Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 3


__ADS_3

...🍃READING BOOK🍃...


dengan gerakan yang diajarkan sang kakek,membuat via senang sekaligus letih.


hiak....hiak...


teriakan via sebagai aba-aba pertukangan gerakan demi gerakan.


"sekarang via lawan kakek dulu menggunakan gerakan yang kakek ajarin tadi"ucap grandpa


"baik kek,tapi aman kah"tanya via yang takut sang kakek nanti encok


"tenang,tulang ku ini masih kuat dan sehat"ucap grandpa meyakinkan


"baiklah"ucap via yang mulai menyerang sang kakek tanpa aba-aba.


dimulai dengan kaki yang ditentang kesamping dan tangan dikepal kiri dan kanan.tendangan itu ditahan oleh sang kakek menggunaka tangannya


gerakan demi gerakan pun telah di kuasai oleh via dan sang kakek merasa senang bahwa cucunya itu cepat menguasai nya


"bagus sayang,kau cepat mempelajari nya"ucap grandpa memuji


"makasih kek,besok kita latihan lagi ngk"tanya via


"klo kau mau latihan besok kita bisa lakukan"ucap grandpa dengan senyum


"selanjutnya kamu Rayhan, lakukanlah"ucap sang kakek dan segeralah dilakukan oleh Rayhan.


setelah mereka latihan yang penuh dengan keringat keluar dari lorong itu.dilihat dari mereka merasa lega mendapat kan cahaya yang tidak didalam sana.


"grandpa,via,Rayhan yok makan"teriak grandma


"mama ihhh teriak-teriak ntar batuk"peringatan Ashanty pada sang mama


"iya nih grandpa aja Ampek tutup kuping"ucap via menimpali


"sudah lah yok kita makan,udah siang pun"ucap grandma


"yok"ucap all


mereka pun makan diruang makan bersama-sama.


****


10 hari pun telah berlalu,kini via dan keluarga balik kembali ke kota,dengan berat hati via pulang karna ngk mungkin dirinya untuk tetap disini.


kini ilmu beladiri via dan Rayhan pun sudah hebat,mereka yang cepat dalam memahami dan mempelajari nya


"ma kami pulang ya,jaga diri klo ada terjadi sesuatu ngomong ya"ucap Ashanty dengan air mata mengalir yang tak tega dengan meninggalkan mama dan papa nya berdua saja dengan beberapa pekerja.pelukan yang hangat dari sang mama menambah ketidakmampuan meninggalkan sang mama.


"sudah kau seperti anak kecil"ucap grandma menenangkan

__ADS_1


"grandma dan grandpa kami pulang ya"ucap bersama Rayhan dan via sambil memeluk hangat secara bergantian grandma dan grandpa nya


"iya sayang"ucap grandma sedangkan grandpa cuma mengelus rambut lembut via cucunya


"aku pamit ya ma pa"ucap Jerikho


"ya...jaga anak dan cucu ku"ucap grandma dengan mata sedikit memicing


"iya-iya ma pa,jangan galak-galak"ucap Jerikho yang merasa ngeri dengan tatapan intemidasi dari sang mertua


"yaudah hati-hati ya kalian"ucap grandma mengelus punggung menantu,anak dan cucunya saat mengalami nya dan juga sang kakek


kini mereka dalam perjalanan menuju kota, keheningan tercipta tanpa ada satu pun yang memulainya.


sama waktu perjalan pergi dan pulang,mereka menempuh perjalanan selama 5 jam.


sesampainya mereka dirumah mewah nya,mereka masing-masing langsung pergi menuju kamar.meskipun hanya duduk tapi tetap saja letih.


"ah syukurlah,sampai juga"ucap kelelahan via dalam kamarnya.


"2 hari lagi kan sekolah,gue beli peralatan sekolah ah besok"ucap via dengan dirinya sendiri sambil memejamkan mata nya .tak butuh waktu lama dia sudah mengarungi mimpi indah.


****


"sayang....via keluar nak kita makan"ucap Ashanty yang masih berada dibalik pintu kamar via. tak ada jawaban atau pergerakan membuat sang mama berpikir anak nya ini mati atau gimana


ceklek


"VIANICA BANGUN"teriak Ashanty membuat via kalang kabut


"banjir-banjir tolong"ucap melantur via.


"astaghfirullah punya anak gadis gini amat dah"bingung Ashanty melihat tingkah anak nya yang tak manis-manis nya sedikit pun


"apaan sih ma ganggu aja orang lagi tidur"kesal via


"bangun habis tu mandi,turun kita mau makan malam"ucap Ashanty habis tu berlenggang pergi meninggalkan kamar anak gadis bobroknya itu


dengan kecepatan kilat via pun bangun berdiri dari tempat tidur yang nyaman nya itu.


Ashanty yang sesudah keluar dari kamar anak gadisnya kini dia mengetok kamar anak sulungnya


tok...tok


"sayang...bangun kita makan malam lagi"ucap Ashanty dari luar


"iya ma...Ray siap-siap dulu sedang pakek baju nih"jawab sedikit teriak dari kamarnya agar kedengarannya oleh sang mama


"yaudah mama tunggu di meja makan ya"jawab Ashanty


"iya ma"

__ADS_1


****


"mana sih tu anak,lama amat dah siap-siap nya"kata Rayhan kesal,sudah 5 menit tapi belum keluar sungguh keterlaluan tu anak menurut Rayhan


"apa lu nanya-nanya gue"jawab via yang lagi menapaki setiap tangga.


"cepet ah...lama amat lu"ucap Rayhan masih kesal dengan tingkah adiknya yang tanpa dosa itu.lihat lah wajahnya yang polos itu bagikan bayi yang belum tau apa....hu...mengesalkan


"ye gue dandan dulu lah"ucap via


"apa yang lu dandanin dodol...berwarna kagak tu wajah lu"ucap kesal Rayhan.


"ye lu sih ngk pro iya lah, mangkanya liat secara cermat"ucap via yang dengan santay nya tanpa dosa.


"udah-udah makan yuk,papa liat nih udah kurus"ucap Jerikho


"memang udah kurus"ucap bersama an Rayhan dan via


"menyebalkan"kesal Rayhan


"sudah ah"ucap Ashanty


dan kini mereka makan dengan kenikmatan dan keheningan tanpa suara.meskipun dirumah mereka ada pembantu tapi soal masak dan mengurus sesuatu yang diperlukan suami dan anak nya adalah ashanty.jadi klo pembantunya cuman berperan untuk bersih-bersih rumah saja.


selesai makan mereka berkumpul diruang keluarga nya,dengan televisi yang menyala memperlihatkan siaran TV yang mungkin menurut mereka menyenangkan tapi tidak untuk via yang sibuk dengan cemilan dan tidur dipangkuan kakak nya dan mama nya yang menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.


suasana seperti ini lah yang membuat keluarga mereka harmonis dan via selalu berharap akan tetap seperti ini.


"ngemil ae lu cil"ucap Rayhan mengambil cemilan yang akan dimasukkan oleh via kedalam mulutnya


"Abang iihhh...."kesal via


"lihat tu muka lu tu udah cemong-cemong"ucap Rayhan memperhatikan wajah adiknya yang penuh remahan dan coklat


"iihh biarin lah,kan tetep cantik"ucap via pede


"klo ngk cantik lu gue dah curiga dari dulu lah"ucap Rayhan


"curiga kenape"tanya polos via.ini lah saat menyenangkan bagi Rayhan melihat wajah polos adiknya


"ya curiga klo Lo jelek mirip siapa coba,sedang kan Abang loh nih ganteng nya subhanallah"ucap Rayhan dengan kikikannya


"ngeselin ihhh"kesal via dengan menyubit pinggang sang kakak


"aduh-aduhh....yaelah sakit via lu nyubitnya ngk pakek perasaan"ucap kesal Rayhan


"males gue klo pakai perasaan lu nya yang keenakan"ucap polos via


"keenakan Napa....hayo lo mikir apa"ucap Rayhan dengan mengerjai adiknya.ntah mengapa membuat kesal adiknya itu jadi cara tersendiri kesenangan nya.


"apaan sih,lu kayaknya tu yang mikir aneh-aneh"ucap via makin kesal dengan sikap kakak nya itu

__ADS_1


"dah lah gue pergi dulu"ucap via berlenggang pergi dari ruang tengah menuju kamarnya.


__ADS_2