi alucar belum kunjung datang,tapi via tetap waspada dan tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu balkon kamarnya.
via tak ingin membukanya,ia membiarkan terus pintu itu mengetuk terus dan sampai akhirnya pintu itu terbuka dan via pun akhirnya waspada,ia langsung menatap kearah pintu yang sudah terbuka.
cekling....cekling....
suara kunci yang digoyangkan ditangan,terlihat pria bertubuh tinggi menuju padanya.
"astaga ngapain kau kesini"ujar via
"menemui kekasih ku"jawab alucar dengan senyum smriknya.
"Hay sayang,tadi aku diacuhkan ya jadi aku kesini supaya diperhatikan"ujar alucar yang sudah mendekat pada via.
via tambah lama tambah mundur selama alucar juga mendekat padanya.
"ja-jangan,ngapain sih dekat dekat"ujar kesal via
"oh sayang,kau tau aku semakin tertarik padamu"ujar alucar menyentuh wajah via.
segaralah via menepis tangan kekar itu pada wajahnya,ia benci disituasi yang disudutkan.
"vi-vian woi keluar lah bantu gue"gumam via namun tetap didengar oleh alucar.
"kenapa sayang,biar kita saja berdua menghabiskan waktu"ucap alucar.
ia sudah hilang akal dengan sikap via,saat dia lembut via selalu menolaknya dan kini ia akan bersikap posesif pada gadis ini.
"Vian keluar lah woy"ujar via yang belum saja mendapatkan Vian menjawab panggilan nya.
"hhhhh.....sungguh manis nya kau sayang"tawa alucar menggema dalam ruangan,tenang ruangan itu selalu dipasang kedap suara jadi tidak akan yang dengar dari luar.
"apaan sih,Lo macam-macam mafia Lo habis"ancam via menunjuk alucar.
alucar yang mendapat tunjukan dari via langsung menggenggam tangan itu dan memasukkan jari kecil itu kemulutnya.
__ADS_1
via hanya bergidik ngeri saat alucar melakukan hal itu,ia tak mau alucar sampai hilang kendali padanya.
"ba-bagaimana kau masuk"tanya sedikit takut-takut
alucar pun memberhentikan kegiatannya dan melihat wajah imut gadis itu.
"apapun selalu aku bisa,kau tau anggota mu itu sungguh merepotkan"ujar alucar.
ya anggota via ada yang masih menjaga disini bergantian,jadi tadi saat alucar memanjat pagar tiba-tiba anak buah via melihatnya dan terpaksa lah ia harus melumpuhkan anak buah via itu dengan suntikan bius.
"Lo pergi lah,sebelum habis sama gue"ujar via.
alucar semakin mendekat dan menindih tubuh via membuat via gelagapan dibuatnya.
"lepaskan,kurang ajar"ujar via yang ingin menampar alucar tapi tak semudah itu bagi via untuk menampar alucar bahkan gerakannya sudah terbaca oleh alucar.
"dek....dek Abang boleh masuk"teriak Rayhan dari luar.
sedangkan dari dalam via yang akan berteriak harus diam karna bekapan tangan alucar yang sangat kuat.
"utss....jangan macam-macam atau aku akan melakukan hal yang nekat dan kita bisa langsung menikah"bisik alucar ditelinga via.
via hanya mengangguk pasrah,ia tak mau menikah begitu cepat saat ini.dengan segera alucar melepas tangannya dan terus menatap via dengan tajam.via mengambil remot mematikan kedap suara.
"via dek,abang masuk ya"ujar Rayhan yang tidak mendapatkan jawaban
"dek bang Vallen juga ingin bertemu loh"ucap sekali lagi dan tidak ada jawaban membuat Rayhan langsung memutar ganggang pintu
"iya kenapa bang"ujar via dari dalam dan Rayhan pun berhenti memutar ganggang pintu
"Abang sama bang Vallen ingin bertemu lo"ujarnya dari luar
"jangan dulu deh bang,gua lagi pengen mandi lagi"teriak via
"oohh yaudah kalo dah siap pergi kekamar Abang ya"
"iya"
via bernapas lega saat kedua abangnya pergi dan langsung menatap kewajah kekesalan pada alucar yang masih berada ditubuhnya,dengan segera ia mendorong tubuh kekar alucar.
"aw....kau sangat kasar sayang,aku menyukai itu"ujar alucar meringis dan berdiri dan langsung memeluk tubuh via.
"lepas"teriak via,ia tak peduli kalo ada orang yang mendengar nya
"ingat sayang kau tak takut orang melihat kita"ujar alucar berbisik ditelinga via.
"apaan sih,Lo buat gue muak"ujar via berusaha mendorong tubuh alucar meski tak bergerak.
cup
satu kecupan mendarat di bibir via,via hanya mematung ditempat tanpa pemberontakan lagi.
alucar sedikit ******* bibir yang ia sangat inginkan,ia mulai memperdalam ciuman dan tangan nya sedikit demi sedikit merayap-rayap di balik baju via"
"jangan macam-macam"ujar via yang tersadar dengan tangan nakal alucar
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁