
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"via dek,lu kenapa ada maling"teriak Rayhan menggedor-gedor pintu
"ah ngk ada bang hanya ada kecoak"ujar ketakutan via,ia tak mau jadi salah paham dengan posisinya seperti ini apalagi alucar tau beranjak dan ingin supaya orang berpikir aneh-aneh.
"serius ada kecoak,bentar Abang ambil semprotan serangga"ujar Rayhan dan langsung berlari.
sedangkan didalam kamar,via was-was karna ulah satu makhluk menyebalkan.
"pergilah"ujar via dengan raut kesal.
"kiss perpisahan dulu baru aku pergi"goda alucar dengan menaik turunkan alisnya.
"apaan sih,cepatlah Abang gue bentar lagi nyampek"jengkel via.
"biarin sekalian kan kita menikah dan mempunyai anak banyak"ujar alucar.
"stres,cepat lah pergi"kesal via dan mendorong tubuh alucar tapi sayang alucar telah menguatkan tubuhnya dengan memegang tepi kasur dengan kuat.
"ah iya iya gue nyerah dah"ujar via yang sudah pasrah dengan ulah alucar yang menurutnya sangat keterlaluan.
cup
via segera mengecup pipi alucar dan tampak alucar yang mematung karna serangan secara tiba-tiba oleh via.
"geserlah,itu suara kakinya udah datang tu"ujar via mendorong tubuh alucar.
"baiklah,good bye sayang"ucap alucar dan melambaikan tangan.
alucar segera keluar melalui balkon,seperti tak ada rintangan alucar meloncat dari lantai dua.
via melihat cara lompat alucar yang cukup ekstrim dan saat ia memutar tubuh,sudah ada Rayhan yang berada di belakangnya.
"astaga bang,ngapain dah lu"ujar via mengelus dadanya.saay itu Rayhan yang sedang maskeran dan membawa tabung pembasmi serangga.
"yaelah ngapain lu disana,cepet mana tu kecoaknya"ujar Rayhan dengan mata yang sana kemari memperhatikan kamar via.
"udah pergi,kagak tau gue kemana tu"ujar via
"terus ini gimana dah"ucap Rayhan dengan lesuh.
"ya mana tau gue, letakkan lah balek kedapur"ujar via acuh
"bentar-bentar itu Napa dileher lu"tunjuk Rayhan memperhatikan leher via yang ada jejak ******.
__ADS_1
segeralah via menyadari dan langsung memegang itu ,sangat malu jika diketahui oleh kakaknya apalagi ini ia tak menyadari.
"eh ini gigit nyamuk tadi pas lihat keluar"bohong via.
"ngaku aja lah dek,lihat sini....wihhh ******"ujar Rayhan dan langsung menarik tangan via dan melihat secara dekat.
"apaan sih,kagak ada lu otaknya ngeres amat dah"ucap via yang mulai jengah.
"kita sama-sama dewasa dek,gue kan kagak pengen polos polos amat"canda Rayhan dengan sedikit kikikan
"apaan sih loh,gue aduin Lo Ama mama nonton aneh-aneh"ujar via menunjuk Rayhan.
"eh kagak ye, gini-gini mata gue masih tersegel dengan halal"ujar Rayhan membanggakan diri.
"sok yes lu bang,dah ah gue mau tidur"ujar via masuk melewati Rayhan yang terbengong diambang pintu balkon
"serah lu dah"kesal Rayhan dan berjalan ingin keluar.
"eh bang Vallen mana bang"tanya via yang duduk santay dikasurnya.
"tu,nongkrong gue ditinggalin kesel gue"ucap Rayhan penuh emosi.
"ceritanya nih curhat atau ngadu"ledek via
"serah lu dah,sama aja lu berdua"ujar Rayhan dan langsung keluar.
"awas lu alucar, berani-beraninya tu anak cari kesempatan saat gue tak berdaya"
"mana nih bibir rasanya mau bengkak lagi"ujar via memegang bibirnya yang lumayan bengkak.
tak ambil pusing via langsung tidur,ia kini tak ingin memikirkan kejadian tadi dan sekarang ia harus tidur untuk sekolah besok pagi.
*****
"pagi ma pa,grandma grandpa"ujar via mencium pipi kedua orang tuanya
"pagi sayang"ucap mereka secara bersamaan.
"tumben bangun pagi lu dek,mana ngk ngasih kiss pagi lagi"kesal Rayhan yang selalu saja dilupain saat hal seperti ini.
"yaelah,sesekali ye kan gue rajin,dan lu bang jangan banyak menuntut pada adek mu yang manis ini"ujar via mengarahkan garpunya pada wajah Rayhan
reflek Rayhan memundurkan wajahnya dari serangan garpu mendadak dari adeknya itu,ia tak mau wajah mulus dan gantengnya harus ternistakan oleh garpu.
"elah nih garpu bisa mencolek hati gue dah,asal nyosor aja,Ampek kenak muka ini lu gue cap sebagai adek durhaka"ujar Rayhan menepis dan menunjuk garpu itu.meskipun tepisan itu tak kuat tetap saja via menurunkan garpu itu.
"mangkanya jangan banyak menuntut ya abangku"ujar via dengan senyum jahilnya dan Rayhan hanya mendelik ngeri saja.
__ADS_1
"sudah nak kamu ini harus anggun jadi gadis"tegur grandma
"iya nek"jawab singkat via.
via tak ingin menghabiskan banyak waktu dan sekarang ia cepat-cepat memasukkan nasi goreng yang berada di depannya dengan lahap.setelah itu ia pun meminum susu hangat yang sudah disediakan.
"via pergi dulu ya,takut telat"ujar via yang menyalami satu persatu anggota keluarganya.
"hati-hati"ujar Ashanty
"belajar yang rajin yang sayang"ucap Jerikho mengecup kening via dengan lembut.
"iya pa ma"jawab via
"ingat hati-hati dijalan jangan ngebut-ngebut"peringatan grandma
"iya nek"
"sekolah yang baik"ucap grandpa dan via hanya mengangguk saja.
segeralah via meraih kunci motornya yang ia letakkan dekat duduknya tadi saat sarapan.ia sedikit berlari menuju garasi.
"Ray pergi dulu ya ma pa grandma grandpa"ujar Rayhan menyalami dan langsung berlari.
"hati-hati"teriak grandma
"iya"jawab teriak Rayhan.
*****
disekolah,secara bersamaan 5 motor masuk kedalam halaman sekolah beserta 4 mobil.siapalagi kalo bukan via,Rayhan,alucar dkk,Laura dan Bianca,Alvin dan Dimas,dan Rosa.
ntah secara kebetulan atau memang takdir.mereka masuk dengan gaya bak slomow montion dengan via sebagai pemimpin didepan.
bahkan saat memarkirkan kendaraan mereka,mereka memarkirkan secara bersamaan dan semua orang menatap mereka dengan kagum.
dengan cara membuka helm dan menurunkan cagak motornya membuat orang terpesona.
via dkk dan alucar dkk yang memakai motor dan Rayhan dkk dan Rosa yang turun dari mobilnya,sungguh sangat lah mengagumkan.
"lihat tu,para most warted Dateng bersama,mana gayanya beh luar biasa"tunjuk siswi A
"tumben mereka Dateng secara bersamaan"ujar siswa A
"wihh lihat tu via,cantik bener"tunjuk siswa B
@**@@@%
__ADS_1
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁