Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 95


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


setelah menyelesaikan acara meminta izin,via mengantar alucar sampai didepan pintu rumahnya.


"apakah kamu berubah pikiran"ujar alucar.


"kalo kamu gimana"ucap via.


"ciee...panggilnya aku dan kamu,ehem...."ejek Rosa yang tiba-tiba datang dari balik pintu.


"apaan sih Lo kk,pergi sono ganggu aja"ketus via.


"yaelah pelit amat lu"kesal Rosa dan akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua.


sedangkan alucar dari tadi tersenyum melihat tingkah via,sekarang dia berhasil mendapatkan hati seorang gadis yang amat dingin ini.


alucar menangkup wajah via dan menatap mata indah itu cukup lama.


"kenapa!"ucap via bingung.


"kamu cantik dan tambah cantik bila dilihat dari dekat"ujar alucar.


"gombal,dah ah pergi sono"usir via dengan menutupi rasa malunya.


"ngusir nih,yaudah deh"memelas alucar.


segera via menarik tangan alucar,"ngk kok cuman bercanda tadi"ucap via dengan cengiran khas tengilnya.


"iiihhh....calon istri ku ini menggemaskan sekali,yaudah aku pergi dulu ya"ujar alucar dengan mengacak rambut via.


via hanya mengangguk dan menatap kepergian Al sampai mobil hitam itu tak terlihat lagi.


"hayo...mikir apa coba"ujar Rosa yang tiba-tiba datang dengan memakan es krim.


via hanya mengelus dadanya dan seketika matanya tertuju pada es krim yang dimakan Rosa.


"es krim gue....kk Rosa!!!"terika kesal via dan langsung mengejar Rosa.


via tambah kesal saat melihat Rosa yang malah mengejeknya dan membuat via menambah kecepatan dan ingin membalas kekesalannya.


saat mendapatkan Rosa,via langsung mengalungkan Rosa sampai Rosa memohon ampun pada nya.

__ADS_1


"huh....huh...ampun...ampun deh"mohon Rosa dalam kaluangan via.


"ah...klo bukan Lo sepupu gue,udah gue habisin tu nyawa"kesal via dan langsung pergi menuju kamarnya.


Rosa mengikuti via sampai kamar,saat Rosa akan masuk pintu langsung ditutup dengan kuat sehingga kepala Rosa terbentur cukup keras pada pintu itu.


"anj**g lo"umpat Rosa.


"bodo amat"ujar via tanpa mempedulikan umpatan Rosa dari balik pintu.


Rosa terus mengumpat serapah via dan akhirnya pergi dari sana dan menuju kamar Rayhan untuk bermain PS bersama.


sedangkan via yang berada didalam kamar,ia langsung membuka laptop dan memasuki situs internet yang berhubungan dengan sandi rahasia


disana ia mengetik dengan berbagai kode dan kelincahan tangan yang sangat efik.tangan lentiknya mengetik setiap angka dan huruf.


"you sure you can i guess not"ucap via dengan senyum smriknya.


via terus mengetik dan menatap layar laptopnya dengan sekali klik dan lawannya langsung kalah dan ia pun langsung bergegas menghapus semua yang ia lakukan tanpa ada jejak sedikit pun.


"I hope you're okay....hhhhhhh"ujar nya dengan tawa yang cukup menggelegar.


via pun langsung berdiri mengambil hoedie hitam dengan topi putih dan celana panjang.tak lupa ia juga menggunakan sepatu hitam.


via langsung menuju balkon,saat ini ia tak ingin terlihat oleh keluarganya.ia pun turun dengan sangat mudah lalu berlari menuju pagar rumahnya.


"jemput dijalan 05 patriwati"ujar via dan langsung mematikan sambungan telponnya.


ia berjalan menunduk tanpa melihat siapa-siapa dan tanpa sengaja via menabrak orang atau orang itu yang memang menabraknya.


"eh minggir ngalangin jalan"ujar pria yang berpenampilan preman.pria itu memegang bahu via dan ingin mendorongnya,namun belum sempat tangan itu mendorong tangan via lebih dulu mempelintir tangan pria itu dan membuat pria itu terjatuh terduduk memegangi tangannya.


"aw...akh..kurang ajar"ucapnya menarik tangan nya dengan cukup kuat.


"eh anak kecil jangan sok hebat deh,ini wilayah kita jadi Lo jangan main-main"ujar pria satunya lagi.


"seharusnya kalian tau siapa yang kalian singgung"ucap dingin via lalu langsung mengangkat wajahnya dan menatap tajam mereka semua.


kedua pria itu langsung gemetaran,mereka merasakan hawa yang sangat mencekam dari gadis didepannya itu


"ka-kau pikir kita takut ha"ujar nya dengan gemetaran


"ajar aja bos,apa lagi ini seorang gadis kalo kalah dia kan bisa kita nikmatin"bisik pria satunya lagi yang dianggap sebagai bawahan pria yang menyenggolnya tadi.

__ADS_1


kedua pria itu langsung menyerang via dengan cukup bruntal,via yang hanya pemanasan dan akhirnya merasa bosan langsung aja menghajar mereka dan mengambil pisau lipat lalu mengembiri mereka berdua dengan cukup sadis.


tiba lah mobil hitam yang cukup mewah berdiri tepat dihadapannya.


"bereskan"ujar via dan langsung naik kedalam mobil dengan pintu yang telah dibuka oleh bawahannya.


mobil langsung melaju dan via langsung memakai topeng dan melepas topinya.


sedangkan dirumah via,Rayhan yang berinisiatif untuk mengajak via berpergian nongkrong bersama dicafe harus cemas saat tak menemui adeknya itu.


bahkan ia langsung mendobrak pintu karna tak mendengar sedikit pun suara adeknya.rayhan langsung berlari mencari keseluruh ruangan kamar via namun tak ada via ditempat itu.


"Vi....via...dek kamu kemana"teriak Rayhan dan langsung berlari turun tangga.


"kamu kenapa nak"tanya Ashanty.


"via ma via ngk ada dikamar"ujar panik Rayhan


"biarkan saja,ia sudah dewasa"ucap grandpa.


"tapi dia kemana,padahal mama disini aja dari tadi"ucap Ashanty bingung.


"sepertinya dia lewat balkon deh ma"ucap Rayhan.


"mungkin tu bocah pergi diem-diem"tutur Rosa


"apa kita harus mencari via"ucap Rayhan menanyakan pendapat.


"kasih dia privasi jangan selalu ikut campur urusannya"ujar Vallen dengan datar.


Rayhan hanya mengangguk paham,ia pun juga berpikir begitu sepertinya ia biarkan adek kecilnya itu pergi dari pada ia yang berusaha mendekat namun hasilnya akan menjauhkan mereka.


"sudah yok kita bertiga aja yang pergi"ujar Rosa


"mau kemana,hari sudah malam"ujar grandma


"masih jam 8:23 wib nek,jadi ngk papa ya"ujar memohon Rosa.


"baiklah,tapi ingat waktu jangan sampai tengah malam"ucap grandma pasrah.


grandma sungguh tak mampu melihat wajah cucunya itu jika ia melarang,jadi ia akan mengizinkan selagi masih didalam jangkauan.


mereka bertiga pun langsung pergi meninggalkan ruangan tengah itu,tak lupa mereka bersalaman kepada seluruh orang tua dan tak lupa mereka juga akan berjanji pulang sebelum tengah malam

__ADS_1


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2