
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"kalian berempat pergi keruangan olahraga,kakek ada yang mau dibahas"ucap grandpa dan hanya dijawab anggukan saja.
setelah makan baru mereka berempat pergi ke ruang olahraga,tak tau grandpa mau ngomong apa yang penting harus menurut sama orang tua.
disisi lain,Alvin sedang lagi berkutik didepan laptop nya.sudah hampir 2 jam dia tak pindah sedikit pun dari sana.sekarang dia sudah membuka satu cabang cafe.meskipun cabangnya kecil tapi tetap saja penghasilan nya lumayan.
"sayang,makan yok"panggil Celsi dari balik pintu
"iya ma"ucap Alvin dengan menutup laptopnya.
dengan segera Alvin berjalan menuju pintu dan membukanya untuk keluar.tampak mama calsi telah menunggunya.
"ayo ma kita bareng"ucap Alvin
"iya sayang"jawab Celsi.
mereka berdua pun jalan beriringan dengan Alvin yang memapah Celsi padahal Celsi masih sehat dan muda tapi dianggap oleh Alvin seperti orang tua lanjut usia.
umurnya yang 45 tahun masih memiliki tulang dan gigi kuat dan lengkap,bahkan kerutan diwajahnya cuman sedikit.
"mama masih sehat vin"ucap Celsi
"biar aman ma takut nanti tangga licin"ucap Alvin
"kau berlebihan"ujar Celsi dengan senyumnya
mereka berdua pun makan bersama sedangkan ayahnya Alvin pergi lagi menjalankan bisnis.
****
"kita latihan sekarang kek"ucap via
"ya,kalian harus mulai dari sekarang latihannya"ucap grandpa
"apa kita akan latihan senjata kek"tanya Rayhan
__ADS_1
"tak,kalian pasti belom banyak tau tentang bela diri"ucap grandpa
"baiklah kek kita mulai"ucap Rosa antusias
"kalian lihat gerakan kakek lalu diperagakan"ucap grandpa yang mau memulai ancang-ancang kuda-kuda.
gerakan yang dilakukan kakek dasar terlebih dahulu karna Vallen dan Rosa belom pernah bela diri menurut grandpa
"kami telah belajar bela diri kek dari papa"ucap Vallen
"ah kalian serius,jadi tak perlu lagi memulai dasar dong"ucap keterkejutan grandpa
"yasudah kita mulai ya latihan selanjutnya"ucap grandpa
dengan gerakan lihai yang ditunjukkan oleh grandpa,gerakan melawan dan bahkan menghindar sudah diajarkan oleh sang kakek.terlihat mereka semua dengan tenang memahami setiap gerakan dan memulai nya lagi.
"kalian lanjutkan sampai benar-benar bisa"ucap grandpa memberi instruksi
namun bayangan kakek untuk mereka yang lama memahami materi itu salah,mereka dengan cepat mengikuti gerakan.
"wah bagus kalian memang bibit-bibit sempurna"ucap grandpa
"selama seminggu kita akan belajar bela diri,Minggu besok kita akan belajar menggunakan benda tajam,jadi latihan kita akan selama sebulan lamanya"ucap grandpa dengan tegas
"siap kek"ucap serentak
"baik kalian balik lagi dan istirahat"ucap grandpa lalu mereka pun mengangguk paham dan pergi dari sana menuju kamar masing-masing.
setelah kepergian mereka grandma masuk untuk melihat suaminya itu grandpa
"lihatlah kau terlalu memaksa dirimu"ucap kesal grandma melihat suaminya ini tak pernah mendengar ucapan nya
"kau tak perlu khawatir"ucap lembut grandpa dengan mengambil kopi yang dibawa sang istri
"kau sudah tua mas,kalo sampai pinggang mu itu bermasalah gimana padahal kan kau bisa menyuruh orang"ucap jengkel grandma
"tulang ku ini baik dan sehat, lihatlah siapa yang merawat ku bidadari indah"gombal grandpa mampu membuat pipi grandma bersemu
"ihhh mas,kau sudah tua pun masih saja seperti dulu"ucap malu grandma
__ADS_1
"kau selalu cantik sayang,bahkan saat kau tersipu pun menambah kan kesan paling imut dariku"ucap menggombal lagi grandpa
"sudahlah,ayo masuk kau harus istirahat sekarang"ucap grandma yang tak mau digombalin lagi oleh suaminya takut dirinya akan tersipu malu lebih lama
"baik lah,ayok"ucap grandpa lalu berdiri dengan beriringan grandma menggandengnya.
dikamar via,dia lagi sibuk dengan hp nya.ntah apa yang dia lakukan.
"nabung uang jajan selama ini cukup ya,berarti berhasil dong aku jadi pura-pura miskin"ujar via sambil bermain hp
"oh iya gue nambah satu lagi cabang ah, kayaknya seru tuh"gumam via
ya via dari pertama masuk SMA dia sudah membuat usaha toko buah. bahkan dia pun mendirikan pondok pencak silat.
dia meminta ajaran dari sang kakek karna bela diri dari sang kakek itu bela diri kuno sedangkan yang via kuasai bela diri zaman sekarang.jadi via merasa harus lebih banyak berlatih dan berwawasan.
"hmmm....apa gue buat cabang toko buah ya,kan duit yang selama ini yang diberi papa kan ngk gue pakek sedikit pun"ucap via.
kalian tau via dari SMP sampai SMA pura-pura jadi orang biasa agar tak menarik semua orang dan tak menganggu ketenangannya.selama masa sekolah SMP sampai SMA uang jajan yang diberikan papa nya itu dia tabung dengan kartu dia sendiri tanpa sepengetahuan orang tuanya.
terus dimana dapat uang jajannya?via akan menyediakan uang cas paling banyak 500k per bulan,sedangkan uang jajan aslinya
10 JT/bulan,untuk pulang atau pergi via biasa nya jalan kaki atau naik sepeda lama karna jarak dari rumah nya dengan sekolah SMP itu cukup dekat.uang yang terbilang banyak itu sungguh tak pantas untuk anak usia via tapi ayah nya tak ingin anak nya kekurangan.bahkan anak temannya saja lebih dari 10 JT hanya untuk uang belanjanya.menurut Jerikho 10 jt/bulan itu sedikit.
pada kelas 3 smp via memulai usahanya,uang yang terkumpul semuanya sekitaran 342 JT selama sekolah SMP. SMA kelas 1 semester 2 baru via mendirikan pondok pencak silat.
penghasilan yang baru didapat via dari pencak silat itu setiap bulan nya 10 JT tapi lumayan lah dan ditambah toko buah nya sekitaran 15 JT. lumayan,tak kurang dan tak lebih.
"sekarang duit udah terkumpul 350 nih, cukup lah untuk buka cabang lagi,toko buah atau cafe sih"ucap via bingung
"apanya toko buah dan cafe dek"tanya Rayhan yang tiba-tiba datang dari arah pintu
"inalillahi... astaghfirullah bang-bang ngapain Lo bikin kaget gue"kesal via
"lu kalo ditanya jawab Napa ngegas mulu tu mulut"jengkel Rayhan
via merasa jengah dengan sikap kakak nya ini yang selalu kepo tapi dia juga rindu kalo tak ada yang mengepoinnya.abang nya ini bikin kesal namun kadang bahagia.
@**@@@%
__ADS_1
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁